Anda di halaman 1dari 30

KIMIA KLINIS

KARBOHIDRAT (GLUKOSA)
Analis Kimia
PROGRAM DIPLOMA IPB
2015
1

Pendahuluan
Metabolisme dibedakan menjadi :
Katabolisme
proses degradatif yaitu proses pemecahan molekul besar dan
kompleks menjadi molekul-molekul kecil & sederhana
(intermediate).
Bersifat eksergonik yaitu reaksi yang melepaskan energi bebas
yang disimpan dalam bentuk ATP
Umumnya prosesnya bersifat oksidatif

Anabolisme
Proses biosintesis yaitu proses pembentukan molekul besar dan
komponen sel dari molekul sederhana (building block)
Bersifat endergonik yaitu reaksinya memerlukan input energi
yang didapat dari hidrolisis ATP.

Karbohidrat terdistribusi luas dalam tubuh dan memiliki


fungsi:
1. Metabolik: Glukosa sbg bentuk dan sumber energi
utama untuk metabolisme seluler
2. Struktural: merupakan prekursor gula lainnya seperti
ribosa pada asam nukleat dan glikoprotein
Manusia dapat mensintesis glukosa dari gliserol dan
asam amino yg sebagian besar bersumber dari
tanaman

Digesti Karbohidrat
Tahap pertama katabolisme: digesti makanan terjadi
konversi molekul besar molekul kecil diabsorpsi.
Enzim kelenjar saliva (amilase) menghidrolisis
karbohidrat polisakaridadekstrin, maltosa, glukosa
Di usus halus (pH sekitar 8), -amilase (dari pankreas)
menghidrolisis sisa polisakarida maltosa dan glukosa
Enzim di sel mukosa usus halus menghidrolisis laktosa,
maltosa dan sukrosa dari produk susu dan gula
Monosakarida akan diserap melalui dinding usus
aliran darah ke hati

glycogen

Glycogenesis

Glycogenolysis

starch

lactate

glucose
Lactate,
amino
acids,
glycerol

H2O+CO2
Pentose phosphate
pathway

Ribose, NADPH

Kebutuhan Glukosa Manusia


Jumlah per hari: 120 g glukosa /hari = 480 kalori
Otak membutuhkan glukosa secara mutlak, sampai
75% glukosa darah
Bila glukosa darah turun sampai level tertentu,
jaringan syaraf yang pertama kehilangan energi
utamanya

Konsentrasi glukoasa darah relatif konstan


500
Glucose

400
300

4
200
Insulin

100

meals

0
8 am

noon

6 pm

Waktu

midnight

8 am

Insulin Plasma
(pmol/l)

Glukosa plasma
(mmol/l)

Pengaturan glukosa darah membutuhkan


Kerjasama/koordinasi antar organ
Konsumsi makanan

Hati
Hati
Glikogen
Glukoneogenesis

Glukosa
Otot
adiposit
Hati

Metabolisme Glukosa pasca makan


Organ hati yang pertama kali terpapar konsentrasi
glukosa yang tinggi. Pengambilan glukosa dimediasi
oleh GLUT2 dan terjadi dengan kecepatan tinggi

Di sel beta pankreas juga GLUT2 mengambil (uptake)


glukosa sekresi insulin meningkat

Insulin stimulasi translokasi GLUT4 dan utk


penyimpanan energi, uptake glukosa meningkat di
otot dan jaringan adiposa

Homeostasis glukosa darah


-HATI: orang terpenting dalam homeostasis glukosa darah

11

Homeostasis glukosa darah


-HATI
Setelah makan glukosa yang berlebihan disimpan
dalam bentuk glikogen
Pada keadaan puasa melalui glikogenolisis dan
glukoneogenesis untuk pertahankan gula darahnya
Sirkulasi hepatik dan hasil glukosa diatur oleh:
o Konsentrasi zat perantara utama
o Aktivitas enzim.

12

Homeostasis glukosa darah


-HATI
Dalam hepatosit, fosforilasi glukosa dipromosikan
oleh glukokinase yang memiliki afinitas lebih rendah
dari pada heksokinase
Aktivitas glukoninase meningkat dengan tingkat gula
darah meningkat, aktivitas glukokinase
meningkatkan glukosa darah dalam tubuh.
Setelah uptake dan fosforilasi, kelebihan glukosa
akan disimbn di hati sebagai glikogen.
13

Homeostasis glukosa
darah

Glikogenolisis
- Suatu proses
dimana glukosa
dilepas dari hati
(phosphorylase the
key regulatory
enzyme )

14

Homeostasis glukosa darah


Glikogenolisis
-pada individu yang makan cukup, glikogen hati
merupakan 10%.
- Dalam bentuk buffer yang mempertahankan
gula darah stabil

15

Homeostasis glukosa darah


Glukoneogenesis
-senyawa lain yang dikonversi menjadi glukosa

16

Homeostasi glukosa darah


Glukoneogenesis
- laktat, glicerol dan asam amino, terutama
alanin atau merupakan substrat
glukoneogenesis.
- Laktat dihasilkan oleh sbgn oksidasi glukosa di
otot dan eritrosit, kemudian direkonversi
menjadi glukosa dalam siklus Cori

17

Siklus Cori

Hati

Darah

Glukosa

Otot (glikogen(

Glukosa-6-fosfat

Laktat

Laktat
CO2 + H2O
18

Homeostasis glukosa darah


Sumber:
Glukosa darah dipertahankan dari berbagai sumber:
- Pangan:
- karbohidrat hasil cerna, yaitu:
- Bentuk yang dicerna seperti pati atau disakarida, yang
diabsorbsi sebagai glukosa, galaktosa atau fruktosa
- Bentuk yang tidak dicerna seperti serat dari makanan

19

Siklus Cori

Homeostasis Gula Darah


Regulasi Hormonal
-karbohidrat-makanan yang kaya komponen nutrisinya
berpengaruh terhadap pelepasan hormone:
-Insulin merupakan hormon utama sebagai hormon
hipoglisemik
-Hormon lainnya: glukagon, hormon pertumbuhan,
kortisol dan adrenaline sebagai regulator baliknya;
hormon tsb mengantagonis efek dari insulin dan
mempunyai efek glukoneogenesis.
21

Homeostasis Glukosa Darah


Insulin
-disintesis oleh sel
pada pulau
Langerhans dari
pankreas.
-Glukosa stimulasi
pelepasan insulin

22

Homeostasis Glukosa Darah


Insulin
- Merupakan hormon anabolik yang
menstimulasi:
- pengambilan glukosa dari otot, jaringan
adiposa dan meningkatkan:
Sintesis protein,
Sintesis glycogen
lipogenesis.
23

Homeostasis Glukosa Darah


Glukagon
-disintesis dari sel pankreas.
-dihambat oleh glukosa dan insulin.
-Stimulasi:
glikogenolisis and
glukoneogenesis (meningkatkan konsentrasi
gula darah).
24

Homeostasis Glukosa Darah


Hormon pertumbuhan (Growth Hormone)
-sekresinya distimulasi oleh keadaan
hipoglisemia
-Kerjanya:
Meningkatkan produksi glukosa hati,
Meningkatkan lipolisis dan tingkat konsentrasi
plasma NEFA (non-esterfied fatty acid)
25

Homeostasis Glukosa Darah


Adrenaline
-stimulus nya oleh keadaan hipoglisemia.
Hambat sekresi insuli
Stimulasi lipolisis pada jaringan adiposa,
Meningkatkan produksi NEF A
Kortisol
-Kortisol stimulasi:
Glukoneogenesis hepatik
Promosi lipolisis pada jaringan adiposa serta pelepasan
NEFA
26

Hubungan antara glukosa , Non esterified fatty


acid dan badan keton
-Otot memiliki kecepetan penggunaan bahan
bakar daripada organ lainnya saat olah raga.
-Otak, ginjal dan usus menggunakan persentase
lebih besar dari glukosa yang tersedia
- Perlu bahan bakar alternatif selama puasa
berkepanjangan atau saat kelaparan

27

Hubungan antara glukosa , Non esterified fatty


acid dan badan keton
-Badan keton berasal dari hasil metabolisme
asam lemak di hati:
aseton
asetoasetat
-hidroksibutirat

28

Hubungan antara glukosa , Non esterified fatty


acid dan badan keton
- NEFA dari jaringan adiposa diatur oleh:
Aktivitas dari hormon-sensitive lipase.
inhibits enzim ini (anti-lipolytic)
adrenalin, growth hormon, glucagon dan
kortisol are lipolytic.
29

Hubungan antara glukosa , Non esterified fatty


acid dan badan keton
-NEFAs ditransportasi dalam darah dg terikat
pada albumin
-dalam hati, NEFAs bisa sebagai:
reesterified untuk membentuk trigliserida,
Dimetabolisme oleh beta oksidasi dalam
mitokhondria untuk membentuk asetil KoA

30