Anda di halaman 1dari 6

TUGAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Strategi Meningkatkan Peran Serta Masyarakat dalam


Pengelolaan Limbah Elektronik Rumah Tangga

NAMA ANGGOTA KELOMPOK :


Gde Prima Tangkas

(3312100008)

Aulia Rodlia Fitriana

(3312100027)

Prismeida Putri Dara A.

(3312100029)

Aulia Husada Bhakti

(3312100070)

Victor Hotma Riolanda

(3312100089)

JURUSAN TEKNIK LINGKUNGAN


FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA
2015

1.1

Latar Belakang
Seiring dengan perkembangan zaman yang mengakibatkan perkembangan teknologi

sehingga kebutuhan manusia akan barang elektronik juga mengalami peningkatan. Semakin
meningkatnya penggunaan barang elektronik mengakibatkan sampah elektronik yang
dihasilkansemakin besar. Sampah dapat dikarakteristikkan menjadi berbahaya bila memiliki
salah satu sifat seperti mudah terbakar, korosif, reaktif, dan beracun (Alumur dan Kara,
2007). Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dihasilkan dari berbagai macam sumber, salah
satunya adalah sumber spesifik seperti limbah yang berasal dari kegiatan rumah tangga.
Menurut SNI 3242:2008 sampah domestik sebagai sampah yang berasal dari aktivitas rumah
tangga, mengandung bahan dan atau bekas kemasan suatu jenis bahan berbahaya dan atau
beracun. Hal tersebut diakibatkan dari sifat atau konsentrasinya dan atau jumlahnya, baik
secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak dan atau mencemarkan lingkungan
hidup dan atau membahayakan kesehatan manusia. Dibutuhkan pengelolaan yang baik dan
sesuai tehadap limbah ini di lingkungan masyarakat.
Barang-barang elektronik yang nantinya menjadi sampah elektronik ini memiliki
komponen-komponen yang berbahaya bagi lingkungan seperti komputer dan mobile phone
(Robinson, 2009). Komputer sebagai salah satu contoh, mengandung komponen yang
berbahaya yakni plastik, logam besi, cadmium dan merkuri (Widmer dkk., 2005) sampah
elektronik telah diidentifikasikan sebagai limbah yang membutuhkan prioritas untuk dikelola
(Dimitrakakis dkk., 2009). Pengelolaan sampah elektronik ini harus sesuai, karena bila
dikelola dengan metoda yang tidak tepat akan mengakibatkan resiko yang besar dan
menghasilkan polusi terhadap lingkungan (Lakshmikantha, 2007., dan Bernstad dkk., 2010).
Sampah elektronik tidak hanya mengandung komponen yang berbahaya, tetapi
komponen yang juga bernilai ekonomi. Komponen yang bernilai tersebut seperti tembaga,
emas, dan perak (Wager dkk., 2011). Dibutuhkan sistem daur ulang dengan metoda baru
untuk mengelola sampah elektronik tersebut. Pengelolaan daur ulang terhadap sampah
elektronik akan seiring dengan proses produksi barang, penggunaan, penyimpanan, dan
pembuangan dari barang elektronik tersebut (Kahhat dkk., 2008). Kuisoner ini bertujuan
untuk mengidentifikasi jenis dan jumlah electrical waste (e-waste) yang dihasilkan oleh
masyarakat dalam wilayah studi.

1.2

Rumusan masalah
1. Sejauh mana tingkat pengetahuan masyarakat tentang limbah B3 elektronik?
2. Bagaimana sikap masyarakat dalam mengelola limbah B3 elektronik rumah
tangga?
3. Bagaimana meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan
limbah B3 elektronik rumah tangga?

1.3

Tujuan :
1. Menentukan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap pengelolaan
limbah B3 elektronik.
2. Menentukan strategi peningkatan peran dan partisipasi masyarakat dalam
pengelolaan limbah B3 elektronik.

1.4

Manfaat :
1. Dapat diketahui strategi yang tepat bagi pengelolaan limbah B3 elektronik rumah
tangga berbasis pemberdayaan masyarakat.
2. Dapat memberikan rekomendasi penanganan limbah B3 elektronik yang diakukan
oleh masyarakat.
3. Dapat menurunkan tingkat pencemaran lingkungan oleh limbah B3 elektronik.

Identitas Responden
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Nama
Alamat
Usia
Jenis Kelamin
Pendidikan Terakhir
Pekerjaan

7. Penghasilan per Bulan

8. Jumlah penghuni rumah

:
:
:
:L/P
: SD / SMP / SMA / S1 / S2 / S3
:a. Pelajar / Mahasiswa
b. PNS / Pegawai BUMN / ABRI
c. Pegawai Swasta
d. Wiraswasta
e. Ibu Rumah Tangga
f. Lainnya,
: a. < Rp 500.000,00
b. Rp 500.000,00 Rp 1.000.000,00
c. Rp 1.000.000,00 Rp 3.000.000,00
d. > Rp 3.000.000,00
:

Pengetahuan
1. Apakah Anda mengetahui tentang limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)?
a. Sangat Tahu
b. Tahu
c. Cukup Tahu
d. Sedikit Tahu
e. Tidak Tahu
2. Apakah anda mengetahui jenis limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) elektronik?
a. Sangat Tahu
b. Tahu
c. Cukup Tahu
d. Sedikit Tahu
e. Tidak Tahu
3. Apakah anda mengetahui bahaya dari limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
elektronik yang tidak dikelola?
a. Sangat Tahu
b. Tahu
c. Cukup Tahu
d. Sedikit Tahu
e. Tidak Tahu
4. Apakah anda mengetahui limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) elektronik dapat
dimanfaatkan?
a. Sangat Tahu
b. Tahu
c. Cukup Tahu
d. Sedikit Tahu
e. Tidak Tahu

5. Apakah anda tahu cara mengelola limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) elektronik?
a. Sangat Tahu
b. Tahu
c. Cukup Tahu
d. Sedikit Tahu
e. Tidak Tahu
Kondisi Eksisting
1
2

Apakah Anda memilah sampah di rumah Anda?


a Ya
b Tidak
Jika iya, bagaimana Anda memilahnya?
a Sampah kering dan Sampah basah
b Sampah organik dan sampah non organik
c Sampah yang dapat di daur ulang dan sampah yang tidak dapat di daur ulang
d Sampah organik, sampah non organik dan sampah B3
e Sampah makanan, sampah plastik, sampah kertas, sampah kebun dan sampah lain-lain
Alat elektronik yang anda miliki di rumah:
Lampu
Printer
Televisi
Senter
Tape
AC
DVD/VCD player
Receiver
Laptop
Camera
Obat nyamuk elektrik
Pengharum ruangan otomatis
Handphone
Lainnya
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) elektronik yang dihasilkan:
Lampu
Catridge dan tinta Printer
Baterai
PCB dari radio, televisi, tape, receiver
Obat nyamuk elektrik
Pengharum ruangan otomatis
Charger dan baterai handphone
Lainnya
Berapa rata-rata jumlah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) elektronik yang Anda
hasilkan setiap bulannya?
1 unit / bulan
2 3 unit / bulan

4 5 unit / bulan
> 5 unit / bulan
Pengalaman
1

Apakah Anda pernah melakukan pemilahan antara sampah rumah tangga dengan limbah
elektronik?
a Ya
b Tidak
Apakah Anda pernah mengikuti penyuluhan atau sosialisasi tentang penanganan limbah
elektronik?
a Ya
b Tidak

Sikap dan Perilaku


1. Bagaimana Anda memperlakukan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun B3 elektronik
di rumah Anda?
a. Dibuang
b. Dijual
c. Disimpan
d. Didaur ulang
e. Diberikan ke orang lain
2. Jika anda membuang limbah B3 elektronik, bersediakah anda melakukan pemisahan
limbah tersebut dengan sampah lain?
a. Ya
b. Tidak
3. Mampukah anda membeli tempat sampah tersendiri untuk limbah B3?
a. Ya
b. Tidak