Anda di halaman 1dari 3

ANALISA STRATEGI SITUASI KONDISI PROGRAM D

SWOT

INDIVIDU

KELUARGA

a. Setiap warga negara terutama dalam hal ini seoarang dokter harus
meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Y.M.E
KEKUATAN

KELEMAHAN

II

b. Seorang yang baik berusaha bertugas sesuai dengan norma yg ada


atau yang telah ditetapkan
c. Dalam menjalankan tugas selalu berusaha untuk bersumber pada
agama

b. Kesatuan dalam keluarga dapat menjadi kekuatan pikiran dan


kepribadian

d. Sadarnya tiap individu untuk menjaga keamanan di wilayahnya

d. Kekuatan bela negara dapat dimulai dari keluarga

a. Seorang pengusaha hanya memikirkan kepentingan pribadinya dan


keuntungan

a. kondisi keluarga yang tidak memungkinkan sangat mempengaruhi


kondisi dalam bekerja

b. setiap anggota masyarakat hanya peduli pada keluarganya masingmasing tanpa memandang masyarakat yang ada dibawah

b. keluarga yang kurang mampu di daerah Kabupaten Buru masih banyak

c. bupati kurang memperhatikan lapangan kerja yang ada

c. pembinaan terhadap tenaga kerja kurang dapat terlaksana dengan


baik dapat terlaksana dengan baik.

d. anggota masyarakat bersikap tak acuh terhadap lingkungan


Kabupatennya
a. pengusaha lokal yang menanamkan modalnya untuk kemajuan usaha
daerah
b. berlimpahnya tenaga kerja yang ada
PELUANG

III

a. Keluarga membantu terbentuknya kualitas masyarakat yang lebih baik

c. banyaknya dana yang diberikan pemerintahan pusat belum


dioptimalkan
d. Menolong setiap daerah yg membutuhkannya terutama daerah yang
membutuhkan

c.Terbentuknya rasa saling tolong menolong dalam umat beragama.

d. tidak ada pemerataan sumber daya yang ada


a. terciptanya hubungan komunikasi yang baik antar masyarakat karena
tersedianya organisasi yang bermutu.
b. persatuan yang ada antar masyarakat dapat menimbulkan
pemerintahan yang sehat
c. landasan hukum yang jelas dan tegas meningkatkan mutu pelayanan
masyarakat
d. kelurga dapat mensuport terciptanya kondisi yang tentram

a. rasa kekeluargaan yang buruk dpat menurunkan kualitas hidup


masyarakat
b. investor asing yang tidak memikirkan lingkungan kekeluargaan yang
b. hilangnya rasa kepedulian masyarakat terhadap fasilitas yang tersedia
sudah dibentuk oleh masyarakat
a. korupsi yang merajalela di lingkungan pemerintahan daerah

ANCAMAN

IV

c. kurangnya tenaga yang ahli dalam bidang

c. pemerintahan yang tidak didasarkan atas azaz kekeluargaan

d. bupati terkadang lebih memikirkan investor asing daripada


masyarakatnya

d. adanya kolusi dalam tubuh pemerintahan yang menjadi cikal bakal


kehancuran sistem yang berlaku

PROGRAM DESA SIAGA di KABUPATEN BURU DITINJAU DARI BELA NEGARA


KETAHANAN
LINGKUNGAN

DAERAH

a. Lingkungan sosial yang baik dapat meningkatakan persatuan dan


kesatuan masyarakat

a. Kekuatan Kabupaten Buru untuk industri dan investasi

b. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lingkungan yang asri b. Otonomi daerah menciptakan kebebasan membangun daerah
c. Terciptanya rasa solidaritas antar sesama warga negara melalui
lingkungannya

c. Kekuatan yang timbul pada daerah menciptakan rasa bela negara

d. Lingkungan gotong-royong yang tercipta karena kebersamaan

d. Dibuatnya peraturan daerah yang menjaga pembelaan negara

a. lingkungan politik yang tidak ada sopan santun

a. Masih kurangnya kesadaran masyarakat akan potensi daerahnya

b. tindakan semena-mena masyarakat terhadap lingkungan


menyebabkan melemahnya bela negara

b. Tidak berlangsungnya otonomi daerah yang sesuai dengan aturan

c. menurunya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan bela


negara
d. meningkatnya tindakan tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh
warga tanggerang sendiri
a. lingkungan yang baik dapat menjadi peluang munculya bela negara
yang bermartabat.
b. adanya lembaga pemerhati lingkungan menjadi peluang tercapainya
bela negara
c. lingkungan kekeluargaan yang ada dapat membantu tercapainya
kondisi yang menjamin stabilitas negara
d. peluang bela negara menjadi lebih baik bergantung pada keadaan
lingkungan yang baik pula.

c. Banyaknya daerah-daerah pelosok yang tidak menjadi perhitungan


pemerintah pusat
d. Melemahnya kekuatan pemerintah pusat akibat melemahnya kekuatan
daerah.
a. kemampuan daerah yang baik dalam mengurusi daerah masingmasing menjadi peluang terciptanya kekuatan nasional
b. otonomi daerah menjadi peluang terciptanya bela negara yang dimulai
dariderah-daerah .

a. lingkungan masyarakat yang banyak tindak kriminal

a. banyaknya pihak memanfaatkan kelengahan pemerintah

c. daerah-daerah dapat menjadi komoditi pasar yang baik


d. daerah yang terbangun dengan baik

b. lingkungan negara yang tidak kondusif dalam menyelesaikan masalah b. kelengahan pemerintah dalam menjada daerah-daerah pelosok
c. sumpah pemimpin yang tidak menjamin kemakmuran masyarakat
ekonomi bawah

c. banyaknya konflik yang terjadi pada daerah-daerah yang susah untuk


diselesaikan.
d. kurangnya respon yang kurang baik dari masyarakat luas terhadap
d. kurangnya rasa kepemimpinan seorang presiden dan mentrinya dalam
keadaan masyarakat daerah terpencil, sehingga menambah daerah
menyelesaikan masalah bersama.
tertinggal.

NASIONAL
5
a. Aparat yang memadai untuk menjaga stabilitas nasional
b. Sarana dan prasarana yang memadai untuk pertahanan wilayah
daerah
c. Tersedianya polisi anti huru-hara di tiap daerah yang rawan kerusuhan
d. Adanya aparat penegak hukum yang "bersih" dari tindak korupsi
a. Kurangnya Jumlah aparat keamanan di masing-masing pos keamanan
b. Perlengkapan yang sudah tua masih digunakan dan menjadi andalan
c. Tidak tersedianya petugas keamanan yang memadai
d. Satuan petugas yang tidak bertanggung jawab dalam menegakkan
keadilan
a. pertahanan nasional yang kuat dapat meningkatkan kualitas bela
negara
b. pembaharuan kondisi peralatan perang
c. tersedianya pembuat atau pensuplay senjata nasional yang mandiri
d. polisi memegang peran penting dalam menjaga stabilitas
a. adanya praktek korupsi dan kolusi dalam tubuh polri
b. banyaknya budaya asing yang dapat memecah belah bangsa
c. banyakanya negara tetangga yang meremehkan kekuatan angakatan
perang negara indonesia
d. tidak adanya kerjasama yang baik dan terkoordinir antar lapisan
masyarakat dengan badan keamanan