Anda di halaman 1dari 20

FASILITAS PRODUKSI

PERMUKAAN
TREATING SYSTEM

Edbek Disca Tiara (13312008)

Fasilitas Produksi Permukaan Fasilitas Pemisah


TABUNG BERTEKANAN DAN BERTEMPERATUR
TERTENTU YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMISAHKAN
FLUIDA PRODUKSI KEDALAM FASA CAIRAN DAN FASA
GAS

Fasilitas Produksi Permukaan Fasilitas Pemisah


Separator
Vertikal

Separator
Horizintal

Separator
Spherical

SELURUH DIAMETERNYA UNTUK BAGIAN


PEMISAH YANG TERLETAK PADA BAGIAN
TENGAHNYA, DENGAN MIST EXTRACTOR PADA
BAGIAN ATASNYA, SEDANGKAN PADA BAGIAN
BAWAH MERUPAKAN RUANG PENAMPUNG
CAIRAN.
UNTUK SUMUR-SUMUR DENGAN GOR YANG
RENDAH SAMPAI SEDANG DAN KANDUNGAN
PADATAN (PASIR) YANG TINGGI.

Sep. Vertikal
3 fasa
Lebih maksimal
untuk jenis
reservoir jenuh.
Sep. Vertikal
2 fasa

Fasilitas Produksi Permukaan Fasilitas Pemisah


Separator
Vertikal

Separator
Horizintal

Separator
Spherical

untuk sumur-sumur dengan GLR tinggi


dan Cairan berbusa (foam).
Kurang baik untuk sumur yang banyak
mengandung padatan (pasir).

Sep. Horizontal
3 fasa

Sep. Horizontal
2 fasa

Lebih maksimal untuk


jenis reservoir jenuh.

Fasilitas Produksi Permukaan Fasilitas Pemisah


Separator
Vertikal

Separator
Horizintal

Separator
Spherical

MEMPUNYAI KAPASITAS GAS DAN


SURGE TERBATAS, SEHINGGA
UMUMNYA DIGUNAKAN UNTUK
MEMISAHKAN FLUIDA PRODUKSI
FENGAN GLR KECIL SAMPAI SEDANG.
DAPAT BEKERJA PADA TEKANAN
TINGGI.
Sep. Bulat
3 fasa

Sep. Bulat
2 fasa

Lebih maksimal
untuk jenis
reservoir jenuh.

Fasilitas Produksi Permukaan Fasilitas Pemisah


JENIS RESERVOIR JENUH DENGAN 3 FASA FLUIDA
PRODUKSI (GAS, MINYAK, DAN AIR) MEMERLUKAN
Prinsip Kerja
PENANGANAN FASILITAS PRODUKSI PERMUKAAN
(FASILITAS PEMISAH) KHUSUS, YAITU FASILITAS
digunakan beberapa tingkat pemisahan
PEMISAH BERTINGKAT.
yang dilakukan dengan sederetan
Tujuan
separator yang bekerja pada tekanan yang
berturut-turut menurun. Cairan yang
Untuk mendapatkan cairan
keluar dari separator bertekanan tinggi
hidrokarbon (minyak) yang
akan masuk ke dalam separator
maksimal dari fluida produksi dan
berikutnya yang bertekanan lebih rendah
untuk mendapatkan kestabilan yang
dan demikian seterusnya.
semaksimal mungkin dari gas
maupun minyaknya.
Jenis
Berdasar pertimbangan ekonomis
pemisahan bertingkat dibatasi
hanya 2 sampai 4 tingkat saja

Fasilitas Produksi Permukaan Fasilitas Pemisah


Pemisah 2
tingkat
MINYAK YANG MEMPUNYAI
GRAVITY RENDAH.
GOR ALIRAN SUMUR RENDAH.
TEKANAN ALIRAN SUMUR
RENDAH.

Pemisah 3
tingkat
intermediate oil gravity
intermediate GOR
intermediate tekanan
aliran sumur

Pemisah 4
tingkat
oil gravity yang tinggi
GOR tinggi
tekanan di kepala sumur
tinggi

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System

PERALATAN-PERALATAN PEMISAH FLUIDA PRODUKSI LANJUT YANG


BEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI TAMBAHAN DARI LUAR
SISTEM.
BERFUNGSI UNTUK MEMISAHKAN AIR DARI MINYAK DAN BEBERAPA
MATERIAL LAIN YANG TERKANDUNG DI DALAM FLUIDA RESERVOIR
UNTUK MENDAPATKAN KUALITAS MINYAK YANG DIKEHENDAKI
(MENGANDUNG <1% AIR)

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Metode Pemisahan
Gravity
Dehidration
PRINSIP KERJA PERBEDAAN
GRAVITY ANTARA MINYAK
DAN AIR SEBAGAI EMULSI.
HANYA DAPAT DILAKUKAN
PADA KEADAAN EMULSI
YANG TIDAK STABIL.
CONTOH: WASH TANK,
HEATER TREATER,
CENTRIFUGE, DLL.

Electrical
Dehidration
Prinsip kerja dengan
tegangan listrik bertekanan
tinggi, tegangan listrik akan
membentuk partikel air
menjadi tetes tetes air
yang besar, sehingga
pemisahan secara gravitasi
dapat terjadi.
Dapat ditambahkan bahan bahan kimia untuk
membantu proses
pemisahan emulsi.

Chemical
Dehidration
Metode ini biasa
digabungkan dengan
metode gravity dehidration.
Penggunaan bahan kimia
untuk memecahkan emulsi
antara minyak dan air.
Bahan kimia yang biasa
digunakan adalah
surfactant (surface actice
agent).

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

Water Treating
System

SEPARATOR MENGHASILKAN FLUIDA


HASIL PEMISAHAN YANG KURANG
OPTIMAL.

Gas Treating
System
Oil Treating System digunakan untuk
memberikan proses tambahan pada
pemisahan fluida reservoir (oil).

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

Water Treating
System

Gas Treating
System

Heater
Treater

TABUNG BERTEKANAN TINGGI


YANG BEKERJA DENGAN PRINSIP
GRAVITASI, DIMANA PERALATAN
TERSEBUT DILENGKAPI DENGAN
PERALATAN PEMANASAN SECARA
LANGSUNG (FIREBOX).
Skema Heater Treater
Horizontal
Skema Heater Treater
Vertikal

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

Water Treating
System

Gas Treating
System

Oil Skimmer

MEMISAHKAN BUTIR-BUTIR MINYAK YANG MASIH TERTINGGAL DI DALAM AIR


DARI HEATER TREATER ATAU GUN BARREL SEBELUM DIBUANG ATAU
DIINJEKSIKAN KE DALAM SUMUR.
PRINSIP PEMISAHANNYA MENGGUNAKAN PRINSIP GRAVITASI.

Oil
Skimmer
Vertikal

Oil
Skimmer
Horizontal

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

Water Treating
System

Gas Treating
System

DILAKUKAN AGAR BUTIRAN MINYAK YANG MASIH TERDAPAT DIDALAM AIR DAPAT
MUNCUL KE PERMUKAAN AIR, SEHINGGA DAPAT DIPISAHKAN.

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

Water Treating
System

Gas Treating
System

1. SKIMMER TANKS
PERALATAN INI DIDESAIN UNTUK CAIRAN YANG MEMERLUKAN WAKTU YANG LAMA UNTUK TERJADI
PROSES COALESCENCE DAN PEMISAHAN SECARA GRAVITASI.
2. PLATE COALESCERS
CARA KERJA DARI KOMPONEN UTAMA INI ADALAH DENGAN MEMBERIKAN KEMIRINGAN
TERTENTU PADA PIPA YANG MEMILIKI PLATE COALESCERS, SEHINGGA DENGAN MENGGUNAKAN
PEMISAHAN SECARA GRAVITASI, BUTIRAN MINYAK AKAN MENUJU KE PLATE BAGIAN ATAS.
3. PRECIPITATOR/ FILTER
CARA KERJANYA ADALAH DENGAN MEMBERIKAN FILTER ATAU SARINGAN UNTUK MENYARING BUTIRAN MINYAK
DAN MENGGABUNGKAN BUTIRAN MINYAK YANG TERSARING TERSEBUT.
4. SP PACKS
SP PACK MEMBERIKAN SUATU GERAKAN ALIRAN TURBULEN DENGAN MENGALIRKAN AIR MELALUI SUATU
CELAH PIPA, SEHINGGA BUTIRAN MINYAK YANG MASIH TERDAPAT DALAM ALIRAN AIR DAPAT SALING
MENUMBUK DAN MENGGABUNGKAN DIRI.

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

Water Treating
System

Gas Treating
System

SUATU SYSTEM YANG DIRANCANG UNTUK MENDAPATKAN GAS HASIL


PEMISAHAN YANG BERSIH DARI IMPURITIES DAN SESUAI DENGAN
PERMINTAAN PRODUSEN.

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

Water Treating
System

Gas Treating
System

GAS SWEETENING
PROSES PEMISAHAN GAS ALAM DARI IMPURITIES YANG MASIH TERKANDUNG
DIDALAMNYA.
IMPURITIES ADALAH FLUIDA NONHIDROKARBON YANG IKUT TERPRODUKSI KE
PERMUKAAN YANG DAPAT BERUPA CO2, N2, O2, H2S, DAN PENGOTOR LAINNYA.
METODE-METODE YANG SERING DIGUNAKAN DALAM PROSES GAS SWEETENING ANTARA
LAIN : SOLID BED ABSORPTION, CHEMICAL SOLVENTS, PHYSICAL SOLVENTS, DIRECT
CONVERSION OF H2S TO SULFUR, DISTILATIONS, DAN GAS PERMEATION.

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

Water Treating
System

Gas Treating
System

GAS DEHIDRATION
SUATU PROSES YANG DILAKUKAN UNTUK MEMBUANG UAP AIR YANG MASIH TERDAPAT DALAM
ALIRAN GAS TEMPERATUR SISTEM TURUN TERJADI PENGEMBUNAN.
Proses adsorbsi yaitu penyerapan uap
METODE: LIQUID GLYCOL DAN SOLID BED DEHYDRATION.
air oleh padatan.
Peralatan yang digunakan sebenarnya
merupakan kombinasi dari separator
Proses absorbsi dengan
tiga fasa, dengan komponen
mereaksikan gas dengan
instalasinya seperti gas inlet, adsorbtion
glycol.
tower pemanas dan pendingin, pompa
Glycol akan bereaksi dengan
manifolds, switching valve, dan kontrol
uap air sehingga gas bebas
aliran gas.
dari uap air.
Lebih dipalikasikan karen
operasi dapat kontinyu.

Fasilitas Produksi Permukaan Treating System


Systems
Oil Treating
System

GAS PRECESSING

Water Treating
System

Gas Treating
System

PROSES YANG DILAKUKAN UNTUK MENGHILANGKAN ETANA, PROPANA, BUTANA DAN


HIDROKARBON BERAT LAINNYA DARI ALIRAN GAS.
GAS PROCESSING DILAKUKA N DENGAN 3 CARA, YAITU : ABSORPTION / LEAN OIL,
REFRIGERATION, CRYOGENIC PLANTS
gas didinginkan sampai dengan
Lean oil ini digunakan untuk
menyerap komponen hidrokarbon
ringan yang terdapat dalam aliran
gas, sehingga hanya komponen berat
hidrokarbon saja yang tertinggal
dalam aliran gas.
Hasilnya yaitu cairan dengan
karakteristik kandungan komponen C3
80%, C4 90%, C5 98%.

metode pendinginan pada


aliran gas. Pendingin yang
digunakan berupa freon atau
propana.
Karakteristik komponen
hidrokarbon yang diperoleh
adalah : C3 85%, C4 94%, C5+
98%

-150oF.
gas mengalami perubahan
kecepatan dan tekanan yang
diperoleh dari turbin.
hasil produksi dapat
bertemperatur rendah, sehingga
cairan hasil proses yang
diperoleh lebih banyak.
Karakteristik komponen
hidrokarbon yang dihasilkan
adalah : C3>60%, C4>90%, C5
100%

KESIMPULAN
UNTUK RESERVOIR JENUH DIMANA TERDAPAT FASA CAIR (MINYAK
DAN AIR) DAN FASA GAS, PERALATAN PEMISAHAN TERDIRI DARI
SEPARATOR (PEMISAHAN MINYAK-GAS) DAN TREATING SECTION
(PEMISAHAN MINYAK-AIR).
UNTUK RESERVOIR JENUH DIMANA TERDAPAT FASA CAIR (MINYAK
DAN AIR) DAN FASA GAS, PERALATAN PEMISAHAN YANG DIGUNAKAN
ADALAH
PEMISAHAN
BERTINGKAT
DENGAN
TUJUAN
UNTUK
MENDAPATKAN CAIRAN HASIL PEMISAHAN DARI FLUIDA SUMUR
YANG MAKSIMAL DAN MEMPEROLEH KESTABILAN SEMAKSIMAL
MUNGKIN DARI GAS MAUPUN MINYAKNYA.

TERIMAKASIH