Anda di halaman 1dari 31

HIPERTENSI

Kelompok 5 :
Aulia Rahmah
Desita Rosalinda
Erissa Endah Sayekti
Hidayatullah
Nor Hayanah
Nurmiati
Purnami Rahmawati
Titin Hartini

PENDAHULUAN

Komplikasi
silent
killer
Prevalansi
Hipertensi
Hipertensi

DEFINISI

PREVALENSI HIPERTENSI DI
DUNIA
Tertinggi

: Afrika (46%)
Terendah : Amerika (35%)
Asia Tenggara (36%)

PREVALENSI HIPERTENSI DI
INDONESIA
a) Berdasarkan Pengukuran Tekanan
Darah

Provinsi dengan Prevalensi Hipertensi Tertinggi

Provinsi dengan Prevalensi Hipertensi Terendah

Prevalensi Berdasarkan Jenis Kelamin

ETIOLOGI

KLASIFIKASI

Cont
Berdasarkan

Tekanan Darah

Klasifikasi

Tekanan darah
sistolik
(mmHg)

Tekanandarah
diastolik (mmHg)

Normal
Perhipertensi

<120
120 139

Atau < 80
Atau 80 89

Hipertensi
tingkat 1

140 159

Atau 90 99

Hipertensi
tingkat 2

160

Atau 100
James et all., 2014

PATOGENESIS

GEJALA KLINIS
1. Serangan pusing, kekakuan, kehilangan keseimbangan, sakit kepala pagi hari,
penglihatan yang memburuk

2. Kelumpuhan anggota badan, khususnya sebelah badan atau salah satu bagian
muka atau salah satu bagian tangan, kemampuan bicara menurun
3. Terengah-engah pada waktu latihan jasmani, dengan rasa sakit pada dada yang
menjalar ke rahang, lengan, punggung atau perut bagian atas menjadi tanda
permulaan angina
4. Susah bernafas, sehingga merasa lebih mudah bernafas jika tidak berbaring
datar, dengan gelembung pada kaki, dapat menjadi tanda lain yang berkaitan
dengan tekanan darah tinggi, kegagalan jantung

5. Sering bangun tiap malam untuk buang air kecil dan lebih banyak serta sering
mengeluarkan urin selama siang hari dapat menjadi tanda pertama gangguan ginjal

DIAGNOSIS

CONT
Pasien yang terdiagnosa
hipertensi dapat dilakukan
tindakan lebih lanjut yakni :
1. Menentukan sejauh mana penyakit hipertansi
yang diderita
2. Mengisolasi penyebabnya
3. Pencarian faktor risiko tambahan
4. Pemeriksaan dasar
5. Tes khusus Tes yang dilakukan antara lain :
a. X- ray khusus (angiografi) yang mencakup
penyuntikan suatu zat warna yang digunakan
untuk memvisualisasi jaringan arteri aorta, renal
dan adrenal.
b. Memeriksa saraf sensoris dan perifer dengan
suatu alat electroencefalografi (EEG), alat ini
menyerupai electrocardiography (ECG atau EKG).

KOMPLIKASI

HIPERTENSI = Silent
Killer

Prevalensi Komplikasi Akibat


Hipertensi
Prevalensi PJK Berdasarkan Wawancara
tiap Provinsi

Prevalensi

Gagal Ginjal Kronis


Berdasarkan Diagnosis Dokter tiap
Provinsi

Kecenderungon

Prevalensi
Stroke per 1.000 Penduduk Tiap
Provinsi

PANDUAN TERAPI

TERAPI
NONFARMAKOLOGI

FARMAKOLOGI

TERAPI NONFARMAKOLOGI

Perubahan

gaya

Rekomendasi

Penurunantekanan

hidup

darah sistolik (mmHg)

Penurunan berat

Mempertahankan berat badan normal (BMI

5-20 mmHgtiap penurunan

badan

18,5 24,9 kg/m2

berat badan sebanyak 10

Perencanaan pola

Konsumsi diet kaya buah-buahan, sayuran,

kg
814 mmHg

makan Dietary

produk rendah lemak dengan mengurangi

Approaches to

kandungan lemak saturasi dan lemak total

Stop Hypertension
(DASH)
Pembatasan

Mengurangi intake natrium sampai tidak lebih

natrium

dari 100 mmol per hari (2-4 g natrium atau 6

2-8 mmHg

g NaCl)
Aktivitas fisik

Aktifitas fisik aerobik secara teratur seperti jalan


cepat (paling tidak 30 menit setiap hari)

Pembatasan konsumsi

Batasi konsumsi alkohol tidak lebih dari 2 gelas tiap

alkohol

hari pada laki-laki dan tidak lebih dari 1 gelas pada


wanita dan orang yang kurus

4-9 mmHg

4. mmHg

Obat- Obat Hipertensi


Utama
Kelas

Diuretik:

- Thiazide
- Loop
- Penahan Kalium
- Antagonis aldosteron

Nama Obat

Klortalidon, Hidroklorotiazid, Indapamide,


Metolazone
Bumetanide, Furosemide, Torsemide
Triamteren
Eplerenone, Spironolakton

ACE Inhibitor

Benazepril, Captopril, Enalapril, Fosinopril,


Lisinoril, Moexipril, Perindopril
Quinapril , Ramipril, Trandolaapril,
Tanapres

ARB

Kandesartan, Eprosartan, Irbesartan,


Losartan, Olmesartan, Telmisartan,
Valsartan

Blocker

- Kardioselektif
- Non Selektif

Atenolol, Betaxolol, Bisoprolol, Metoprolol


Nadolol, Propranolol, Propranolol
LA,Timolol, Sotalol
- Aktifitas simpatomimetik Acebutolol, Carteolol, Pentobutolol ,
intrinsik
Pindolol
- Campuran penyekat
dan
Karvedilol , Labetolol

CCB

- Dihidropiridin

Amlodipin , Felodipin, Isradipin, Isradipin

Obat-Obat Antihipertensi
Alternatif
Kelas

Nama Obat

Penyekat alfa 1

Doxazosin
Prazosin
Terazosin

Agonis sentral -2

Klonidin
Metildopa

Antagonis adrenergik
perifer

Reserpin

Vasodilator arteri
langsung

Minoxidil
Hidralazin

TERAPI FARMAKOLOGI (JNC


VIII,2014)

PERBANDINGAN ANTARA

TERAPI KONDISI KHUSUS


Obat

Antag
onis
aldost
eron

Indikasi khusus
Diuretik

BB

ACEI

ARB

CCB

Gagal jantung

Infark miokard

Resiko penyakit jantung koroner

Diabetes mellitus

Penyakit ginjal kronik

Pencegahan kekambuhan stroke

*
*

CONT

Krisis Hipertensi
Hipertensi
sodiumEmergensi
nifedipin,
Urgensi
nitroprusside
clonidine

KESIMPULAN