Anda di halaman 1dari 3

SKU PENEGAK LAKSANA

1. Islam
Rukun Iman, secara bahasa dapat diartikan sebagai suatu pilar atau dasar
keyakinan dalam islam yang meliputi beberapa hal yaitu iman kepada
Allah SWT, malaikat, kitab Allah, Rasul, Hari akhir, dan Qada Qadar.
Mengimani keenam nya berarti kita harus mempercayai dengan hati,
mengucapkan dengan lisan, dan melaksanakan dengan perbuatan. Rukun
Islam adalah kewajiban paling mendasar yang harus dilaksanakan oleh
seorang muslim dan merupakan pondasi wajib bagi orang-orang beriman.
Rukun islam terdapat lima hal yaitu Syahadat, Sholat, Zakat, Puasa (wajib
saat Ramadhan), dan menunaikan ibadah haji bagi yang mampu.
Hal-hal yang dapat membatalkan sholat antara lain: berkata-kata dengan
sengaja, berhadast(misalnya kentut), tertawa, melakukan gerakan selain
gerakan sholat sebanyak tiga kali, makan dan minum, sengaja
menambahkan satu rukun fili (perbuatan), mengganti atau menukar niat,
terbuka auratnya,, tertinggal satu rukun Qouli(ucapan), jika berjamaah
mendahului imam, murtad.
Hal-hal yang membatalkan puasa antara lain: makan dan minum dengan
sengaja, muntah karena disengaja, haid atau nifas bagi wanita, masuknya
air melalui lubang tubuh, melakukan hubungan suami istri secara sengaja,
murtad.
Secara singkat hal tata cara perawatan jenazah meliputi memandikan
jenazah serta mengeluarkan kotoran dari tubuhnya, menutup semua lubang
tubuh jenazah, mengkavani jenazah dengan kain putih, kemudian
mensholati jenazah, dan yang terakhir adalah menguburkan jenazah.
12. Sejarah Kepramukaan
Sejarah kepramukaan sendiri dimulai pada 25 Juli 1907 ketika Lord
Robert Baden Powell saat itu sebagai Letnan Jendral tentara Inggris untuk
pertama kalinya mengadakan perkemahan pramuka di pulau Brown Sea,
Inggris selama 8 hari. Selanjutnya pada tahun 1908 Baden Powel menulis
buku tentang prinsip dasar kepramukaan Scouting for Boys yang artinya
pramuka untuk laki-laki. Gerakan Pramuka di Indonesia merupakan
bagian dari sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.Gerakan Pramuka
di Indonesia diawali dengan didirikannya gerakan Kepanduan penjajah
Belanda di Indonesia yang bernama NIPV (Nederland Indische
Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).
14.

Sejarah Sang Merah Putih


o

Bendera nasional Indonesia adalah sebuah bendera berdesain sederhana


dengan 2 warna yang di bagi menjadi 2 bagian secara mendatar. Warna
diambil dari warna kerajaan majapahit. Sebenarnya tidak hanya kerajaan

majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang


kebesaran. Sebelum kerajaan majapahit, kerajaan Kediri telah memakai
panji panji merah putih. Selain itu, bendera perang Sisingamaraja IX
dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna
benderanya, berbagai pedang kembar warna putih dengan dasar merah
menyala dan putih. Warna
merah dan putih ini adlah bendera Sisingamaraja ke XII. Dua pedang
kembar melambangkan pisau Gajah Dompak pusaka raja raja
sisingamaraja yang ke I XII.
o

Ketika terjadi perang di Aceh pejuang pejuang Aceh telah menggunakan


bendera perang berupa umbul umbul dengan warna merah dan putih,
dibagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari,
dan bingtang serta beberapa ayat Suci Al-quran.

Di zaman kerajaan Bugis Bone, Sulawesi Selatan sebelum arung Palaka,


bendera merah putih adalah symbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan
Bone.

Bendera Bone itu dikenal dengan nama worom porang pada waktu perang
Jawa (1825 1830). Pangeran Diponegoro memakai panji panji merah
putih dalam perjuangan melawan Belanda. Bendera yang dinamakan Sang
Merah Putih ini pertama kali digunakan oleh pelajar dan kaum nasional
pada wal abad ke 20 dibawah kekuasaan Belanda. Setelah perang dunia
ke 2 berakhir, Indonesia merdeka dan mulai menggunakan bendera ini
sebagai bendera nasional.

Sang saka merah putih merupakan julukan kehormatan terhadap bendera


merah putih Negara Indonesia. Bendera pusaka ini dibuat oleh Ibu
Fatmawati istri Presiden Soekarno pada tahun 1944 dan berukuran 276 x
200 cm. Bendera ini berbahan dari katun Jepang, namun ada juga yang
mengatakan terbuat dari kain woll dari London yang saat itu memang
khusus untuk membuat bendera bendera Negara didunia karena terkenal
dengan keawetannya. Sejak tahun 1946 1968, bendera tersebut hanya
dikibarkan pada saat setiap HUTRI. Sejak 1969 bendera tersebut tidak
pernah di kibarkan lagi, dan sampai saat ini disimpan di Istana Negara
(Istana Merdeka).
Arti dan Kiasan Warna Bendera Merah Putih
Merah berarti berani dan putih berarti suci atau bersih , jadi arti kiasan
warna bendera merah putih adalah Bangsa Indonesia sebagai Bangsa yang
berani karena dilandaskan kebenaran . Tidak memaksakan kehendak pada
negara lain , menjaga ketertiban dan persaudaraan dunia .
Cara Penggunaan Bendera Merah Putih

o
o
o

o
o

o
o
o
o
o

o
o

20.

Dikibarkan dari pagi hari sampai petang ( dari matahari terbit hingga
terbenam )
Untuk mencegah dari kerusakan / kotor , Bendera Merah Putih dapat
diturunkan jika turun hujan lebat
Bendera Merah Putih dikibarkan selalu lebih tinggi dibandingkan bendera
bendera organisasi lainnya ( Bendera Pramuka , Bendera Kepanduan ,
Bendera Osis , dsb )
Bendera Merah Putih dikibarkan sejajar jika dikibarkan dengan Bendera
Negara lain
Bendera Merah Putih dikibarkan selalu paling kanan . Jika dibuat untuk
hiasan atau lain-lainnya , warna merah ditetapkan disebelah kanan warna
putih .
Bendera merah putih tidak boleh kotor , digambari , dicorat coret
Bendera Merah Putih tidak boleh menyentuh tanah
Bendera Merah Putih selalu disimpan ditempat yang baik dan bersih
Pengibaran Bendera Merah Putih yaitu pada hari-hari besar Nasional
Cara mengibarkan merah putih setengah tiang dalam upacara adalah
dinaikan dahulu sampai kepuncak tiang kemudian diturunkan lagi sampai
setengah tiang
Cara melipat bendera merah putih adalah warna merah dibagian luar dan
putih didalam
Bendera Merah Putih jika dipergunakaan sebagai penutup peti jenazah .
Maka warna merah diletakkan disebelah kanan jenazah .