Anda di halaman 1dari 21

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.

A (K)

LAPORAN KASUS UJIAN


SEORANG ANAK DENGAN DHF GRADE 1 DENGAN STATUS GIZI
BAIK

Pembimbing:
dr. Rivai Koesen,Sp.A
dr Sri Mulyani,Sp.A
dr Dewi Laksmi,Sp.A

Disusun Oleh :
Fadhila Kamayanti (01.209.5901)

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG
SEMARANG

2014

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


A. IDENTITAS PASIEN
Nama

: An. A

Umur

: 5 tahun

Jenis kelamin

: Laki - laki

Agama

: Islam

Alamat

: Bugen Bangetayu Kulon, RT 2/3, Semarang

Bangsal

: Dahlia

Masuk RS

: 7 Januari 2014

No. CM

: 182751

Nama Ayah

: Tn. R

Umur

: 32 tahun

Pekerjaan

: Swasta

Pendidikan

: SMA

Nama ibu

: Ny. S

Umur

: 30 tahun

Pekerjaan

: Swasta

Pendidikan

: SMP

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


B. DATA DASAR
I. ANAMNESIS
Alloanamnesis dengan ibu penderita pada tanggal 11 Januari 2014 di ruang Dahlia
dan didukung dengan catatan medis.
Keluhan utama

: demam

Keluhan tambahan

: mual,muntah, dan nyeri ulu hati

Riwayat Penyakit Sekarang

Sebelum masuk rumah sakit


o 3 hari sebelum masuk RS, pasien mengalami demam tinggi secara
mendadak, terus menerus , tidak menggigil, tidak mengigau dan tidak
kejang. Demam turun jika diberi obat penurun panas dan dikompres
dengan air hangat, kemudian akan naik lagi setelah beberapa saat.
Menurut ibu pasien, saat demam nafsu makan anaknya menurun dan
badannya semakin lemas. Anak muntah 1 kali, isi makanan, tidak ada
muntah darah, muntah sekitar gelas belimbing. Nyeri otot dan sendi (-),
Bintik bintik merah di tangan dan kaki(-) , mimisan(-), serta perdarahan
gusi(-). Tangan dan kaki dingin dan biru (-), BAB cair(-), berwarna
kehitaman seperti petis(-). BAK lancar, tidak ada keluhan, jumlah dan
warna sama seperti sebelum sakit. Keluhan batuk pilek sebelumnya juga
disangkal. Ibu mengatakan akhir-akhir ini sering turun hujan, rumahnya
banyak nyamuk dan dilingkungan sekitarnya banyak genangan-genangan
air. Serta anak tetangga juga ada yang mengalami keluhan serupa dengan
pasien.
o 2 hari SMRS, demam belum turun walaupun sudah diberi obat
Paracetamol dari apotek. Pasien mengeluh pusing. Nafsu makan pasien
masih menurun. Pasien hanya mau makan beberapa sendok saja, 2-3
sendok makan, minum juga berkurang.
o 1 hari sebelum masuk RS, pasien masih demam, mengeluh nyeri di ulu
hati, dadanya terasa sesak saat bernafas, dan merasa nyaman saat miring
3

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


ke kanan. Karena khawatir dengan kondisi anaknya, oleh orang tua
dibawa ke RSUD dr H Soewondo Kendal.

Sesudah masuk rumah sakit


o Saat masuk rumah sakit (UGD) pasien masih demam. Setelah dilakukan
uji bending (rumple leed) timbul bintikbintik merah pada lengan bawah.
Selanjutnya pasien disarankan oleh dokter jaga untuk menjalani rawat
inap dan akhirnya

pasien dibawa ke bangsal Dahlia

untuk

penatalaksanaan lebih lanjut.


Riwayat Penyakit Dahulu
Riwayat menderita keluhan serupa sebelumnya disangkal.
Riwayat maag disangkal.
Riwayat diare seperti BAB cair, muntah-muntah sebelumnya disangkal.
Riwayat jajan sembarangan disangkal.
Riwayat bepergian jauh disangkal.

Riwayat penyakit keluarga


Keluarga pasien tidak ada yang sakit seperti ini.

Riwayat Sosial Ekonomi


Ayah pasien bekerja sebagai pedagang dengan penghasilan rata-rata sekitar
Rp.1.000.000,00/bulan. Ibu pasien juga bekerja sebagai pedagang dengan penghasilan
rata-rata Rp.1.000.000,00/bulan. Menanggung 2 orang anak dan biaya pengobatan
ditanggung sendiri.
Kesan : sosial ekonomi cukup.

Data keluarga
4

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)

Perkawinan ke
Umur
Pendidikan
Terakhir
Agama
Keadaan Kesehatan

Ayah
1
32 tahun

Ibu
1
30 tahun

SMA

SMP

Islam
Sehat

Islam
Sehat

Data Perumahan
Kepemilikan rumah

: rumah sendiri

Keadaan rumah

: dinding rumah dari tembok, memiliki 3 kamar tidur, lantai


menggunakan kramik, 1 kamar mandi. Sumber air
menggunakan air PDAM.

Keadaan Lingkungan : jarak rumah berdekatan, dekat dengan limbah buangan ke


selokan dan septic tank, pencahayaan dan ventilasi cukup.

Riwayat Persalinan dan Kehamilan


Anak laki-laki lahir dari ibu G 2P1A0 hamil 39 minggu, lahir spontan di bidan,
langsung menangis, berat badan lahir 3400 gram, panjang badan, lingkar kepala dan
lingkar dada saat lahir ibu tidak ingat, tidak ada kelainan bawaan.
Kesan : neonatus aterm, cukup bulan, dan sesuai masa kehamilan.

Riwayat Pemeliharaan Prenatal


Pemeriksaan selama kehamilan :teratur, 1x/bulan selama hamil di Bidan
Penyakit selama kehamilan

:disangkal

Pendarahan selama kehamilan :disangkal


Obat diminum selama kehamilan

:vitamin dan tablet penambah darah

Imunisasi selama kehamilan

:2 kali (suntik Tetanus Toksoid)

Kesan : riwayat pemeliharaan prenatal baik.


5

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)

Riwayat Pertumbuhan dan Perkembangan Anak


Petumbuhan
Berat badan lahir 3400 gram, panjang badan, lingkar kepala dan lingkar dada
ibu tidak ingat. Berat badan sekarang 15 kg, tinggi badan sekarang 101 cm.

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)

Perkembangan
-

Senyum

: ibu lupa

Miring

: 3 bulan

Tengkurap

: 3 bulan

Duduk

: 6 bulan

Merangkak

: 8 bulan

Berdiri

: 11 bulan

Berjalan

: 12 bulan

Berlari

: ibu lupa

Berbicara

: ibu lupa

Saat ini anak berusia 5 tahun. Tidak ada ganguan perkembangan mental dan
emosi.
Dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP)
1. Jika anda bersembunyi di belakang sesuatu/di pojok, kemudian muncul dan
menghilang secara berulang-ulang di hadapan anak, apakah ia mencari anda
atau mengharapkan anda muncul kembali? Iya

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


2. Letakkan pensil di telapak tangan bayi. Coba ambil pensil tersebut dengan
perlahan-lahan. Sulitkah anda mendapatkan pensil itu kembali? Iya
3. Apakah anak dapat berdiri selama 30 detik atau lebih dengan berpegangan
pada kursi/meja? Iya
4. Apakah anak dapat mengatakan 2 suku kata yang sama, misalnya: ma-ma,
da-da atau pa-pa. Jawab YA bila ia mengeluarkan salahsatu suara tadi.
Iya
5. Apakah anak dapat mengangkat badannya ke posisi berdiri tanpa bantuan
anda? Iya
6. Apakah anak dapat membedakan anda dengan orang yang belum ia kenal? la
akan menunjukkan sikap malu-malu atau ragu-ragu pada saat permulaan
bertemu dengan orang yang belum dikenalnya. Iya
7. Apakah anak dapat mengambil benda kecil seperti kacang atau kismis,
dengan meremas di antara ibu jari dan jarinya seperti pada gambar? Iya

8. Apakah anak dapat duduk sendiri tanpa bantuan? Iya


9. Sebut 2-3 kata yang dapat ditiru oleh anak (tidak perlu kata-kata yang
lengkap). Apakah ia mencoba meniru menyebutkan kata-kata tadi ? Iya
10. Tanpa bantuan, apakah anak dapat mempertemukan dua kubus kecil yang ia
pegang? Kerincingan bertangkai dan tutup panel tidak ikut dinilai. Iya
Kesan : pertumbuhan dan perkembangan anak sesuai dengan umur.

Riwayat Makan dan Minum Anak


ASI eksklusif

: Diberikan sejak lahir smp usia 6bln

Susu formula, bubur ASI, & bubur instan: Diberikan sejak usia 6bln smp 8bln
Bubur tim saring dan pisang lumat

: Diberikan sejak usia 8bln

Nasi

: Diberikan sejak usia 1th smp sekarang


8

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


Kesan Riwayat Gizi diberikan sesuai dengan usia dan kualitas dan kuantitas
gizi cukup baik.
Data antropometrinya :
o Anak laki-laki usia 5 tahun
o Berat badan : 15 kg
o Tinggi badan : 101 cm
Pemeriksaan status gizi
WAZ =

WHZ =

BB riel - Nilai Median


SD

BB riel - Nilai Median


SD

TB riel - Nilai Median


=
SD
Kesan : gizi baik, perawakan normal.
HAZ =

15 18.5
2.1

15 - 16
1,4

- 1.7 (normal)

= -0.7 (normal)

101 109,9
= - 1.9 (normal)
4,6

Riwayat Imunisasi
BCG

: 1x (1 minggu, scar (+) di lengan kanan atas)

Hepatitis B

: 4x (0,2,4 dan 6 bulan)

Polio

: 4x (0,2,4 dan 6 bulan)

DPT

: 3x (2,4 dan 6 bulan)

Campak

: 1x (9 bulan)

Kesan : imunisasi dasar lengkap dan sesuai umur.

Riwayat Keluarga Berencana


9

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


Ibu pasien mengikuti program KB suntik 3 bulan.

II.

PEMERIKSAAN FISIK
Tanggal 7 Januari 2014 pukul 14.00 dilakukan pemeriksaan fisik pada anak lakilaki usia 5 tahun dengan BB = 15 kg, TB = 101 cm.

Kesan umum : Composmentis, tampak sakit sedang, tampak petekia(+) setelah uji
rumple leed, gizi baik

Tanda vital :
- Tekanan darah : 100/70 mmHg

- Nadi

: 110x/menit, isi dan tegangan cukup

- Laju nafas

: 32 x/menit

- Suhu

: 38,20 C (aksila)

Status internus :
o Kepala

: mesocephal

o Rambut

: hitam, tumbuh merata, tidak mudah dicabut

o Mata

: konjungtiva anemis (-/-), oedem palpebra (-/-)

o Hidung

: nafas cuping hidung (-), bentuk normal, simetris, sekret (-/-)


mimisan: -/-

o Telinga: bentuk dan ukuran normal, discharge (-/-)


o Mulut

: bibir sianosis (-), bibir kering (-)

o Tenggorok

arcus faring tidak hiperemis, tonsil T1/T1, hiperemis (-),

detritus (-), granulasi (-).

10

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


o Leher

: simetris, pembesaran kelenjar getah bening (-)

o Thorax

: gerakan dinding thorax asimetris, retraksi (-)

o Cor

Inspeksi

: pulsasi iktus cordis tidak terlihat

Palpasi

: ictus cordis teraba di ICS V 2 cm medial linea


midclavicularis sinistra, tidak melebar.

Perkusi

: batas jantung normal

Batas jantung kanan di ICS IV garis sternalis dextra.


Batas jantung atas di ICS III garis parastrenal sinistra.
Batas jantung kiri di ICS V garis midclavicula sinistra.
Auskultasi : bunyi jantung I-II reguler, murmur (-), gallop (-)
o Pulmo
Inspeksi

:
: dada kanan tertinggal saat inspirasi
retraksi otot bantu pernafasan (-)

Palpasi

: pergerakan dinding dada asimetris


strem fremitus melemah pada paru kanan

Perkusi

: redup di paru kanan, sonor di paru kiri

Auskultasi : suara nafas vesikuler menurun, ronki basah (-/-), wheezing


(-/-)
o Abdomen
Inspeksi

: datar

Auskultasi : bising usus (+) normal

11

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


Perkusi

: timpani

Palpasi

: hepar: just palpable


Lien: tidak teraba
Nyeri tekan epigastrium: (+)

o Genitalia

: laki-laki, dalam batas normal

o Anorektal

: anus (+), dalam batas normal

o Ekstremitas

Akral Dingin
Akral Sianosis
Edema
Petechie

Superior
-/-/-/+/+

Inferior
-/-/-/-

(setelah uji

-/-

Rumple leed)
Capillary Refill

<2"

Time

o Kulit

III.

<2"

: petechie (+) setelah uji rumple leed

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Laboratorium darah rutin
7 Januari 2014
o Hemoglobin

: 14.8 g/dL

(N = 14-18 g/dL)

o Hematokrit

: 42.50 %

(N = 42-52 %)

o Jumlah leukosit

: 3.600 /uL

(N = 4800-10.800)

o Jumlah trombosit

: 55.000/uL

(N = 150-400 x 103 /uL)

12

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


Kesan Leukopenia dan Trombositopenia
o Tes Widal

: 1/320

: 1/160

PA

:-

Na

: 130,9

: 4,22

Ca

: 1,17

o Elektrolit

X Foto thorax RLD: tampak kesuraman homogen di lateral hemithorak kanan


PEI : (1,5/8) x 100% = 18,75 % (efusi pleura)

Pemeriksaan lain: Rumple leed positif

C. RESUME
Telah diperiksa seorang anak laki - laki, usia 5 tahun, BB 15 kg, TB 101 cm
dengan keluhan utama 3 hari sebelum masuk RS pasien mengalami demam tinggi
secara mendadak, terus menerus , tidak menggigil, tidak mengigau dan tidak kejang.
Demam turun jika diberi obat penurun panas dan dikompres dengan air hangat,
kemudian akan naik lagi setelah beberapa saat. Menurut ibu pasien, saat demam nafsu
makan anaknya menurun dan badannya semakin lemas. Anak muntah 1 kali, isi
13

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


makanan, tidak ada muntah darah, muntah sekitar gelas belimbing. Nyeri otot dan
sendi (-), Bintik bintik merah di tangan dan kaki(-) , mimisan(-), serta perdarahan
gusi(-). Tangan dan kaki dingin dan biru (-), BAB cair(-), berwarna kehitaman seperti
petis(-). BAK lancar, tidak ada keluhan, jumlah dan warna sama seperti sebelum sakit.
Keluhan batuk pilek sebelumnya juga disangkal. Ibu mengatakan akhir-akhir ini sering
turun hujan, rumahnya banyak nyamuk dan dilingkungan sekitarnya banyak genangangenangan air. Serta anak tetangga juga ada yang mengalami keluhan serupa dengan
pasien.
2 hari SMRS, demam belum turun walaupun sudah diberi obat Paracetamol dari
apotek. Pasien mengeluh pusing. Nafsu makan pasien masih menurun. Pasien hanya mau
makan beberapa sendok saja, 2-3 sendok makan, minum juga berkurang.
1 hari sebelum masuk RS, pasien masih demam,

mengeluh nyeri di ulu hati,

dadanya terasa sesak saat bernafas, dan merasa nyaman saat miring ke kanan. Karena
khawatir dengan kondisi anaknya, oleh orang tua dibawa ke RSUD Kota Semarang.
Saat masuk rumah sakit (UGD) pasien masih demam. Setelah dilakukan uji rumple
leed timbul bintik bintik merah pada lengan bawah. Selanjutnya pasien disarankan oleh
dokter jaga untuk menjalani rawat inap dan akhirnya pasien dibawa ke bangsal Parikesit
untuk penatalaksanaan lebih lanjut.
Sebelumnya pasien tidak pernah mengalami keluhan serupa. Keluarga pasien tidak
ada yang sakit seperti ini.
Pada pemeriksaan fisik (7 Januari 2013), didapatkan kesan umum compos mentis,
tampak sakit sedang, tampak lemas, tampak ptekie pada lengan bawah setelah uji rumple
leed ,status gizi baik.
Tanda vital:
TD: 100/70 mmHg

HR: 110 x/menit

RR: 32x/menit T: 38,2 oC

Nadi: isi&tekanan

cukup
Status interna: pada inspeksi dan palpasi pergerakan dinding dada asimetris, strem
fremitus melemah pada paru kanan, pada auskultasi paru didapatkan suara nafas
vesikuler melemah pada paru kanan, pada perkusi paru didapatkan redup pada paru

14

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


kanan, nyeri tekan epigastrium, terdapat ptekie pada lengan bawah setelah uji rumple
leed.
Pemeriksaan penunjang tanggal 7 Januari 2014
Laboratorium darah rutin
o Hemoglobin

: 14.8 g/dL

(N = 14-18 g/dL)

o Hematokrit

: 42.50 %

(N = 42-52 %)

o Jumlah leukosit

: 3.600 /uL

(N = 4800-10.800)

o Jumlah trombosit

: 55.000/uL

(N = 150-400 x 103 /uL)

X Foto thorax RLD: tampak kesuraman homogen di lateral hemithorak kanan


PEI : 18,75 % (efusi pleura)
Pemeriksaan lain: Rumple leed positif
Antropometri : gizi baik, perawakan normal.

D. DIAGNOSA BANDING
1. Febris 3 hari

DHF : Grade 1
Grade 2
Grade 3
Grade 4
Demam dengue
Demam chikungunya
Demam malaria
15

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


Demam Typoid
2. Status gizi baik
E. DIAGNOSA KERJA
I.
II.

DHF grade 1
Status Gizi Baik

F. PENATALAKSANAAN:
a. KOMPREHENSIF
-

Kuratif

o Parenteral

: - Infus RL 7 cc/kgBB/jam selama 6 jam, diturunkan

5cc/kgBB/jam

DBD derajat I atau II tanpa peningkatan hematokrit


DBD derajat I atau II tanpa peningkatan hematokrit
Gejala klinis:
Demam 2-7 hari
Uji torniquet (+) atau
perdarahan spontan
Laboratorium:
Hematokrit tidak meningkat
Trombositopenia (ringan)
Pasien masih dapat minum
Beri minum banyak 1-2 liter/hari
Atau 1 sendok makan tiap 5 menit
Jenis minuman; air putih, teh manis,
Sirup, jus buah, susu, oralit
Bila suhu >39oC beri parasetamol
Bila kejang beri obat antikonvulsi
Sesuai berat badan

Pasien tidak dapat minum


Pasien muntah terus menerus

Pasang infus NaCl 0,9%:


dekstrosa 5% (1:3)
tetesan rumatan sesuai berat badan
16

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


Periksa Ht, Hb tiap 6 jam,trombosit
Tiap 6-12 jam

o Peroral

: - Paracetamol syr 3 x I cth (jika demam)

Program
o Evaluasi KU dan TTV tiap 1-2 jam
o Cek darah rutin ulang setiap 6 jam
o Awasi tanda perdarahan spontan, syok, dan overload cairan
o Pantau makan dan minum, berak dan kencing tiap hari
-

Promotif

o Istirahat yang cukup dan memperbanyak minum


o Menjelaskan kepada orangtua pasien mengenai penyakit yang sedang
dialami pasien, pengobatan, cara pemberian obat, cara penularan, cara
pencegahan datangnya penyakit ini di kemudian hari.
o Meminta orangtua pasien untuk menjaga kebersihan rumah dan
lingkungan sekitar rumah, tidur menggunakan kelambu, menggunakan
lotion anti nyamuk serta melaksanakan program 3M (menguras, menutup,
mengubur)
o Abatisasi untuk memberatas jentik nyamuk. Fogging di lingkungan sekitar
pasien
o Sedia obat penurun panas di rumah. Bila anak demam, segera beri obat
penurun panas dan di kompres dengan air hangat, di bagian lipat paha dan
lipat ketiak
-

Preventif

o Perbaikan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan


lintas program dan sektoral

17

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


o Merubah kebiasaan menggantung pakaian yang sudah dipakai, menjaga
kebersihan lingkungan, dan tempat penampungan.
o Orangtua pasien diminta untuk ikut serta mengawasi keadaan pasien jika
ada tanda-tanda syok seperti anak terlihat lemas, sulit jika dibangunkan,
suhu tubuh menurun cepat, akral dingin, nafas cepat, nadi cepat dan lemah,
anak gelisah, kencing berkurang (>4-6jam), kulit lembab, segera panggil
petugas kesehatan.
-

Rehabilitatif

o Memberitahukan ciri-ciri nyamuk yang menyebabkan sakit demam


berdarah dan daur hidup nyamuknya.
o Menjaga kesehatan dan stamina contoh: minum vitamin jika bermain kalau
bisa jangan disiang hari setelah pulang sekolah langsug/ sore hari, karena
nyamuk penyebab demam berdarah dengue biasanya berkeliaran pada
siang dan sore, dan menjaga dirinya, agar terhindar dari infeksi.
o Mengajari orang tua untuk selalu hidup sehat, contoh: makan makanan 4
sehat 5 sempurna, selalu mencuci tangan sebelum dan setelah memberi
makan-minum/ aktivitas apapun
b. HOLISTIK
-

Mikro

o Status gizi dilihat dari Z-score:

BBS: 15kg

TBS: 101cm

BBL: 3.400gram

PBL:

WAZ =

BB riel - Nilai Median


SD

15 18.5
2.1

- 1.7 (normal)

18

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)

WHZ =

BB riel - Nilai Median


SD

15 - 16
1,4

= -0.7 (normal)

TB riel - Nilai Median


101 109,9
=
= - 1.9 (normal)
SD
4,6
Kesan : gizi baik, perawakan normal.
HAZ =

Dengan kebutuhan makanan:


o Kalori : 1150 kkal/hari
o BBI : 16 kg
o Protein: 32 gram/hari
Imunisasi

BCG : 1x (1 minggu, scar (+)

Hepatitis B

Polio : 4x (0,2,4 dan 6 bulan)

DPT : 3x (2,4 dan 6 bulan)

Campak

: 1x (9 bulan)

Kesan : imunisasi dasar lengkap sesuai umur.

: 4x (0,2,4 dan 6 bulan)

Nutrisi
ASI eksklusif : Diberikan sejak lahir smp usia 6bln
Susu formula, bubur ASI, & bubur instan : Diberikan sejak usia
6bln smp 8bln
Bubur tim saring dan pisang lumat : Diberikan sejak usia 8bln
Nasi : Diberikan sejak usia 1th smp sekarang
Kesan Riwayat Gizi diberikan sesuai dengan usia dan kualitaskuantitas gizi cukup baik.
19

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)


-

Mini

o Kepemilikan rumah

: rumah sendiri yang didalamnya ditinggali oleh

4 orang (ayah, ibu, kakak, dan adik)


o Keadaan rumah

:dinding rumah dari tembok, memiliki 3 kamar

tidur, lantai menggunakan kramik, 1 kamar mandi. Sumber air


menggunakan air PDAM.
o Keadaan Lingkungan

:jarak rumah berdekatan, dekat dengan limbah

buangan ke selokan dan septic tank, pencahayaan dan ventilasi cukup.


-

Meso

o Lingkungan tetangga upaya untuk bersama-sama bekerja bakti. (3M)


o Sarana bermain yangmendukung dengan ketrampilannya dan sesuai
usia.
o Pelayanan kesehatan dekat dengan puskesmas
o Pendidikan sekolah berpenddikan yang mapan.
-

Makro

o Fasilitas yang mendukung dekat dengan RSUD/ RSUP jika akan


merujuk dari puskesmas.

G. PROGNOSIS
Quo ad vitam

: ad bonam

Quo ad sanam

: ad bonam

Quo ad functionam

: dubia ad bonam

H. USULAN

20

Kepada Yth. dr. Mudrik Tamam, Sp.A (K)

Pemeriksaan Serologi Dengue Blot

Pemeriksaan Benzidin Test

Urin rutin

21