Anda di halaman 1dari 6

Mahkota Dewa Tanaman Obat Sejuta Manfaat

Posted on 16 Mei 2014by alamendah

Mahkota Dewa merupakan salah satu tanaman obat Indonesia dengan sejuta
manfaat. Tanaman asli Indonesia yang tumbuh di pulau Papua ini dipercaya
mempunyai kemampuan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Mulai dari
penyakit kanker, diabetes, asam urat, hingga hepatisis mampu disembuhkan dengan
ramuan mahkota dewa.
Nama latin tumbuhan ini adalah Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl., yang
mempunyai beberapa sinonim diantaranya, Phaleria calantha Gilg, Phaleria
papuana Warb. ex K. Schum. & Lauterb., dan Phaleria wichmannii Valeton.
Selain dinamai mahkota dewa, tanaman berkhasiat obat ini di beberapa daerah disebut
juga dengan beberapa nama yang berbeda. Penyebutan itu diantaranya adalah makuto
rojo, makuto ratu, makuta dewa (Jawa), simalakama (Melayu). Dalam bahasa Inggris
kerap dinamai sebagai Crown of God, selain disebut dengan menggunakan nama
ilmiahnya, Phaleria macrocarpa.

Diskripsi Fisik dan Persebaran Mahkota Dewa


Fisik tumbuhan mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) tidak terlalu tinggi. Tinggi
maksimalnya berkisar 3 meter saja. Batang berkayu, bulat, permukaan kulit kasar,
berwarna coklat, dan bergetah. Sistem percabangannya simpodial dengan arah cabang
miring ke atas.
Daun mahkota dewa tunggal dengan letak saling berhadapan, dan berwarna hijau tua.
Bentuk daun lanset atau lonjong dengan ujung dan pangkal daun yang meruncing, tepi
daun rata. Pertulangan daun menyirip dan permukaan daun licin. Panjang daun
berkisar 7-10 cm dengan lebar 2-2,5 cm.
Bunga mahkota dewa tunggal yang muncul di ketiak daun dan sepanjang batang.
Tangkai bunga pendek sedangkan mahkota bunga berbentul tabung berukuran kecil,
berwarna putih, dan harum. Bunga muncul sepanjang tahun.
Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) berbentuk bulat dengan diameter antara 35 cm. Saat muda berwarna hijau dan berubah merah saat telah masak. Daging buah
berwarna putih, berserat, dan berair. Biji bulat, keras, dan berwarna cokelat.
Tanaman yang tumbuh di ketinggian antara 10-1.200 meter dpl ini dapat diperbanyak
dengan biji (generatif) dan cangkok.

Khasiat Mahkota Dewa


Hampir semua bagian tumbuhan mahkota dewa dipercaya memiliki khasiat untuk
mengobati berbagai macam penyakit. Namun yang kerap dipergunakan adalah daun,
daging dan kulit buahnya. Daun mahkota dewa mengandung antihistamin, alkaloid,
saponin, dan polifenol (lignan). Kulit buah mengandung alkaloid, saponin, dan
flavonoid.
Dengan berbagai kandungan tersebut, mahkota dewa dipercaya ampuh untuk
mengobati kanker, tumor, kencing manis (diabetes melitus), hepatitis, dan asam urat.
Juga bermanfaat untuk mengatasi radang kulit, eksim, hingga jerawat.
Namun perlu diperhatikan bahwa biji mahkota dewa memiliki kandungan racun.
Termasuk saat memakan buah segar secara langsung yang bisa menyebabkan bengkak
di mulut, sariawan, mabuk, kejang, hingga pingsan.
Klasifikasi Ilmiah. Kerajaan : Plantae.
Divisi: Magnoliophyta.
Kelas: Magnoliopsida.
Ordo: Myrtales.
Famili: Thymelaeaceae.
Genus: Phaleria.
Spesies: Phaleria macrocarpa(Scheff) Boerl.

Mahkota Dewa Tanaman Obat Sejuta Manfaat


Posted on 16 Mei 2014by alamendah

Mahkota Dewa merupakan salah satu tanaman obat Indonesia dengan sejuta
manfaat. Tanaman asli Indonesia yang tumbuh di pulau Papua ini dipercaya
mempunyai kemampuan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Mulai dari
penyakit kanker, diabetes, asam urat, hingga hepatisis mampu disembuhkan dengan
ramuan mahkota dewa.
Nama latin tumbuhan ini adalah Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl., yang
mempunyai beberapa sinonim diantaranya, Phaleria calantha Gilg, Phaleria
papuana Warb. ex K. Schum. & Lauterb., dan Phaleria wichmannii Valeton.

Selain dinamai mahkota dewa, tanaman berkhasiat obat ini di beberapa daerah disebut
juga dengan beberapa nama yang berbeda. Penyebutan itu diantaranya adalah makuto
rojo, makuto ratu, makuta dewa (Jawa), simalakama (Melayu). Dalam bahasa Inggris
kerap dinamai sebagai Crown of God, selain disebut dengan menggunakan nama
ilmiahnya, Phaleria macrocarpa.

Diskripsi Fisik dan Persebaran Mahkota Dewa


Fisik tumbuhan mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) tidak terlalu tinggi. Tinggi
maksimalnya berkisar 3 meter saja. Batang berkayu, bulat, permukaan kulit kasar,
berwarna coklat, dan bergetah. Sistem percabangannya simpodial dengan arah cabang
miring ke atas.

Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa)

Daun mahkota dewa tunggal dengan letak saling berhadapan, dan berwarna hijau tua.
Bentuk daun lanset atau lonjong dengan ujung dan pangkal daun yang meruncing, tepi
daun rata. Pertulangan daun menyirip dan permukaan daun licin. Panjang daun
berkisar 7-10 cm dengan lebar 2-2,5 cm.
Bunga mahkota dewa tunggal yang muncul di ketiak daun dan sepanjang batang.
Tangkai bunga pendek sedangkan mahkota bunga berbentul tabung berukuran kecil,
berwarna putih, dan harum. Bunga muncul sepanjang tahun.

Buah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) berbentuk bulat dengan diameter antara 35 cm. Saat muda berwarna hijau dan berubah merah saat telah masak. Daging buah
berwarna putih, berserat, dan berair. Biji bulat, keras, dan berwarna cokelat.
Tanaman yang tumbuh di ketinggian antara 10-1.200 meter dpl ini dapat diperbanyak
dengan biji (generatif) dan cangkok.

Khasiat Mahkota Dewa


Hampir semua bagian tumbuhan mahkota dewa dipercaya memiliki khasiat untuk
mengobati berbagai macam penyakit. Namun yang kerap dipergunakan adalah daun,
daging dan kulit buahnya. Daun mahkota dewa mengandung antihistamin, alkaloid,
saponin, dan polifenol (lignan). Kulit buah mengandung alkaloid, saponin, dan
flavonoid.
Dengan berbagai kandungan tersebut, mahkota dewa dipercaya ampuh untuk
mengobati kanker, tumor, kencing manis (diabetes melitus), hepatitis, dan asam urat.
Juga bermanfaat untuk mengatasi radang kulit, eksim, hingga jerawat.
Namun perlu diperhatikan bahwa biji mahkota dewa memiliki kandungan racun.
Termasuk saat memakan buah segar secara langsung yang bisa menyebabkan bengkak
di mulut, sariawan, mabuk, kejang, hingga pingsan.
Klasifikasi Ilmiah.
Kerajaan : Plantae.
Divisi: Magnoliophyta.
Kelas: Magnoliopsida.
Ordo: Myrtales.
Famili: Thymelaeaceae.
Genus: Phaleria.
Spesies: Phaleria macrocarpa(Scheff) Boerl.
MANFAAT DAN KHASIAT MAHKOTA DEWA BAGI KESEHATAN
12.22 DIDIK PRIYANTO 14 COMMENTS

Manfaat dan Khasiat Mahkota Dewa Bagi Kesehatan


Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa) adalah tanaman asli indonesia. Tanaman
yang berasal dari Irian Jaya ini biasa dijadikan tanaman peneduh atau sekedar
tanaman hias di pekarangan rumah dan banyak di gunakan sebagai obat obatan
herbal. Biasanya pengawetan buah ini dilakukan dengan beberapa cara antara lain
pendinginan, pengalengan, dan pengeringan. Pengeringan yang dilakukan pada
buah mahkota dewa bertujuan mengurangi kadar air dalam bahan, sehingga air
yang tersisa tidak dapat digunakan sebagai media hidup mikroba perusak yang ada
di dalam bahan tersebut, dengan kata lain dapat memperpanjang masa simpan
buah mahkota dewa tersebut. Di Indonesia sendiri masyarakat indonesia biasa
mengkonsumsi Buah mahkota dewa dengan menyeduh(di jadikan teh Mahkota
dewa) buah mahkota dewa yang telah mengalami proses pengeringan.

Kandungan Mahkota Dewa


Zat yang terkandung dalam buah Mahkota dewa adalah alkaloid, saponin, flavonoid,
dan polifenol. Alkaloid, adalah detoksifikasi yang dapat menetralisir racun dalam
tubuh. Saponin, yang berguna sebagai: sumber anti-bakteria dan anti-virus,
meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi kadar
gula darah, dan mengurangkan pembekuan darah. Flavonoid yang terkandung
dalam buah Mahkota dewa berguna untuk peredaran darah ke seluruh tubuh dan
mencegah penyumbatan pembuluh darah, mengurangkan kadar kolesterol dan
mengurangkan penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah, mengurangkan
kadar risiko penyakit jantung koroner, mengandungi anti-inflamasi (anti--inflamasi),
anti-oksidan, dan membantu mengurangkan rasa sakit jika terjadi pendarahan atau
pembengkakan. Sedangkan polyphenol Mahkota dewa berfungsi sebagai anti
histamin (alergi).

Khasiat Mahkota Dewa Untuk Kesehatan

Diabetes Mellitus
Cara pengolahan: - Ambil 5-6 mahkota dewa, potong dan cuci. - Rebus bahan
dalam 5 gelas air, biarkan kaldu sampai 3 cangkir air limbah - Saring air
rebusan, minum 3 kali sehari (masing-masing 1 cangkir)

Kanker dan Tumor


Cara pengolahan: - Campur 5 gram daging kering dari tanah mahkota dewa
dengan 15 biji putih, 10 gram dan 15 gram kaki ayam kering kering asam,
cuci semua bahan - Rebus semua bahan dalam 5 gelas air, biarkan kaldu
untuk 3 cangkir air limbah - saringan kaldu, tunggu sampai dingin dan minum
3 kali sehari masing-masing 1 gelas. Bahan minum satu jam sebelum makan

3. Hepatitis
Cara pengolahan: - Campur 5 gram daging kering mahkota dewa 15 gram
dengan Asia Canella, 10 g dan 15 g daun sambiloto kering ,cuci semua bahan
- Rebus semua bahan dalam 5 gelas air , biarkan kaldu untuk 3 cangkir air
limbah - saringan kaldu, tunggu sampai dingin dan minum 3 kali sehari
masing-masing 1 gelas.

4. Rematik dan asam urat


Cara pengolahan: - Mix 5 g daging buah mahkota dewa, sidaguri akar 15 g,
10 g sambiloto kering, cuci semua bahan - Rebus semua bahan dalam 5 gelas
air, biarkan kaldu untuk 3 cangkir air limbah - Ayak kaldu, biarkan dingin dan
minum 3 kali sehari masing-masing 1 gelas. Bahan minum satu jam sebelum
makan.

Sudah sepantasnya kita bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh
Allah Swt atas diciptkanNya Buah - buahan yang terkandung banyak manfaat
didalamnya.