Anda di halaman 1dari 57

Kerangka Kebijakan

Unsustainable
Energy System

solution:
energy efficiency +
renewables energies

Sustainable
Energy System

UU No. 30/2007 tentang Energi


Pasal 25: Konservasi Energi

Konservasi energi nasional menjadi tanggung jawab pemerintah, pemerintah


daerah, pengusaha, dan masyarakat.
Konservasi energi nasional mencakup seluruh tahap pengelolaan
Pengguna dan produsen peralatan hemat energi yang melaksanakan
konservasi energi diberi kemudahan/insentif oleh pemerintah
Pengguna sumber energi dan pengguna energi yang tidak melaksanakan
konservasi energi diberi disinsentif oleh pemerintah
Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan konservasi energi diatur
dengan peraturan pemerintah dan/atau pemerintah daerah

(Sumber: ESDM, 2010)

UU No. 30/2007
Tentang Energi
PP No.70/2009
Tentang Konservasi Energi
(8 Bab, 31 Pasal)

Peran
Pemerintah
(Pusat &
Daerah),
Pengusaha
dan
Masyarakat

Pelaksanaa
n
Konservasi
Energi

Pembinaan
Kemudahan,
Standar dan
dan
Insentif dan
Label
Pengawasa
Disinsentif
n

KLASTER KONSERVASI ENERGI


SUPPORTING INDUSTRY FOR ENERGY CONSERVATION (FABRICATING ENERGY EFFICIENT APPLIANCES AND MACHINERIES )

SUPPORTING (SERVICE) BUSINESS FOR ENERGY CONSERVATION


SUPPLY

RESOURCES

CLUSTER

UTILIZATION

UPSTREAM

Penyedia Energi

DOWNSTREAM

Pengguna Energi

Pengusahan/ Transformasi Energi

Commercial Sector

PROCESS/
STAGES

Energy
Resources

Exploration

Exploitation

Refining Process
/Generation

Transmission

Storage

Distribution

Household
Sector

Transport Sector

Industrial Sector

(Sumber: ESDM, 2010)

Tahap Audit Energi

TUJUAN
Identifikasi macam & biaya konsumsi energi
Memahami bagaimana energi dikonsumsi &
mungkin diboroskan
Identifikasi & analisis berbagai alternatif perbaikan
(misal perbaikan SOP & penggantian alat)
Analisis ekonomi berbagai alternatif tsb &
penentuan mana yg paling baik

proses audit energi

3
TIGA TAHAP AUDIT ENERGI
Persiapan inspeksi audit
Pelaksanaan survey
Rekomendasi audit

PERSIAPAN INSPEKSI AUDIT


Pengumpulan data awal energi
Persiapan alat
Pengenalan aspek keselamatan

Rekening listrik (konsumsi energi 12 bulan terakhir)


Denah bangunan
Daftar peralatan yang relevan (lampu, AC, dsb)
Jadual pengoperasian fasilitas (SOP)

Pengumpulan data awal energi


Persiapan alat
Pengenalan aspek keselamatan

TAHAPAN INSPEKSI AUDIT

Pertemuan pendahuluan
Wawancara audit
Initial walk-trhough tour
Pengumpulan data rinci
Identifikasi awal energy management opportunities (EMO)
Pelaporan audit energi
Energy action plan

pertemuan dengan orang-orang kunci


tentang tujuan audit energi

Pertemuan pendahuluan
Wawancara audit
Initial walk-through tour
Pengumpulan data rinci
Identifikasi awal energy management opportunities (EMO)
Pelaporan audit energi
Energy action plan

setiap yg diwawancarai
dicatat nama, jabatan, telepon/e-mail

Pertemuan pendahuluan
Wawancara audit
Initial walk-through tour
Pengumpulan data rinci
Identifikasi awal energy management opportunities (EMO)
Pelaporan audit energi
Energy action plan

mendapat gambaran umum


operasional sistem yang ditinjau,
identifikasi secara cepat EMO

Pertemuan pendahuluan
Wawancara audit
Initial walk-through tour
Pengumpulan data rinci
Identifikasi awal energy management opportunities (EMO)
Pelaporan audit energi
Energy action plan

untuk setiap hal yang diinspeksi,


data berikut yang harus dikumpulkan secara rinci:
Fungsi apa yg dijalankan suatu sistem?
Bagaimana kerja sistem tsb?
Bagaimana konsumsi energi sistem tsb?
Indikator yg menunjukkan kinerja sistem tsb?
Konsekuensi jika sistem tsb terganggu/tak berfungsi?
Bagaimana cara mengurangi konsumsi energi sistem?
Siapa yg bertanggungjawab utk O&M, perbaikan kinerja & efisiensi sistem?

Pertemuan pendahuluan
Wawancara audit
Initial walk-through tour
Pengumpulan data rinci
Identifikasi awal energy management opportunities (EMO)
Pelaporan audit energi
Energy action plan

untuk setiap hal yang diinspeksi,


data berikut yang harus dikumpulkan secara rinci:
Fungsi apa yg dijalankan suatu sistem?
Bagaimana kerja sistem tsb?
Bagaimana konsumsi energi sistem tsb?
Indikator yg menunjukkan kinerja sistem tsb?
Konsekuensi jika sistem tsb terganggu/tak berfungsi?
Bagaimana cara mengurangi konsumsi energi sistem?
Siapa yg bertanggungjawab utk O&M, perbaikan kinerja & efisiensi sistem?

Pertemuan pendahuluan
Wawancara audit
Initial walk-through tour
Pengumpulan data rinci
Identifikasi awal energy management opportunities (EMO)
Pelaporan audit energi
Energy action plan

Selama inspeksi audit


perlu terus dicari & dicatat dg cermat EMO

Perlu pengetahuan luas


ttg ketersediaan teknologi lain
yg punya fungsi sama tapi
dg konsumsi energi yg lebih rendah

Pertemuan pendahuluan
Wawancara audit
Initial walk-through tour
Pengumpulan data rinci
Identifikasi awal energy management opportunities (EMO)
Pelaporan audit energi
Energy action plan

Executive Summary
Daftar Isi
Pendahuluan

Tujuan audit energi


Deskripsi Fasilitas
Aliran material & deskripsi produk/jasa,
dimensi, konstruksi, tata letak fasilitas, jam operasi,
daftar peralatan & spesifikasinya
Analisis Rekening Energi
Tabel & grafik konsumsi energi & biaya,
Diskusi konsumsi energi & rekening energi
Energy Management Opportunities
Daftar potensi EMO,
Analisis biaya & penghematan,
Evaluasi ekonomi
Rencana Aksi Energi
Pertemuan pendahuluan
Wawancara audit
Rekomendasi EMO & jadual implementasi
Initial walk-through tour
Rancangan program monitoring energi
Pengumpulan data rinci
Kesimpulan
Identifikasi awal energy management opportunities (EMO)
Pelaporan audit energi
Energy action plan

Tata Cahaya

Foto: Endaryatna
dkk.

Data Peralatan Tata Cahaya Gedung ...


Ruangan
GS 103
GS 2.01 A
GS 2.01 B
GS 2.01 C
GS 2.02
GS 2.03
GS 2.04
GS 2.05
GS 2.06
GS 2.07
GS 2.08
GS 2.09
GS 2.10
GS 2.11
GS 2.12
GS 2.13
Kantor Laboran
Ruang Logistik
Ruang Penggandaan
Ruang Dapur
Kantor Bank Niaga
Ruang Tunggu
Dosen
Ruang Dosen
Bagian Umum
Ruang Seminar
Ruang Makan
Ruang Pimpinan
Selasar dan Taman
Toilet Mahasiswa
TOTAL

TL
36 W
4
15
21
20

TL
18 W

TL
32 W
6

TL
20 W

CFL
18 W

CFL
11 W

PIJAR
25 W

PIJAR
40 W

31
17
14
16
14
2
2
17
13

11
16

3
3
15
2

1
8

4
50
36

1
7
3
60

16
1
180

16
50
4
235

4
2

2
23

8
9

34

10

41

88

36

20

Data Tingkat Pencahayaan Ruangan Gedung ...


DATA PENGUKURAN ILUMINASI RUANGAN LANTAI BASEMEN
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26

Ruang
Warpostel
Pusat Informasi Obat
R. Registrasi
R. EDP
R. keuangan
Toilet pria
Toilet wanita
Kantin
Lembaga Eksekutif Mahasiswa
Koperasi
Lab. lingkungan
Kantor lab.lingkungan
Lab.rancang bangun
Kantor Lab.Teknologi bahan
Lab.Teknologi bahan
Lab.mekanika tanah
Kantor Lab.mekanika tanah
Kelas Lab mekanika tanah
R.Perbekalan/Rumah Tangga
Toilet
Panel Listrik
kantor Lab. jalan raya
R. kelas jalan raya
Lab.jalan raya
Perpus Jalan raya
Lab. Ukur tanah

Siang
Illuminasi
Cuaca
223
Cerah
148
Cerah
344
Cerah
295
Cerah
249
Cerah
13.3
Cerah
100
Cerah
205
Cerah
446
Cerah
210
Cerah
381
Cerah
190
Cerah
163
Cerah
170
Cerah
503
Cerah
205
Cerah
297
Cerah
460
Cerah
384
Cerah
35
Cerah
240
Cerah
73
Cerah
326
Cerah
230
Cerah
275
Cerah
256
Cerah

DATA PENGUKURAN ILUMINASI


GEDUNG UTARA LANTAI DUA
Kuat Penerangan (Lux)

No
.

Nama Ruangan

Tangga

Koridor lt. 2 bag. Utara

Tanpa
Lampu

Dengan
Lampu

1775

2126

116800

131000

Kamar Melati 226

385

4986

Kamar Melati 225

356

4870

Kamar Melati 224

328

4590

Kamar Melati 223

245

3750

Kamar Melati 222

251

3450

Kamar Melati 221

276

3680

Toilet Flamboyan Meet. Room

5430

5960

10

Flamboyan Meeting Room

53

342

11

Koridor lt. 2 bag. Selatan

105200

125500

12

Kamar Melati 212

1035

1290

13

Kamar Melati 214

80

174

14

Kamar Melati 215

24600

29000

15

Kamar Melati 216

4620

4750

16

Kamar Melati 217

251

3450

17

Kamar Melati 218

63500

125300

18

Jembatan lt. 2

46900

Gambar Luminasi Lantai 2 Ruang Ketua Hukum


Pintu kaca

721

583

670

960

576

528

581

6721

568

532

789

825

507

440

612

832

862

729

1302

642

550

1524

670

705

698

721

726

859

1055

1413

639

694

686

762

746

750

936

1245

dinding

Keterangan
Skala Lux
:1
Lampu Yang Hidup : 11*40 W (Lampu TL)
Cuaca
: Berawaan
Pukul
: 14.45 WIB

Gambar Luminasi lantai 2 Ruang Kuliah

240

177

131

97

70

63

40

33

254

166

126

121

90

78

42

38

197

132

132

123

81

75

52

41

225

133

116

82

85

70

56

53

261

136

108

82

92

73

63

58

223

117

115

81

81

79

70

58

245

118

92

85

83

78

77

61

237

97

101

86

88

73

77

71

187

72

89

75

80

68

65

63

160

42

68

70

78

67

67

60

35

40

60

64

73

70

60

23

Keterangan
Skala Lux
: 10
Lampu Yang Hidup : 10*40 Watt (Lampu TL)
Cuaca
: Berawan
Pukul
: 14.00 WIB

Tabel Tingkat Pencahayaan Standar

Jenis Pekerjaan
Pencahayaan pada
daerah yang jarang
dipergunakan

Pencahayaan di dalam
ruang umum

Pencahayaan untuk
pekerjaan yang teliti

Lux

Keterangan

20

Iluminasi minimum

50

Parkir dan daerah sirkulasi di dalam ruangan

100

Kamar hotel/kamar mandi

200

Membaca dan menulis yang jarang dilakukan,


dapur, restoran

350

Pencahayaan umum untuk perkantoran,


pertokoan, membaca dan menulis

400

Ruang gambar

750

Pembacaan untuk koreksi tulisan

1000

Gambar yang sangat sulit

2000

Pekerjaan secara rinci dan presisi

Sumber : Departemen Pekerjaan Umum, Standar Tata Cahaya Perencanaan Teknis


Konservasi Energi Pada Bangunan Gedung, 1993.

Gambar Luminasi lantai 1 Ruang Sidang (LabHukum)


timur
401

509

507

534

489

448

357

276

571

587

574

601

594

595

502

368

413

572

641

648

663

610

562

501

556

591

623

624

576

527

469

354

Keterangan :
Memenuhi Standar DPU

304

494

543

558

529

511

593

432
Tidak Memenuhi Standar DPU

Incandescent Lamp

Fluorescent Lamp

HID Lamp

Pengkondisian Udara

awa masuk bangunan dan dikeluarkan memakai

sif
ar masuk bangunan melalui lobang jendela, dll
bedaan tekanan dan suhu

agian pinggir bangunan memakai ventilasi natura


gian pusat bangunan memakai ventilasi mekanik

macam ventilasi

Bisa menjadi pilihan yg paling efektif dari segi biaya


Karena dg design yg tepat bisa menggantikan ventilasi mekanis
shg mereduksi biaya konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan.

cross ventilation

stack ventilation

Udara mengalir ke atas


akibat perbedaan suhu dan tekanan

ventilasi natural

Memasukkan udara
dr sisi bawah bangunan
& mengeluarkan
kontaminan lewat
sisi atas bangunan

Contoh Natural/Passive Ventilation

Menempatkan
ventilasi udara dingin
pada sisi bangunan
yang menimbulkan
terjadinya
pertukaran.

Dengan ruang udara


di bawah, dapat
diperoleh pendinginan
sensibel.

Memakai model
atap tinggi di
musim panas
dan cerobong
termal untuk
mempercepat
aliran udara.

Turbin angin
dapat
digunakan
untuk
meningkatkan
laju ventilasi
ruangan.

Contoh Natural/Passive Ventilation


perubahan kecepatan dan tekanan

in

out

hisap

mekanis

natural

ventilasi campuran

Energy Monitoring

Audit Energi: potret masa lalu konsumsi energi


Analisis ekonomi: salah satu alat rekomendasi

Target konsumsi energi

Monitoring konsumsi energi

Economic Analysis & Life Cycle Costing

Potensi EMO

(energy management opportunities)

Analisis efektifitas dari sisi biaya

Rekomendasi implementasi

Potensi EMO

(energy management opportunities)

Analisis efektifitas dari sisi biaya


Biaya-biaya:
Akusisi (diperlukan utk persiapan aktifitas)
Terdiri atas: biaya pembelian, instalasi, ijin,
Rekomendasi implementasi
& berbagai aktivitas persiapan lainnya
Utilisasi (utk operasi rutin & pemeliharaan)
Langsung: tenaga & bahan
Tidak langsung: energi, staf pendukung, cleaning
Disposal
Muncul di akhir umur kegunaan fasilitas;
Dibongkar utk dimusnahkan atau
dijual kembali utk berbagai keperluan (salvage value)

Cash Flow
Contoh
Harga heat pump $ 10.000
Penghematan energi per thn selama 20 thn $ 2500
Biaya pemeliharaan per thn selama 20 thn $ 500
Salvage value pd akhir thn ke-20 $ 500

dalam bentuk diagram

dalam bentuk tabel

Berfungsi utk
memvisualisasikan
biaya &
pendapatan
suatu
proyek/kegiatan

Simple Payback Period (SPP) Cost Analysis


Periode yg dibutuhkan utk mengembalikan
Investasi awal melalui penghasilan selama proyek
SPP =

investasi awal
pemasukan tahunan

Contoh
Harga heat pump $ 10.000
Penghematan energi per thn selama 20 thn $ 2500
Biaya pemeliharaan per thn selama 20 thn $ 500
Salvage value pd akhir thn ke-20 $ 500

SPP =

10.000
(2500 500)

SPP = 5 tahun

Kelebihan:
Sederhana & mudah dipahami oleh manajemen & karyawan
Memberi informasi kasar ttg nilai/manfaat suatu proyek
Kelemahan:
Tidak meninjau time value of money

Mana yg biasa dipilih: diberi $ 1000 sekarang atau $ 1000 setahun lagi?

Kebanyakan akan memilih sekarang.


Karena diyakini bahwa $ 1000 lebih bernilai dibanding $ 1000 setahun lagi.
Sebab:
1. Bunga (= opportunity cost; jika disimpan di bank atau diputar utk usaha)
2. Inflasi

Perlu diingat:
Pembiayaan (misal investasi) biasa muncul dimuka,
Sedang manfaat (misal penghematan) muncul kemudian di belakang

Fn = P + I n
Fn = future value of money at the end of the nth year
P = present value of money
In = interest accumulated over n year
n = number of years between P & F

Bunga: 1. simple
2. compound (bunga berbunga)

Discounted Cash Flow Method

Simple Interest

I=Pxnxi
Fn = P + In = P + P x n x I = P(1 + n x i)

Suatu perusahaan meminjam $ 10.000


dan diangsur selama 5 thn dg perhitungan simple interest 18%/thn.
Berapa total yang hrs dibayar?
Total bunga yg hrs dibayar = $ 10.000 x 5 thn x 0,18/thn = $ 9000
Total yg hrs dibayar = $ 10.000 + $ 9000 = $ 19.000

Suatu perusahaan meminjam $ 10.000


dan diangsur selama 5 thn
dg perhitungan compound interest 18%/thn.
Berapa total yang hrs dibayar?

Compound Interest

Tahun

A
Nilai di awal tahun

B =Ax i
Bunga di akhir tahun

C =A+ B
Total di akhir tahun

P
$ 10.000

Pxi
$ 10.000 x 0,18 = $ 1.800

P+Pxi
$ 11.800

P+Pxi
$ 11.800

(P + P x i) x i
$ 11.800 x 0,18 = $ 2.124

$ 13.924

3
4
5

bandingkan dg cara simple interest !

Simple Interest

Fn = P + In = P + P x n x I = P(1 + n x i)

Compound Interest

Fn = P + In = P x (1 + i)n

Angsuran bulanan =

Fn / (n x 12 bulan)

Discounted Cash Flow Method

Net Present Value Method


Suatu perusahaan menyimpan $ 37.000 di bank.
Jika tingkat bunga 8% per tahun, maka
total uang perusahaan tsb di akhir tahun ke-1 ?

= 37.000 + (37.000 x 0,08)


= $ 39.960

total uang perusahaan tsb di akhir tahun ke-2 ?


total uang perusahaan tsb di akhir tahun ke-5 ?

= 39.960 + (39.960 x 0,08)


= $ 43.156,8

Fn = P (1 + i)n
F5 = 37.000(1+0,08)5
F5 = $ 54.365,14

Discounted Cash Flow Method

Net Present Value (NPV) Method


Suatu perusahaan menyimpan $ 37.000 di bank.

Jadi,
Jika tingkat bunga 8% per tahun, maka
dlm 5 thn uang perusahaan tsb
yg awalnya $ 37.000 akan menjadi $ 54.365,14.
total uang perusahaan tsb di akhir tahun ke-1 ?
uang
perusahaan tsb di akhir tahun ke-2 ?
Dgtotal
kata
lain,
total$ uang
perusahaan
di akhir
tahun ke-5 ?
nilai
54.365,14
pada tsb
5 thn
mendatang
sama dengan $ 37.000 saat sekarang.
(asumsi tingkat bunga 8% per tahun)

= 37.000 + (37.000 x 0,08)


= $ 39.960
= 39.960 + (39.960 x 0,08)
= $ 43.156,8

Fn = P (1 + i)n

Fn = P x (1 + i)n

F5 = 37.000(1+0,08)5
F5 = $ 54.365,14

P = Fn x (1 + i)-n
discount factor (DF)

contoh tabel discount factor

P = Fn x DF

contoh aplikasi

net present value


(NPV)
Makin besar NPV
= makin atraktif

project 2 dipilih

life span

Smart Building Technologies for Green Building and Area

Tugas :
1. Audit Energi Listrik hingga tahap
konservasi (bandingkan sebelum dan
setelah)
2. Desain Rumah/Kantor Berbasis Sumber
Energi Terbarukan (PV Array) dengan
beban yang sudah disesuaikan dengan
tahapan konservasi
3. Satu tim ; dua orang
4. Tanggal 13 Mei (wajib kumpul laporan,
siap bahan presentasi)
5. Laporan akhir yang sudah revisi, untuk
UAS