Anda di halaman 1dari 8

MAKALAH

TENTANG PEMANFAATAN
KULIT KENTANG

NAMA : ELY MUJI UTAMI


KELAS : VIII e
SEKOLAH : SMPN 02 KOTA BIMA

TAHUN AJARAN 2015/2016

PENDAHULUAN

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala


limpahan Rahmat, Inayah, Taufik dan Hinayahnya sehingga
saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam
bentuk maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga
makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan,
petunjuk maupun pedoman bagi pembaca dalam
administrasi pendidikan dalam profesi keguruan.
Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah
pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga
saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini
sehingga kedepannya dapat lebih baik.
Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena
pengalaman yang saya miliki sangat kurang. Oleh kerena itu
saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan
masukan-masukan yang bersifat membangun untuk
kesempurnaan makalah ini.
Semoga dapat membantu anda dalam mengatasi sampah
terutama dalam pemanfaatan kulit kentang.
BIMA,FEBRUARI 2016

MASALAH

Rambut adalah mahkota bagi wanita,sehingga bagian


tubuh yang satu ini selalu mendapat perhatian ekstra.
Rambut hitam yang lebat dan sehat adalah idaman semua
wanita,terutama bagi masyarakat Indonesia. Tidak hanya
remaja para orang tua pun juga kerap kali memperhatikan
bagia yang satu ini. Namun tidak bisa dipungkiri pula
seiring dengan berkembangnya usia,maka warna rambut
seakan-akan menjadi memudar

Bagi seseorang yang berumur 30 tahunan keatas pasti


akan merasakan . rambut hitam mereka akan berganti
dengan warna putih,atau yang sering kita sebut sebagai
uban.Uban yang baru tumbuh biasammya akan membuat
kulit kepala gatal,dan tentunnya membuat seseorang
minder karena kemunculan uban.

Nah,jika sudah begitu pasti banyak orang akan melakukan


pengecatan rambut agar rambut mereka kembali seperti
semula.namun seperti yang telah kita ketahui beberapa
agama melarang yang namannya pengecatan rambut
dengan warna hitam .hal ini di karenakan mengecat
rambut di anggap tabu dan juga dapat menggangu
kesehatan.Nah, buat kamu yang tetap ingin rambut indah

tanpa uban adanih solusinnya dengan cara pemanfaatan


dengan menggunakan kulit kentang

PEMECAHAN MASALAH
Untuk mengatasi masalah pada rambut kamu,hanya
tinggal gunakan kulit kentang,dimana beberapa
waktu ini kentang cukup populer di Negara barat
untuk atasi rambut berwarna putih atau uban.
Ini dia tips nya!
Pertama siapkan alat dan bahan terlebih dahulu
A.ALAT
1. Pisau
2.mangkok
3.kompor
4.wajan
B.BAHAN
1. kulit kentang

2.shampo
3.Air
Carannya:
1.kupas kentang ,pisahkan daging dengan
kulitnnya. Yang di gunakan untuk mengatasi uban
adalah kulitnnya bukan dagingnya.
2.rebus kulit kentang dengan segenggam dan dua
gelas air putih selama kurang lebih 15-30 menit
3.angkat dan kemudian pisahkan antara kulit
dengan air rebusannya.
4.cuci rambutmu dengan shampoo dan bilas
hingga bersih sambil menunggu air rebusan kentang
agak dingin.
5.setelah air rebusan kentang telah
dingin,kemudian air tersebut untuk merendam
rambut atau hanya sekedar dituangkan pada rambut
tunggu hingga 20 menit lamanya.
6.bilas rambut hingga bersih,lakukan kegiatan ini
setiap hari agar rambut kamu tetap hitam dan
tentunya halus serta sehat.

Semoga dengan cara ini kita dapat


memanfaatkan sampah atau kulit kentang yang
tidak berguna menjadi bermanfaat bagi kesehatan.

SEJARAH KENTANG
Kentang, dengan nama ilmiah Solanum Tuberosum,
dalam bahasa mandarin disebut Tu Dou (= Kedelai
Tanah) atau Ma Ling Shu, di Provinsi Shanxi, China
disebut pula Telur Obat Gunung.
Dewasa ini ia berada di urutan belakang gandum,
jagung dan padi, luasan penanamannya berada pada
urutan keempat produk pertanian. China menghasilkan

kentang 66 juta ton per tahun, menduduki peringkat


pertama di seluruh dunia.
Kentang liar paling kuno ditemukan di wilayah sekitar
pegunungan Andes Amerika Selatan, dibudidayakan
oleh penduduk Indian setempat dan dipergunakan
sebagai bahan pangan. Kemudian ia dibawa oleh
petualang Spanyol ke Eropa, dari situlah kentang telah
menyebar ke seluruh dunia.

Awal munculnya tumbuhan ini di Indonesia, dimulai


semenjak tahun 1794, dengan penanaman di sekitar Cimahi.
Semenjak itu, kentang dapat ditemui pula di Priangan dan
Gunung Tengger. Pada tahun 1812 , kentang sudah dikenal
dan dijual di Kedu. Kentang tumbuh di pe gunungan dengan
ketinggian antara 1000 mdpl hingga 2000 mdpl, pada tanah
humus . Tanah bekas letusan gunung berapi yang berstruktur
lemah lebih disukai.

PENUTUP
Demikianlah makalah yang kami buat ini, semoga
bermanfaat dan menambah pengetahuan para pembaca.
Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam
penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas, dimengerti,
dan lugas.Karena kami hanyalah manusia biasa yang tak
luput dari kesalahan Dan kami juga sangat mengharapkan
saran dan kritik dari para pembaca demi kesempurnaan
makalah ini. Semoga membantu anda dalam mengatasi
sampah dan kesehatan rambut. Sekian penutup dari kami
semoga dapat diterima di hati dan kami ucapkan terima
kasih yang sebesar-besarnya.

Sekian dan Terima Kasih


WASSALAM