Anda di halaman 1dari 10

Laporan Praktikum Silvika

Medan, 4 Maret 2013


SKARIFIKASI dan PERKECAMBAHAN
Dosen pembimbing:
Kansih Sri Hartini,S,Hut,mp
Disusun Oleh:
Jhon Fery.A.Manurung
121201124
Kelompok vII
Hut 2B

PROGRAM STUDI KEHUTANAN


FAKULTAS PERTNANIAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2013

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,atas
berkatnya kita dapat melaksanakan berbagai tugas kita dan oleh Nya juga lah
saya dapat menyelesaikan laporan praktikum yang berjudul Skarifikasi dan
Perkecambahansesuai waktu yang ditentukan.
Adapun tujuan dari laporan praktikum ini adalah salah satu syarat masuk
judul yang akan datang pada praktikum silvika,program studi
Kehutanan,Fakultas Pertanian,Universitas Sumatera Utara.Laporan ini berisikan
data-data pada penelitian,tujuan,cara dan kesimpulan dari penelitian tersebut.
Dalam penyelesaian penelitian hingga pada pelaporan,penulis
mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.Oleh sebab itu saya mengucapkan
terima kasih kepada dosen pengajar yaitu ibu Kansih Sri Hartini,S.Hut,MP,pada
mata kuliah silvika.Dan para asisten praktikum yang sudah membimbing kami
dengan cukup baik.
Penulis sadar bahwa dalam laporan ini ,penulis tidak memungkinkan
untuk memaparkan hasil yang sempurna.Tapi penulis berharap bahwa laporan
ini nantinya dapat disempurnakan dengan berbapgai keritikan dan saran dari
para asisten lab.Semoga praktikum ini bermamfaat bagi orang yang
membacanya dan bagi kita semua.

Medan , Maret 2013

Penulis

DAFTAR ISI
Halaman
KATA
PENAGANTAR
I
DAFTAR
ISI
II
PENDAHULUAN
Latar
belakang
1
Tujuan
..2
TINJAUAN PUSTAKA
METODOLOGI
Waktu dan
Tempat
.6
Alat dan
Bahan..
6
Prosedur
praktikum
6
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil
..8
Pembahasan
8
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
10
Saran
..10
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kehutanan merupakan suatu pengelolaan hutan secara ilmiah
dimana dapat diambil produk berupa barang dan jasa yang dikelola dengan
prinsip hutan lestari.Dalam pasal 1angka 2UU No.41 Tahun 1999 dimana hutan
adalah suatu kesatuan ekosisem berupa hampara lahan berisi sumber daya
alam hayati yang didominisasi pepohonan dalam persekutuan alam
lingkunganya dimana yang satu dengan lainya berbeda tetapi tidak dapat
dipisahkan.
Pada biji terdapat suatu proses yang disebut perkecambahan dimana
pada proses ini adalah penentu bakal daun dan bakal akar bagi suatu
tumbuhan.Pada biji terdapat sebutan benihyang sebetulnya sama dengan biji
tetapi berbeda secara persepsi.biji belum tentu jadi benih,tetapi benih
merupakan bagian dari biji.Dalam menagani benih,semula orang hanya berfikir
asal benih sajadan akan tumbuh jika ditanam.Begitu bennih harus diperdagang
kan maka benih harus mampu diperdagangkan.Dengan adanya teknologi dapat
dijadikan lot benih homogen dan poda teknolodi penyimpanan,sehingga kedua
kriteria ini harus dapat dikuasai dengan baik.Tidak puas dengan kedua
teknologi,para penguna benih mnghendaki agar mampu mewujudkan suatu
tanaman yang homogen baik penampakan stamina sampai dengan produksinya
baik kuantitatif maupun kualitatif.kesemuanya hanya dapat mungkin jika jika
dicapai kemurnian genetik dalam lot benih.Tapi sekalipun dicapai kemurnian

genetikpad benih belum tentu menghasilkan produk yang diiginkan,apabila


benih itu tidak menunjukan vigor yang baik(Sjamsoeoed sadjad,1994)
Dengan dimulainya perkecambahan maka kita sebut itu adalah
pertumbuhan.Pertumbuhan dapat didefenisikan sebagaiakibat adanya
pembelahan sel dan organisasi-organisasi sub seluler.Pertubuhan adalah suatu
proses yang tidak dapat balik(irrefessibel)dan laju pertumbuhan dapat diukur
dengan menghitung peningkatan berat segar,berat
kering,volume,panjang,tinggi,atau luas area.Oleh karena ukuranya
bertambahdan berubah sesuai faktor genetiknya.Selanjutnya dikenal dengan
istilah morfogenesis yaitu suatu proses terbentuknya organ baru,seperti pucuk
dan akaryang diawali dengan diferensia seluler.Namun demikian,morfogenesis
tidak hanya meliputi pertumbuhan dan diferensiasi seluler,tetapi semua proses
yang identik dengan peristiwa didalam sel.
Diferensiasi seluler dimulai dengan tranformasi dari sel-sel yang
identik,yang berasal dari sel induk(progenitor),menjadi berbagai tipe sel dengan
biokimia,fisiologi dan spesialisasi strutur yang berbeda.Pada tanaman
diferensiasi dapat dapat dibalik(refesibel),terutama bila jarigan tanaman
disolasi dan dipelihara di dalam kultur in vitro.(zulkarnain,
Dormansi merupakan suatu keadaan tanaman yang
memperlihatkanlaju pertumbuhan minimal atau istrahat sama sekali/tidak
akatif.Kondisi dormansi ini umumnya terjadi pada tanaman tempperet karena
pengaruh musim dingin.gejala ini sangat jelas pada tanaman decidous,tanaman
tersebut kehilangan daunya selama musimn dingin dan tidak melakukan
aktifitas sama sekali. Dalam kondisi beku ltunas bunga atau kuncup tidak
mengalami kematian.Hal ini kenungkinan karena adanyakandungan sukrosa
yan tinngi.Keadaan dormansidikenalk ada 3 yaitu:eko,edo dan
parondensasi.Paradormansi adalah dormansi terjadi pada bagian atas bunga
selain kuncup.Ekodormancy yaitu dormansi yang dilakukan oleh perubahan
ekstrim yang kuat,sepeti kekurangan air.dan Endendormancy yaitu disebabkan
faktor fisiologis di dalam tanaman.akibat faktor ini terjadi perubahan faktor luar
seperti kebukaan(Sumeri,1998)
Dalam pertumbuhan tanaman keadaan ekologi sangatlah penting.
Dimana pertumbuhan dan perkembangan menjadi hal yang penting dimana dia
akan tumbuh.Apabila tanaman diusahakan pada lingkungan yang memenuhi
syrat tumbuhnya,dapat dipastikan tanaman tersebut akan tumbuh dan

berproduksi secara maksimal dan bila tidak memenuhi maka akan tidak dapat
tumbuh.Faktor-faktor lingkugan yang mempegaruhi pertumbuhan dan produksi
tanaman holtikulturadapat dikelompokkanatas faktor iklim(cahaya,suhu dn
keadaan udara) dan faktor medium tumbuh(tanah dan air).Adapun cahaya
adalah sumber enegi pada fotosintetis yang dimana cahaya klorofil
diserap.Suhu merupakan penentu pertumbuhan tanaman diman pada suhu
optimal maka tanaman akan tumbuh dengan baik.Keadaan udara menjadi
penting karena udara menjadi penentu pada hidup manusia dan
tumbuhan,pada tumbuhan memerlukan co2 sebagai bahan foosintetis yang
dimana dihasilkan asap kendaraan dan nafas keluaran manusia.dan manusia
memerlukan oksigen sebagai nafas kehidupan yang merupan hasil dari
fotosintetis pohon.Pada tanah yang menjadi media tumbuh tanah mengandung
bahan yang dibutuhkan tanaman
diantaranya:hidrogen,karbon,oksigen,nitrogen,fosfor,kalium,kalsium,belerang,m
agnesium dan besi.dan air adalah yang terpenting bagi tanaman karna air
sebagi sumber pengangkat unsur hara.

Tujuan
Tujuan dari praktikum silvika pada judul ketiga iniSKARIFIKASI DAN
PERKECAMBAHANadalah untuk meningkatkan perkecambahan benih dan
meningkatkan presentasi kecambah.

TINJAUAN PUSTAKA
Dengan dimulainya perkecambahan maka kita sebut itu adalah
pertumbuhan.Pertumbuhan dapat didefenisikan sebagaiakibat adanya
pembelahan sel dan organisasi-organisasi sub seluler.Pertubuhan adalah suatu
proses yang tidak dapat balik(irrefessibel)dan laju pertumbuhan dapat diukur
dengan menghitung peningkatan berat segar,berat
kering,volume,panjang,tinggi,atau luas area.Oleh karena ukuranya
bertambahdan berubah sesuai faktor genetiknya.Selanjutnya dikenal dengan
istilah morfogenesis yaitu suatu proses terbentuknya organ baru,seperti pucuk
dan akaryang diawali dengan diferensia seluler.Namun demikian,morfogenesis
tidak hanya meliputi pertumbuhan dan diferensiasi seluler,tetapi semua proses

yang identik dengan peristiwa didalam sel. Diferensiasi seluler dimulai dengan
tranformasi dari sel-sel yang identik,yang berasal dari sel
induk(progenitor),menjadi berbagai tipe sel dengan biokimia,fisiologi dan
spesialisasi strutur yang berbeda.Pada tanaman diferensiasi dapat dapat
dibalik(refesibel),terutama bila jarigan tanaman disolasi dan dipelihara di dalam
kultur in vitro.Sel-sel yang membelah diri berdiferensiasi ini dapat membelah
diri dan bila diberikan nutrisidan hormon yang tepat sel-sel dapat beregerenasi
menjadi tanaman lengkap.Jadi,sel yang berdiferensiasi masih memiliki semua
informasi genetik,suatu sifat yang diistilakan totipotensi.hal ini dikarenakanselsel berdiferensiasi dengan mengatur ekspresi gen .tidak mengubah genomny
Pada beni terjadi yang namanya proses metabolisme.Dimana proses
amfibolik yang terdiri dari katabolik dan anabolik.Metabolisme benih yang
berkaitan dengan proses kehidupan benih yang berkaitan dengan proses
kehidupan benih.Pada proses perkecambahan terdiri dari proses katabolisme
dan anabolisme.Katbolisme lebih pada simpanan bahan makanan sehingga
menghasilkan energi dan anabolismeyang menghasilkan sintesa proteinbaik
sebagi umpan ataupun untuk pembentukan sel-sel baru.Proses katabolisme dan
anabolisme terjadipada organ yang terpisah.Proses metabolisme terjadi pada
penyimpan bahan cadangans seperti endosperma dan endosperm terjadin pada
proses lembaga.Pada pross perkecambahan beni mini,kita menganggap
sepenuhnya beristirahatdan jika dipandang darisegi fisiologi angapan itu
benar.Benih ortodoks yang kering,yang berarti benih dalam keadaan seimbang
dengan kleaadaan sekitarnya sehingga berkadarv air rendah dan tidak
menunjukan fenomena tumbuh dan proses metabolismenya sangat kecil dan
ptraktis nihil.Benih yang kering memiliki peralatan yang lengkap untuk tumbuh
dan berfungsi melaksanakan berbagai reaksi biokimiawi.Jadi ,benih yang
semula istirahat dapat memp-er lihatkan kegiatan metabolisme kembali
apabila subtarat yang lembab bersentuhan dengan benih ,bahkan apabila benih
berada dalam lingkugan kelembapan nisbi udara yang cukup tinggi.reaktifitivasi
benih ditandai oleh mulai giatnya enzim metabolik,yang mendorong
terwujudnya kegiatan hidup benih.
Dormansi merupakan suatu keadaan tanaman yang
memperlihatkanlaju pertumbuhan minimal atau istrahat sama sekali/tidak
akatif.Kondisi dormansi ini umumnya terjadi pada tanaman tempperet karena
pengaruh musim dingin.gejala ini sangat jelas pada tanaman decidous,tanaman
tersebut kehilangan daunya selama musimn dingin dan tidak melakukan

aktifitas sama sekali. Dalam kondisi beku ltunas bunga atau kuncup tidak
mengalami kematian.Hal ini kenungkinan karena adanyakandungan sukrosa
yan tinngi.Keadaan dormansidikenalk ada 3 yaitu:eko,edo dan
parondensasi.Paradormansi adalah dormansi terjadi pada bagian atas bunga
selain kuncup.Ekodormancy yaitu dormansi yang dilakukan oleh perubahan
ekstrim yang kuat,sepeti kekurangan air.dan Endendormancy yaitu disebabkan
faktor fisiologis di dalam tanaman.akibat faktor ini terjadi perubahan faktor luar
seperti kebukaan(Sumeri,1998)
Ada tiga faktor cahaya yang berguna bagi tanaman diantaranya:
cahaya,kualgatlah bitas dan fotoperioditas.Pengaruh intesitas cahaya pada
tanaman sagatlah besar .jika cahaya yang diterima pada keadaan optimum
maka tanaman tersebut akan menghasilkan panen yang berlimpah.Apabila
intesitas cahaya berada pada kisaran optimu maka jumlah energi yang
dihasilkan melalui penggabungan co2 dan air menjadi sangat rendah ,sehingga
pembentukan karbohidratnya menjadi tertekan .akibatnya hasil
menurun.sementara jika berada diatas kisaran optimum maka diproleh hasil
panen kurang bagus disebapkan:1.berkurngnya kadar klorofil akibat sola risasi
sebelum daun jadi hijau kekunigan.2,meningkatnya suhu daunmembuat laju
tranpirasi meningkat dan tidak seimbang dengan laju absorsi air.dan stomata
menutup.3.tinginya intesitas cahaya dapat menyebapkan tidak aktifnya enzim
yang mengubah gula jadi pati.Adanya kualitas cahaya yang dipakai pada
tanaman berkisar300-800nmpada proses fotoreaksi.dan fotosintetis pali toleran
terhadap sempurna adalah 650nm(jingga merah)hingga
biru440nm(biru).Fotoperioditas merupakan lamanya cahaya bersinar.Pada
pembentukan karbohidrat lamanya cahaya bersinar akan semakin bagus
kareana karbohidrat dari fotosintetis semakin banyak.
Suhu permukaan tanah yang tinggi juga dapat menggangu pertubuhan
akar,sehinga menyebapkan tanaman terbakar.Suhu udara yang
extream,misalnya 46-54 derajat celcius yang dapat menyebapkan terjadinya
koagulasi protein di dalam sel sehingga

dapat berakibat fatal bagi

tanaman .Namun,sejumlah tanaman memiliki kemampuan memproduksi protei


khusus yang tahan terthadap suhu tingi sehingga tanaman tersebut toleran
terhadap suhu ekstream .Suhu udara yang otinngi juga menyebapkan laju
respirasilebih tingi daripada laju fotositetis.sehingga terjadi penyusutanjumlah
cadangan makanan.hal ini merupakan penyebab berhentinya pertumbuhan
sjumlah tanaman ketika suhu lingkugan meningkat diluar batas kewajaran(

METODOLOGI

Praktikum silvika yang berjudul skarifikasi dan perkecambahan yang


dilaksanakan pada hari Selasa ,3 April 2013,pukul 15.00 sampai 17.00
WIB.Praktikum ini dilakukan di laboratorium Ekologi Hutan,program studi
Kehutanan,Fakultas Pertaniann,Universitas Sumatera Utara,Medan.
Alat dan Bahan
Alat yang digunaka