Anda di halaman 1dari 25

BED SIDE TEACHING

DERMATITIS ATOPIK
Preseptor : Widiati, dr., Sp.KK.
Presentan:
Lucky Ananto Wibowo 12100114086
Esa Putri Azzahra 12100114069
Eva Fauziah Awaliyah 12100114071
SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin
Program Pendidikan dan Profesi Dokter
Fakultas Kedokteran Universitas Islam
Bandung
2015

IDENTITAS PASIEN

Nama
: An D
Jenis kelamin
: Perempuan
Umur
: 1 Tahun 1 Bulan
Pekerjaan
:Agama
: Islam
Suku Bangsa
: Sunda
Pendidikan
:Status Marital
:Alamat
: Rancamanyar Baleendah
Tanggal Pemeriksaan : 20 Mei 2015

KELUHAN UTAMA
Bruntus kemerahan yang gatal di daerah
wajah, punggung, lengan atas-lengan
bawah kiri dan kanan, perut, dan dada.

ANAMNESA KHUSUS
PARAGRAF PERTAMA
Ibu pasien mengeluhkan adanya Bruntus
kemerahan yang gatal di daerah wajah,
punggung, lengan atas-lengan bawah kiri dan
kanan, perut, dan dada anaknya sejak 2 hari
SMRS. Bruntus kemerahan yang dikeluhkan
dirasakan semakin lama semakin banyak dan
meluas. Keluhan pasien dirasakan makin
bertambah apabila pasien banyak berkeringat.
Pasien belum menjalani pengobatan untuk
keluhan yang dialaminya sekarang

PARAGRAF KEDUA
Ibu pasien mengatakan keluhan pasien diawali
dengan munculnya bruntus kemerahan di
daerah dada. Pada hari yang sama keluhan
serupa mulai muncul di anggota tubuh lainnya
yaitu punggung, wajah, dan anggota gerak
atas kanan-kiri. Bruntus yang muncul
sepertinya disertai rasa gatal karena pasien
terlihat sering menggaruk-garuk daerah
dimana bruntus muncul.

Paragraf Ketiga
Keluhan yang dialami pasien bukan
merupakan yang pertama kali. Pasien
sering mengalami keluhan yang sama
sejak berusia 3 bulan. Keluhan
terutama
muncul
apabila
pasien
mengeluarkan banyak keringat. Untuk
keluhan-keluhan sebelumnya pasien
sudah menjalani berbagai bentuk
pengobatan berupa obat minum, salep,
dan krim. Keluhan pasien mengalami
perbaikan setelah mengkonsumsi obat
akan tetapi dapat muncul kembali

Paragraf Ketiga
Ibu pasien menyangkal anaknya memiliki asma, sering
bersin pada pagi hari, mata mudah iritasi, atau pun
kaligata. Riwayat asma, mata mudah iritasi, atau sering
bersin pagi hari pada keluarga disangkal. Ibu pasien
mengatakan ayah pasien memiliki riwayat kaligata. Ibu
pasien menyangkal adanya keluarga yang mengalami
keluhan yang sama saat ini. Ibu pasien menyangkal
dalam beberapa minggu terakhir anaknya memakan
makanan yang tidak biasanya. Keluarga pasien memiliki
peliharaan kucing. Ibu pasien menyangkal lingkungan
tidur maupun bermain anaknya penuh dengan debu. Ibu
pasien menyangkal anaknya memakai pakaian yang
terlalu tebal atau pun berbahan dasar wool.

Paragraf Keempat
Ibu pasien menyangkal bagian tubuh yang
terkena sempat terpapar bedak, pelembut
pakaian, dan zat lain yang belum pernah dipakai
sebelumnya baik yang terkena langsung pada
tubuh
pasien
atau
pun
pakaian
yang
dikenakannya . Ibu pasien menyangkal pasien
mengkonsumsi sesuatu sebelum mengalami hal
tersebut. Ibu pasien menyangkal adanya
kelainan kulit yang berbentuk seperti koin
ataupun lonjong yang berukuran besar ataupun
berupa bruntus berisi cairan.

Ibu pasien menyangkal adanya keluhan


berupa kulit kemerahan disertai kulit
bersisik halus terutama di bagian kulit
kepala yang menyertai keluhan pasien
ataupun keluhan yang sama di daerah
tempat tumbuhnya rambut lainnya.
Ibu pasien menyangkal ada penghuni
rumah yang gatal selain pasien dan
keluhan pasien disangkal berawal dari
sela jari ataupun lipatan tubuh
lainnya..

Ibu pasien menyangkal keluhan pasien


pernah sampai menimbulkan sisik
halus baik di dahi ataupun di tangan
atau kaki. Ibu pasien menyangkal
pasien pernah terlihat kuning, perut
kembung, ataupun adanya benjolanbenjolan pada leher, ketiak, ataupun
selangkangan. Pasien jarang sakit dan
pasien juga tidak pernah mengalami
atau dikatakan memiliki gangguan

Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum
: Tampak sakit ringan
Kesadaran
: Compos Mentis

TD
: Tidak diperiksa

Nadi
: 100x/mnt

Respirasi : 24x/mnt

Suhu
: afebris

STATUS GENERALIS
Kepala
Danny morgan fold (-) dan bentuk alis tidak
ada kelainan Peri orbita tidak gelap
Leher : KGB tidak ada pembesaran
Thorax : Bentuk dan gerak simetris
Pulmo dan Cor : dalam batas normal
Abdomen : datar, lembut
Hepar dan Lien : dalam batas normal
Ekstremitas : Kulit pasien cenderung kering,
white demorgrafism +

STATUS DERMATOLOGIKUS
1. Distribusi lesi : regional, bilateral, asimetris

2. Lokasi lesi
: Wajah, kedua tangan, dada, dan
punggung
3. Karakteristik lesi :
1. Multiple
2. Lesi sebagian konfluen dan sebagian diskret
3. Bentuk bulat irreguler
4. Ukuran lesi kira-kira 0,5x0,5 x 0,5 cm
5. Batas tegas
6. Lesi menimbul dari permukaan kulit normal
7. Kering
4. Efloresensi
: papula eritem

RESUME
Ibu pasien mengeluhkan adanya bruntus berwarna
kemerahan yang terasa gatal di wajah, dada, anggota gerak
atas kanan-kiri, dan punggung anaknya sejak 2 hari SMRS.
Bruntus kemerahan yang dikeluhkan dirasakan semakin lama
semakin banyak dan meluas. Keluhan pasien dirasakan makin
bertambah apabila pasien banyak berkeringat. Tidak terdapat
faktor yang dapat meringankan keluhan pasien. Pasien belum
menjalani pengobatan untuk keluhan yang dialaminya
sekarang. Ibu pasien mengatakan keluhan pasien diawali
dengan munculnya bruntus kemerahan di daerah dada. Pada
hari yang sama keluhan serupa mulai muncul di anggota tubuh
lainnya yaitu punggung, wajah, dan anggota gerak atas kanankiri. Bruntus yang muncul sepertinya disertai rasa gatal karena
pasien terlihat sering menggaruk-garuk daerah dimana bruntus
muncul. Keluhan yang dialami pasien bukan merupakan yang
pertama kali. Pasien sering mengalami keluhan yang sama
sejak berusia 3 bulan. Keluhan terutama muncul apabila pasien
mengeluarkan banyak keringat. Untuk keluhan-keluhan
sebelumnya pasien sudah menjalani berbagai bentuk
pengobatan berupa obat minum, salep, dan krim. Keluhan

Dalam pemeriksaan fisik didapatkan keadaan umum


sakit ringan, kesadaran compos mentis, tanda vital
dalam batas normal, dan pemeriksaan fisik lainnya
tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan dermatologikus
didapatkan lesi berupa papula eritema dengan
distribusi lesi regional, bilateral, asimetris, lokasi lesi
terletak di wajah, kedua tangan, dada, dan punggung,
karakteristik lesi multiple, lesi sebagian konfluen dan
sebagian diskret, bentuk bulat irreguler, ukuran lesi
kira-kira 0,5x0,5 x 0,5 cm, batas tegas, lesi menimbul
dari permukaan kulit normal, dan kering.

DIAGNOSIS BANDING

Dermatitis kontak alergi


Dermatitis kontak iritan
Dermatitis seboroik
Dermatitis numularis
Skabies
Iktiosis
Psoriasis
Kelainan autoimun (Sindrom Sezary, Penyakit
Letterer-Siwe, Sindrom Wskot-Aldrich,
Sindrome hiper IgE)

USULAN PEMERIKSAAN
Darah rutin : Hitung leukosit,
diff.count/hitung eodinofil.
Faal hepar
PEMERIKSAAN KHUSUS
Prick/patch test.
Kerokan kulit atau tes tinta

DIAGNOSIS KERJA

Dermatitis Atopik

TATALAKSANA
Medikamentosa :
Hidrokortison 1% + Vaselin
Cetirizine syr 1x cth 1/2

Edukasi :
Karena pasien dengan dermatitis atopik
cenderung sensitif dengan iritan, jadi
jauhkan dari kontak seperti dengan
deterjan, sabun dengan pH terlalu basa
atau asam, bahan kimia, pakaian kasar,
suhu yang terlalu panas atau dingin.
Mandi jangan terlalu kuat digosok.
Gunakan sabun dan lotion yang dapat
melembabkan.
Hindari keadaan lembab, terutama pada
bokong dan genital.

PROGNOSIS
Quo ad vitam : Ad bonam
Quo ada functionam : Ad bonam
Quo ad sanationam : Ad bonam