Anda di halaman 1dari 15

COLD

STORAGE
Suryo Prasetyo
075214014
Febritya Chris Sujatmoko 095214013
Denny Christian
095214014
Ronald Udo Saliem 095214041

Latar belakang
-

Buah-buahan, sayuran atau bahan makanan lainnya sering


menjadi masalah utama bagi masyarakat bila disimpan dalam
jangka waktu yang lama karena terjadi pembusukan atau
penurunan kualitas dan mutu dari produk tersebut. Dan produk
yang membusuk,berarti tidak akan mempunyai nilai jual.
Untuk memperlambat pembusukan dapat dilakukan dengan proses
pendinginan pada produk tersebut oleh suatu alat pendingin.
Dalam skala penyimpanan besar, alat pendingin ini dinamakan cold
storage.

Tujuan dan manfaat


Cold storage adalah ruang pendingin / tempat penyimpanan
suatu produk atau dapat juga dikatakan tempat menurunkan
temperatur suatu produk dengan tujuan untuk
mempertahankan kualitas suatu produk selama periode
tertentu. Produk yang biasanya disimpan dalam cold storage
adalah daging, hasil laut, buah dan sayuran yang tidak diolah
secara langsung.
Sistem pendinginan cold storage diterapkan untuk
pengolahan hasil pertanian, gudang makanan, bahan biomedis,
pembuatan es, dan kegunaan lain, tapi aplikasi yang terbesar
adalah untuk pendinginan dan pembekuan makanan.

Cold storage memiliki perbedaan dengan alat refrigerasi


lainnya. Letak perbedaannya yaitu cold storage memiliki
dimensi yang lebih besar. Atau dapat dikatakan sebagai
big frezzer, dengan mengingat kapasitas penyimpanan,
kebutuhan jalur bongkar muat dan kebutuhan distribusi
aliran udara di sekitar produk.
Jenis jenis cold storage :
Chilled room
Freezer room
Blast Chiller
Blast Freezer

Chilled Room adalah ruang pendingin temperatur rendah antara 1 s/d 7


deg C, digunakan untuk menyimpan bahan makanan fresh food, seperti
sayur sayuran, buah buahan, dan menyimpan bahan lainnya, sehingga
bahan makanan tersebut bisa tahan sampai 2 bulan. Bisa di fungsikan
untuk thawing room bagi industri makanan dengan merubah themperature
setting ke deg 10 C.
Freezer Room merupakan ruangan pendingin yang temperatur kerjanya
antara -15 deg C s/d - 20 deg C, untuk gudang penyimpanan ikan, daging,
ayam, sosis, susu, keju, kentang dan untuk semua jenis bahan makanan,
dan bahan-bahan lainnya yang membutuhkan temperatur beku. Juga bisa
di set sampai - 40 deg C untuk produk khusus.
Blast Chiller digunakan untuk pendinginan cepat setelah proses memasak
selesai dengan target temperatur 1 deg C sampai dengan 4 deg C.
Blast Freezer digunakan untuk pendinginan beku secara cepat untuk
makanan olahan maupun untuk daging, ikan maupun udang. Target
temperatur - 20 deg C sampai dengan - 25 deg C.

Komponen Cold Storage


1. Ruangan Penyimpan
2. Sistem Refrigerasi

Ruangan Penyimpanan
Perbedaan utama dari suatu unit cold storage dengan unit refrigerasi
lainnya adalah cold storage harus memiliki dimensi ruang penyimpanan yang
lebih besar karena kebutuhan penyimpanan produk yang lebih besar pula.
Untuk ukuran cold storage dihitung dan ditentukan berdasarkan kapasitas
penyimpanan, kebutuhan jalur bongkar muat dan kebutuhan distribusi
aliran udara di sekitar produk.
Contoh :
Ukuran Luar Ruangan: Panjang 2,4m , Lebar 2,4m , Tinggi 2,6m.
Kapasitas penyimpanan dingin: 4 Ton Chicken Nugget, Buah dan sayur 3 Ton
Ukuran Luar Ruangan: Panjang 6m , Lebar 3,6m , Tinggi 2,6m.
Kapasitas penyimpanan dingin: 10 Ton Chicken Nugget, Buah dan Sayur 8
Ton
Ukuran Luar Ruangan: Panjang 10,6m , Lebar 4,8m , Tinggi 2,6m.
Kapasitas penyimpanan dingin: 30 Ton Chicken Nugget, Buah dan Sayur 20
Ton
Gambar

Sistem refrigerasi

Produk yang didinginkan

Back

Dinding terbuat dari bahan "rigid


foam polyurethane density 40
kg/m3" dilapisi lembaran "white
coated galvanized sheet". Dinding
ini sering juga di sebut sandwich
panel. Panel dengan system knock
down dengan menggunakan cam
lock.Tebal panel dari bisa 10 cm,
12,5 cm atau 15 cm. Semakin tebal
panel semakin sedikit perpindahan
panas yang melewati dinding.

Pintu diberi heater pada


setiap sisi "frame"nya
untuk mencegah
pembekuan es di pintu yang
akan menyebabkan pintu
lengket dengn frame.

System Refrigerasi
System refrigerasi pada cold storage memiliki kesamaan dengan
system refrigerasi pada umumnya. Terdiri dari :
> Kondensor
> Kompresor
> Evaporator
> Katup Ekspansi

Back

Siklus aliran Refrigerant

Kesimpulan
Setelah megetahui komponen-komponen utama
dari cold storage, kita dapat menyimpulkan bahwa
sebenarnya prinsip kerja cold storage sama dengan
sistem refrigerasi lainnya seperi kulkas,ac,dll.
Tetapi dalam aplikasinya, cold storage digunakan
untuk menyimpan produk dalam skala besar dan
mempunyai beban pendinginan yang besar pula
tentunya.

Contoh contoh gambar cold storage

Layout Cold Storage

Siklus penyimpanan suatu produk dalam


gudang cold storage

Contoh: buah-buahan

TERIMA KASIH