Anda di halaman 1dari 4

ALTERNATIF DESAIN FURNITURE APOTEK

Alternatif desain furniture untuk apotek yakni meliputi desain rak


obat, meja dan rak buku. Obyek ditempatkan pada ruangan tertutup,
bersirkulasi udara bersih, suhu 22 - 28C, dan bersih pada apotek.
Dimensi obyek :
Dimensi rak obat
Dimensi meja
Dimensi rak buku

: 800 x 350 x 1900 ( P X L X T )


: 800 x 500 x 850 900 (adjustable )
: 800 x 250 ( P X L )

Warna
Ada 3 metode dalam pemilihan warna yaitu :
1. Dengan kombinasi warna langsung
2. Dengan referensi silang kombinasi warna dengan daftar kata
kata yang berhubungan dalam kehidupan sehari hari
3. Dengan menggunakan foto foto obyek
Warna mempunyai efek memanipulasi terhadap suhu dan jarak, yang
dapat mempengaruhi psikologis manusia. Warna juga memiliki kolerasi
terhadap image yang ditimbulkan terhadap bentuk dan material.
Dalam pemilihan warna sebaiknya juga memperhatikan bahan yang
digunakan. Misalnya bahan gilap yang kecil akan seimbang dengan
bahan besar yang buram (besar).
Tabel Efek warna
Warna
Biru
Hujau

Jarak
Jauh
Jauh

Merah

Dekat

Suhu
Sejuk
Sangat sejuk netral
Panas

Orange
Kuning
Coklat
Lembayung

Sangat dekat
Dekat
Sangat dekat
Sangat dekat

Sangat panas
Sangat panas
Netral
Sejuk

Efek psikis
Menenangkan
Sangat
menenangkan
Sangat
menusik dan
terkesiap
Merangsang
Merangsang
Merangsang
Agresif,
terkesiap,
melesukan

Tabel Reflektivitas warna


N
o

Warna dan material

1
2
3
4

Putih
Aluminium, kertas putih
Gading, kuning lemon tua
Kuning tua, light ocre, hijau muda, biru
pastel, pink muda, krem
Hijau kekuningan, abu abu muda, merah
muda, orange tua, abu abu kebiruan
Kapur, kayu pucat, biru langit
Kayu oak pucat, semen kering
Merah tua, hijau rumput, kayu, hijau daun
muda, hijau zaitun, coklat
Biru tua, merah anggur, coklat kemerahan,
abu abu tua, coklat tua,
Hitam

5
6
7
8
9
1
0

Tingkat
pantulan
(%)
100
80 85
70 -75
60 65
50 55
40 45
30 35
20 25
10 15
0

Tabel tipe warna dan korelasinya terhadap bentuk dan material


Tipe
Warna
lembut
Warna
terang

Bentuk
Slender / thin / ramping,
streamline, kecil
Solid, stabil, plain / biasa,
tebal, besar

Hue
Merah, biru,
hijau, putih
Hitam, biru,
abu abu,
putih

Material
Ringan,
natural
Berat,
artifisial

Jadi, keputusan pemilihan warna didasarkan pada karakteristik


materialyang digunakan itu sendiriyaitu kayu dan stainless, diusahakan
senatural mungkin.
Bentuk
Pemilihan bentuk dapat dipengaruhi melalui gaya ( struktur )
perabot, kecenderungan mode, gaya pada era masa lalu, atau status /
karakteristik pemakai. Dalam perancangan furniture untuk apotek ini
faktor pemakai dapat menentukan gaya suatu desain. Apabila suatu
desain tidak merupakan cermin dari si pemakai, maka ia akan merasa
asing dan menolaknya. Kalau hal ini dipaksaka, akan timbul konflik
konflik kejiwaan.
Dalam perancangan ini yang bertindak sebagai pemakai adalah
orang yang bekerja di apotek. Mereka adalah orang orang yang
mempunyai karakter berdisiplin sangat tinggi, scientist / intelektual,

harus dinamis, serius dan memperhatikan kebersihan. Kesimpulanya,


bahwa bentuk bentuk yang keluar adalah sederhana dan bersih.
Material
Material rangka memiliki 2 fungsi yaitu :
1. Memberi bentuk pada fasilitas itu sendiri
2. Menahan bahan yang diterima rangka (obat, alkes, dll)
Selain harus kuat dan mampu menahan beban, sebaiknya juga
memiliki nilai estetika.
Konsep rangka :
a. Dapat diinstalasikan secara freelanding dan wall mounted
dapat menyesuaikan kondisi apotek, ruanganya besar atau kecil
b. Movable dan adjustable struktur fleksibel supaya dapat
mengikuti proses perkembanganya suatu apotek, maju atau
mundur
c. Easy instalation karena fleksibel tersebut maka instalasipun
harus dapat dioprasikan oleh pengguna dengan muda
d. Memiliki kemampuan untuk menahan beban fungsi utama
struktur, dalam hal ini adalah berat obat, alkes dll
e. Mudah dalam proses fabrikasi material dan manufaktur harus
dapat dilakukan supaya harga terjangkau
f. Mudah dalam perawatan setiap mendesain suatu furnishing
harus mudah dibersihkan
g. Dapat diberi finishing memberi nilai estetis
Tabel kriteria material untuk rangka
Kriteri
a
1
2
3
4

0
0
0

N+1

1
0

1
0
1

3
0
2
1

4
1
3
2

1
1

Tabel penilaian material rangka


Kriteria
material
Aluminiu
m
Besi
Baja

1
nxK
4x1

2
nxK
4x3

3
nxK
3x3

4
nxK
2x1

Total

4x3
4x2

1x2
1x1

3x1
3x2

2x1
2x1

19
17

18

Kriteria yang ditetapkan untuk material rangka adalah :


1.
2.
3.
4.

Tahan karat
Kuat dan mampu menahan beban
Proses manufaktur mudah
Ketersediaan bahan baku

Alternatif material untuk rangka, anatara lain aluminium, besi dan baja.
Metode yang akan digunakan dalam penentuan material ini adalah
menggunakan skala penilaian tingkat kepentingan berdasarkan kriteria
diatas. Setelah tingkat kepentingan dari masing masing kriteria
ditentukan maka metode selanjutnya yaitu menentukan material mana
yang akan digunakan.