Anda di halaman 1dari 37

Imunologi Infeksi

Reza Hakim

Materi
Definisi infeksi
Jenis infeksi
Mekanisme infeksi
Faktor-faktor yang mempengaruhi
terjadinya infeksi
Respon imun terhadap infeksi

PENDAHULUAN
Materi prasyarat
Komponen sistem imun
Pembentukan dan fungsi-fungsi respon
imun

DEFINISI
Kondisi di mana tubuh diinvasi oleh organisme
yang berpotensi menyebabkan penyakit.
Invasi dan multiplikasi mikroorganisme (bakteri,
virus, parasit) yang normalnya tidak ada pada
tubuh.
Infeksi simptomatik / asimptomatik
Contagious = mudah ditransmisikan/ditularkan
Virulent = mudah/sering menyebabkan penyakit

DEFINISI
Pembagian
Berdasar kejadian
Sporadik, endemik, epidemik, pandemik

Berdasar periode/lama/severity
Akut, subakut, kronis, kronis eksaserbasi akut, laten

Berdasar luas area


Lokal, primer, sekunder
Emerging, re-emerging
5

General Features of
Immune Responses to Microbes
Defense against microbes is mediated by the effector
mechanisms of innate and adaptive immunity.
The immune system responds in distinct and specialized
ways to different types of microbes to most effectively
combat these infectious agents.
The survival and pathogenicity of microbes in a host are
critically influenced by the ability of the microbes to evade or
resist the effector mechanisms of immunity.
In many infections, tissue injury and disease may be caused
by the host response to the microbe and its products rather
than by the microbe itself.
6

JENIS

JENIS
True pathogens
Opportunistic pathogen
Berdasarkan lokasi
Intraseluler
Virus, protozoa (toxoplasma, plasmodium), bakteri
(salmonella, mycobacterium)

Ekstraseluler
Bakteri, helminths

Di luar tubuh
Jamur, ectoparasit (kutu)
8

Salmonella

10

MEKANISME

Encounter
Colonization
Penetration
Spreading
Tissue damage
Resolution

11

MEKANISME
A) Encounter
Direct contact terbanyak
Herpes, GO

Droplets
Influenza, pneumonia, TB

Fecal-oral (ingestion)
GE

Inoculation / trauma
Tetanus, malaria

Transplasental (toxoplasma)
12

Innoculation

13

MEKANISME
B) Colonization
Pada temperatur dan pH tertentu
Kompetisi dengan flora normal + barier fisik host
Protein adhesi (untuk perlekatan ke host)
C. Penetration
Lebih mudah jika kulit tidak intak
Enzim (beberapa bakteri), fisik (hook-worm)
14

Koloni

15

Koloni

16

Koloni

17

MEKANISME
D) Spreading
Penyebaran langsung (melalui jaringan sekitar)
Melalui pembuluh darah
Melalui pembuluh limfe
E. Tissue Damage
Disebabkan oleh:
Bulk effect, toxin mediated, altered function of
host system, respon imun host (terhadap agent)
18

19

MEKANISME
F) Resolution
Kondisi jaringan kembali seperti semula
Infeksi hilang dengan meninggalkan bekas
kerusakan permanen
penggantian dengan jaringan parut

20

FAKTOR-FAKTOR
Agent

Host

Envi

Host

Agent

Envi

21

BACTERIA

22

BACTERIA

23

VIRUS
Melekat pada host spesifik dengan reseptor
protein pada capsidnya insersi viral genom
menggunakan protein host untuk replikasi
Replikasi
Lytic cycle
reproduksi sendiri
Lysogenic cycle
reproduksi menggunakan protein dari host

24

VIRUS

25

VIRUS

26

VIRUS

27

VIRUS
HIV -- Influenza

28

VIRUS
Ebola

29

FUNGI
Sifat infeksi fungi
Eukariot heterotrof
Terjadi pada kasus immunocompromised
termasuk pada host yang diterapi imunosupresant

Lokasi:
superficial (hanya dipermukaan kulit)
subcutan (menembus kulit namun masih dapat
dibatasi)
sistemik
30

PARASITES
Protozoa
Eukariot, heterotroph

31

PARASITES

32

PARASITES
Helminths
Infeksi bersifat kronis
Respon imun host: humoral dengan aktivasi
eosinofil, peningkatan IgE, dan aktivasi sel mast.
= hipersensitivitas tipe I

33

PARASITES
Helminths

34

PARASITES
Helminths

35

36

Terima Kasih
Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat

Rez@Hakim

37