Anda di halaman 1dari 22

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

PEMANFAAATAN KULIT BUAH NAGA MENJADI SIRUP SEBAGAI


ALTERNATIF ALAMI PENCEGAH PECAHNYA PEMBULUH DARAH

BIDANG KEGIATAN:
PKM KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh:
Ari Yelsa Julio

201231078

Tahun Angkatan 2012

Inas Suha Lailah Q.

201431028

Tahun Angkatan 2014

Kiky Yulia P.

201431224

Tahun Angkatan 2014

SEKOLAH TINGGI TEKNIK PLN


JAKARTA
2014

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
RINGKASAN
HALAMAN PENGESAHAN

i
iii
iv

BAB I PENDAHULUAN
A. JUDUL
B. LATAR BELAKANG
C. PERUMUSAN MASALAH
D. TUJUAN PENELITIAN
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
F. KEGUNAAN

1
1
2
2
2
2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


A. KANDUNGAN BUAH NAGA DAN MANFAATNYA
B. KONDISI UMUM LINGKUNGAN
C. PELUANG USAHA DAN KELAYAKAN
D. TARGET PASAR
E. ANALISIS EKONOMI

3
3
3
4
5

BAB III METODE PENELITIAN


A. ALUR KEGIATAN
B. ALAT DAN BAHAN
C. LANGKAH KERJA

6
7
7

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


BIAYA
JADWAL KEGIATAN

9
9

DAFTAR PUSTAKA

10

Lampiran1.BiodataKetua Dan Anggota


Lampiran2.JustifikasiAnggaranKegiatan
Lampiran 3.SusunanOrganisasi Tim Peneliti Dan PembagianTugas
Lampiran 4.SuratPernyataanKetuaPeneliti

11
15
17
18

RINGKASAN
Proposal inibertujuanuntukmembuatsuatuproduk minuman yaitu sirup
dengan memanfaatkan limbah kulit buah naga. Sirup kulit buah naga ini berguna
untuk mencegah dan mengobati beberapa penyakit, salah satu yang paling utama
adalah mencegah pecahnya pembuluh darah. Pecahnya pembuluh darah ini
merupakan kejadian yang sangat membahayakan karena bida menyebabkan stroke
hingga kematian. Cara pembuatan sirup ini adalah dengan pengekstrakan kulit
buah naga dengan cara merebus kulit buah naga dengan menambahkan zat
tambahan alami berupa gula jagung dan kemudian penyaringan dari endapanendapan. Selanjutnya dilakukan pasteurisasi dengan suhu 60-70 untuk
mematikan mikroba-mikroba yang bersifat patogen. Lalu dilakukan pengemasan.
Sirup buah naga ini terbuat dari bahan alami, sehingga dapat bertahan bermingguminggu, atau berbulan-bulan jika dimasukkan dalam lemari pendingin. Metode
yang akan dilakukan adalah dengan melakukan tinjauan pustaka, wawancara,
perancangan, pembuatan produk, hingga ujicoba. Diharapkan luaran dari produk
proposal ini dapat digunakan secara massif yang nantinya akan bisa
menguntungkan masyarakat luas untuk lebih memanfaatkan limbah dan menjaga
kesehatan pula.

ii

PENGESAHAN PKM KEWIRAUSAHAAN


1. JudulKegiatan
: Pemanfaatan Kulit Buah Naga
menjadi Sirup sebagai Alternatif
Alami Pencegah Pecahnya
Pembuluh Darah
2. BidangKegiatan
: PKM-K
3. KetuaPelaksanaKegiatan
a. NamaLengkap
:Inas Suha Lailah Qodriyah
b. NIM
:201431028
c. Jurusan
: S1 TeknikInformatika
d. Universitas/Institusi/Politeknik
:SekolahTinggiTeknik - PLN
e. AlamatRumahdan No Tel./HP
:Jl. H. Abdullah no.40 RT. 14/RW.
01, Duri Kosambi, Cengkareng,
Jakarta Barat
f. Alamat email
:inassuha@ymail.com
4. AnggotaPelaksanaKegiatan/Penulis
:
2
orang
5. DosenPendamping
a. NamaLengkapdanGelar
:Rahma Farah Ningrum, S.Kom,
M.Kom
b. NIDN
:0415078201
6. AlamatRumahdan No Tel./HP
:BiayaKegiatan Total
a. Dikti
: Rp. 6.352.000,b. .. ( Sumber Lain )
: Rp. 7. JangkaWaktuPelaksanaan
:
5
bulan
Jakarta, 19September 2014
Menyetujui
Ketua Jurusan

( Luqman, ST., MKom )


NIP.

Ketua Pelaksana Kegiatan

( Inas Suha L.Q. )


NIM. 201431028

Wakil Ketua
Bidang III Kemahasiswaan

Dosen Pendamping

( Ir. Bambang Isti Eddy, MM )


NIP. 1951.2009.09.A

( Rahma Farah N., S.Kom, M.Kom )


NIP.

iii

BAB I
PENDAHULUAN
A.

JUDUL
Pemanfaatan Kulit Buah Naga menjadi Sirup Sebagai Alternatif Alami
Pencegah Pecahnya Pembuluh Darah
B.

LATAR BELAKANG
Masalah kesehatan adalah masalah yang masih kompleks yang terjadi di
dalam masyarakat. Tak hanya terjadi di dalam kalangan masyarakat yang
mempunyai finansial tinggi, namun masalah kesehatan juga sering menyerang
masyarakat yang berfinansial rendah. Faktor faktor yang memengaruhi
masalah kesehatan juga beragam. Diantaranya faktor lingkungan, faktor
finansial, dan faktor pelayanan kesehatan.
Banyak sekali jenis-jenis penyakit yang dialami masyarakat Indonesia.
Penyakit-penyakit dengan nilai penderita tertinggi adalah penyakit gigi dan
mulut, gangguan refraksi dan penglihatan, Infeksi Saluran Pernafasan Atas
(ISPA), gangguan pembentukan darah dan imunitas, penyakit saluran cerna,
termasuk hipertensi, diabetes, jantung, dan yang paling tinggi adalah kanker.
Melihat kenyataan bahwa banyak sekali jenis penyakit yang menyerang
masyarakat dan tingkat keseriusan penyakit tersebut, munculah berbagai cara
untuk mencegah dan mengobati penyakit tersebut. Di zaman modern seperti ini
seiring masuknya globalisasi, banyak sekali kecanggihan alat ataupun obatobat kimiawi yang dapat mencegah ataupun mengobati penyakit-penyakit di
atas.
Namun sedikit demi sedikit dengan mulai berkembangnya obat-obat
fitoterapi dan semakin berkembanganya perusahaan obat tradisional di
Indonesia menunjukkan bahwa penduduk Indonesia semakin menyadari
pentingnya gerakan back to nature dan mengetahui efek samping dari
penggunaan bahan kimia pada obat-obatan. Apalagi mengetahui bahwa
kekayaan hayati di negeri Indonesia ini banyak memiliki khasiat dan fungsi
sebagai sumber pangan dan menunjang vitalitas tubuh, serta dapat mencegah
dan mengobati suatu penyakit. Salah satu kekayaan hayati negeri ini adalah
buah naga.
Tidak dipungkiri lagi jika buah naga kaya akan khasiat apalagi untuk
kesehatan. Di Indonesia sendiri belakangan buah naga banyak dibudidayakan
dan hasilnya diimpor sampai luar negeri. Banyak penelitian yang mengungkap
manfaat dari buah naga, tapi siapa sangka ternyata selain daging buahnya, kulit
dari buah naga juga memiliki banyak khasiat yang dapat mengobati beberapa
jenis penyakit. Maka dari itu kulit buah naga yang biasanya sering dibuang
dan dianggap limbah ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai obat.

Dengan demikian diharapkan nantinya dapat meningkatkan kesadaran


masyarakat untuk lebih serius melakukan pemanfaatan kulit buah naga, karena
disamping dapat meningkatkan penghasilan juga turut bermanfaat
menyediakan produk yang membantu menyehatkan masyarakat.
C. PERUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang diatas, maka permasalahan tersebut dapat dirumuskan
sebagai berikut:
1. Apa saja kandungan di dalam kulit buah naga?
2. Apa saja manfaat kulit buah naga dalam segi kesehatan?
3. Bagaimana cara memanfaatkan kulit buah naga menjadi obat untuk
berbagai penyakit?
D. TUJUAN PROGRAM
Tujuan dari penelitian ini adalah:
1. Untuk mengathui kandungan kulit buah naga.
2. Untuk mengetahui manfaat kulit buah naga dalam segi kesehatan.
3. Untuk mengetahui cara memanfaatkan kulit buah naga untuk
mengobati berbagai penyakit.
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Manfaat dari penelitian ini adalah:
1. Meningkatkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan.
2. Menciptakan inovasi baru dalam memanfaatkan limbah organik.
3. Menghasilkan artikel yang bermanfaat bagi pembelajaran dari hasil
penelitian yang telah dilakukan.
4. Menghasilkan suatu produk dari pemanfaatan kulit buah naga.
F. KEGUNAAN PROGRAM
a. Dapat menjadikan usaha baru untuk dikembangkan dalam
berwirausaha.
b. Dapat menghasilkan produk baru.
c. Dapat mengurangi polusi limbah.
d. Dapat mengonsumsi buah naga secara sempurna dengan
memanfaatkan pula kulit buahnya.

BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
A. Kandungan Kulit Buah Naga dan Manfaatnya

1.
2.

3.
4.
5.

Berdasarkan uji klinis, ternyata tak hanya daging buah naga yang
menyimpan sejuta khasiat. Kulitnya yang cerah dan cenderung bersisik
juga diketahui mengandung senyawa aktif seperti pentacyclic, triyepene,
taraxast 20ene 3aol dan juga taraxast 12,20(30)dien 3aol. Kedua senyawa
ini sangat ampuh menjaga serta melindungi kelenturan pembuluh darah.
Bahkan keampuhan ini menyamai obat Troxerutin yang dikenal sebagai
obat berbahan kimia yang digunakan untuk melindungi pembuluh darah
mikro. Obat ini banyak beredar di pasaran dan populer digunakan untuk
mereduksi potensi pembuluh darah pecah. Dengan ditemukannya
kandungan pada kulit buah naga ini, tentu akan menjadi alternatif alami
untuk mencegah pecahnya pembuluh darah.
Berikut manfaat lain dari kulit buah naga :
Kulit buah naga juga berkhasiat untuk membasmi sel-sel kanker atau tumor
ganas yang bersarang pada tubuh.
Dengan kandungan vitamin C nya yang tinggi, kulit buah naga merah
membantu menjaga kesehatan kulit, bahkan buah dan kulitnya juga bisa
digunakan sebagai bahan lulur.
Sebagai sumber pewarna alami makanan yang menghasilkan warna merah dari
pigmen antosianin.
Mencegah diabetes dan penyakit jantung.
Sebagai alat pendeteksi makanan yang mengandung boraks dan formalin.

B. Kondisi Umum Lingkungan


Akhir-akhir ini, buah naga semakin marak di kalangan masyarakat. Melihat
warna buahnya yang cukup tajam dan juga kesegaran rasa buahnya, membuat
masyarakat semakin tertarik untuk mengonsumsi buah ini. Namun masyarakat
masih mengonsumsi buah naga ini secara tidak sempurna. Mereka hanya
memanfaatkan daging buahnya saja. Masyarakat pada awamnya masih belum
menyadari dan masih belum mengerti jika kulit buah naga yang mereka anggap
limbah dan kemudian mereka buang itu ternyata memiliki manfaat yang besar
untuk kesehatan mereka.
C. Peluang Usaha dan Kelayakan
1. Peluang Usaha
Produk minuman berupa sirup telah banyak dikenal dan dikonsumsi
masyarakat. Sirup disukai masyarakat berbagai usia terlebih lagi anak-anak
karena rasanya yang manis dan ditambah kesegarannya jika ditambahkan es di

dalam larutan sirup. Melalui inovasi berupa sirup kulit buah naga yang memilki
kandungan yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia serta
rasanya yang manis dan segar diharapkan akan meningkatkan konsumsi
masyarakat terhadap sirup ini. Karena dalam usaha memiliki prinsip
mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dari modal yang sekecilkecilnya. Jadi dengan bahan baku utama buah kulit buah naga yang mana
bahan baku tersebut memanfaatkan limbah maka biaya produksi dapat
diminimalisasi namun mendapat keuntungan yang maksimal. Kelayakan dalam
suatu usaha tidak terlepas dari berbagai faktor ketersediaan bahan baku, target
konsumen, dan lain sebagainya.
2. Kelayakan usaha
Kelayakan usaha berdasarkan pada analisa SWOT (Strenghth, Weakness,
Opportunity, Threats ) :
Strenghths ( kekuatan )
Kualitas dari sirup kulit buah naga ini terjamin, karena dalam proses
pembuatannya diutamakan kebersihan dan kesehatan.
Kealamian dari sirup ini juga terjamin, karena terbuat dari 100 %
bahan alami, tanpa bahan kimia baik pengawet, pewarna, maupun
pemanis buatan.
a. Weakness (kelemahan)
Tidak tahan lama karena tanpa pengawet.
b. Opportunity
Kondisi masyarakat yang semakin konsumtif dan melihat tidak
bergunanya limbah kulit buah naga di mata masyarakat.
Permintaan pasar yang semakin meningkat terhadap obat yang alami.
c. Threats (ancaman)
Munculnya produk baru yang lebih unggul.
Kenaikan harga bahan baku.
D.Target Pasar
Dalam menentukan siapa target pasar produk sirup kulit buah naga ini, perlu
diketahui siapa yang berkemungkinan besar menjadi pembeli atau pelanggan
produk ini dilihat dari manfaat produk. Karena produk ini mempunyai khasiat
untuk mencegah pecahnya pembuluh darah, mengobati diabetes, mengobati
jantung, dan mencegah tumor serta kanker, maka target pasar yang cukup tepat
adalah para penderita penyakit-penyakit tersebut. Akan tetapi tidak hanya pasien
yang menderita penyakit tersebut saja yang bisa menjadi konsumen produk ini.
Konsumen juga bisa disasarkan pada masyarakat yang berumur remaja dan
dewasa, karena penderita penyakit-penyakit tersebut di atas paling tinggi adalah
orang yang sudah tua. Meskipun tidak menutup kemungkinan anak kecil
terserang penyakit tersebut. Melihat manfaat lain yang mana produk ini juga dapat

menghaluskan kulit, maka target pasar tentunya adalah kaum wanita yang sangat
memperhatikan masalah penampilan. Ditambah maraknya gerakan back to
nature sehingga kaum wanita mulai banyak yang memilih menggunakan bahan
alami untuk mempercantik diri mereka. Dengan target pasar yang tepat, maka
pemasaran produk juga berjalan lancar.
E. Analisis Ekonomi
Dalam pembuatan 1 botol sirup yang berukuran 580 ml dibutuhkan 1,5kg
buah naga.
1 botol( 580ml)
1,5kg kulit buah naga
250gr gula
3 liter air

1,5kgx@Rp.15.000
=Rp. 22.500,-

0,25kgx@Rp.10.000
=Rp. 2.500,-

Rp. 3000,-

Jika dilihat dari bagan tersebut, dapat diketahui bahwa jika 1 botol yang
berukuran 580ml dengan bahan baku 1,5kg kulit buah naga yang seharga
Rp.22.500,- , gula pasir 250gr seharga Rp.2.500,- dan air sebanyak 3 liter yang
seharga Rp. 3.000,- maka didapatkan total harga Rp. 28.000,-. Rp.28.000,menghasilkan 580 ml, jika dihitung artinya 1mL mempunyai harga Rp.49,-.
Dalam suatu produksi akan dikemas dengan jumlah botol sebanyak 20
yang masing-masing botol terdiri dari 330mL. Maka biaya pengeluaran per botol
(330mL) yaitu sejumlah Rp. 16.170,-. Jika dihitung 20 botol berarti 20 botol x Rp.
16.170,- = 323.400,-. Ditambah dengan biaya gas sebesar 15.000,- . berarti total
produksi untuk bahan habis pakai adalah Rp. 338.400,Dalam proses penjualan, satu botol (330mL)akan dijual dengan biaya
Rp.20.000,- maka keuntungannya adalah Rp. 61.600,- atau Rp. 3.080,- per botol.
Karena produksi ini setiap hari menghasilkan 20 botol, berarti biaya pengeluaran
untuk sebulan adalah 600 botol x Rp. 16.170,- = Rp. 9.702.000,- ditambah biaya
susut alatnya sebesar Rp. 100.000,- = Jadi total pengeluaran sebulan Rp Rp.
9.802.000,-. Untuk pendapatannya yaitu 600 botol x Rp. 20.000 =Rp.
12.000.000,-. Jadi keuntungan per bulan sejumlah Rp. 2.198.000,-.
Adapun keseluruhan modal yang dikeluarkan di awal pendirian usaha meliputi
peralatan, bahan habis pakai, transportasi, sewa tempat, seminar adalah Rp.
6.252.000,-. Jadi untuk mengembalikan modal membutuhkan waktu sekitar 2-3
bulan.

BAB III
METODE PENELITIAN
A. Alur Kegiatan Penelitian

Gambar 2. Alur Kegiatan Penelitian


Tahap I. Mulai. Proses awal ketika merancang kegiatan penelitian dalam
memanfaatkan limbah kulit buah naga.
Tahap II. Pengumpulan data dan informasi. Studi Pustaka : Mencari,
membaca, dan memahami tentang kulit buah naga dari buku, literatur maupun
internet.
Tahap III. Tinjauan Pustaka. Pada tahap ini, penulis mencoba mempelajari dan
memahami teori dan data yang diunduh dari internet untuk persiapan dalam
pembahasan serta penulis melakukan wawancara ke senior-senior dan dosen
yang ahli.
Tahap IV. Pembahasan. Dimulai dari perancangan sampai pembuatan produk.
Jika pada tahap uji coba hasil yang diperoleh tidak sukses maka penelitian
kembali pada tahap pembuatan produk dengan melakukan konsultasi
sebelumnya, apabila produk berhasil maka akan lanjut pada seminar.
Tahap V. Seminar. Disini penulis melakukan seminar terhadap apa yang
berhasil diujicobakan.
Tahap VI. Selesai. Kegiatan telah selesai.

B. Alat dan Bahan


Alat :
1. Kompor gas
2. Panci 2 buah
3. Timbangan
4. Pengaduk
5. Pisau
6. Sendok
7. Gas LPG
8. Pemanas

1.
2.
3.

Bahan :
Kulit Buah Naga
Gula pasir
Air

C. Langkah Kerja
Berikut adalah bagan langkah pembuatan sirup kulit buah naga dan
penjelasannya :
Pemilihan, pengupasan
pencucian

Pengekstrakan
Kulit buah naga

Pencampuran ekstrak kulit


buah naga dengan larutan gula

Pengemasan

1.
2.
3.

4.

Pasterisasi

Perebusan gula

Sirup kulit buah


naga

Penjelasan dan cara kerja masing-masing bagian:


Memilih buah naga yang masih segar dan kulitnya yang bersih
Mengupas buah naga kemudian mengambil bagian kulitnya lalu mencuci kulit
buah naga tersebut.
Mengesktrak kulit buah naga tersebuat dengan menggunakan alat pengepres.
Selanjutnya melakukan pemanasan (perebusan) terhadap kulit buah naga
tersebut. Dalam kurun waktu sekitar 3 jam larutan kulit buah naga tersebuat
akan mengental.
Menyiapkan bahan lain berupa gula jagung. Melarutkan gula jagung dalam air
secukupnya dengan perbandingan 1:1.

5. Mencampur kkstrak kulit buah naga yang telah dimasak dengan larutan gula
jagung. Komposisi buah naga yakni 80%kulit buah naga, 10% gula jagung,
dan 10% air.
6. Mengemas campuran sirup yang telah jadi dalam botol kaca isi 580 ml dengan
penutupnya.
7. Pasturisasi dilakukan dengan cara dipanaskan 60 - 70. Selama 30 menit.
Tujuan dari pasturisasi ini adalah untuk mematikan mikroba-mikroba yang
bersifat patogen.
8. Sirup kulit buah naga siap dikonsumsi dengan melarutkan sirup tersebut
dengan air. Sirup yang dibuat tidak menggunakan perasa atau pewarna,
sehingga rasa dan warna yang dihasilkan memang original atau natural.

BAB IV
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 BIAYA
Spesifikasi

Biaya

Peralatan penunjang PKM

Rp.

1.615.000,-

Bahan habis pakai

Rp.

2.737.000,-

Perjalanan

Rp.

200.000,-

Lain-lain

Rp.

1.800.000,-

Total

Rp. 6.252.000,-

4.2 JADWAL KEGIATAN


No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Kegiatan
Mengadakan observasi
terhadap bahan yang
akan dipergunakan
Pengumpulan data dan
informasi berupa materi
Persiapan alat dan bahan
Mengadakan
perancangan
Pembuatan produk
Uji Coba
Persiapan laporan
Pembuatan Laporan
Seminar
Pengiriman Laporan dan
dokumentasi

Bulan
3

10

DAFTAR PUSTAKA
sehatcenter.com/manfaat-khasiat-kulit-buah-naga-untuk-kesehatan/
nabiungkangkung.blogspot.nl/2014/01/pengertian-sirup.html?m=1
artikelmanfaatbuahnaga.blogspot.nl/2013/04/manfaat-kulit-buah-naga.html?m=1
id.m.wikipedia.org/wiki/Buah_naga
buahnagasuperred.wordpress.com/sejarah-buah-naga/
shoreaaugustaa.blogspot.nl/2013/12/pemanfaatan-daun-sirih.html?m=1

11

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing


1. Biodata Ketua

1
2
3
4
6
7

A. Identitas Diri
Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM
Tempat, tanggal lahir
E-mail

Inas Suha Lailah Qodriyah


Perempuan
S1 Teknik Informatika
201431028
Surakarta, 23 Februari 1996
inassuha@ymail.com

B. Riwayat Pendidikan

Nama Instansi
Jurusan
Tahun masuk-lulus

SD
MI
Boyolali

SMP
SMA
Negeri SMP Negeri 5 SMA
Negeri
Boyolali
Boyolali
IPA
2007-2010
2010-2012
2012-2014

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No. Nama Pertemuan Ilmiah /
1
2
3

Seminar

Judul Artikel Ilmiah

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1
2
3

1
2
3
4

2. Biodata Anggota
A. Identitas Diri
Nama Lengkap
Jenis Kelamin
Program Studi
NIM

Ari Yelsa Julio


Perempuan
S1 Teknik Informatika
201231078

12

6
7

Tempat, tanggal lahir


E-mail

B. Riwayat Pendidikan
SD
Nama Instansi
SD Negeri
Tanah Merah
Jurusan
Tahun masuk-lulus 2000-2006

Bukittinggi, 16 Juli 1994


ariyelsajulio@yahoo.co.id

SMP
SMA
1 SMP Negeri 1 SMA
Negeri
Tanah Merah
Tanah Merah
IPA
2006-2009
2009-2012

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No. Nama Pertemuan Ilmiah /
1
2
3

Seminar

Judul Artikel Ilmiah

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1
2
3
3. Biodata Anggota
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
Kiky Yulia Permatasari
2 Jenis Kelamin
Perempuan
3 Program Studi
S1 Teknik Informatika
4 NIM
201431224
6 Tempat, tanggal lahir
Pamekasan, 23 Juli 1996
7 E-mail
kiky.yulia@gmail.com
B. Riwayat Pendidikan
SD
SMP
SMA
Nama Instansi
SD PLUS Nurul SMP Negeri 2 SMA
Negeri
Hikmah
Pamekasan
Pamekasan
Jurusan
IPA
Tahun masuk-lulus 2005-2010
2010-2012
2012-2014

13

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No. Nama Pertemuan Ilmiah /
1
2
3

Seminar

Judul Artikel Ilmiah

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1
2
3

4. Biodata Dosen Pembimbing


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap ( dengan Gelar )
2
3
4
5

Rahma Farah Ningrum, S.Kom,


M.Kom
Perempuan
0415078201
Jakarta, 15 Juli 1982
rahma_farah@yahoo.com

Jenis Kelamin
NIDN.
Tempat, tanggal lahir
E-mail

B. Riwayat Pendidikan
SD
Nama Instansi
SDI.
Talim
Mubtadi
Tangerang
Jurusan
Tahun masuk-lulus 1988 1994

SMP
SLTP
Muhammadiyah
4
1994 1997

SMA
SMK
Negeri
Tangerang
Sekretaris
1997 2000

C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)


No. Nama Pertemuan Ilmiah /
1
2
3

Seminar

Judul Artikel Ilmiah

14

D. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
No. Jenis Penghargaan

Penghargaan sebagai peserta


pada seminar Pemanfaatan
ICT pada bid. Pendidikan
Penghargaan sebagai peserta
pelatihan
Pengembangan
Media Pembelajaran Berbasis
ICT
Penghargaan sebagai peserta
seminar
Knowledge
Management

Institusi Pemberi
Penghargaan

Tahun

Balai Tekkom Prov.


Banten

2010

Balai Tekkom Prov.


Banten

2010

Universitas Budi Luhur

2008

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar
dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari
ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima
sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah
satu persyaratan dalam pengajuan proposal PKM-K.
Jakarta, 19 September 2014
Pengusul/Pembimbing,

( Rahma Farah N., S.Kom, M.Kom)

15

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan Penunjang
Justifikasi
Material
Kuantitas Harga Satuan (Rp)
Pemakaian
Untuk membuat
Kompor gas
1
Rp. 360.000,-/buah
produk
Tempat
2 ukuran
Panci
menampung
Rp. 40.000,-/ buah
besar
produk
Pisau

Botol
Sendok
Pengaduk

Timbangan
Pemanas

Untuk
memotong buah
Untuk
menyimpan
produk
Untuk
mengambil gula
Untuk
mengaduk
larutan
Untuk
menimbang
berat bahan
Untuk
pasterisasi

2. Bahan Habis Pakai


Justifikasi
Material
Pemakaian
Sebagai bahan
Buah Naga
dasar
Bahan
Gula pasir
tambahan
alami
Alat
pendukung
LPG + isi
dalam
pembuatan
Pencucian dan
Air + galon pengesktrakan,
Perebusan

Jumlah (Rp)
Rp.

360.000,-

Rp.

80.000,-

Rp. 40.000,-/buah

Rp.

120.000,-

20

Rp. 10.000,-/buah

Rp.

200.000,-

Rp. 25.000,-/lusin

Rp.

25.000,-

Rp. 20.000,-/buah

Rp.

60.000,-

Rp. 120.000,-

Rp.

120.000,-

Rp. 650.000,-

Rp.

650.000,-

Sub Total

Rp. 1.615.000,-

Kuantitas

Harga Satuan (Rp)

Jumlah (Rp)

50 kg

Rp. 20.000,-/kg

Rp. 1.000.000,-

20 kg

Rp. 12.000,-/kg

Rp.

240.000,-

1 Tabung
12 kg

Rp. 400.000,-/kg

Rp.

400.000,-

3 galon

Rp. 40.000,-/kg

Rp.

40.000,-

16

Seminar

Mempresentas
ikan hasil dari
penelitian,-

Rp. 1.000.000,Sub Total (Rp)

3. Perjalanan
Perjalanan ke Justifikasi
Perjalanan
Ke pasar
Membeli buah
dan peralatan
(PP)

Kuantitas

Harga Satuan (Rp)

Rp. 2.737.000,-

Jumalh (Rp)

3 orang

Rp. 200.000,-

Sub Total
4. Lain-lain
Material
Justifikasi
Kuantitas Harga Satuan
Pemakaian
(Rp)
Publikasi
Mmepublikasikan
Rp.
400.000,produk
Penyusunan Menyusun dan
Rp.
400.000,dan
memperbanyak
Perbanyakan laporan
Laporan
Analisis
Menganalisis
Rp.
500.000,Data
data
Referensi
Tinjauan pustaka
Rp.
500.000,Sub Total

Rp. 200.000,-

Jumlah Harga
(Rp)
Rp.
400.000,Rp.

400.000,-

Rp.

500.000,-

Rp.
Rp.

500.000,1.800.000,-

17

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas

No
1.
2.
3.

Nama / NIM
Ari Yelsa
Julio/201231078
Inas Suha L.Q./
201431028
Kiky Yulia
P/201331224.

Bidang
Ilmu

Alokasi
Waktu
(jam/minggu)

Strata 1

Teknik Informatika

Strata 1

Teknik Informatika

14

Strata 1

Teknik Informatika

Program
Studi

Uraian Tugas
Membuat konsep
Menganalisis dan
membuat produk
Membuat kerangka
dan membuat produk

18

SEKOLAH TINGGI TEKNIK PLN


Menara PLN, Jalan Lingkar Luar Barat, Duri Kosambi, Cengkareng,
Jakarta Barat 11750 Telp. 021-5440342, 5440344 Fax. 021 5440343

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI / PELAKSANA


Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama

: Inas Suha Lailah Qodriyah

NIM

: 201431028

Program Studi

: S1 Teknik Informatika

Fakultas

: Teknik

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM K saya dengan judul :


PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA MENJADI SIRUP
SEBAGAI ALTERNATIF ALAMI PENCEGAH PECAHNYA PEMBULUH
DARAH
Yang diusulkan untuk tahun anggaran 2014 bersifat original dan belum pernah
dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,
maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku
dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar
benarnya.
Jakarta, 19 September 2014
Yang menyatakan,
Ketua Pelaksana

( Inas Suha L.Q. )


NIM. 201431028