Anda di halaman 1dari 12

PERJANJIAN KREDIT UNTUK FIXED LOAN

PERJANJIAN KREDIT UNTUK FIXED LOAN

PERJANJIAN KREDIT
Nomor : ..............................

Yang bertanda tangan dibawah ini:


I.

selanjutnya disebut pihak PERTAMA (DEBITUR)-------------------------------------II.

selanjutnya disebut pihak KEDUA (BANK)---------------------------------------------

Bahwa Debitur telah mengajukan permohonan-permohonan untuk memperoleh pinjaman

dari

PT.

BANK

DnDnnnD(BANK).--------------------------------------------------------------------------

Bahwa atas permohonan tersebut Debitur dan Bank telah saling setuju untuk dan dengan

ini membuat/menetapkan perjanjian kredit dengan memakai syarat-syarat sebagai


berikut:----------------------------------------------------------------------------Pasal 1---------------------------------------

Bank membuka/menyediakan pada kantornya di Jakarta untuk pinjaman kepada Debitur

yaitu

dalam

bentuk

pinjaman

dalam

fixed

loan

jumlah

setinggi-tingginya

Rp.-----------------------------------------------( ------------------------------------------------------------------------------------------- )
jumlah pinjaman tersebut tidak termasuk bunga dan biaya-biaya.------------------------------

Jumlah uang mana akan ditarik sekaligus oleh Debitur pada saat penanda-tanganan perjanjian
kredit ini, oleh karenanya Debitur dengan ini mengaku telah menerima pinjaman uang
sejumlah Rp. --------------------( ------------------------------------------------------------------------------------------- )
dan untuk penerimaan jumlah uang tersebut, perjanjian ini juga berlaku sebagai tanda
penerimaannya

atau

kwitansi

yang

sah

dari

Debitur.------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Pasal 2-------------------------------------1.

Perjanjian

Kredit

ini

berlaku

untuk

jangka

waktu

terhitung

mulai

tanggal .................................. dan diadakan untuk jangka waktu ............... bulan sehingga
dengan sendirinya menurut hukum harus sudah dibayar lunas

selambat-lambatnya pada

tanggal .................. pelunasan mana meliputi hutang pokok, angsuran hutang pokok yang
bersangkutan, bunga-bunga, provisi, denda dan biaya-biaya lainnya.--------------------Cara pembayaran kembali hutang pokok Debitur kepada Bank adalah sesuai dengan skala
pelunasan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak dan yang merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari perjanjian kredit ini.
-

Demikian pula Debitur diperkenankan untuk melunasi pinjaman sebelum berakhirnya

jangka waktu yang telah ditetapkan tersebut diatas dengan ketentuan Debitur wajib
memenuhi

ketentuan-ketentuan

dan

perhitungan

Bank

yang

berlaku.--------------------------------------------------------------------------------2.

Dengan tidak mengurangi ketentuan sebagaimana yang dimaksud dalam ayat 1 diatas, atas
permintaan Debitur dan dengan per-setujuan Bank terlebih dahulu masa berlakunya
Perjanjian Kredit ini dapat diperpanjang untuk jangka waktu sampai jumlah dan dengan
syarat-syarat yang kemudian akan ditetapkan oleh Bank dan permintaan perpanjangan waktu
tersebut haruslah diajukan selambat-lambatnya 30 (tigapuluh) hari sebelum berakhirnya
jangka waktu yang telah ditetapkan tersebut.------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 3---------------------------------------

Sehubungan dengan apa yang diuraikan diatas, maka Debitur dengan ini (sekarang tetapi

untuk dikemudian hari pada waktunya yakni seketika jumlah uang pinjaman dikreditir oleh
Bank kedalam Rekening Debitur pada Bank) mengakui benar-benar dan secara sah telah
berhutang kepada Bank disebabkan karena pinjaman uang yang diterima oleh Debitur dari
Bank

berdasarkan

Perjanjian

Kredit

ini,

uang

dengan

jumlah

pokok

sebesar

Rp.-------------------( ------------------------------------------------------------------------------------------- )
atau keseluruhan jumlah-jumlah hutang pokok yang diterima sebagai pinjaman oleh Debitur
dari Bank berdasarkan Perjanjian Kredit ini, demikian berikut bunga-bunga, biaya-biaya serta
Iain-lain jumlah uang yang wajib dibayar oleh Debitur kepada Bank berdasarkan Perjanjian
Kredit ini.----------------------------------------------

Bank dengan ini menerima baik pengakuan hutang yang diberikan oleh Debitur

sebagaimana diuraikan diatas.


-----------------------------------------------Pasal 4--------------------------------------1.

Atas pinjaman yang diberikan tersebut Debitur diwajibkan membayar bunga untuk fasilitas
kredit tersebut sebesar %
Efective/Flat sebulan, atas jumlah terhutang, prosentase bunga yang mana dapat diubah oleh
Bank sesuai dengan ketentuan Bank dan/atau keten-tuan-ketentuan Undang-undang
Pemerintah yang berlaku.
-

Bunga atas pinjaman tersebut dihitung dari hari kehari dan harus dibayar lunas oleh

Debitur kepada Bank sesuai dengan skala pelunasan yang ditandatangani oleh kedua belah
pihak

dan

merupakan

bagian

yang

tidak

terpisahkan

dari

perjanjian

kredit

ini.--------------------------------------------------------------------2.

Selain kewajiban sebagaimana yang ditetapkan dalam ayat 1 diatas, Debi-tur juga
berkewajiban

membayar

provisi

------------------------------------------------------------------------------ %

sebesar

dari jumlah maksimum pinjaman tersebut yang akan dipungut pada waktu perjanjian ini
ditandatangani

dan

pada

waktu

perpanjangan

pinjaman

tersebut.-------------------------------------------------------3.

Apabila Debitur lalai untuk membayar suatu jumlah uang yang wajib dibayarnya kepada
Bank berdasarkan perjanjian ini, baik jumlah pokok, angsuran hutang pokok maupun bunga,
pada tanggal pembayarannya (baik pada tanggal pembayaran yang sudah ditetapkan maupun
pada kejadian dimana tanggal/saat pembayaran menjadi awal), maka Debitur wajib
membayar kepada Bank bunga tambahan atas jumlah yang harus dibayarnya itu sejak (dan
termasuk) tanggal jumlah tersebut sudah harus dibayar lunas sampai dengan jumlah tersebut
dibayar lunas seluruhnya, dengan suku bunga pertahun (yang dihitung atas dasar bahwa satu
tahun adalah 360 (tigaratus enampuluh) hari dan untuk hari-hari yang benar-benar berlalu)
yang akan ditentukan dari waktu ke waktu oleh Bank.------------------------------------------------------Pasal 5---------------------------------------

1.

Debitur wajib melakukan pembayaran-pembayaran untuk melunasi atau mengangsur


hutangnya kepada Bank di Kantor Bank pada hari kerja dan jam kerja dengan mendapat
tanda penerimaannya.-----------

2.

Yang dimaksud dengan pinjaman dalam Perjanjian Kredit ini ialah semua jumlah uang yang
sewaktu-waktu terhutang oleh Debitur kepada Bank berdasarkan Perjanjian Kredit ini
(termasuk setiap perpanjangan, penambahan, perubahan, pembaharuan dan penggantiannya)
baik hutang pokok, bunga, provisi, biaya-biaya pajak, pengacara ongkos untuk menagih
hutang dan pelaksanaan Perjanjian Kredit yang berkenaan.---------------------

3.

Untuk lebih menjamin ketertiban pembayaran kembali atas segala apa yang terhutang oleh
Debitur pada Bank berdasarkan Perjanjian ini. baik karena hutang pokok, bunga-bunga,
provisi, biaya-biaya akta, dan biaya-biaya lain sehubungan dengan hutang dimaksud, Debitur
sekarang tetapi untuk nantinya dengan ini memberi kuasa kepada Bank, untuk dan atas
nama Debitur membebankan pada Rekening Koran/Giro Debitur yang ada pada Bank, dan
setiap cabang dari Bank, mencairkan segala kekayaan Debitur apapun bentuknya yang
diadministrasikan oleh Bank dan/atau untuk membebankan rekening-rekening Debitur

lainnya yang juga diadmi-nistrasikan oleh Bank guna pembayaran lunas hutang Debitur pada
Bank sebagaimana yang termaktub dalam Perjanjian ini.
-

Semua pembayaran dan penerimaan yang dilakukan oleh Debitur akan dicatat dalam

pembukuan

yang

ada

pada

Bank.-----------------------------------------------------------------------------------

Pembukuan dan catatan dari Bank merupakan bukti satu-satunya yang lengkap dari

semua jumlah hutang Debitur kepada Bank berdasarkan Perjanjian Kredit ini dan akan
mengikat terhadap Debitur mengenai kewajiban-kewajiban Debitur berdasarkan Perjanjian
Kredit ini.-------------------------------------------------------------------------------------------------- Pasal 6--------------------------------------

Debitur berkewajiban untuk memenuhi segala peraturan-peraturan serta kebiasaan Bank,

baik peraturan dan kebiasaan yang sekarang sudah ada maupun yang akan diadakan
dikemudian hari oleh Bank berkenaan dengan pinjaman dimaksud dalam Perjanjian Kredit
ini.-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 7---------------------------------------

Guna menjamin lebih jauh semua pembayaran hutang-hutang Debitur kepada Bank, baik

yang timbul berdasarkan Perjanjian Kredit ini, maupun berdasarkan perjanjian-perjanjian


kredit lainnya yang mungkin dibuat dikemu-dian hari, atau karena garansi Bank, wesel-wesel,
surat-surat aksep, akseptasi atau surat dagang yang di-tanda-tangani oleh Debitur, baik
sebagai akseptan, endosan, penarik, avalist, penanggung dari hutang Debitur lain atau karena
sebab apapun juga, maka Debitur berjanji membuat atau minta untuk dibuat perjanjianperjanjian jaminan untuk kepentingan Bank antara lain termasuk tetapi tidak terbatas pada
hal-hal sebagai berikut:-------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 8---------------------------------------

Menyimpang dari apa yang ditentukan dalam pasal 2 ayat 1 jika terjadi salah satu hal

yang tersebut dibawah ini, maka Bank berhak untuk seketika tanpa somasi lagi mengakhiri
Perjanjian Kredit ini dan menuntut pembayaran dengan seketika dan sekali lunas dari jumlah
uang yang terhutang oleh Debitur pada Bank, baik karena hutang pokok, bunga-bunga,

provisi dan biaya-biaya lainnya yang terhutang berdasarkan perjanjian ini berikut dengan
perubahan, penambahan, penggantian, dan perpanjangan serta perjanjian-perjanjian lainnya
yang telah dan/atau akan dibuat dan suatu peringatan dengan surat juru sita atau surat lain
serupa itu tidak diperlukan lagi.-----------------------------------------------a.

bilamana antara Bank dan Debitur tidak tercapai persetujuan tentang besarnya bunga yang
harus dibayar oleh Debitur atas jumlah-jumlah yang terhutang oleh Debitur kepada Bank
berdasarkan Perjanjian Kredit ini;

b.

bilamana sesuatu angsuran hutang pokok atau bunga atau Iain-lain jumlah yang terhutang
berdasarkan Perjanjian Kredit ini atau Surat Aksep yang dikeluarkan menurut ketentuan
dalam pasal 7 diatas ini, tidak dibayar lunas pada waktu dan dengan cara sebagaimana
ditentukan dalam Perjanjian kredit ini dan/atau Surat Aksep, dalam hal mana lewatnya waktu
saja merupakan bukti yang sah dan cukup bahwa Debitur telah melalaikan kewajibannya.

c.

bilamana menurut Bank, Debitur lalai memenuhi atau tidak memenuhi syarat-syarat lain
dalam Perjanjian Kredit ini (dan/atau sesuatu perpanja-ngan, penambahan, perubahan,
pembaharuan atau penggantiannya) dan/atau terjadi pelanggaran terhadap atau kealpaan
menurut syarat-syarat yang tertera dalam perjanjian jaminan yang dibuat berkenaan dengan
Perjanjian Kredit ini;------------------------------------------------------------

d.

jika sesuatu pernyataan, surat keterangan atau dokumen yang diberikan dalam atau
berhubungan dengan Perjanjian Kredit ini (dan/atau penam-bahan, perubahan, pembaharuan
atau penggantiannya) dan/atau dalam perjanjian jaminan yang berhubungan dengan
Perjanjian Kredit ini, ternyata tidak benar atau tidak sesuai dengan kenyataan sebenarnya
dalam atau mengenai hal-hal yang oleh Bank dianggap penting;--------------------------

e.

apabila semata-mata menurut pertimbangan Bank keadaan keuangan Debitur, bonafiditasnya


dan solvabilitasnya mundur sedemikian rupa sehingga Debitur tidak dapat membayar
hutangnya lagi;---------

f.

Debitur atau Penanggungnya meninggal dunia, jatuh pailit atau mengaju-kan permohonan
untuk dinyatakan pailit atau penundaan pembayaran hutang atau tidak membayar hutangnya
kepada pihak ketiga yang telah dapat ditagih karena sebab apapun tidak berhak lagi mengurus

sendiri harta kekayaan ataupun suatu permohonan atau tuntutan untuk kepailitan telah
diajukan terhadap Debitur dan/atau penanggung oleh pihak ketiga kepada instansi yang
berwenang;
g.

ijin usaha Debitur dicabut baik untuk sementara maupun untuk seterusnya, atau tidak
diperbaharui/diperpanjang lagi, atau meng-hentikan usahanya baik sementara maupun
selamanya;------------------------

h.

jika kekayaan Debitur atau Penanggung seluruhnya atau sebagian disita oleh instansi yang
berwajib;

i.

bilamana diadakan perubahan anggaran dasar, perubahan susunan para pemegang saham,
direksi dan/atau dewan komisaris (bib ada) dari Debitur tanpa persetujuan terlebih dahulu
dari Bank; ------------

j.

Debitur tidak cukup melaksanakan salah satu kewajibannya yang ditetap-kan dalam
perjanjian ini atau peraturan-peraturan yang lazim dipergunakan atau kemudian akan
diberlakukan oleh Bank, maka Debitur berada dalam keadaan lalai, kelalaian mana cukup
dibuktikan dengan tidak dilaksana-kannya salah satu kewajiban secara layak dan pada
waktunya.-------------------------------------------------------------------------------

k.

bilamana sesuatu barang yang menjadi jaminan untuk pembayaran dan pembayaran kembali
hutang-hutang Debitur kepada Bank berdasarkan Perjanjian Kredit ini (termasuk perubahanperubahan, penggantian-peng-gantian, perpanjangan atau pem-baharuannya) disita oleh
instansi

yang

berwenang,

baik

untuk

sebagian

maupun

untuk

seluruhnya;-----------------------------------------------------------------------------l.

apabila Debitur lalai untuk mengasuransikan atau memper-panjang asuransi atas barangbarang jaminan sesuai dengan syarat-syarat dan kondisi-kondisi yang disebut dalam
Perjanjian Kredit ini;--------------

m.

apabila terjadi kerusakan atau kehancuran baik untuk sebagian maupun untuk seluruhnya atas
setiap barang dan/atau gedung yang diberikan sebagai jeminan untuk fasilitas kredit
berdasarkan Perjanjian Kredit ini;

n.

apabila Debitur atau salah satu Penanggung telah lalai atau melanggar sesuatu ketentuan
dalam suatu perjanjian lain yang mengenai atau berhubungan dengan pinjaman uang atau
pemberian kredit antara lain dimana Debitur atau Penanggung adalah sebagai pihak yang
meminjam atau menanggung/ menjamin (borg) dan bilamana kelalaian atau pelang-garan
tersebut mengakibatkan atau memberikan hak kepada pihak yan; lain dalam perjanjian
tersebut untuk menyatakan bahwa hutan: atau kredit yang diberikan dalam perjanjian tersebut
menjad harus dibayar atau dibayar kembali dengan seketika dan sekaligus lunas sebelum
tanggal jauh waktu pembayaran yang telah ditentukan.
-

Dalam terjadinya salah satu hal atau peristiwa tersebut diatas, Bank tidak berkewajiban

lagi untuk memberikan kredit selanjutnya untuk jumlah yang belum ditarik/dipinjam oleh
Debitur dan Bank berhak untuk:---a.

menuntut/menagih pembayaran dan pembayaran kembali atas semua hutang-hutang Debitur


berdasarkan Perjanjian Kredit ini (dan/atau perpan-jangan, penambahan, perubahan,
pembaharuan, dan penggantiannya kemudian), termasuk letapi tidak terbatas pada hutang
pokok, bunga, ongkos dan biaya-biaya yang ber-kenaan, dan/atau;

b.

melaksanakan dan mengambil setiap tindakan terhadap Jaminan-jaminan yang telah


diberikan

kepada

Bank,

dan/atau

setiap

tindakan

hukum

lainnya.-----------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 9---------------------------------------

Bilamana Bank menjalankan hak-hak dan hak istimewanya yang timbul dari Perjanjian

Kredit

ini

(berikut

perpanjangan,

penambahan,

perubahan,

pemba-haruan

atau

penggantiannya) dan/atau dari salah satu perjanjian pamberian jaminan atau perjanjianperjanjian lain yang dibuat berkenaan dengan perjan-jian-perjanjian itu, maka semua hasil
penjualan yang diterima oleh Bank dari pelaksanaan jaminan-jaminan yang diberikan,
termasuk hasil dari pembayaran dan/atau tagihan-tagihan dari piluk ketiga, termasuk
pembayaran-pembayaran dibawah/berdasarkan polis-polis asuransi, akan diperhitungkan
dengan semua hutang-hutang Debitur kepada Bank.--------------------------------------------------

Apabila hasil penjualan jaminan tersebut melebihi jumlah hutang Debitur kepada Bank,

maka Bank wajib membayar kelebihan tersebut kepada Debitur, akan tetapi tanpa Bank
diwajibkan untuk membayar bunga atau ganti kerugian berupa apapun atas uang kelebihan
tersebut.---------------------------------------------------------

Bilamana hasil penjualan tersebut belum cukup untuk melunaskan hutang-hutang

Debitur kepada Bank, maka kekurangan itu akan tetap menjadi tang-gung jawab dan
kewajiban Debitur untuk melunasinya.
-----------------------------------------------Pasal 10--------------------------------------

Debitur dengan ini berjanji serta mengikat diri untuk:-------------------------------------

a.

mempergunakan pinjaman yang diberikan oleh Bank semata-mata hanya untuk usaha;---

b.

mendahulukan pembayaran-pembayaran apapun yang terhutang berda-sarkan Perjanjian ini


dari pembayaran lainnya yang karena apapun juga wajib dibayar oleh Debitur kepada siapapun juga;------------

c.

menjalankan usahanya dengan rajin dan effisien dan sesuai dengan praktek yang
semestinya;

d.

mengijinkan wakil-wakil dari Bank untuk sewaktu-waktu selama jam-jam

kerja

mengadakan pemeriksaan pada pembukuan perusahaan Debitur, daftar neraca, daftar


persediaan ichtisar permodalan, daftar rugi/laba dan apapun yang diminta oleh Bank, satu dan
lain hal atas biaya Debitur;---------------------------------e.

menyerahkan kepada Bank dalam 15 (limabelas) hari sejak ditutupnya tiap-tiap triwulan dari
tahun buku Debitur neraca dan perhitungan laba/rugi dari Debitur yang tidak diaudit untuk
triwulan yang bersangkutan;

f.

memelihara seluruh kekayaan Debitur dengan sebaik-baiknya dan senan-tiasa


mengasuransikan pada perusahaan asuransi yang disetujui oleh Bank dengan syarat-syarat
dan ketentuan yang disetujui oleh Bank.
----------------------------------------------- Pasal 11-------------------------------------

Debitur menyatakan dan menjamin kepada Bank, bahwa:--------------------------------

1.

Debitur memiliki semua ijin-ijin yang disyaratkan untuk menjalankan usaha sebagaimana
mestinya

dan

Debitur

berjanji

untuk

segera

meminta

ijin-ijin

baru

atau

memperpanjang/memperbaharui ijin-ijin lama yang telah lampau waktunya, apabila hal


demikian itu disyaratkan oleh peraturan yang berlaku.-----------------------2.

Debitur tidak mempunyai tunggakan-tunggakan kepada Negara dan/atau Pemerintah


Republik Indonesia yang sedemikian rupa, sehingga apabila tidak dibayar sebagaimana
mestinya

dapat

membahayakan

usaha

Debitur

atau

harta

yang

dijaminkan.-----------------------------------------------------------------------3.

Debitur tidak tersangkut dalam sesuatu perkara atau sengketa apapun juga.--------------

4.

Bahwa untuk membuat, menandatangani dan menyerahkan Perjanjian Kredit ini, Jaminanjaminan yang diuraikan dalam pasal 7 dan Surat-surat Aksep, Debitur tidak memerlukan ijin
atau persetujuan dari orang/pihak siapapun juga, kecuali ijin akan persetujuan-persetujuan
yang ditetapkan dalam anggaran dasar dari Debitur.----

5.

Bahwa semua buku-buku keuangan dari Debitur, keterangan-keterangan dan Iain-lain data
yang telah dan/atau dikemudian hari akan diberikan oleh Debitur kepada Bank adalah
lengkap dan benar buku-buku itu disiapkan dan dipelihara sesuai dengan prinsip-prinsip
akuntansi di Negara Republik Indonesia yang diterapkan secara terus menerus dan
menunjukkan secara benar keadaan keuangan dan hasil usaha Debitur pada tanggal bukubuku tersebut dibuat/disiapkan, dan sejak tanggal tersebut tidak terjadi perubahan dalam
keadaan keuangan Debitur atau hasil usahanya yang sedemikian yang dapat mengurangi
kemampuan Debitur untuk membayar kembali hutang-hutangnya kepada Bank berdasarkan
Perjanjian Kredit ini, Surat Aksep dan/atau perjanjian-perjanjian lainnya yang dibuat antara
Bank dan Debitur.---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 12--------------------------------------

Setiap jumlah uang yang diterima oleh Bank sebagai pem-bayaran dari jumlah yang

terhutang oleh Debitur berdasarkan Perjanjian Kredit ini atau berdasarkan setiap perjanjian
lain yang disebut atau berhubungan dengan Perjanjian Kredit ini akan dipergunakan
untuk:--------------------------------------------------------------------------

RTAMA

TIGA

untuk membayar semua ongkos pengacara dan ongkos pengadilan yang teiah dikeluarkan
oleh Bank untuk pembuatan dan pelaksanaan (termasuk secara paksa) dari setiap perjan-jian
yang berkenaan;
KEDUA

untuk pembayaran bunga yang terhutang;---------------------------------

untuk setiap jumlah lain yang terhutang kepada Bank berdasarkan Perjanjian Kredit ini
dan/atau setiap perjanjian yang berkenaan.--------------------------------------------------------------------------------------------- Pasal 13-------------------------------------

Debitur akan menutup asuransi dan menjaga agar barang-barang jaminan tetap

diasuransikan menurut syarat-syarat yang tertera dibawah ini sampai kewajiban-kewajiban


Debitur kepada Bank berdasarkan setiap perjanjian lain yang berkenaan dipenuhi dan
dibayar lunas.-------------------------------------------------------

Asuransi akan ditutup untuk jumlah dan terhadap bahaya-bahaya atau risiko-risiko yang

dianggap perlu oleh Bank pada perusahaan-perusahaan asuransi yang disetujui oleh
Bank.------------------------------------

Polis-polis asuransi tersebut akan memuat ketentuan-ketentuan antara lain tetapi tidak

terbatas ketentuan mengenai hak dari Bank untuk menerima pembayaran asuransi dari
perusahaan asuransi (banker's clause).--

Polis-polis asuransi aslinya harus diserahkan oleh Debitur kepada Bank.-----------------

----------------------------------------------- Pasal 14-------------------------------------

Debitur dengan ini memberi kuasa kepada Bank untuk mempertanggung-kan lagi

barang-barang

jaminan

tersebut

kepada

pihak

ketiga.-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------Pasal 15--------------------------------------

Kuasa-kuasa tersebut dalam Perjanjian Kredit ini tidak dapat dicabut kembali selama

perjanjian yang tersebut dalam Perjanjian Kredit ini belum selesai seluruhnya dan merupakan
bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Kredit ini berikut dengan
perubahannya, pembaharuannya serta perpanjangannya yang mungkin ada dan atau

perjanjian-perjanjian apapun antara Debitur dengan Bank yang mana dengan tidak adanya
kuasa tersebut tidak akan dibuat.
-

Pun kuasa tersebut diberikan dengan melepaskan segala aturan yang tersebut dalam

Undang-undang yang mengatur dasar-dasar dan sebab-sebab yang mengakhiri suatu


kuasa.-------------------------------------------------------------------------------- Pasal 16-------------------------------------

Tentang Perjanjian Kredit ini dengan segala akibatnya serta Pelaksanaan-nya para pihak

memilih tempat kediaman hukum yang umum dan tetap di Kantor Panitera Pengadilan
Negeri.-------------------------Demikianlah Perjanjian Kredit ini dibuat dengan sebenarnya dan dapat dijadikan bukti
bilamana perlu.

PIHAK PERTAMA/DEBITUR

PIHAK KEDUA
PT BANK

DIKETAHUI & DISETUJUI


PENANGGUNG / AVALIS