Anda di halaman 1dari 144

Assessment and Evaluation

By. Ulfa Rahmi, M. Ed

Overview
What are the differences of evaluation,
assessment and measurement?
What are the purposes?
How can we assess them?

How do they interrelate (between assesment


and learning)?

Test,
Measurement,
Assessment,
Evaluation, Do
they differ?

Measurement / Mengukur
1. Membandingkan sesuatu dengan
ukurannya (Sudijono, 1996:3)
2. Kegiatan penentuan angka
terhadap suatu obyek secara
sistematis. (Mardapi, 2004: 14)
3. Kegiatan mengukur, yakni
membandingkan sesuatu dengan
kriteria/ukuran tertentu.
4. Bersifat kuantitatif

Berapa
tinggimu?

Assessment/Penilaian
Mengambil suatu keputusan terhadap
sesuatu dengan ukuran baik buruk
Penilaian bersifat kualitatif.
Penilaian adalah kegiatan menafsirkan
atau mendeskripsikan hasil pengukuran
(Djemari Mardapi 1999:8)

Evaluation
Kegiatan yang dilakukan untuk
melihat sejauh mana tujuan yang
sudah ditetapkan, yang selanjutnya
membuat keputusan/kesimpulan
serta tindak lanjut.

Basic Linguistic Terminology


You will see ten multiple choice questions.
You will have 30 seconds to choose an answer.
Write your answers on a piece of paper.
From: http://www.funtrivia.com/playquiz/quiz691417ecee0.html

Answer this Question


People respected George Washington because
A
B
he was a honest man, and he turned out to be
one
C
of our greatest military leaders
D

2. The policeman ordered the suspect to dont


A
B
remove his hands from the hood of the car
C
D

3. Mary and her sister studied biology last year,


A
B
C
And so does Jean
D

4. These televisions are all to expensive for we


to
A
B
C
buy at this time, but perhaps we will return
later.
D

5. Many theories on conserving the purity of


A
water has been proposed, but not one has
been as
B
C
widely accepted as this one.
D

How Did You Feel?

You and tests


Tests that left you feeling
Positive
Self-confident
Motivated
Why?

Tests that made you feel


Degraded
Anxious
De-motivated
Why?

How did you do?


1.
2.
3.
4.
5.

C
B
D
C
B

Three key concepts


Testing
Assessment
Teaching

What is a test?
What makes a test a test? 4 5 keywords?
A method of
(Brown, 2004)

What is a test?
What makes a test a test? 4 5 keywords?
A method of measuring a persons ability,
knowledge or performance in a given domain
(Brown, 2004)

What makes a good test?


A well-constructed
test is.

A well-constructed test is an instrument that


provides an accurate measure of a test taker's
ability within a particular domain.
Brown, 2003

Assessment
Is assessment synonymous with testing?

Which is which?
Assessment
ongoing process
Generally encompasses a
wide domain
subconscious impression
Incidental judgment
implicit evaluation

Testing
administrative procedure
specific times
curriculum referenced
peak performance
measured and evaluated

Where is the line


between assessment and testing?
between assessment and teaching?

Which best describes the relationship?


Tests
Assessment

Teaching

Assessment
Tests

Teaching
Tests

Assessment
Teaching

Hubungan hierarki evaluasi, penilaian, dan


pengukuran

EVALUATION
ASSESSMENT
MEASUREMENT

Tugas

Individu
Tugas Kelompok
Membuat Laporan Praktikum, dll

CARA
TES

What are the purpose?

Diagnose students strengths and needs


Provide feedback on student learning
Provide a basis for instructional placement
Inform and guide instruction
Communicate learning expectations
Motivate and focus students attention and
effort
Provide practice applying knowledge and skills

TUJUAN EVALUASI PEMBELAJARAN

Secara
Umum
Tujuan
Evaluasi
Pembelajaran

Untuk memperoleh data pembuktian yang


menjadi petunjuk tentang tingkat kemampuan
dan keberhasilan dalam pencapaian tujuan
setelah proses pembelajaran
Untuk mengetahui evektivitas metode
pembelajaran yang digunakan dalam proses
pembelajaran

Untuk merangsang peserta didik dalam


menempuh /mengikuti Pembelajaran

Secara
Khusus

Untuk menemukan faktor-faktor penyebab


gagal/keberhasilan siswa dalam mengikuti
proses pembelajaran

Mengukur Kemajuan
Secara
Umum

Menunjang Penyusunan Rencana


Menyempurnakan Kembali
Secara Psikologis

Fungsi
Evaluasi
Pembelajaran
Secara Didaktis

Bagi
Pendidik

Mengenal Kapasitas
Dan Status Dirinya

Bagi
Siswa

Kapasitas Tentang
Hasil Usahanya

Bagi
Pendidik
Bagi
Siswa

Secara
Khusus

Secara Administratif

Dorongan Perbaikan
dan Peningkatan
Prestasi

-Fungsi Diagnostik
-Fungsi Penempatan
-Fungsi Selektif
-Fungsi Bimbingan
-Fungsi Instruksional

- Memberikan Laporan
- Memberikan Data
- Memberikan Gambaran

BAGAN EVALUASI PEMBELAJARAN


Tujuan Pembelajaran
yang telah ditentukan

Proses Pencapaian
Tujuan
Perbandingan
antara Tujuan
dengan Hasil yang
telah dicapai
Informasi (sesuai/tidak
sesuai, berhasil/gagal,
bermutu/kurang bermutu.
Mengapa? Bagaimana?)

Hasil
Pembelajaran
yang telah di capai

Feed Back
Upaya Prbaikan
atau
Penyempurnaan
Program
Peembelajaran

PENGUKURAN DAN PENILAIAN BELAJAR

( alternatif 1, yang lazim )


KULIAH
PENILAIAN

HASIL
BELAJAR

MAHASISWA
BELAJAR

TES / UJIAN

LULUS
TIDAK
LULUS

Hal-hal yang perlu dilakukan dalam sebuah


evaluasi pendidikan
How

EVALUATION

When

What

Who
Why

Assessment Principle
By. Ulfa Rahmi, M. Ed

Objectives
After this lecture, students are expected to be
able to explain the principles of the
assessment

EVALUATION PROCEDURES /CATEGORIES


Placement/selective evaluation = evaluation
of pupil entry in sequence of instruction
Formative evaluation = evaluation of pupil
learning during instruction
Diagnostic evaluation = Evaluation of pupil
learning difficulties during instruction
Summative evaluation = evaluation of pupil
achievement at the end of instruction

PRINSIP EVALUASI PEMBELAJARAN


1.
2.

TUJUAN
Prinsip Keseluruhan (comprehensive); artinya evaluasi
dilakukan secara bulat, utuh atau menyeluruh, tidak
terpisah-pisah atau sepotong-sepotong.
Evaluasi yang menyeluruh ialah yang mampu
memproyeksikan seluruh aspek pola tingkah laku yang
diharapkan sesuai dengan tujuan pendidikan.
Untuk dapat melaksanakan evaluasi yang memenuhi asas ini,
maka setiap tujuan instruksional harus telah dijabarkan
sejelas-jelasnya, sehingga dapat dijadikan pedoman untuk
melakukan pengukuran.
Alat atau instrument evaluasi harus mengandung atau
mencerminkan item-item yang representatif, yang
dijabarkan dari tujuan-tujuan instruksional yang telah
disusun.

2. Prinsip Kesinambungan (contonuity); artinya evaluasi dilakukan


secara teratur dan sambung-menyambung dari waktu ke waktu.
Maksudnya ialah agar kita (guru) memperoleh kepastian atau
kemantapan dalam mengevaluasi. Dan dapat mengetahui tahaptahap perkembangan yang dialami oleh siswa.
3. Prinsip obyektivitas (objectivity); artinya evaluasi harus dilakukan
dengan apa adanya, wajar, tidak dicampuri oleh kepentingan2, dan
terlepas dari faktor-faktor yg sifatnya subyektif.
4. Kooperatif ; artinya dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran
harus bekerjasama dengan semua pihak yang terlibat dalam
kegiatan evaluasi (guru, wali murid, kepala sekolah, siswa, tenaga
administrasi dll)
5. Praktis, ekonomis dan mendidik ;artinya evaluasi pembelajaran yang
baik adalah mudah dilaksanakan, rendah biaya, efisien waktu dan
tenaga serta mampu mencapai tujuan yang oftimal
6. Evaluasi harus dilaksanakan dengan alat pengukur yang baik
Asas ini diperlukan, sebab untuk dapat memberikan penilaian secara
obyektif diperlukan informasi atau bukti -bukti yang relevan dan
untuk itu dibutuhkan alat yang tepat guna. Ada beberapa
persyaratan yang harus dipenuhi untuk alat pengukur yang baik,
yaitu: valid, reliabel dsb

A Good test in Assessment:

Practicality
Reliability
Validity
Authenticity

Practility
Practicality
Kepraktisan

Mudah untuk dilakukan

What make a test practical?

Not expensives
Not taking to much time
Easy to do
Easy to score

Example
Tes wawancara butuh 10-15 menit, tidak akan
praktis untuk mentes peserta ratusan
Tes yang menggunakan LJK tidak praktis
apabila kita tidak punya mesin scanner
Writing tes for 2 hours not practical if our aim
is only to test a topic sentence

Reliable
Terpercaya
Konsisten dan dapat diandalkan
Jika melakukan tes pada siswa yang sama atau
dengan mengkorelasikan dua test yang
paralel, hasilnya relatif sama

2 Jenis Reliabilitas
Reliabilitas antar penilai hasil penilaian
yang dilakukan oleh beberapa penilai relatif
sama
Reliabilitas pelaksanaan instrumen tes yang
digunakan dalam situasi apapun relatif sama

Pengukuran Reliabilitas
(Split-hal method) teknik belah dua,
1 set soal dibagi butir ganjil dan genap kemudian
dikorelasikan keduanya dengan Pearson Product
Moment, jika korelasinya signifikan maka reliable.
tes paralel, 2 set soal mengukur hasil belajar,
setelah diuji, skor dikorelasikan dan signifikan
maka reliable
pengetesan ulang, 1 set soal di uji pada 2
kelompok dgn tingkat kemampuan yang sama,
bila hasil korelasinya signifikan, maka reliable

Cara meningkatkan Reliabilitas Soal


Membuat soal yang dapat membedakan siswa
pandai dan yang kurang
Tidak terlalu banyak memberi kebebasan kepada
peserta tes
Memberikan perintah yang jelas dan mudah
dipahami
Memastikan soal yang dib erikan dapat dibaca
dengan baik
Membuat peserta tes mengenal format dan
teknis tes

Validity
Tepat
Sejauh mana kesimpulan yang diperoleh dari
tes, tepat dan bermakna sesuai dengan tujuan
penilaian yang diinginkan.
Harus mampu mengukur aspek yang ingin
diukur

Authenticity
Keotentikan
Tingkat kesejalanan antara ciri-ciri sebuah tes
dengan tugas bahasa yang dilakukan dalam
bahasa target
Bahan/ tugas harus mencerminkan kenyataan
yang akan dihadapi dalam kondisi nyata di
lapangan (jenis text, grammar, contextual)

Washback/ Feed back


Dampak balik
Dampak tes terhadap pembelajaran
Tes formatif dapat menemukan kelemahan
siswa dalam belajar atau kelemahan guru
dalam mengajar

Terpadu
Merupakan komponen yang tidak terpisahkan
dari kegiatan pembelajaran
Dapat diketahui semua pihak (prosedur,
kriteria penilaian, dasar pengambilan
keputusan)
Menyeluruh dan berkesinambungan
(mencakup semua kompetensi, dan
menggunakan berbagai tekhnik penilaian)

Summary of what makes a good test


1.
2.

3.
4.

VALID: TES DENGAN TEPAT, BENAR, SAHIH MENGUKUR


HASIL BELAJAR SISWA SETELAH MENEMPUH PROSES
BELAJAR DLM WAKTU TERTENTU
RELIABEL: HASIL PENGUKURAN SECARA BERULANGKALI
THD SUBYEK YG SAMA ADALAH STABIL KAPAN SAJA, DI
MANA SAJA, OLEH SIAPA UJIAN DILAKUKAN, DIPERIKSA
DAN DINILAI
OBYEKTIF: TES DISUSUN, DILAKSANAKAN, DIKOREKSI DAN
DIBERI NILAI MENURUT APA ADANYA. TERHINDAR DR
HALLO EFFECT DAN PRESEDEN MASA LALU
PRAKTIS: (A) BERSIFAT SEDERHANA TANPA
MEMBUTUHKAN PERALATAN YG BANYAK (B) LENGKAP:
ADA PETUNJUK CARA MENGERJAKAN, KUNCI JAWABAN,
PEDOMAN SKORING DAN PENENTUAN NILAI

5. BUTIR-BUTIR SOAL TES HRS MERUPAKAN


SAMPEL YG REPRESENTATIF DARI POPULASI
BAHAN PELAJARAN YG DIAJARKAN
6. BENTUK SOAL TES DIBUAT BERVARIASI
7. TES HASIL BELAJAR DIDESAIN SESUAI DG
KEGUNAANNYA (PLECEMENT TEST BERBEDA
DG SUMMATIVE TEST)
8. MENJADI SUMBER INFORMASI YG BERGUNA
UNTUK MEMPERBAIKI CARA BELAJAR SISWA
DAN CARA MENGAJAR GURU

Types of Assessment (as, for, of)


By. Ulfa Rahmi, S. Si, M. Ed

Commonly, the purpose of


assessement:

Diagnostik
Placement
Formative
Sumative

EVALUATION PROCEDURES /CATEGORIES


Placement/selective evaluation = evaluation
of pupil entry in sequence of instruction
Formative evaluation = evaluation of pupil
learning during instruction
Diagnostic evaluation = Evaluation of pupil
learning difficulties during instruction
Summative evaluation = evaluation of pupil
achievement at the end of instruction

Commonly, steps in assessment

How

Assessment

When

What

Who
Why

Assessment of Learning
Summative
Intended to certify learning
Report to parent and students about
students progress
Comparing student
Done at the end of something
Result are expressed symbolically

Indicates which students doing well and which


students doing poorly
However, this kind of test dont give much
indication of mastery particular concept.
Not represent a broad range of skills and
knowledge

Example

UN
TOEFL
At the end of semester
Etc

Weakness
Sceptism about its fairness and accuracy
Misinterpret single score to represent
performance on a wide range of skills and
abilities

Question is....

Assessment for Learning


Formative assessment
Making judgements to creating descriptions that
can be used for the next stage of learning
Collect a wide range of data
Marking is not designed to make comparative
judgements among students but rather to
highlight each students stregths and weaknesses
Then provide the students with feedback that will
further their learning.

Happen in the middle of learning


Identify particular learning needs
More than once
Teachers provide assistance as part of the
assessment
Provide the feedback to scaffold next step.

Example

Record Keeping
Checklist
Artefacs
Portfolios
Worksheet
Anecdote

Assessment as Learning
Emphasizing the role of student to assess
theirselves
Form of formative assessment
Regulatory process in metacognition
Students personally monitor what they are
learning
Students will need to be self motivating and able
to bring their talents and knowledge
Cant just wait from the teacher

Designing classroom Assessment


By. Ulfa Rahmi M. Ed

Menyusun Rencana Evaluasi


Pembelajaran
a.

Merumuskan Tujuan dilaksanakannya Evaluasi

b.

Menetapakkan aspek-aspek yang akan dievaluasi (kognitif,


afektif dan psikomotor)
c. Memilih Teknik yang akan digunakan dalam evaluasi (tes atau non
tes)
d. Menyusun alat ukur yang akan digunakan
e. Menentukan tolok ukur sebagai patokan (PAN atau PAP)

Norm Referenced (NR) ---- PAN


Penguasaan siswa dibandingkan dengan tingkat penguasaan
kawan-kawannya dalam satu kelompok, bersifat relatif.

Criterion Referenced ------- PAP

Penguasaan siswa diukur dengan menggunakan perbandingan


terhadap suatu kriteria tertentu

Tujuan Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran dapat berupa :
1. Tujuan Istruksional Khusus : tujuan yang ingin
dicapai pada akhir pembelajaran
2. Tujuan Instruksional Umum: tujuan yang ingin
dicapai pada akhir unit atau semester
3. Tujuan Kurikuler : tujuan yang ingin dicapai oleh
suatu mata pelajaran

Tujuan Pembelajaran B. Inggris


Tujuan Pembelajaran tercermin pada:
1. Standard Kompetensi kualifikasi kemampuan peserta didik yang
menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan
keterampilan yang diharapkan untuk dapat dicapai
2. Kompetensi Dasar kemampuan minimum yang harus dapat
dilakukan atau ditampilkan oleh siswa untuk standar kompetensi
tertentu

SK dan KD diperinci menjadi skill yang dapat


diukur yang disebut dengan INDIKATOR

Ingat!
Semua unsur yang terlibat, harus menyadari
bahwa proses yang dilakukan di kelas dalam
rangka pencapaian SK dan KD
Apakah student/teacher centered?
Pendekatan: Communicative approach, natural
aproach, genre-based aproach, contextual
teaching and learning
Teknik: pre teaching-while teaching-post
teaching; presentation-practice-prduction;
games, role play, diskusi, etc.

Agar Mudah diukur, tujuan pembelajaran


diklasifikasikan berdasarkan Taknonomi Bloom
No

Kognitif

Afektif

Psikomotorik

Mengingat Data

Menerima (Kesadaran)

Menyalin

Memahami

Merespon (mereaksi)

Memanipulasi
(mengikuti perintah)

Aplikasi

Menghargai (Menilai dan Mengembangkan


Bertindak)
Keakuratan

Analsis
(Struktur/elemen)

Mengorganisir sistem
nilai pribadi

Evaluasi

Menginternalisasi sistem Naturalisasi


nilai (mengadopsi
(otomatisasi, menjadi
perilaku)
ahli)

Sintesis
(menciptakan,
membuat)

Artikulasi
(menggabung,
mengintegrasikan)

Langkah-langkah dalam mengembangkan


instrumen penilaian
1. Menetapkan tujuan penilaian (bersifat formatif,
sumatif, diagnostik, penempatan, dll)
2. Menetapkan pokok bahasan/materi yang akan
diteskan (per pertemuan, per unit, per pokok
bahasan, per semester, dll)
3. Menentukan jenis soal yang akan
dikembangkan (multiple choice, essay, dll)
4. Mengkaji SK dan KD
5. Menentukan ranah prilaku hasil belajar
(Kognitif, afektif, psikomotorik)

Menentukan indikator atau TIK untuk setiap


butir soal
Menuliskan butir soal dan jawabannya. Bila
soal essay/wawancara ditentukan rubrik
penilaiannya
Meyiapkan lembar jawaban dan tekhnik
penyekoran
Tentukan prosedur penafsiran penilaian (PAP,
PAN)

BENTUK-BENTUK TES
DAN TEKNIK PENYUSUNANNYA
BENTUK TES

Non Tes

Tes

BENTUK-BENTUK TES
DAN TEKNIK PENYUSUNANNYA
BENTUK SOAL TES

ESSAY TEST

OBJECTIVE
TES

Penggolongan Essay Test


TES URAIAN BEBAS/TERBUKA
Some parents buy their children a large number of toys to play
with. What are the advantages and disadvantages for the child
of having a large number of toys?
TES URAIAN TERBATAS
Assessment for learning is somehow a formative kinds
of assessment. Explain briefly what the meaning of
those term?

Penggolongan Objective test


1.TRUE-FALSE TEST

2.MATCHING TEST
3.COMPLETION TEST

4.FILL IN TEST
5.MULTIPLE CHOICE ITEM TEST

Bentuk Non Test


Interview
Quesioner
Observasion

Example: Reading VIII, Sem I


No

Langkah-Langkah

1.

Tujuan Penilaian

Formative

2.

Pokok Bahasan yang diuji

Per unit

3.

Jenis Soal

Multiple Choice

4.

Standar Kompetensi (SK)

Memahami makna teks tuis fungsional


dan esei sederhana berbentuk
descriptive, recount yang berkaitan
dengan lingkungan sekitar

Kompetensi Dasar (KD)

1. Membaca nyaring bermakna teks


tulis fungsional dan esei dengan
ucapan, tekanan dan intonasi yang
benar yang berkaitan dengan
lingkungan sekitar
2. Merespon makna dalam teks tulis
(kosakata)
3. Merespon makna dan langkah
retorika (kosakata terkait, present
tense, past tense, teks descriptive
dan recount)

No

Langkah

5.

Ranah Prilaku
yang diukur

Kognitive (Mengingat Data, Memahami)

Afektif (Menerima, Merespon


Psikomotorik (menyalin, memanipulasi,
Mengembangkan keakuratan)

6.

Kisi-kisi

Will be explained below

Indikator

1. Membaca nyaring dengan intonasi yang


benar
2. Mengidentifikasi main idea
3. Mengidentifikasi supporting details
4. Mengidentifikasi informasi faktual
5. Menemukan rujukan kata
6. Mengidentifikasi langkah-langkah
retorika (interpersonal meaning)

Menyusun Kisi-Kisi
Lingkup materi

Kognitif
1

Afektif
4

Psikomotorik

6 1

3 4 5 1

Mengidentifikasi main idea

Mengidentifikasi supporting
details

Mengidentifikasi informasi
faktual

Menemukan rujukan kata

Total Soal

No

Langkah

7.

Menuliskan Butir Whales are sea-living mammals. They therefore


Soal dan
breathe air but cannot survive on land. Some
jawaban
species are very large indeed and blue whale, which
can exceed 30 cm in length, is the largest animal to
have lived on earth. Superficially, the whale looks
rather like a fish, but there are important differences
in its external structure: its tail consists of a pair of
broad, flat, horizontal paddles (the tail of a fish is
vertical) and it has a single nostril on top of its large,
broad head. The skin is smooth and shiny and
beneath it lies a layer of fat (blubber). This is up to
30 cm in thickness and serves to conserve heat and
body fluids.
What is the main idea of the text?
a. Whale looks rather like a fish.
b. Whale cannot survive on land.
c. Blue whale is a large animal.
d. Whales are sea living mammals.
Answer

No

Langkah

Teknik Penyekoran

Jawaban Benar bernilai


1 poin,
Jawaban salah tidak
diberi nilai

Prosedur Penafsiran

PAP

Menuliskan Kisi-kisi

FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL


Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas/Smester

No

Kompetensi
Dasar

: ............................
: ............................
: ............................

Indikator

Aspek yang
diukur

No
Soal

Jumlah
Soal

Example: Listening VIII, Sem I


No

Langkah-Langkah

1.

Tujuan Penilaian

Summative

2.

Pokok Bahasan yang diuji

Per semester

3.

Jenis Soal

Multiple Choice

4.

Standar Kompetensi (SK)

Memahami makna dalam percakapan


transaksional dan interpersonal
sederhana untuk berinteraksi dengan
lingkungan sekitar

Kompetensi Dasar (KD)

1. Merespon makna yang terdapat


dalam percakapan transaksional (to
get things done) dan interpersonal
(bersosialisasi) sederhana secara
akurat, lancar untuk berinteraksi
dengan lingkungan sekitar yang
melibatkan: meminta, memberi,
menolak, mengakui, mengingkari
fakta, meminta dan memberi
pendapat

No

Langkah

5.

Ranah Prilaku
yang diukur

Kognitive (Mengingat Data, Memahami,


aplikasi,)
Afektif (Menerima, Merespon)
Psikomotorik (menyalin, memanipulasi,
Mengembangkan keakuratan, naturalisasi)

6.

Kisi-kisi

Will be explained below

Indikator

Menanggapi secara lisan dan tindakan


ungkapan:
1. Meminta, memberi dan menolak jasa
2. Meminta, memberi dan menolak barang
3. Mengakui, mengingkari fakta
4. Meminta dan memberi pendapat

Menyusun Kisi-Kisi
Lingkup materi

Kognitif
1

Meminta, memberi dan


menolak jasa

Meminta, memberi dan


menolak barang

Mengakui, mengingkari fakta

Afektif
6 1

3 4 5 1

Meminta dan memberi


pendapat

Total Soal

Psikomotorik
3

No

Langkah

7.

Menuliskan Butir A: May I help you?


Soal dan
jawaban
B: Yes, I ______ like to buy these razors
a.
b.
c.
d.
Answer

Will
Would
May
want

B
A: Do you have a suggestion on how to have a clear
skin?

B: Yes, I _______ you should meet a dermatologist


1.
2.
3.
4.
Answer

Think
Believe
Suggest
Hope

No

Langkah

7.

Menuliskan Butir Tape: Hi. I feel so dizzy. Can you give me an aspirin?
Soal dan
jawaban
a. She got a headache
b. She feel nervous
c. She dont want a medicine
d. She want to sleep
Answer

Designing Listening Assessment


By. Ulfa Rahmi, M. Ed

Listening could be classified

Intensive
Responsive
Selective
Ekstensive

Intensive
Dapat di uji dengan pengenalan elemen
fonologis dan morfologis seperti:
Pasangan Fonemis: Konsonan
Peserta tes mendengar: Hes from California
Peserta tes membaca: (a) Hes from California.
(b) Shes from California.

Pasangan Fonemis : Vocal

Peserta tes mendengar: Is he living?

Peserta tes membaca: (a) Is he leaving?


(b) Is he living?

Pasangan Morfologis berakhiran ed


Peserta tes mendengar: I missed you very much.
Peserta tes membaca:

(a) I missed you very much.


(b) I miss you very much.

Parafrase Kalimat
Peserta tes mendengar: Hello, my names Keiko. I come from Japan.
Peserta tes membaca: (a) Keiko is comfortable in Japan.
(b) Keiko wants to come to Japan.
(c) Keiko is Japanese
(d) Keiko likes Japan

Parafrase Dialog
Peserta tes mendengar:
Man: Hi, Maria, my names George.
Woman: Nice to meet you, George. Are you American?
Man: No, Im Canadian.
Peserta tes membaca: (a) George lives in the United States.
(b) George is American.
(c) George comes from Canada
(d) Maria is Canadian

Menyimak Responsif
Di uji dengan memberikan respon yang cocok
atas pertanyaan yang diberikan (terbuka)
Peserta tes mendengar:
your homework?.

How much time did you take to do

Peserta tes membaca: (a) In about an hour.


(b) About an hour.
(c) About $ 10
(d) Yes, I did

Selective Listening
Listening Cloze;
Peserta tes menyimak sebuah teks yang belum lengkap karena ada
beberapa bagian yang dihilangkan
Information transfer;
Peserta tes diminta menyimak sebuah teks yang dibacakan guru.
Lalu melihat beberapa gambar dan memilih gambar yang cocok
dengan deskripsi yang diberikan.
Mengulangi kalimat
Peserta menyimak kalimat dari yang pendek hingga yang panjang.
Peserta tes diminta mengulangi kalimat tersebut.

Information Transfer (throuh Games)


Whispering a sentences
Choose a picture from the picture described

Peserta tes mendengar:


a. hes speaking into a microphone
b. Shes putting on her glasses
c. She has both eyes open
d. Shes using a microscope

Ekstensive
Dapat diuji dengan dikte, tugas stimulusrespon komunikatif, tugas menymak otentik
(tugas mencatat perkuliahan, mengedit,
menafsirkan dan menceritakan kembali)

Group Work
Lets Play Game Pyramid

Kitchen

Living
Room

Bed
Room

Rest
Room

Garden

Laundry

Reading Assessment
By. Ulfa Rahmi, M. Ed

Reading could be classified:

Perseptive Reading
Selektive Reading
Interactive Reading
Ekstensive Reading

Perseptive Reading
yaitu memperhatikan komponen dari wacana
yang lebih besar seperti huruf, kata, tanda
baca dan sejenisnya
Membaca perseptif dapat dites
menggunakan kegiatan membaca nyaring,
respon tertulis, pilihan ganda untuk pasangan
minimal (minimal pairs)

seperti dapat dilihat dalam contoh di bawah


ini:
Test takers read: Circle Same or Different
Led let
S D
Bit bit
S D
Too to
S D

Selective Reading
Membaca selektif adalah membaca
berdasarkan gambar, menjodohkan, benar
salah, dan respon pendek.
Membaca selektif dapat dilakukan dengan
soal pilihan ganda, menjodohkan, mengedit,
pemberian tugas yang dipicu gambar, serta
pengisian rumpang kosong.

Interactive Reading
Membaca interaktif adalah interaksi antara teks dan
pembaca seperti terjadi dalam teks anekdot, narasi
dan deskripsi pendek, memo, resep dan lainnya.
Membaca interaktif dapat dites menggunakan clozetest, membaca impromptu plus membaca
pemahaman, menemukan pikiran utama, mengetes
penguasaan idioms, frase, ekspresi, idiom, penarikan
kesimpulan, scanning, tatabahasa, pengabaian akan
fakta, gagasan pendukung, serta kosa kata yang
digunakan dalam konteks,

Ekstensive Reading
Membaca ektensif merupakan kegiatan membaca
teks yang lebih dari satu halaman termasuk
artikel profesional, esei, laporan teknis, cerita
pendek dan buku.
Membaca ekstesif dapat dilakukan dengan
membaca impromptu, tugas yang memerlukan
jawaban pendek, mengedit, melakukan scanning,
mengurutkan, mentransfer informasi,
menafsirkan, meringkas dan merespon, serta
mencatat dan membuat outline.

Excercise

Speaking Asessment
By. Ulfa Rahmi, M. Ed

Describe about the pic below

Integrated Anecdote Comment


Name

Vocabulary

Mr.

Adj
Verb
Noun
Adv

Ms.
Ms

Pronounciation

Grammar

Speaking Skill comprises:


Keterampilan berbicara mikro mencakupi: kemampuan
memproduksi bahasa sederhana seperti fonem,
morfem, kata, kolokasi (meja berkolokasi dengan kursi
dari pada meja dengan sawah), menghasilkan fonem
bahasa Inggris yang berbeda, menghasilkan bahasa
dengan panjang yang berbeda, menghasilkan pola
tekanan bahasa Inggris, menggunakan sejumlah unit
leksikal yang memadai (kosakata), menghasilkan ujaran
yang lancar serta memonitor ujaran yang dihasilkannya.
Keterampilan berbicara mikro mencakupi kemampuan
mencapai fungsi komunikatif berdasarkan situasi yang
diberikan, menggunakan gaya dan register yang tepat,
menggunakan raut wajah, gerakan dan bahasa tubuh,
menggunakan strategi berbicara dan menggunakan
penghubung antara ujaran yang satu dengan lainnya.

Speaking could be classified:

Immitative
Intensive
Responsive
Interactive

Immitative Speaking
peserta tes membaca nyaring kalimat yang dipilih dari
beberapa kalimat yang dicetak pada selembar kertas,
mengulang kalimat yang didiktekan pada telepon,
menjawab pertanyaan dengan sebuah kata, frase
pendek yang terdiri dari dua atau tiga kata,
mendengar tiga kata yang diucapkan secara acak dan
peserta tes diminta menghubungkannya menjadi
sebuah kalimat yang bermakna,
peserta tes diberi 30 detik untuk mengemukakan
pendapatnya mengenai topik yang didiktekan di dalam
telepon.

Cook, boil, mop.


Wake up, dress up, pick up
Assessment, formative, friendly
Summative, learning, grading

Give ur opinion about


Your Mother
People smoking around u
Women role as a mother or worker?

Intensive Speaking
Berbicara intensif dapat dites dengan tugas merespon yang
diarahkan, yaitu pewawancara menyampaikan bentuk tatabahasa
tertentu dan peserta tes diminta mengubah kalimat itu seperti
mengubahnya menjadi kalimat tanya atau negatif, kalimat pasif,
mengubah subyeknya, memodifikasi verbanya, dan sejenisnya.
Membaca nyaring dapat dites menggunakan teknik membaca teks
pendek, membaca dialog yang ada skripnya, membaca kalimat yang
mengandungi pasangan minimal, membaca informasi dari tabel,
diagram, atau bagan, melengkapi dialog, serta tugas yang dibantu
oleh gambar yang menghendaki deskripsi dari peserta tes,
mengembangkan percakapan dari kata, frase, atau ceritera.
Misalnya, peserta tes melihat a lamb, ship, bottle and trees, lalu
pewawancara menunjuk sebuah gambar sambil bertanya Whats
this?.

Responsive Speaking
Berbicara reponsif dapat dilakukan dengan menggunakan
teknik:
tanya jawab (What do you think of the weather today?),
memberikan instruksi (describe how to make a typical dish
from your country),
memarafrase (Parahprase a short story, a phone message),
menggambarkan wujud fisik sebuah benda, menarasikan
bahan yang diberikan,
meringkas informasi yang dipilih pembicara,
memerintah berdasarkan gambar yang diberikan,
memberikan instruksi,
mengemukakan pendapat, membandingkan, memberikan
hipotesis, serta mendefinisikan.

Interactive Speaking
Berbicara interaktif dapat dites menggunakan
wawancara, bermain peran, diskusi dan percakapan
untuk menilai kemampuan memilih topik, memberi
perhatian, menyela, menjelaskan, bertanya, melakukan
negosiasi makna, mengecek pola intonasi dan bahasa
tubuh dan sopan santun.
Berbicara interaktif juga dapat dites menggunakan
games seperti crossword and puzzles, information gap
grid, dan city maps. Membaca intensif dapat dites
menggunakan teknik presentasi lisan, berceritera yang
dibantu gambar, menceriterakan kembali sebuah
ceritera atau berita serta menerjemahkan.

Rubrics
Ulfa Rahmi, M. Ed

Penyekoran untuk keterampilan menyimak


dan membaca biasanya tidak menjadi masalah
karena dapat disampaikan dengan soal
obyektif yang penyekorannya mudah. Hal yang
sama tidak mudah dilakukan untuk
keterampilan berbicara dan menulis. Di bawah
ini ada beberapa rubrik yang dapat digunakan
untuk menyekor tes keterampilan berbicara
dan keterampilan menulis.

No.

Aspek penilaian

1.

Fluency

2.

Prosodic feature

3.

Accuracy of grammatical feature

4.

Discourse appropriateness

Asepek Pennilaian

Deskripsi

Pronunciation
0.0-0.4

Sering terjadi kesalahan fonemik, tekanan dan intonasi yang menyebabkan pesan tak
tersampaikan

0.5-1.4

Sering terjadi kesalahan fonemik, tekanan dan intonasi yang menyebabkan pesan kadangkadang tak tersampaikan

1.5-2.4

Beberapa kesalahan fonemik, tekanan dan pola intonasi tetapi pesan yang disampaikan dapat
dipahami

2.5-3.0

Kadang-kadang terjadi kesalahan pelafalan, tetapi pesan selalu tersampaikan

Fluency
0.0-0.4

Ujaran kadang patah-patah aau aksennya sangat asing sehingga keterpahaman sulit terjadi

0.5-1.4

Banyak terjadi perhentian yang bukan seperti pada penutur asli sehingga mengganggu
keterpahaman

1.5-2.4

Beberapa perhentian yang tidak seperti penutur asli masih terjadi tetapi tidak mengganggu
keterpahaman

2.5-3.0

Ujaran mengalir secara alamiah mendekati penutur asli

No.

Aspek penilaian

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Grammar
Vocabulary
Comprehension
Fluency
Pronunciation
Task accomplishment (penyelesaian tugas.

No
1.
2.
3.
4.
5.

Name

Voice and
Intonation

Comprehension

Fluency

Body
Language

Grammar

Vocabulary

Writing Rubrics

No.
1.
2.

Aspek penilaian
Grammar/mechanics
Overall effectiveness of the message

20-18
Excellent
Good
Organization
Logical
development
of ideas
Grammar
Punctuation
and
Spelling
and mechanics
Style
and
Quality
of
expression

17-15
to Good
Adequate

14-12
to Adequate
fair

11-6
to Unacceptable

5-1
College
work

level

20-18
Excellent
to Good
Content
Organizatio
n
Vocabulary
Language
use
Mechanics

17-15
14-12
Good
to Adequate
Adequate to fair

11-6
5-1
Unacceptab College
le
level work

No Name
1.
2.
3.
4.
5.

Content

Organizat Vocabul Grammar


ion
ary

Spelling

Capitaliz
ation

Portfolio

pre test
1st quiz
Group work
Journal Review (assessments as,for, as
learning)
SKKD
Rubrics
Final Task

Final Assignment

In group of 3
Choose a part that u wanna test (speaking,
listening, writing or reading)
Integrated with Indonesian Curricula (SKKD)
Predict how to teach it (teaching methods)
Predict how to assess it by using the step in
the assessment.