Anda di halaman 1dari 6

DESIGN PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Oleh : Kelompok 2 IKGM FKG UNMAS Denpasar

1. Topik : Kesehatan gigi dan mulut


2. TUJUAN
Tujuan Umum
Setelah dilakukan asuhan keperawatan komunitas diharapkan siswa/i SDN
2 Saraswati pengetahuannya meningkat tentang kesehatan gigi dan mulut.
Tujuan Khusus
1. Setelah dilakukan penyuluhan siswa SDN 2 Saraswati mengetahui
mengenai pengertian kesehatan gigi dan mulut
2. Setelah dilakukan penyuluhan siswa SDN 2 Saraswati mengetahui
mengenai dampak tidak melakukan perawatan gigi dan mulut
3. Setelah dilakukan penyuluhan siswa SDN 2 saraswati mengetahui
mengenai penanganan awal dampak buruk akibat tidak melakukan
perawatan gigi dan mulut.
4. Setelah dilakukan penyuluhan siswa SDN 2 saraswati mengetahui
pencegahan terhadap dampak buruk akibat tidak dilakukannya perawatan
gigi dan mulut.

3. SASARAN PENYULUHAN
Sasaran dari penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut ini adalah
siswa SD N 2 Saraswati sejumlah 40 siswa.

4. MATERI PENYULUHAN
1. Pengertian kesehatan gigi dan mulut
2. Dampak dari tidak dilakukannya perawatan gigi mulut
3. Pencegahan terhadap dampak buruk akibat tidak dilakukannya perawatan
gigi danmulut.
4. Cara menyikat gigi yang benar
5. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN
Tempat: Ruang Kelas SD N 2 Saraswati.
Hari / Tanggal: Selasa/8 Februari 2010
Waktu: Pukul 09.00 s.d 10.00
1

6. METODE
Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah :
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya Jawab
7. MEDIA ATAU ALAT BANTU
1. LCD
2. Replika anatomi gigi
3. Perlengkapan menggosok gigi: sikat gigi, pasta gigi, gelas, dan air
8. STRATEGI
NO.

WAKTU

1.

5 menit

2.

45 menit

KEGIATAN PENYULUH

KEGIATAN PESERTA

Pembukaan :
Membuka kegiatan denganMenjawab salam
mengucapkan salam.
Mendengarkan perkenalan anggota
Memperkenalkan diri
Memperhatikan
tujuan
dari
Menjelaskan
tujuan
daripenyuluhan
penyuluhan
Memperhatikan materi yang akan
Menyebutkan materi yang akandisampaikan
diberikan
Kegiatan Inti :
Menjelaskan tentang pengertianMemperhatikan
materi
yang
kesehatan gigi dan mulut,dsampaikan oleh pemateri
dampak dari tidak dilakukannya Menanyakan seputar materi yang
perawatan gigi dan mulut,
disampaikan
pencegahan terhadap dampakMemperhatikan pemateri
buruk akibat tidak dilakukannya menjawab pertanyaan
perawatan gigi dan mulut sertaMemperhatikan demonstrasi
cara menyikat gigi yang benar. Melakukan demonstrasi seperti
Memberikan
yang telah dilakukan demonstrator
kesempatanpeserta untuk
Mendapatkan
bingkisan
dari
bertanya.
demonstrator
Menjawab pertanyaan peserta
Demonstrasi
Meminta salah satu peserta
mendemonstrasikan peragaan
Memberi reinforcement kepada
peraga

3.

10 menit

Penutup
Menyimpulkan materi
Mengajukan beberapa
pertanyaan sebagai evaluasi
hasil
Mengucapkan salam penutup
Ramah tamah
Membagi leaflet

Memperhatikan hasil kesimpulan


yang disampaikan
Menjawab pertanyaan yang
diajukan penyuluh
Menjawab salam
Menerima snack yang diberikan
penyuluh
Menerima leaflet yang dibagikan

9. EVALUASI
1. Sasaran dapat memaHami materi dengan baik. Pre test-post test
2. sasaran dapat mendemonstrasikan cara menggosok gigi dengan benar.
Observasi
3. Sebanyak 75% peserta dapat mengetahui pengertian, dampak,
pencegahan dari dampak tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut dan
cara menyikat gigi yang benar. Pre test-post test

10.

LAMPIRAN MATERI KESEHATAN GIGI DAN MULUT

Gambaran Umum
Kesehatan gigi dan mulut adalah sangat penting karena gigi dan gusi yang
rusak dan tidak dirawat akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan
dan dapat mengganggu kesehatan tubuh lainnya. Mulut merupakan suatu
tempat yang sangat ideal begi perkembangan bakteri. Bila tidak dibersihkan
dengan sempurna, sisa makanan yang terselip bersama bakteri akan bertambah
banyak dan membentuk koloni yang disebut plak, yaitu lapisan film tipis,
lengket dan tidak berwarna. Plak merupakan tempat pertumbuhan ideal bagi
bakteri yang dapat memproduksi asam. Jka tidak disingkirkan dengan
melakukan penyikatan gigi, asam tersebut akhirnya akan menghancurkan email
gigi dan akhirnya menyebabkan gigi berlubang.
Selain itu, plak ini juga berpengaruh terhadap kesehatan jaringan
pendukung gigi seperti gusi dan tulang pendukungnya. Hal ini disebabkan oleh
bakteri yang menempel pada plak diatas permukaan gigi dan di atas garis gusi.
Kuman- kuman pada plak menghasilkan racun yang merangsang gusi sehingga
terjadi radang gusi, dan gusi menjadi mudah berdarah. Menyikat gigi adalah
cara untuk membersihkankotoran lunak pada permukaan gigi dan gusi.
3

Masalah Umum Gigi Yang Tejadi Pada Anak Usia Sekolah


Masalah umum yang biasa terjadi pada anak usia sekolah yaitu kerusakan
gigi dan beberapa aspek yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut :
1. Menjaga kesehatan dan kebersihan mulut sangatlah penting terutama di
fase gigi campuran ini. Keberadaan gigi campur menjadikan gigi dalam
keadaan rentan. Apalagi bila ditambah dengan mengkonsumsi makanan
yang manis-manis dan lengket.
2. Bila Anda menjaga kebersihan gigi anak dengan menyikatnya 2 kali sehari
menggunakan pasta gigi berfluoride maka kemungkinan gigi mereka
mengalami kerusakan akan menurun. Dan bila anak Anda mengalami
tanda-tanda kerusakan gigi (terlihat dari noda pada gigi) atau bila
mereka merasakan sakit, sebaiknya segera mengunjungi dokter gigi.
3. Penyakit dan kerusakan gigi susu dapat menular kepada gigi tetap seiring
dengan pemunculan gigi tetap. Gigi susu geraham biasanya tidak tanggal
hingga anak berusia 10 12 tahun, jadi banyak waktu untuk menularkan
kerusakan gigi kepada gigi tetap yang telah tumbuh karena letaknya
berdekatan.
4. Bila menyebar ke akar gigi, maka infeksi pada gigi susu dapat merusak
gigi tetap yang terletak persis dibawahnya.
Dampak Tidak Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
1. Sakit gigi
2. Gusi berdarah dan bengkak
3. Karies gigi (gigi berlubang)
4. Nafas tidak segar/ bau mulut
5. Gigi goyang
6. Gigi kuning
7. Gigi sensitif/ linu
8. Sariawan
9. Karang gigi
Yang Dilakukan Untuk Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut
1. Menyikat gigi minimal 2 kali sehari setiap pagi hari setelah sarapan dan
sebelum tidur

2. Gunakanlah sikat gigi khusus untuk anak-anak karena dirancang dengan


bulu sikat yang lembut dan kepala sikat yang kecil untuk memudahkan
menyikat mulut
3. Gunakanlah takaran pasta gigi yang normal. Anak sudah bisa memberikan
pasta gigi orang dewasa. Namun bila mereka tak menyukai rasanya, Anak
boleh menggantinya lagi dengan pasta gigi khusus anak usia 6 12 tahun
yang memiliki rasa lembut dengan takaran fluoride yang disesuaikan
4. Sikat seluruh permukaan gigi dan sikatlah gigi selama 2 menit
5. Ganti sikat gigi setiap 3 bulan
6. Hindari kebiasaan mengemil makanan manis dan lengket diantara waktu
makanmisal permen, coklat, soda, dll, serta makan makanan yang
mengandung asam misal cuka, asam jawa, kunyit karena dapat mengikis
lapisan email gigi.
7. Perbanyak konsumsi makanan berserat, buah- buahan seperti apel,
melon, pepaya, bengkuang dan wortel karena dapat membantu
membersihkan sisa- sisa makanan yang menempel di sela- sela gigi dan
mengurangi bau mulut
8. Ajak orangtua untuk membicarakan pada dokter gigi untuk informasi
lebih lanjut tentang menjaga gigi anak agar tetap bersih setiap 6 bulan
sekali
CARA MENYIKAT GIGI YANG BENAR
Pemilihan Sikat Gigi
1. Untuk anak pilih sikat gigi yang kecil baik tangkai maupun kepala
sikatnya, sehingga mudah dipegang dan tidak merusak gusi.
2. Bulu sikat jangan terlalu keras/ terlalu lembut dan terlalu jarang. Pilih
yang bulu sikatnya lembut tapi cukup kuat untuk melepas kotoran di gigi
3. Ujung kepala sikat menyempit hingga mudah menjangkau seluruh bagian
mulutnya yang relatif mungil
4. Ujung sikat gigi dan ujung bulu sikat sedekat mungkin, bila tidak ujung
sikat gigi sudah mentok ke bagian belakang tapi bulu sikat tidak kena
gigi, jadi ada bagian yang gigi yang tidak tersikat. Ini biasa terjadi pada
gigi geraham bugsu.
Cara Menyikat Gigi
1. Letakkan posisi sikat 45 derajat terhadap gusi
5

2. Gerakkan sikat dari arah gusi ke bawah untuk gigi rahang atas (seperti
mencungkil)
3. Gerakkan sikat dari arah gusi ke atas untuk gigi rahang bawah
4. Lalu lakukan gerakan memutar perlahan, dengan demikaian plak akan
terlepas dari setiap gigi
5. Sikat seluruh permukaan yang menghadap bibir dan pipi serta permukaan
dalam dan luar gigi dengan cara tersebut
6. Sikat permukaan kunyah gigi (gigi geraham) dari arah belakang ke depan
7. Jangan lupa sikat juga permukaan lidah agar makanan yang masih
menempel bisa hilang dengan maksimal
8. Jangan lupa kumur- kumur 1 kali, agar flouride tidak larut pada
permukaan gigi.
Frekuensi Sikat Gigi
1. Minimal dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur
2. Sebaiknya sikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung flour yang dapat
menguatkan email.
3. Untuk anak- anak berikan pasta gigi dengan rasa buah, sehingga anak
gemar menggosok gigi.

==============