Anda di halaman 1dari 30

PUASA

STIKES MUHAMMDIYAH
BANJARMASIN
PENGERTIAN PUASA
• Puasa secara bahasa adalah menahan diri
dari sesuatu yaitu menahan diri dari makan
dan minum serta segala perbuatan yang
bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit
fajar hingga terbenam matahari, untuk
meningkatkan ketakwaan seorang muslim.
Detailnya, puasa adalah menjaga dari
pekerjaan-pekerjaan yang dapat membatalkan
puasa seperti makan, minum, dan
bersenggama pada sepanjang hari tersebut
(sejak terbit fajar hingga terbenamnya
matahari. Puasa diwajibkan atas seorang
muslim yang baligh, berakal, bersih dari haid
dan nifas, disertai niat ikhlas semata-mata
karena Allah ta'aala.
NIAT PUASA
• Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ُ َ‫م ل‬
• ‫ه‬ َ ‫صَيا‬ ِ َ ‫فل‬ َ ‫ر‬
ِ ‫ج‬ْ ‫ف‬ َ ْ ‫ل ال‬ َ ‫م‬
َ ْ ‫قب‬ َ ‫صَيا‬ ّ ‫ع ال‬
ِ ‫م‬
ِ ‫ج‬ ْ َ‫ن ل‬
ْ ُ‫م ي‬ ْ ‫م‬
َ
“Barangsiapa siapa yang tidak berniat sebelum fajar,
maka puasanya tidak sah.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi,
dan Nasa’i. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam
Shohihul Jami’).
• Lafaz niat
Lafadz setiap malam. Niat ringkas:
• ‫عاَلى‬ َ َ‫ه ت‬ِ ّ ‫ن ل ِل‬
َ ‫ضا‬َ ‫م‬ َ ‫م َر‬ َ ‫و‬ْ ‫ص‬َ ‫ت‬ُ ْ ‫وي‬َ َ‫ن‬
Niatnya: Sengaja aku berpuasa Ramadhan karena Allah
Taala.
Lafaz lengkap:
• ‫ن‬ َ َ َ َ ‫م‬
َ ‫ضا‬
َ ‫م‬ َ ‫ض َر‬ ِ ‫ء فْر‬ ِ ‫دا‬
َ ‫نأ‬ ْ ‫دأ‬ ٍ ‫غ‬ َ ‫و‬
ْ ‫ص‬
َ ‫ت‬
ُ ْ ‫وي‬
َ َ‫ن‬
‫عاَلى‬َ َ‫ه ت‬ِ ّ ‫ة ل ِل‬
ِ َ ‫سن‬ ّ ‫ه ال‬ ِ ‫ذ‬ِ ‫ه‬َ
Niatnya: Sengaja aku berpuasa esok hari
pada bulan Ramadhan tahun ini karena
Allah Ta’ala.
• Lafaz niat puasa Ramadhan sepenuhnya untuk
sebulan:
• Lafaznya:
• ‫عاَلى‬ ِ ّ ‫ه ل ِل‬
َ َ‫ه ت‬ ِ ّ ‫ن ك ِل‬
َ ‫ضا‬
َ ‫م‬
َ ‫ر َر‬
ِ ‫ه‬ َ ‫م‬
ْ ‫ش‬ َ ‫و‬
ْ ‫ص‬
َ ‫ت‬
ُ ْ ‫وي‬
َ َ‫ن‬
• Niatnya: Sahaja aku berpuasa sebulan
Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.
• Namun begitu, jika puasa Ramadhan kita
terputus oleh sesuatu sebab, seperti haidh, sakit
atau lain-lain, maka niat puasa sebulan itu tidak
lagi memadai untuk hari-hari puasa yang
seterusnya, tetapi, hendaklah diperbaharui niat
apabila tidak ada lagi perkara yang menghalang
daripada puasa berturut-turut tersebut.
Maksudnya, dengan memperbaharui niat sekali
lagi bagi semua hari-hari puasa Ramadhan yang
berbaki, yaitu niatnya:
– “sengaja aku berpuasa esok dan sehingga akhir
Ramadhan ini kerana Allah Ta’ala”.
DALIL-DALIL PUASA

. Allah
berfirman dalam surat Al-Baqarah
ayat 183
‫يأيها الذين أمنوا كتب عليكم الصيام كما كتب‬
‫على الذين من قبلكم لعلكم تتقون‬
yang artinya: hai orang-orang yang beriman
diwajibkan atas kamu berpuasa sebagai-
mana telah diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu agar kamu bertakwa.
firman Allah :
‫وكلوا واشربوا حتى يتبين لكم الخيط السود من‬
‫الخيط السود من الفجر‬
Artinya:”Makan dan minumlah hingga jelas
bagimu (perbedaan) antara benang putih
dan benang hitam,yaitu fajar. (Al-
baqarah :187).
Allah memakai kata " ‫ "الخيط‬sebagai
ungkapan majazi yang berarti putihnya
siang dari gelapnya malam, dan ini terjadi
ketika terbit matahari.
Hadis Rasulullah s.a.w: Ditegaskan
oleh Rasulullah s.a.w melalui sabdanya
yang diriwayatkan oleh Ahmad, An-
Nasa'i dan Al Baihaqi dari Abu
Hurairah, yang bermaksud:
“" Sesungguhnya telah datang kepada
kamu bulan Ramadhan bulan yang
penuh berkat. Allah telah fardhukan
atas kamu berpuasa padanya.
Sepanjang bulan Ramadhan itu dibuka
segala pintu Syurga dan ditutup segala
pintu neraka serta belenggunya segala
syaitan......."
SYARAT WAJIB PUASA
• Beragama islam
• Berakal sehat
• Baligh <sudah cukup umur>
• Mampu melaksanakannya
• Orang yang sedang berada di tempat
<tidak sedang safar>
SYARAT SAH PUASA
• Beragama Islam
• Mummayiz <dapat membedakan antara
yang baik dan yang buruk>
• Suci dari haid dan nifas
• Mengetahui waktu di terimanya puasa
RUKUN PUASA
• Niat
• Meninggalkan segala hal yang
membatalkan puasa dari terbit fajar
hingga terbenam matahari
JENIS JENIS PUASA
• Puasa yang hukumnya wajib :
1. Puasa ramadhan
2. Puasa karena nazar
3. Puasa kifarat atau denda
• Puasa yang hukumnnya sunnah :
1. Puasa 6 hari di bulan syawal
2. Puasa senin kamis
3. Puasa Daud <sehari puasa sehari tidak>
4. Puasa Asyura <pada bulan Muharram>
WAKTU HARAM BERPUASA
• Hari raya Idul Fitri <1 Syawal>
• Hari raya Idul Adha <10 dzulhijjah>
• Hari Tasyrik <11, 12, 13 Dzulhijjah>
Perkara yang membatalkan
puasa
• Manakala perkara-perkara berikut akan
membatalkan puasa jika terjadi:
• Makan dan minum dengan sengaja walaupun pada
nilaian dan kadaran yang sedikit pun,seperti
memakan makanan kecil yang terlekat pada celah
gigi dan lain-lain lagi.
• Muntah dengan sengaja
• Bersetubuh atau keluar air mani dengan sengaja
• Keluar darah haid atau nifas
• Gila (hilang akal)
• Pitam (termasuk pingsan) atau mabuk
sepanjang hari.
• Merokok disiang hari.(Termasuk menghisap
ganja atau dadah)
• Murtad (keluar dari Islam)
• Memasukkan sesuatu ke dalam rongga terbuka
seperti menyembur pewangi atau menyegar
mulut dan sebagainya.Larangan ini tidak
termasuk memasukkan air atau udara kedalam
rongga terbuka kerana ingin berwudhu. atau
melegakan kesakitan dan ketidakselesaan pada
rongga(dengan syarat air tersebut tidak diminum
atau ditelan dengan sengaja).
Mereka yang diizinkan berbuka
• Terdapat kelonggaran (harus) kepada
golongan yang berikut untuk berbuka:
• Orang yang sakit .
• Orang yang berkerja buruh.
• Orang yang dalam musafir (perjalanan).
• Orang tua yang sudah lemah.
• Orang yang hamil dan ibu yang
menyusukan anak.
• Doa buka puasa

• ‫اللهم لك صمت وبك امنت وعلى رزقك‬


‫أفطرت‬

• Ya Allah, Aku telah berpuasa untuk Kau


dan pada Kaulah aku mempercayai dan
aku membuka puasa dengan apa yang
Kau berikan
• Kerugian meninggalkan puasa Ramadhan

• Pahala puasa Ramadhan amat besar. Orang yang


meninggalkan puasa dengan sengaja, bukan saja telah
melakukan satu dosa besar, bahkan dia mengalami satu
kerugian yang amat besar, satu hari puasa yang
ditinggalkan tersebut tidak boleh ditebus dengan apa jua
cara, tidak boleh ditukar ganti, sekalipun orang yang
meninggalkannya berpuasa seumur hidupnya. Ini jelas
sebagaimana sabda Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi
wasallam:
• Maksudnya: “siapa berbuka satu hari pada bulan
Ramadhan tanpa ada rukhshah (uzur syarak) dan tidak
juga kerana sakit, dia tidak akan dapat menggantikan
puasa yang ditinggalkannya itu, sekalipun dia berpuasa
seumur hidup.” (Hadis riwayat Tirmidzi, Abu Daud, Nasa’i,
Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah).
Sunat Berpuasa
-Bersahur walaupun sedikit makanan atau
minuman
-Melambatkan bersahur
-Meninggalkan perkataan atau perbuatan keji
-Segera berbuka setelah masuknya waktu
berbuka
-Mendahulukan berbuka daripada sembahyang
Maghrib
-Berbuka dengan buah tamar, jika tidak ada
dengan air
-Membaca doa berbuka puasa
HIKMAH PUASA
Puasa –khususnya puasa Ramadhan memiliki sejumlah hikmah
dan maslahat bagi manusia. Secara umum, hikmah puasa
bisa diklasifikasikan menjadi tiga; hikmah ruhiyah, hikmah
medis, dan hikmah sosial.

1.Hikmah Ruhiyah
Puasa merupakan ibadah yang langsung menyentuh dimensi
ruhani. Porsinya bahkan lebih besar dari pada ibadah-ibadah
lainnya. Jika zakat memiliki dimensi harta yang besar; dalam
shalat masih terdapat dimensi gerak; dan haji memiliki dimensi
gerak serta harta yang juga besar, puasa lebih concern pada
dimensi ruhani. Karenanya ada banyak hikmah ruhiyah dalam
ibadah puasa ini, diantaranya adalah:
a. Puasa mensucikan jiwa manusia

‫ َوَأَنا‬، ‫صَياُم ِلى‬


ّ ‫ ال‬، ‫جِلى‬
ْ ‫ن َأ‬
ْ ‫شْهَوَتُه ِم‬
َ ‫شَراَبُه َو‬
َ ‫طَعاَمُه َو‬َ ‫ك‬ُ ‫َيْتُر‬
‫جِزى ِبِه‬
ْ ‫َأ‬

…dia tidak makan, tidak minum, dan tidak


berhubungan dengan istrinya karena-Ku.
Puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan
memberinya pahala (HR Bukhari dan
Muslim)
b. Puasa mengangkat unsur rohani di atas unsur materi
pada diri manusia

‫صوِْمِه‬
َ ‫ح ِب‬
َ ‫ى َرّبُه َفِر‬
َ ‫ َوِإَذا َلِق‬، ‫ح‬
َ ‫حُهَما ِإَذا َأْفطََر َفِر‬
ُ ‫ن َيْفَر‬
ِ ‫حَتا‬
َ ‫صاِئِم َفْر‬
ّ ‫ِلل‬

Orang yang berpuasa memiliki dua kebahagiaan;


ketika berbuka dia berbahagia dengan bukanya dan
ketika bertemu Tuhannya dia berbahagia dengan
puasanya. (Muttafaq 'Alaih).
c. Puasa melatih kesabaran
Inti dari kesabaran adalah menahan diri. Menahan diri
dari dorongan untuk segera memiliki atau melakukan
sesuatu yang negatif. Puasa membiasakan
kesabaran, karena pada puasa kita menahan diri
untuk tidak memenuhi sesuatu yang menjadi
kebutuhan pokok manusia sehari-hari yaitu makan
dan minum.
d. Puasa menekan gejolak seksual
Gejolak seksual merupakan salah satu
senjata syetan yang paling ampuh dalam
menjerumuskan manusia. Tidak hanya
bagi pemuda yang belum menikah tetapi
juga pada orang yang sudah berkeluarga.
Itulah mengapa berita selingkuh terlalu
sering diberitakan oleh media massa.
e. Puasa mempersiapkan manusia
menjadi orang-orang yang bertaqwa
Ketika seseorang ikhlas dalam
menjalankan perintah Allah dan mampu
meninggalkan larangan-Nya dengan
kemampuan mengendalikan syahwatnya,
maka pada saat itulah ia bisa mencapai
derajat taqwa.
2. Hikmah Medis
puasa juga memiliki hikmah medis yang
telah terbukti melalui berbagai penelitian.
Diantara hikmah itu adalah apa yang ditulis Said
Hawa dalam Al-Islam, antara lain:

a. Puasa memberi kesempatan beristirahat bagi


alat pencernaan setiap hari. Dengan
peristirahatan yang teratur ini maka alat
pencernaan menjadi lebih sehat. Dan sudah
menjadi hal yang lazim bahwa puasa dipakai
untuk mengobati beberapa pasien dan ketika
akan melakukan operasi besar.
b. Telah terbukti kebenarannya secara
ilmiah bahwa memperbanyak makan bisa
menimbulkan penyakit yang munculnya
berkaitan erat dengan kebiasaan banyak
makan, seperti penyakit rematik, penyakit
liver, tekanan darah tinggi, dan kencing
manis. Oleh karena itu, tidak diragukan
lagi bahwa puasa akan bisa memberikan
kesempatan istirahat bagi tubuh setiap
tahunnya dalam waktu tertentu, yaitu
seperdua belas dari umur si pasien
3. Hikmah Sosial

Dengan puasa seorang muslim dilatih oleh


Allah SWT untuk merasakan lapar. Dengan
merasakan lapar diharapkan orang yang kaya
bisa membayangkan bahwa seperti inilah
keadaan kaum dhuafa’; lapar, bahkan berhari-
hari dan tidak mendapatkan kepastian berbuka
dengan makanan bergizi. sehingga tergeraklah
orang-orang kaya untuk menyantuni mereka.
Hikmah sosial lainnya adalah puasa yang
telah melatih kejujuran pribadi merupakan
training bersama kepada seluruh komponen
masyarakat untuk hidup jujur. Dengan kejujuran
ini maka kehidupan sosial akan berjalan lebih
harmonis, korupsi menurun, dan pemenuhan
tanggungjawab semua elemen bangsa
meningkat sehingga umat Islam mengalami
kemajuan yang signifikan.
Thank U 4 your Attention