Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH KEWIRAUSAHAAN

CHAPTER 4 : BUSINESS PLAN

DISUSUN OLEH

KELOMPOK 1 :
1.
2.
3.
4.

ELISA
FADHILAH NURAINI
PUTRI ZAVIERA AZ-ZAHRA
ZAHRA ZHAFIRA

1541031011
1541031026
1541031022
1541031030

JURUSAN S1 AKUNTANSI ( PARALEL )


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS LAMPUNG
2016-2017

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan kuasa NYA
penulis dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah Kewirausahaan. Makalah ini dibuat
berdasarkan sumber buku yang telah diresensikan sehingga menghasilkan karya yang dapat
dipertanggung jawabkan hasilnya. Penulis berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah
membantu penyusunan makalah ini, terutama kepada dosen pembimbing.
Penulis sangat menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini,
oleh karena itu penulis meminta maaf dan menerima kritik dan saran yang bersifat
membangun untuk kemajuan ilmu pengetahuan ini. Penulis juga berharap agar makalah ini
dapat dijadikan referensi oleh pembaca serta bermanfaat bagi pembaca.

Bandar Lampung, 5 April 2016

Kelompok 1

DAFTAR ISI

COVER...................................................................................................................... i
KATA PENGANTAR................................................................................................ ii
DAFTAR ISI............................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.........................................................................................
1.2 Tujuan........................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Business Plan..........................................................................
2.2 Pentingnya Perencanaan Usaha ( Business Plan )................................
2.3 Kerangka Rencana Usaha......................................................................
BAB III PENUTUP
3.1 SIMPULAN.............................................................................................
3.2 SARAN...................................................................................................

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang

1.1.1

Identifikasi Peluang Bisnis

Perkembangan internet menyebabkan terbentuknya dunia baru yang disebut dunia maya. Di
dunia maya,setiap individu memiliki hak dan kemampuan untuk berinteraksi dengan
individu lain tanpa batasan apapun yang dapat menghalanginya. Globalisasi yang sempurna
sebenarnya telah berjalan di dunia maya yang menghubungkan seluruh komunitas digital.
Dari seluruh aspek kehidupan manusia yang terkena dampak kehadiran internet, sektor bisnis
merupakan sektor yang paling terkena dampak dari perkembangan teknologi informasi
dan telekomunikasi serta paling cepat tumbuh. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut
dunia perdagangan mampu menyediakan layanan jasa dan barang dengan cepat sesuai
permintaan konsumen. Untuk mengatasi masalah tersebut, kini muncul transaksi yang
menggunakan media internet untuk menghubungkan produsen dan konsumen. Transaksi
bisnis melalui internet lebih dikenal dengan nama e-business dan e-commerce. Melalui ecommerce, seluruh manusia di muka bumi memiliki kesempatan dan peluang yang sama
untuk bersaing dan berhasil berbisnis di dunia maya.aimana internet, e-business dan ecommerce tersebut.
1.2

Tujuan

Tujuan dalam membangun bisnis terbagi menjadi dua tujuan yaitu tujuan umum dan tujuan
khusus, antara lain sebagai berikut:

Tujuan umum :

a)

Menjadi salah satu belanja online yang paling top dan utama

b)

Memberikan pelayanan kepada konsumen secara maksimal

c)

Memberikan inspirasi dalam belanja

d)

Memberikan pengalaman kepada konsumen dalam memilih-milih produk online

BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PentingnyaPerencanaan Usaha (Business Plan)


Ada beberapa alas an penting mengapa orang harus menyusun Business Plan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

To sell yourself on the business


To obtain bank financing
To obtain investment funds
To arrange strategic alliances
To obtain large contracts
To attracts key employes
To complete mergers and acquisitions
To motivate and focus your management team
(Bygrave, 1994:115)
Jadi tujuan menyusun Business Plan adalah:
a. Menyatakanbahwa anda sebagai pemilik dan pemegang inisiatif membuka usaha
baru
b. Mengatur dan membentuk kerjasamadengan perusahaan-perusahaan lain yang
sudah

dan

saling

menguntungkan

misalnya

dari

para

produsen

yang

dapatdiharapkan memasok barang buat perusahaanan ataupun perusahaanperusahaan yang lebih besar member pekerjaan atau kontrak yang dapat
dikerjakan oleh perusahaan anda.
c. Business plan juga dapat mengundang orang-orang tertentu yang potensial atau
mempunyai keahlian untuk bergabung bekerja sama dengan anda
d. Business plan juga berguna untuk melakukan merger dana akuisi misalnya anda
menjual perusahaan besar maka perusahaan besar tersebut harus membaca
business plan anda atau mungkin juga anda ingin membeli perusahaan lain maka
business plan yang anda dapat susun dapat memberi keyakinan kepada perusahaan
lain yang mau di akuisisi.
e. Business plan bertujuan untuk menjamin adanya focus tujuan dari berbagai
personil yang ada dalam perusahaan.
2.2 Pengertian Business Plan
Agar perusahaan berjalan pada jalan yang benar maka seorang wirausaha harus menyusun
Business Plan. Business Plan adalah:

Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan
sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang
memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.
Definisi yang lebih baik menyatakan bahwa Business Plan adalah sebuah selling
document yang mengungkapkan daya tarik dan harapan sebuah bisnis kepada
penyandang dana potensial.
Businesess plan yang disediakan oleh entrepreneur sesuai pula dengan penasihat
yang memuat rincian tentang masa lalu, keadaan sekarang dan kecenderungan
masa depan dari sebuah perusahaan.
Business Plan dibuat dalam bentuk jangka pendek ataupun jangka panjang yang
pertama kali diikuti untuk 3 tahun berjalan .Businness Plan merupakan perjalanan
atau road map yang akan diikuti oleh wirausaha. Business Plan seakan akan
menjawab pertanyaan :where am I now? Where am I going? How will i get there?

2.3 Kerangka Rencana Usaha


Pokok-pokok pikiran perencanaan usaha mencakup:
1) Nama perusahaan
2) Nama yang diberikan sebaiknya jangan hanya mementingkan factor yang
sedang hangat pada saat ini melainkan lebih berorientasi kemasa depan.
Canon dan Wichert menyatakan ciri-ciri merek yang baik adalah:
A. Short-pendek

B.
C.
D.
E.
F.
G.
H.
I.
J.
K.

Simple-sederhana
Easy to spell-mudah dieja
Easy to remember-mudah diingat
Pleasing when read-enak dibaca
No disagreeble sound-tak ada nada sumbang
Does not go out of date-tak ketinggalan zaman
Ada hubungan dengan barang dagangan
Bila diekspor gampang dibaca oleh orang luar negeri
Tidak menyinggung perasaan kelompok/orang lain atau tidak negative
Membayangkan apa produk itu atau member sugesti penggunaan produk tersebut.
2. Lokasi
3. Lokasi perusahaan
4. Ada dua hal penting menyangkut lokasi yang akan dipilih, yaitu:
5. Lokasi perkantoran, disebut tempat kedudukan berarti tempat (kantor) badan usaha,
biasanya mengelola perusahaan yang berada ditempat lain.
6. Lokasi perusahaan, disebut tempat kediaman berarti tempat perusahaan beroperasi.
7. Lokasi pertokoan
8. Umumnya lokasi pertokoan harus diingat bahwa konsumen untuk belanja ke took atau
ke lokasi yang mempunyai banyak jenis dan persediaan barang dagangan dan
memiliki reputasi sebagai lokasi yang memiliki barang bermutu dan barang bersaing.

9.Lokasi pabrik/industri
10.Ada dua hal utama yang harus diperhatikan dalam memilih lokasi pabrik/industri yang
baik, yakni:
a. Backward linkage, berarti pertalian belakang, yaitu bagaimana sumber daya
(resources) yang akan digunakan. Ini termasuk bahan baku, tenaga kerja, suasana dan
kondisi masyarakat setempat.
b. Forward linkage, berarti pertalian ke depan, yaitu daerah pemasaran hasil produksi.
Apakah tersedia konsumen yang cukup untuk menyerap hasil produksi.
c. Komoditi yang akan diusahakan
d. Kesempatan memilih komoditi yang diusahakan dapat mempertimbangkan hal-hal
sebagaiberikut:
a. Membanjirnya permintaan masyarakat terhadap jenis-jenis hasil
usaha tertentu, baik berupa barang-barang ataupun jasa.
b. Teridentifikasinya kebutuhan tersembunyi masyarakat akan barangbarang atau jasa tertentu.
c. Kurangnya saingan dalam bidang usaha yang ingin kita kerjakan.
d. Adanya kemampuan yang meyakinkan untuk bersaing usaha dengan
orang lain dalam mengembangkan suatubidangusaha yang sama.

e. (Drs. WastySoemanto, 1992:224)


9. Konsumen yang dituju
10. Prospek konsumen didasarkan atas bentuk usaha dan jenis usahanya. Jika jenis usaha
berbentuk industry tentu jangkauan konsumen yang akan dituju lebih jauh
dibandingkan dengan usaha bentuk pertokoan.
11. Pasar yang akan dimasuki
12. Sebuah perusahaan yang akan memasuki pasar akan menempatkan perusahaannya
sebagai pemimpin pasar (market leader), penantang pasar (market challenger),
pengikut pasar (market follower), atau perelung pasar (market nicher).
13. Partner yang akan diajak kerja sama
14. Partnership merupakan suatu asosiasi atau persekutuan dua orang atau lebih untuk
menjalankan suatu usaha mencari keuntungan. Ada dua macam partnership yakni:

a. General partner ship, dimana semua anggota ikut secara aktif


mengoperasikan bisnis sama-sama bertanggung jawab, termasuk
tanggung jawab yang tidak terbatas terhadap utang-utang bisnis.
b. Limited partner ship, dimana memiliki anggota sekurang-kurangnya
satu orang yang bertanggung jawab tidak terbatas dan anggota
lainnya bertanggung jawab terbatas.
15. Dan masih banyak bentuk partner ship lainnya seperti secret partner, silent partner,
nominal partner, general partner, senior partner, yunior partner, dan lain-lain.
17 Personil yang dipercaya untuk menjalankan perusahaan
16. Memilih personil yang dipercaya menyangkut masalah karakter, kejujuran, dan
kemampuan seseorang.
17. Jumlah modal yang diharapkan dan yang tersedia
18. Jika modal sangat kecil dapat dilakukan kerja sama dengan partner, yang masingmasing menyetorkan modalnya. Semua sumber dan kemampuan pengumpulan modal
ini harus ditulis. Modal

juga bias di dapat dari tabungan, menjual harta, atau

pinjaman dari orangtua dan family maupun pinjaman dari bank atau lembaga
keuangan lainnya.

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Agar perusahaan berjalan pada jalan yang benar maka seorang wirausaha harus
menyusun Business Plan. Business Plan adalah:
Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan keyakinan akan kemampuan
sebuah bisnis untuk menjual barang atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang
memuaskan dan menarik bagi penyandang dana.
Definisi yang lebih baik menyatakan bahwa Business Plan adalah sebuah selling document
yang mengungkapkan daya tarik dan harapan sebuah bisnis kepada penyandang dana
potensial
3.2 Saran
Dalam upaya pengembangan bisnis ini perlu adanya modal yang lebih agar menambah
jumlah produk dan efisiensi serta keuntungan dari bisnis ini. Produk baru dan inovatif sangat
diperlukan, sehingga perlu adanya kerjasama dengan pihak luar untuk masalah ini agar
variasi produk lebih banyak dan dapat menghindari kebosanan konsumen.