Anda di halaman 1dari 158

Panduan Tekni

Perawatan Peral
Laboratorium
Kimia Sekolah Men

DIREKTORAT PEMBINAAN
SEKOLA DIREKTORAT
JENDERAL PENDID
KEMENTERIAN PENDIDIKAN
DA TAHUN 2011

BAB IIIPERAWATAN DAN PENANGANAN BAH


PRAKTIKUM
KIMIA 41
A.Penyimpanan dan Penanganan Ba
Praktikum Kimia Di. Laborator41
1.Prinsip-Prinsip Penyimpanan
kimia.

41
2.Penggolongan Bahan Kimia di
SMA. 48

B.Mengindentifikasi Kerusakan
Laboratorium. SMA

63

1.Sumber-Sumber kerusakan. 63 Bah


2.Mengidentifikasi Kerusakan. 67
C.Perawatan Bahan-bahan Kimia d
SMA.

68

D.Mengatasi Kerusakan Zat Kimi


Alternatif.
BAB IIIPENUTUP.

73

DAFTAR PUSTAKA. 75

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

Alat

71

vi

DAFTAR GAMBAR

Gambar :Lemari2.1

Asam

Gambar :Peralatan2.2 dari Bahan

Glss/K

Gambar :Peralatan2.3 dari Bahan

Logam

Gambar :Peralatan2.4 dari Bahan

Kayu

Gambar :Peralatan2.5 dari Bahan

Porsel

Gambar :Peralatan2.6 dari Bahan

Plasti

Gambar :Peralatan2.7 dari Bahan

Karet

Gambar :Peralatan2.8

Listrik

Gambar :Peralatan2.9

Memerlukan

Gambar :Peralatan2.10

Keselamatan

Penyim

Gambar :Cara2.11 Penyimpanan Neraca


Gambar :Peralatan2.12

Volumetrik

Gambar :Buret2.13
Gambar :Klem2.14 Buret
Gambar :Neraca2.15

OHous 311 g

Gambar :Memutar2.16 Skrup Pada Neraca Gambar :Mengurangi2.17 atau


menambah Pe
Gambar :Thermometer2.18

Raksa

Gambar :Cara2.19 Pengukuran Suhu

deng

Gambar :Desikator2.20
Gambar :pH2.21Meter
Gambar :Tempat3.1

Zat

Cair/Larutan

Gambar :Tempat3.2

Zat

Padat

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

vii

Gambar :Tempat3.3 larutan yang peka cah Gambar :Interaksi3.4 Zat padat
dengan w Gambar :Interaksi3.5 Zat cair dengan wa Gambar :Lambang3.6
Bahan Kimia Mudah Me Gambar :Lambang3.7 bahan kimia mudah te
Gambar :Lambang3.8 bahan kimia beracun. Gambar :Lambang3.9 bahan
kimia korosif/ Gambar :Lambang3.10 bahan kimia iritan Gambar
:Lambang3.11 bahan kimia reaktif Gambar Segitiga3.12: Api

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

viii

TAFTAR TABEL

Tabel :Jenis2.1 Noda Pengotor


Tabel :Zat3.1kimia yang terbentuk bil A kontak dengan di kolom B
Tabel :Bahan3.2-bahan Reaktifyang bi menimbulkan reaksi hebat

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

ix

perlu dikelola dan dirawat sec berfungsi seoptimal mungkin seb


dariperawatanitu alat dan bahan kim merupakan bagian dari
pengelola
Menurut Permendiknas No. 26 Ta Tenaga Laboratorium,ada
3Sekoltenagah l yaitu Kepala Laboratorium, Tekn Laboran, dengan
kompetensi dan s masingPerawatan. alat dan bahan k SMA
merupakan bagian dari kompe harus dimiliki oleh teknisi yaitu
kompetensi dan sub kompet perawatan bahan dan peralatan l berikut.

1.Kompetensi Profesional Teknisi


1.1Merawat peralatan dan baha sekolah.
1.2Mengidentifikasi kerusakan laboratorium.
1.3Memperbaiki kerusakan perala
2.Kompetensi Profesional Laboran
2.1Mengelola bahan dan peralata
2.2 Mengidentifikasi kerusaka fasilitas laboratorium.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

Sampai saat ini laboratoriu sudah mempunyai koordinator ata


dan laboran namun belum mempuny Dengan demikian laboran
disek kemampuan dalam melaksanakan laboratorium. Sedangkan
koordin tugasnya mengkoordinir kegiat koordinator atau pengelola
adal

Laboran adalah tenaga kepend guru dalam mempersiapkan,


mela kegiatan praktikum/peragaan pembelajaran, oleh karena itu t
kompetensi yang berkualitas dal khususnya dalam hal merawat dan
kimia juga mampu merawat labora

Koordinator/pengelola dan memprogramkansecara periodik


pera bahan kimia tertentu, dan secar perawatan prasarana laborator
pemeliharaan dan perawatan p khususnya alat dan bahan kimi
prasyarat pengetahuan dan keter dengan peralatan dan bahan kimi

Rendahnya tingkat perawatan kimia dapat menyebabkan kerusa


lebih , cepatyang berdampak kurang keuangan, keamanan dan
keselam kerja di laborDengatoriumndemikian. pand dijadikan
sebagai bahan acuan d khususnya perawatan terhadap al

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

B.Tujuan
bah

Tujuanyang diharapkan setelah panduan perawatan alat dan

1.Mengetahui cara memelihara l 2.Memahami cara penyimpanan


al
3.Dapat mengidentifikasi kerus kimia.
4.Memahami teknik perawatan al
5.Dapat membuat larutan pencuc kaca atau glas.

C.Sasaran
Buku panduan perawatan alat diperuntukkan bagi koordinator/
laboran kimia SMA .

****

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

BAB II PERAWATAN LABORATORIU


ALAT KIMIA S

Dalam Permendiknas RI Nomo disebutkan bahwa komponen


fasil SMA meliputi (1) bangunan/ruang
(3) peralatan pendidikan, (4) media pendidikan, (6) bahan ha lainnya.
Pemanfaatan dan penge sebagai fasilitas sekolah harus dan mutu
fasilitas, karena ke berpengaruh secara langsung te Agar
laboratorium dan prasaran dengan aman dan nyaman diperl
pemeliharaan secara rutin.

A.Perawatan Laboratorium
Kebersihan laboratorium meru dalam mendukung
pembelajaran Beberapa hal yang perlu diper kebersihan laboratorium
adalah:
1.Secara umum ruang laboratorium rutin, terutama kebersihan la
asam, ruang timbang, dan ruan air, agar tidak berdebu dan k

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

2.Pada setiap laboratorium har bak pasir yang berfungsi seba


sementara bahan-bahan kimia ha berkala bak pasir harus digant
tidak boleh membuang sisa reak atau padat ke saluran air/ker
pasir.

3.Pembuangan bahan kimia sisa pr mungkin, berdasarkan hal ters


berkoordianasi dengan pengelol mata pelajaran, harus memiliki
suatu praktikum dengan bahan k sehingga akan mengurangi polu
lingkungan.

4.Selain bak pasir pada laborat tempat sampah untuk menampung


tidak mengandung bahan kimia, lainnya. Tempat sampah harus d
buah dan diletakkan pada tempa lalu lintas keluar masuk labor

5.Fasilitas alat-alat kebersiha pembersih lantai, alat pembers serokan


sampah, dan lainnya mi dari satu set pada setiap labo

6.Kebersihan laboratorium kimia ventilasi dan pencahayaan, ol dijaga


agar ruang laboratoriu dan sirkulasi udara yang baik berjamur.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

Perawatan Laboratorium da

7.Menjaga kebersihan laboratori menjadi tanggung jawab bersam


pembelajaran praktikum setiap untuk membersihkan meja kerja
mengembalikan alat pada kead ini harus dimulai sejak sisw dan
diingatkan kembali secara pembelajaran, dan secara tert tatatertib
laboratorium.

8.Melatih meminimalkan pembuan praktikum dan mencegah polusi


pembelajaran tentang tanggun lingkungan. Penekanan pendek
maka secara tidak langsung memiliki kebiasaan mengharga
kehidupannya, baik di laborat dapat memberikan dampak posit
di masa akan datang.

9.Beberapa hal yang juga harus d pada siswa dalam menjaga keber
sebagai berikut:
a.Setiap siswa harus menjaga meja laboratorium dan sekit dari
barang-barang yang ti eksperimen tersebut.

b.Buatlah area tempat kerja d dan rapih selama praktikum b akhir


praktikum.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

c.Jangan menutwastupsaluran/afelsinkdengan bahan


praktikum/kotoran.
d.Jangan melakukan aktivitas y keluar atau peralatan yang b gawat
darurat.
e.Perhatikan semua alat yang a memulai praktikum, bila ada atau
lainnya), laporkan pad menggunakan peralatan yang r

f.Jangan membuang/menunggu sis wastafel atau tempat sampah.


g.Tempatkan bahan-bahan kimia khusus sesuai dengan lebel ya
mencampurkan buangan zat-zat
h.Buanglah barang-barang yang pecahan kaca, sarung tangan, alat
shyringtajam,dll),( segera pada yang disedikan sesuai lebel

Membersihkan ruang kerja dan terutama perabot, seperti meja


penyimpanan alat dan bahan ju pekerjaan perawatan fasilitas la
laboratorium berupa perabotan re kerja dibersihkan dengan kain b
debu dan tumpahan zat.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

Perawatan Laboratorium da

Laboratorium kimia mempunyai memerlukan perawatan


khusus. Le menyimpan zat kimia yang pekat lemari asam perlu
perawatan aga
Lemari asam harus dapat bero memiliki kecepatan penarikan
ud feet/menit. Suara dari blower p 65 dBA pada area depan lemari a
mudah menguap harus ditempatka lemari asam dan dipisah dengan
tidak mencemari zat lainnya.

Seringkali Lemari Asam alas karena uap zat yang melekat ata
cepat kusam. Kotoran keputih-p dapat disebabkan oleh uap-uap z
dapat dibersihkan dengan lap b air setelah diberi sedikit amo
dibersihkan dengan lap basah a dikeringkan dengan kertas koran
harus dicat rata

Gambar 2.1 Lemari Asam

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

Botol-botol di dalam lemari a rapat dan kemungkinan sisa-sisa


dulu sebelum generator penghisap bahwa sebaiknya generator penghi
korosif senantiasa terbuang. Na perlu dicek dahulu keadaan gene
dapat terjadi kebakaran yang d generator penghisap. Kipas peng maka
dengan sendirinya mudah r menjadi macet. Hal ini bisa dih dengan
pelapis tahan panas dan lain pada kipas penghisap adalah yang
disebabkan penggunaan tega atau pemakaianoverheterlalut).lama (

Dalam setiap tindakan perawa praktik kimia, tujuan pokoknya


terjadinya kerusakan peralatan perubahan fungsi alat serta me
Reliabilitas dan kinerja alat y dengan melakukan program perawa
rutin. Selain untuk alasan relia perawatan terencana juga mempun
lain, yaitu dalam hal efisien standardisasi, keamanan kerja,

Perawatan alat kimia sangat penyimpanannya, oleh karena itu


dan
pemeliharaan
alat
kimia
d
penggolongan
atau
.klasifikPenyimpanansia baik adalah bagian dariPeralatankegiatakimia
dilaboratorium terdiri dari berb

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

10

Perawatan Laboratorium da

digunakan untuk praktikum dan yang berbeda, dengan demikian k


mendapat pertimbangan khusus.

B.Penyimpanan
Peralatan Prakt
Laboratorium SMA
Perawatan alat sangat ter penyimpanannya. Penyimpanan den
memperkecil kerusakan peralata demikian perlu diketahui prins
kimia dan penggolongannya.

1.Prinsip-prinsip penyimpanan P
a.Alat-alat disimpan berdasa misalnya berdasarkan jenis b
peralatan gelas, logam, kayu
b.Alat-alat disimpan berda penggunaannya (sering digu
digunakan). Alat yang intens dipisahkan agar mudah dalam

c.Alat-alat khusus disimpan da karena sifat alat yang renta dan


mahal harganya

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

11

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

2.Penggolongan Alat Praktikum Ki


Untuk memudahkan perawata alat praktikum kimia maka pe
alat tersebut berdasarkan ba tersebut. Di laboratorium kimi
dikelompokkan kedalam 8 golong

Golongan:AlatI-alat yang glass/kacterbuat, seperti: tabung reaksi,


batan erlenmeyer, glass ukur, labu u

Silinder ukur Lkabuca ErlenmeyerLabu ukur

Sel Konduktifitas dan TabungGelas Ukimia

Gambar 2.2 Peralatan dari

Golongan:AlatII-alat yangbesi,terbuatcontoh pembakar, tang cawan,


kawat pemegang, klem buret, penjepi pemadam kebakaran, dsb

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

12

Perawatan Laboratorium da

Tang cawan

Ring besi Statif,klem bur

Gambar 2.3 Peralatan dar


Golongan:AlatIII-alat yangkayu, contoh:terbuat tabung, rak pipet
volumetri, dsb.

Rak tabung reaksi dan Penj


Gambar 2.4 Peralatan dar

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

13

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

Golongan:AlatIV-alat yang porselenterbuat,


penguap, lumpang porselen, segitiga, tungku lis

Pelat tetesLumpang danCawan


Alu

Bak

contoh:

cawan

Segi tiga

penguappembakaran
porselen

Gambar 2.5 Peralatan dari


Golongan:AlatV-alat yangplastik,erbuatcontoh
(siringe), gelas plastik, botol semprot, selang

pompa

suntik

Gambar 2.6 Peralatan dari


Golongan:AlatVI-alat yangkaret,contoherbuat pompa filer. selang
karet, sum lain-lain.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

14

Perawatan Laboratorium da

Sarung tangan Pompa filter

Gambar 2.7 Peralatan dar

Golongan: AlatVIIlistrik-alat,contoh: powe amperemeter,


voltmeter, multi

Power supply Amperemeter

Gambar 2.8 Peralatan L

Golongan
AlatVIII:-alatyangkimiamemerlu
penyimpananContoh:khusus buret, ther spektrofotometer, dsb.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

15

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

SpektrofotometerTempat penyimpananNeraca buret dan buret

Gambar 2.9 Peralatan memerluk

C.Peralatan KeselamatanSafetyLaboratoEquipm
Di samping golongan peralat pendukung bekerja di laborato
keselamatan kerja, seperti kac laboratorium, alat pemadam

Peralatan keselamatan labora yang digunakan untuk melindungi


dengan zat-zat kimia, diantara menghilangkan bahan-bahan anberb
emergency),
showerpelindungemergencymata
(eye),
wa
bahan
tahanfireapi),blanket(kacamata
pelin
siswa
dansafetyguru),glasses(Jaslaborat)c.oriat
Semua
alat
keselamtan
tersebut h baik. Contoh beberapa gambar al disajikan pada gambar

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

16

Perawatan Laboratorium da

Jas lab, Pelindung mata, sar kebakaran


Gambar 2.10 Peralatan Kes

D.Mengidentifikasi Kerusakan Pe
Sebagai tenaga laboran ditun mengidentifikasi kerusakan al
kemampuan tersebut laboran haru tentang karakteristik alat ki
kerusakan alat. Hal ini diper kecelakaan kerja di laboratoriu
pembelajaran di laboratorium.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

17

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

1.Sumber Penyebab Kerusakan Ala Laboratorium Kimia SMA


Peralatan kimia dapat rus digunakan. Kerusakan alat kimi
faktor baik internal maupun ek
Faktorfaktor yang dapat me pada alat adalah:
a.Perubahan temperatur
Beberapa jenis alat kimia p temperatur. Temperatur yang alatalat memuai, tetapi ka tidak teratur sehingga bentu dan
menyebabkan fungsi alat-Temperatur ruangan yang cuku terjadi
oksidasi, merusak elektronika karena komponen batas kerja
normal pada rent Keadaan temperatur yang te mempunyai
akibat yang serup ukur, seperti gelas ukur, bur tidak boleh
dipanaskan.

b.Kelembaban udara
Udara mangandung oksigen dan yang lembab membuat alatalat besi menjadi berkarat. Barang logam lain, seperti seng, te

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

18

Perawatan Laboratorium da

lain menjadi kusam. Udara me uap air oleh karena itu pen
harus dihindarkan dari konta
c.Air, Asam, Basa, dan Cairan
Air akan mempercepat rusakn karena itu simpanlah alat
Tempatkan alat dalam tempat yang bersifat asam dan basa
yang lebih hebatHindarkarin alatair.-al sentuhan cairan
asamAkibatdandariba botol masing-masing zat yang maka
pertemuansam kloridauap(HCl) denga ammonia,(NHOH)
4

akanbereaksi menghas ammonim klorida(NHCl)yang dapat


meru alatlogamdari.

Cara yang paling baik untuk alat yang disebabkan oleh as itu
sendiri. Misalnya menem tertutup rapat dan ditempatk atau di
almari asam yang s laboratorium kimia.

Pengaruh basa terhadap ala pengaruh asam. Maka pencega


dengan pengaruh asam. Demik di luar asam, basa maupun a
kerusakan pada alat-alat kim

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

19

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

d.Debu atau kotoran


Debu atau kotoran salah satu Suatu alat secara terus mener
dibersihkan akan mudah rusak umumnya di sekolah-sekolah n
pada lemari tetapi di meja ru berdekatan dengan macam- mac
menyebabkan piring neracanya Keadaan seperti ini, dapat b
rusak tidak seimbang

e.Mekanis
Alat-alat di laboratorium ki dari bahan dasar kaca. Oleh dari
benturan-benturan atau seperti tekanantauataupadatempsaaant
p
f.Cara penyimpanan alat-alat k
Cara penyimpanan alat-lat kim tepat akan menyebabkan perala
Berikut contoh penyimpanan n

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

20

Perawatan Laboratorium da

Gambar 2.11 Cara penyimpa

g.Faktor usia alat (life time)


Usia peralatan kimia dapat m karena setiap alat kimia m
waktu optimal wktu pemakaian
h.Desain alat dan itubahansendiridasar
Pada umumnyalat-alat
mudahalat tersebupecah

kimia

terbu

kaca/glass.

Alat-

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

21

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

patahkarena benturan atau pem itu perlu diperhatikan jenis


digunakan untuk pemanasan pa
Selain bahan dasarnya yang karena desainnya, missdanl
teburjaet penyumbatan pada kran disebabk dibersihkan sehabis
digunakan klem buret tidak dilapisi gabu

2.Perawatan/Pemeliharaan Alat- A
Keberhasilan suatu percoba pada ketelitian bekerja dan p
bersih. Alat alat yang bersi mencapai keberhasilan percobaa yang
kotor dapat menghasilkan Biasakan alat-alat yang berad disimpan
secara rapih dan dala membersihkan alat-alat segera alat-alat yang
baru dipakai mu kaca seperti tabung reaksi, g Erlenmeyer, dan
pipet setelah dengan larutan detergen atau a dengan air leding.
dalam beber dibilas dengan air suling. Ala sisa-sisa zat kimia bila
tida menyebabkan noda-noda pada ka tidak dapat dibersihkan
dengan sabun. Makin lama noda melekat noda itu dibersihkan.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

22

Perawatan Laboratorium da

Cara perawatan alat prakti pada sifat bahan dasar alat


rusaknya konstruksi atau rang

a.Perawatan alat-alat Praktiku glass


Alat-alat
praktikumpadaumumnyaterbuakimia
dari
bahan glass/kaca. Agar harus dalam keadaan bersih.
kaca/glass yang bersih maka yang teratur, yang meliputi yang
teratur,jugapencuciandanbedapengerinar
alat
tersOlehbutkarena. itu cuci digunakanAlat.-alat kaca yang t
dapat dibersihkan dengan pe menggunakan air dan sedikit

Pada waktu pencucian alat sarung tangan dan sikat tab


alat-alat kaca tersebut dib terakhir dengan air suling. disimpan
di rak yang telah d

Alat-alat kaca yang terko noda tertentu yang sukar di


detergen maka memerlukan pen pencuci tertentu. Larutan ya
membersihkan noda adalah: La dan Larutan kalium
permangan ini efektif untuk mencuci n pada alatNodakacanoday.ng umum sering

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

23

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

pada alat kimia dari bahan g 2.1.


Tabel 2.1

Jenis Noda Pengotor dan

Jenis Noda
PengotorWarna Noda Pengoto
Besi
Kuning
Belerang
Kuning
Iodium
Kuning kecoklatan
karbon
Hitam
Mangan
Hitam/abu-abu
Minyak/lemakKilap minyak
Kerak
Putih
Untuk menghilangkan noda p alat glass diperlukan laruta
1.Pencucian Noda Pengotor Pad
a.Noda Besi
Noda besi dapat dibersihk HCl pekat. Jika noda bes gelas
yang berisi HCl pek
b.Noda Belerang
Noda belerang dapat dib larutan amonium sulfida

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

24

Perawatan Laboratorium da

c.Noda Iodium
Noda Iodium dapat dibersi natrium tiosulfat.
d.Noda Karbon
Noda karbon umumnya suk akan tetapi perendaman
de biasanya efektif, jika pe dengan larutan pencuci a
noda karbon melekat kuat, kecil. Disamping asam kro
juga campuran 2 bagian tr 1 bagian natriumoleat dal
membersihkan noda ini ada Fehling A dicampur denga
dipanaskan.

e.Noda Mangan
Noda mangan dapat dihilan asam oksalat atau asam si
f.Minyak dan Lemak
Minyak dan lemak dapat d cara mencuci alat glass d
hangat. Setelah pencucia dengan air bersih, terak
suling. Jika lemak yang m dibersihkan, pertama-tam
dengan pelarut hidrokarb

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

25

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

atau aseton kemudian dib larutan Kalium Karbonat d


lainnya yang dapat diguna berikut.

5 gram Na perborat10% dalamlaruta NaOH. Larutan


KOH 10 15 spirtus/alkohol (larutan digunakan lebih
dari 10
dengan CCl
4.

g.Kerak
Noda kerak putih pada a dibersihkan dengan larut
metasilikat dalam air.
Noda-noda lain seperti:
99Noda tulisan spidol
Noda tulisan spidol da dengan pelarut organik
etanol, atau aseton
99Noda Ter
Noda ter pada alat glas dengan benzen atau pelar
misalnya minyak tanah.
2.Jenis larutan pembersih ala dan Cara membuatnya.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

26

Perawatan Laboratorium da

Sebelum disimpan alat gla keadaan bersih. Berikut


pencuci/pembersih alat dar digunakan dan cara membuat

a.Larutan deterjen: 20 gra dengan air sampai volume


sedikit asam pekatnitrat. KetiHNO
3

digunakan, 20 mL larutan dengan air sampai menjadi


b.Natrium
atau kalium
sulfat:
10 gram
natrium
dalam 15 mL air. Secara
reaksi
pelarutan
eksoter
sulfatSO pekatH sehingga vo
2

dikr

Perlakukan larutan ini se


c.Kalium
permanganat:
permanganatdilarutkanKMnO
air
dengan sedikit
dibasakan
dengan
karbonatCO 1MNa sebelum diguna
4

10
dala
pema
menamb

yang melekat pada kaca m dengan larutan ini, yaitu


yang kotor dalam larutan
Untuk peralatan yang ser dipakai larutan deterjen saj
juga digunakan larutan Natri dalam asam sulfat dengan car
kotor pakai larutan kalium p
MnO akibat penggunaan laruta
2

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

27

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

harus dicuci hati-hati dengan lalu bilas dengan banyak air.


Larutan pencuci natrium a dalam asam sulfat dan Kalium
bersifat oksidator masing-ma asam dan basa. Penggunaan lar
tergantung jenis noda yang m
noda bekas
larutan

kotoran bekas.KotoranIodium bekasIdapatK

dicuci

perakdapanitratdicuci

NatriumtiosulfatSO,demi
223

atas atau dengan larutan. asa

dengan larutanSO ,
223

b.Alat-alat pratikum Kimia ya Khusus.


1.Alat-alat volumetric
Alat-alat volumetri ini ha dan bebas dari semua lemak dan
berlemak akan menyebab dituangkan ke dalamnya ak
membentuk tetesan pada din membersihkannya gunakan l
biasa (air dan detergen). perendaman pada alat ini k tanda
ukur pada alat dan Kerusakan pada alat ini sel volume yang
kurang akurat.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

28

Perawatan Laboratorium da

Gambar 2.12 Peralatan


2.Buret
Di SekolahBuret digunakan untuk Pada umumnya buret
yang ad berkapasitas 25 mL atau 50

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

29

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

Gambar 2.13 Buret


Biasanya kerusakan pada bur sekolah adalah patah (sumbi
tuas atau patah di tengah k waktu penggunaan dan pencuc
yang lain pada buret misaln

a.Adanya penyumbatan pada ba


b.Keran buret (stop cock) ma
c.Ujung jet patah sedikit
d.Batang buret kotor sepert yang bercampur dengan uap
Adapun pemecahan dari masal pada buret adalah:

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

30

Perawatan Laboratorium da

a.Bilaburet patah pada bagia sumbing pada bagitidakn


dapatatasn diperbaiki, olhendaknyahkarenas berhatihati pada saat me dan pada waktu pencucian.
klem/penjepit buret yang dipilih yang bagian raha atau
gabus. Seperti gamba

Gambar 2.14 Klem buret

b.Jika bagian yang patah a bagian ini dapat dipotong alat


pemotong kaca atau cara mengikir bagian yang
dipanaskan.

c.Bagian jet yang tersumba dengan menggunakan kawat


lebih kecil dari lubang j

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

31

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

d.Keran buret (stop cock) y diperbaiki, harus diganti Untuk


menghindari keran setelah dibersihkhendaknyan keran
dengan vaselin.

e.Untuk menghindari kotoran dilakukan pencucian baik


pencucianmaupunbiasa khusus. A selalu bersih, setelah
di dibersihkan, dikeringkan, cara yang benar ditempatny

3.Perawatan Neraca
Neraca
Neraca yang umum ada di se OHous 311 g

Gambar 2.15 Neraca OHou

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

32

Perawatan Laboratorium da

Masalah yang biasa ditemuka 311g adalah:


a.Neraca tidak seimbang
b.Piring neraca kotor (ter terkena tumpahan zat atau
Pemecahan masalahnya antara
Apabila neraca tidak s menyeimbangkannya kembali
berikut:
a.Memutar-mutar sekrup sam pada garis keseimbangan

Gambar 2.16 Memutar sekrup

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

33

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

b.Mengurangi atau menambah p bagian bawah piring.

Gambar 2.17 Mengurangi atau


Piring neraca kotor dapat air hangat yang mengandung
menghindari piring neraca t zat , maka pada waktu menim
timbang jangan sekali-kali alas.

4.Perawatan Termometer
Termometer yang ada disekol jenis antara lain: thermo

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

34

Perawatan Laboratorium da

raksa atau alkohol), ther mengukur suhu badan), the dan


thermometer maksimum-m masing thermometer tersebu
yang berbeda, misalnya:

5 s.d C;50
5 s.d C105(X C);1,0
5 s.d C360(X C);1,0

Gambar 2.18 Thermometer


Masalah yang sering timbu adalah:

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

35

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

99Termometer pecah saat akan


99Skalathermometer pudar atau
99Cairandalam thermometer terp
Pemecahan masalah dari pee adalah:
a.Untuk menjaga agar thermo saat diambil,pada ujung
hendaknya diberi benang ( tali raffia).

b.Pada waktu termometer dpak cairan, termometer hendak


sebagai pengaduk. Ketika mengukur suhu cairan, bol
disentuhkan pada dasar wad

Gambar 2.19 Cara pengukuran suh

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

36

Perawatan Laboratorium da

c.Termometer hendaknya di bungkusnya berupa selubu


pada kotaknya yang terbu thermometer secara horiz
laci.

d.Jika ada tanda skala pad atau terhapus, untuk me dapat


dilakukan hal berik
99Pengecetan (cara permane
99Menghitamkan dengan tim lunak (cara sementara).
e.Jika cairan dalam thermo untuk menyambungkannya
dilakukan dengan cara mer dalam campuran es, air,
dalam2) COkering. Jika hal letakkan thermometer dal
cairan dalam thermometer Apabila dengan cara dia
panaskan thermometerPemanasandal dilakukan dalam
penanga hati jangan memanaskan m thermometer itu.

5.Perawatan Desikator
Desikator berfungsi untuk t kimia agar tidak mengandun
mendinginkan zat yang suda

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

37

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

Gambar 2.20 Desikator


Masalah umum yang biasa di desikator adalah:
99Tutup desikator sukar dibu
99Zat pengering yang diguna
1( jenuh ).
Pemecahan masalah tersebut
a.Untuk menghindari tutup dibuka, tutup desikator h
vaselin. Pada saat membuk tutup jangan diangkat, a
geserkan.

b.

Zat

pengering

yang

terd

Apabilagelatauz sudah berwarna


dikeringkan kembali

merupakan
2

silica.

atau jenuh harus

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

38

Perawatan Laboratorium da

di bawah matahari terik a


oven (untuk). CaCl

5.Perawatan pH meter
Ada dua macam pH meter yang memiliki pembacaan
s jarum dan ada pula menggun (liquid Crystal Display) y
digital. Ada pH meter yang pH suatu zat ada juga yan
harga pH dan potensial zat meter ini harus dioperasika
sumber listrik baterei a (Alternating), jCugarrentperangka
gelas dan panel skala pH d Tipe pH meter lainnya dina
dimana pada alat ini elekt digabung menjadi satu kesa ini
dioperasikan dengan ba berfungsi untuk mengukur pH
yang terjadi pada pH meter panel/jarum skala pH akiba
listrik terlalu besar, dan yang permukaannya pipih m zat
saat pengukuran atau m saat penyimpanan.Pemeliharaan.
ele jangan sampai kering dari l keperluan kalibrasi pH met
alat tersebut sudah dikema untuk membuat larutan buffe

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

39

Perawatan Laboratorium dan Alat Kimia SMA

Elektrode gelas terdiri terbuat gelas yang berhubu gelas


. Bagian dalam memb suatu elektrolit (biasanya platinum
yang tercelup dala

Gambar 2 21 pH Meter d
Perawatan yang utama dar ini adalah perawatan pada e
mengecek baterai. Elektrode rendam dalam air suling, k
halus.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

40

PERAWATAN DAN PENANG

BAHAN

BAB II

PRAKTIKUM

Perawatan dan penangananan b agar bahan kimia


dilaboratorium dalam penyimpanannya sehingga dan
aman.Pegenalan sifat dan jen memudahkan dalam cara perawatan

A.Penyimpanan Bahan/Zat Kimia d


Penyimpanan dan pelabelan bahankimia merupakan salah sat
bahan/zat kimia. Senyawa kimi di laboratorium merupakan masa
karena sifatnya yang berbahay ditempuh dalam penanganan baha
satu caranya penyimpanan denga label pada kemasan/wadah bahan

1.Prinsip-prinsip Penyimpanan B
Zat atau bahan kimia henda terpisah dari peralatan. Peny
dapat dikelompokkan ke dalam kelompok zat organik dan zat

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

41

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

lemari cukup banyak, zat-zat sifat fisik dan kimianya, misa


kelompok asam, basa, garam, ke kelompok yang mudah terbakar.

Selain dikelompokkan berdasa atas, bahan kimia dapat juga d


a.Bahan- bahan kimia yang seri
b.Bahan-bahan kimia yang boleh siswa, seperti larutan- lar garam,
asam dan basa.
c.Bahan yang jarang dipakai.
Untuk menjaga zat kimia dari ke hal-hal berikut.
a.Semua wadah yang berisi zat k dan diberi label yang menyat
penting dari (berupa spesifi contoh penyimpanan zat kimia

Gambar 3.1 Tempat zat ca

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

42

Perawatan dan Penanganan Bah

Gambar 3.2 Tempat zat


b.Zat-zat yang mudah menguap disimpan di tempat sejuk, ru
terhindar dari cahaya langsu
c.Zat-zat yang peka terhadap Sulfat, berupa kristal berwa berubah
menjadi besi (III) berwarna coklat muda. Hal i yang tidak
terkena cahaya la berwarna gelap, seperti gamb

Gambar 3.3 Tempat larutan ya

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

43

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

d.Zat-zat pengoksidasi jangan mudah teroksidasi.


e.Asam-asam pekat sebaiknya di dan jauh dari sumber panas.
f.Zat-zat yang bersifat racun lain di dalam lemari terkunc

Zat-zat kimia tertentu, jik rapat akan menghasilkan uap y


udara di laboratorium dan reak zat kimia lainnya dapat merus
Beberapa zat yang dapat menc laboratorium adalah: asam klo
pekat, amonia, amonium sulfid disulfida, dan raksa. Zat-zat
disimpan pada lemari asam.

Mengingat bahwa sering terj atau bocornya bahan-bahan kim


penyimpanan bahan-bahan kimia keenam sumber-sumber
kerusaka diperhatikan faktor lain, yait

a.Interaksi bahan kimia denga kimia dapat berinteraksi den


mengakibatkan kerusakan terh maupun wadahnya, seperti na
berikut.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

44

Perawatan dan Penanganan Bah

Gambar 3.4 interaksi zat

Gambar 3.5 interaksi zat

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

45

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

b.Kemungkinan interaksi antar menimbulkan ledakan, kebakar


beracun

Masih dalam kaitannya dengan zat kimia seperti asam


dengan mudah terbakar dengan oksidat dicampur atau berdekatan
dala bahan tersebut harus disimpan

Tabel 3.1 disajikan bahaya bahan/zat kimia pada kolom A


kolom B akan menghasilkan gas
Pada Tabel 3.2 disajikan b bersentuhan (kontak) akan men
hebat, kebakaran atau ledakan.
Tabel 3.1: Zat kimia yang t kimia kolom A kontak dengan ba

KOLOM A
Sianida

KOLOM B

ZAT YANG
TERBENTUK

Asam

Asam sianida

Hipoklorit Asam
Nitrat

Klor atau asam


hipoklorit
Asam

sulfatNitrogen dioks

Asam nitratTembaga,
Nitrit

logamNitrogenberat dioks
Asa

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

Asam nitrogen o

46

Perawatan dan Penanganan Bah

Asida

Asam

Senyawa

Hidrogen

arsenikReduktor

Sulfida

asid

Arsen

Asam

HIdrogen

sulfi

Tabel 3.2 Bahan-bahan Reaktif yang Bil


Reaksi Hebat.Kebakaran a
Bahan Kimia Hindarkan kontak dengan
Logam alkaliKarbonsepertitetraklorida),karbon(CC
Na, K

dioksida), (COair

Mg atau serbukKarbonAl tetraklorida ata halogen, karbon dioksid


Asam asetatCOOH)AsamCH nitra), (HNOperoksida,

permanganat,OHCHglikolOH), (CH

senyawa hidroksil

Amonium nitratAsam, cairan yang mudah (NH4NO3) serbuk logam, belerang


organik
Brom ),(Brklor) Amoniak(Cl),(NHgas petroleum
2

(H), natrium, benzena, l

(serbuk), garam ammoniu

serbuk logam, belerang,


halus atau yang mudah t
Hidrogen perokGasoksidator, asam nit
(HO)
22

Hidrogen

sulfideS)Hampir(Hsemua logam sert


alkohol, zat organik, z
terbakar

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

47

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

Bahan Kimia Hindarkan kontak dengan


Hidrokarbon,Fluorseperti),(Fklor), brom(Cl), (Brnatrium
2

propana, benzperoksidana,O) (Na bensin, terpentin


Iodium) (I
2

Gas asetilenaH),amoniak(C), (NH


(H

hidrogen)
2

22

22

Air raksa (Hg)Gas asetilenaH),amoniak(C) (NH


22

Asam nitrat Asampekatasetat, hidrogen su (HNO) cairan mudah terbakar


3

Kalium klorat)Asam(KClOsulfat, gliserol, g


3

(NaO
Asam

Natrium peroksidaEtanol atau metanol


karbon disulfida, gl

22

sulfatSO Kalium(H klorat, kalium


dan perklorat dari log
lainnya.

Faktor lain yang perlu dip proses penyimpanan adalah lama


untuk zat-zat tertentu. Eter, membentuk peroksida jika kont
cahaya. Semakin lama disimpan jumlah peroksida. Isopropil e
tetrahidrofuran adalah zat ya bahaya akibat terbentuknya per Zat
sejenis eter tidak boleh d kecuali ditambah inhibitor. Et dihabiskan
selama enam bulan.

2.Penggolongan bahan kimia di la


Bahan/zat kimia di laboratoriu

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

48

Perawatan dan Penanganan Bah

a.Bahan kimia mudah meledak (e


Berikut lambang bahan kimi eksplosif.

Gambar 3.6. Lambang bahan


Bahan kimia mudah meled bereaksi bahan tersebut me
jumlah dan tekanan yang besa sehingga menimbulkan
kerusak
Bahan kimia mudah meleda yang dibuat sengaja untuk t
peledak seperti trinitrotol
dan amonium N0nitrat).Bahan(NH-bahan
4 3

sangat peka terhadap panas (gesekan atau tumbukan).


Eksplosif dapat pula terj beberapa bahan, terutama b
reduktor dalam suatu reak penyimpanan. Di bawah ini a
bahan yang dapat bersifat ek

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

49

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

Oksid ator Reduktor


KCl0, NaN0
3

Asam nitrat

Karbon, bel
Etanol

Kalium permanganat
Krom trioksida

Hidrazin

Syarat penyimpanan bagi b mudah meledak/eksplosif:


99ruangan dingin dan berventi
99jauhkan dari panas dan api
99hindarkan dari gesekan atau
Banyak reaksi eksoterm ant zat-zat padat yang dapat me
Kecepatan reaksi zat-zat sep pada komposisi dan bentuk
Kombinasi zat-zat yang sering pada waktu melakukan percoba

99natrium (Na) atau kalium (K


99ammonium nitratNO, serbuk(NH seng dengan air
99kalium nitrat (KNO3) deng
(CHCOONa)
3

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

4 3)

50

Perawatan dan Penanganan Bah

99nitrat dengan eter


99peroksida dengan magnesium aluminium (Al)
99klorat dengan asam sulfat
99asam nitrat)dengan(HNO seng (Zn)
atau logam lain

99halogen dengan amoniak


99merkuri oksida (HgO) denga
99Fosfor (P) dengan),asamsuatunit
3

atau klorat.
b.Bahan Kimia mudah terbakar

Gambar 3.7 Lambang bahan k


Bahan mudah terbakar ada mudah bereaksi dengan
oksig kebakaran. Reaksi kebakaran dapat menghasilkan

ledakan. mudah terbakar bila Cdantitik C<pada55ny

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

51

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

tekanan 1 atm. Bahan cair di terbakar bila Ctitikdan titiknyala C

did< pada tekanan 1 atm. Gas diny jika titik C


padadidihtekanan<20 1 atm. terbakar dapat diklasifikasi

1 .Zat padat mudah terbakar

Zat padat mudah terbakar ad fosfor, kertas/rayon, hidri


umumnya zat padat lebih suk dalam bentuk cair. Meski
berbentuk serbuk halus sang

2 .Zat cair mudah terbakar

Kelompok ini adalah yang di organik. Dari segi mudahn


organik dibagi menjadi 3 g
o

a .Cairan yang terbakar dib 21 C., misalnya karbon d eter


(C2H5OC2H5 benzena (CH3COCH3).

b.Cairan yang dapat terbaka antara C -21 C,55misalnya


etanol methanol (CH3OH).
c.Cairan yang dapat terbaka 21oC 93,5oC, misalnya
lampu), terpentin, naftal

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

52

Perawatan dan Penanganan Bah

3 .Gas mudah terbakar

Gas mudah terbakar misalny hidrogen, asetilen, etilen amat


cepat terbakar sehing ledakan.

Syarat penyimpanan bagi ba mudah terbakar:


99temperatur dingin dan berv
99jauhkan dari sumber api loncatan api listrik dan b
99tersedia alat pemadam keba

c.Bahan Kimia Beracun

Gambar 3.8 Lambang bahan

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

53

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

Bahan kimia beracun dide bahan kimia yang dalam jumla


keracunan pada manusia ata lainnya. Pada umumnya zat-lewat
pernapasan dan kemudia tubuh atau menuju organ- organ
tersebut dapat langsung men tubuh tertentu seperti hati lain,
tetapi dapat juga zat-dalam tulang, darah, hati, g menghasilkan
efek kesehatan Pengeluaran zat-zat beracun dapat melewati
urine, salura dan keringat.

Banyak bahan-bahan kimia y sering dijumpai di laborator


sublimat2), (HgClpersenyawaan sian karbon monoksida (CO)
dari a
Contoh bahan kimia beracu berikut:

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

54

Perawatan dan Penanganan Bah

Jenis zat
beracun

Jenis bahan

Akibat keracun
gangguan

1Logam. Pb (TEL,) PbCO Syaraf, ginja


3
metaloid Hg
darah
Cadmium (P) Syaraf, ginja
Krom (Cr) Hati, ginjal,
Arsen (As) Kanker
Fosfor (P) Iritasi, kank
Metabolism
karbohidrat, l
dan protein
2Bahan. HidrokarbonPusing dan ko pelarutalifatik
pelarutHatidan ginj (bensin, minyakSyaraf pusat,
tanah) leukeumia
Hidrokarbon terhalogenasi
(kloroform,) CCl
Alkohol

3.Gas-gas Aspiksian Sesak napas,


beracunsederhana (N2,kekurangan ok
Argon, He) Pusing, sesak
Aspiksian kimia:Sesak napas,
99Asam sianidahilang
(HCN)
kesadaran
99Asam sulfida Sesak
napas,
(H2S)
jantung, syar
Karbon
monoksidahilang
kesada
(CO)
sesak napas,
nitrogen oksidaematian
(NOx)

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

55

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

Jenis zat
beracun

Jenis bahan

Akibat keracuna
gangguan

4.Karsinogbenzena leukeumia asbes paru-paru


bensidin kandung kencin krom
paru-paru naftil amin paru-paru
vinil klorida hati, paru-par

syaraf pusat,
5. Pestisidaorganoklorin pusing, kejang
organofosfathilang kesadar
kematian

Syarat penyimpanan bahan kim


ruangan dingin dan berventi
jauh dari bahaya kebakaran
dipisahkan dari bahan-bah bereaksi

kran dari saluran gas haru tertutup rapat jika tidak


s

disediakan alat pelindung masker, dan sarung


tangan

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

56

Perawatan dan Penanganan Bah

d.Bahan korosif

Gambar 3.9 Lambang bahan ki lambang tetesan cairan yang m Lambang


tersebut menunjukkan ca
dan tubuh manusia
Bahan/zat kimia yang ber merusak kemasan/wadah
dan be beracunBahan/zat kimia korosif
asam sulfatS0), asam(H
klorida
hidroksida),(Cda(OH)ngas belerang).
2

(HCl),

nitra
natrium
2

Syarat penyimpanan:
ruangan dingin dan bervent wadah tertutup dan
berlabe dipisahkan dari zat-zat be
e.Bahan kimia iritan
Bahan iritan adalah bahan kimia dapat menimbulkan
keru atau sensitisasi bila kont

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

57

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

tubuh yang lembab seperti k pernapasan. Bahan iritan pa


bahan korosif.

Gambar 3.10 .Lambang bahan Lambang bahan kimia iritan mir


karena bahan kimia iritan

Bahan kimia korosif sepert asam sulfat, gas belerang d


dengan jaringan tubuh sepert pernapasan. Kerusakan yang
luka, peradangan, iritasi (g (jaringan menjadi amat peka

Menurut bentuk zat, bahan dalam tigayaitukelompok:


1 .Bahan iritan padat
Bahaya akan timbul apabila atau mata.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

58

Perawatan dan Penanganan Bah

Contoh senyawa:
Anorganik:Natrium hidroksida (
Natrium silikatO.xSiO) (Na
2

Kalsium hidroksida (
Kalium hidroksida (K
Organik:Asam trikloroasetatCOOH) (
FenolH OH)(C

6S

2 .Bahan iritan cair


Bahaya akan timbul apabila atau mata, yang menyebabk
atau denaturasi protein.
Contoh senyawa:
Anorganik:Asam sulfat, asam nit Organik:Asam format
(asam sem
Asam asetat (cuka) Karbon disulfida
Hidrokarbon terhaloge

2 .Bahan iritan gas


Bahaya terutama karena te saluran pernapasan. Terg
kelarutan dalam air dan digolongkan menjadi tiga,

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

59

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

a.Gas amat larut dalam air pernapasan bagian atas.

Contoh:
amoniak, asam klorida, f asetat, asam fluorida.

b.Gas dengan kelarutan seda pernapasan bagian atas


da

Contoh:
sulfur dioksida, klor, kr
c .Gas dengan kelarutan ke pernapasan bagian dalam.

Contoh:
ozon, fosgen, nitrogen di
Syarat penyimpanan bagi b bersifat iritan:

ruangan dingin dan berventi


wadah tertutup dan berlabel
dipisahkan dari zat-zat ber

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

60

Perawatan dan Penanganan Bah

f.Bahan kimia reaktif terhadap

Gambar 3.11 Lambang bahan k Lambang reaktif terhada huruf W


(water) dicor

Bahan reaktif adalah baha dengan air akan


mengeluarka mudah terbakar. Hal ini dis bereaksi secara
eksotermik panas, dan gas yang mudah t bahan kimia
tersebut adalah:

Alkali (Na, K) dan alkali Logam halida


anhidrat (alu Logam oksida anhidrat (CaO
Oksida non-logam halida (s Karbit

Nitrida
Bahan-bahan tersebut h atau disimpan dalam
ruang y dari kebocoran air hujan.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

61

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

Syarat penyimpanan bahan terhadap air:

temperatur ruangan dingin, jauh dari sumber


nyala api bangunan kedap air
disediakan

pemadam

ke
2

dry powder)
f.Bahan kimia reaktif terhadap

Bahan/zat kimia reaktif t menghasilkan panas dan gas


atau gas-gas yang beracun da yang reaktif terhadap air
di asam. Selain itu ada bahan-ba

Kalium klorat/perklorat) (KC


Kalium permanganat) (KmnO
Asam kromatCr0) (H

3
4

2 23

Syarat penyimpanan bagi baha asam:


ruangan dingin dan bervent jauhkan dari sumber
api, p
ruangan penyimpan perlu d memungkinkan terbentuk k
hydrogen

disediakan alat pelindung sarung tangan, pakaian


ker

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

62

Perawatan dan Penanganan Bah

B.Mengidentifikasi Kerusakan B
Laboratorium SMA
Mengenal sifat dan jenis bah dalam menentukan rusak tidakny
laboratorium.

1.Sumber- Sumber Kerusakan Baha Kerusakan bahan-bahan kimia d

a.Udara
Udara mengandung oksigen dan kimia yang sifatnya higrosk
dapat berubah .menjadiBahankimialaruta mudah teroksidasi
dengan ud kimia besi (II) Sulfat, kris segera berubah menjadi
besi yang berwarna coklat muda. H botol/ tempatnya tidak
tertu

b.Cairan: air, asam, basa,


Bahan-bahan kimia harus disi kering. Apalagi bahan kimia air.
Air, asam, basa dan ca penyebab kerusakan zat kimia dengan
bahan/zat kimia lainn Misalnya logam-logam seperti dengan
air menghasilkan gas zat lain yang bereaksi denga asam sulfat
pekat, logam ha

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

63

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

logam halide harus dijauhkan dalam ruangan yang kering d di


waktu hujan. Kebakaran ak dapat dipadamkan dengan pen
yang bersifat asam mempunyai hebat dari air, misalnya as asam
yang beruap mudah berek lain membentuk senyawa yanglain
paling baik adalah dengan me misalnya menempatkan botol as
dan ditempatkan dalam lemari asam. Begitu juga zat kimia
dengan asam. Larutan basa ti botol yang bertutu kaca kare
sukar dibuka karena adanya r

c.Panas/temperatur
Pengaruh temperatur akan men perubahan kimia terjadi, dan
Panas yang cukup tinggi dap reaksi oksidasi. Keadaan te
rendah juga mempunyai akibat

d. Mekanik
Benturan, tarikan, maupun te dihindari, khususnya pada ba
meledak, seperti ammonium trinitrotoluene (TNT).

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

64

Perawatan dan Penanganan Bah

e.Sinar/Cahaya
Bahan/zat kimia tertentuolehsa pengaruh
sinar/cahaya,ultraterut misalnyakristal,larutaniodium
kaliumpe; Zat-zat kimiadengantersebutpertolong akan
terseduksihingga akan mengubdan warnalrutan.Kristalitu
perak nitra jika terkenaditandaisinar UVdengan warna zat

f.Api
Api/kebakaran dapat terjadi berada bersama-sama pada sua
segitiga api.

Gambar 3.12 Segitiga

Ketiga komponen itu ialah:


1)Adanya bahan bakar (bahan
2)Adanya panas yang cukup t

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

65

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

mengubah bahan baker dapat titik bakarnya)


3)Adanya oksigen (di udara, d
Maka pada saat yang demik yang mudah bereaksi dengan
berupa uap yang sudah mencap menghasilkan api. Api inilah
mengakibatkan kebakaran. Mak terjadinya Kebakaran harusl
komponen segitiga api terseb Termudah ialah menyimpan baha
terbakar, seperti aseton, a ditempat yang dingin/tempera

f.Sifat bahan kimia itu sendir


Bahan-bahan kimia mempunyai masing. Misalnya asam sangat
basa. Reaksi-reaksi kimia d sangat lambat hingga ke yang
spontan biasanya menimbulkan dan api. Ledakan dapat terja
ruang yang tertutup. misalny diteteskan pada campuran kal
gula pasir seketika akan te kalau kristal kalium perman gliserin;
disekitarnya ada b maka akan terjadi api dan te

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

66

Perawatan dan Penanganan Bah

2.Mengidentifikasi Kerusakan Za
Secara umum zat-zat kimia sekolah dibedakan menjadi tig
yang berwujud padat (2). Zat dan(3) zat kimia yang berbentu

Beberapa hal yang harus mengidentifikasi kerusakan za


a.

Zat kimia dalam bentuk p


1.Perubahan wujud/bentuk
Jika zat berbentuk padat bentuk cair, sebaiknya dic masih
dapat digunakan atau contoh untuk senyawa Nat (NaOH)
padat, Kalium Hidr penyimpanannya tidak baik tertutup
dengan rapat ser kondisi yang tidak kering menyerap air
dari udara kemudian mencair.

2.Perubahan warna
Perubahan warna juga akan bahwa zat kimia berbentu
cairan telah mengalami ker
Senyawa .CuSO5.H pada keadaan
zat padat
kondisi

tersebut
yang sudah

berw
rusa

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

67

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

menjadi putih. Larutan KI akan berubah menjadi warna


b.Zat kimia dalam bentuk cair
1.Terjadi perubahan warna lar 2.Terbentuk endapan
3.Menimbulkan bau/menghasilka
4.Bila zat cair dalam la menimbulkan gejala seperti tersebut
dibuang pada temp contohnya bila larutannya dibuang di
bak pasir.

C.Perawatan Bahan-bahan Kimia di


Pengelola dan laboran henda secara periodik perawatan baha
perawatan dan pemeliharaan diperlukan beberapa pengetahua
berhubungan dengan karakterist Perawatan terhadap bahan kimia
pada keadaan fasanya, yaitu p

1.

Padatan biasa, tidak hig

Perawatan untuk zat padata menempatkannya pada botol b


stopler yang bertutup baik. labelnya tidak mudah lepas da

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

68

Perawatan dan Penanganan Bah

luntur atau menguap. Botol dilap. Pengambilan dengan s


penggunaan langsung gunakan lebar (misal pot salep). H
masuknya debu dan air maupun amilum, natrium karbonat.

Padatan higroskopis

2.

Ditempatkan dalam tempat ber dan ditutup rapat. Sumbatny


plastik dan diikat erat-erat
3.Padatan mudah menguap/menyub
Penempatannya dalam botol samping ditutup rapat, juga
sisakan ruangan sekitar penyubliman. Contoh: Iodium
kamper.

4.

Padatan peka cahaya

Tempatkan pada botol gelap a Tutup rapat- rapat. Contoh


permanganat, kalium iodida
5.

Padatan peka air


Peka air maksudnya mudah b Contoh: Logam kalium, logam
tersebut harus disimpan deng minyak tanah dalam botol gel

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

69

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

Padatan peka oksigen/udar

6.

Peka oksigen/udara maksudny dengan oksigen dari udara.


disimpan dengan merendamnya terbuat dari gelas. Tempat da
karena mudahbilabocor;halini terja kebakaran.

Campuran padatan

7.

Jangan menempatkan padatan da


terutama
bahan mudah

campuran o
terbakar. C
3

MnO dengan gula pasir.


2

8.

Cairan/Larutan biasa
Harus ditutup rapat untuk men Pergunakan pipet yang khusu
pengembilan isinya, atau den langsung dengan etiket boto
tangan untuk menghindari lun Contoh: Alkohol, asam asetat
tidak boleh penuh, sisakan r untuk memberi kesempatan uap

9.

Cairan/larutan mudah meng


Cairan/larutan demikian muda dengan demikian kadarnya
men air dari udara. Tutup sumbat Asam sulfat.

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

70

Perawatan dan Penanganan Bah

Cairan/Larutan mudah men

10.

Botol harus ditutup rapat-kosong sekitar bagian untu dari


panas. Contoh: Amonia, alkohol.

Cairan mudah terbakar

11.

Jauhkan botolnya dari api. etanol, bensin, minyak tana


Gas

12.

Jauhkan tabung dari api ata dengan pemutarnya yang


yangbaik, bocor . Lebih baik ditempatk Contoh: gas
elpijnitr,oksigen,.

D.Mengatasi Kerusakan Zat Kimia


Pengadaan

Alternatif Alat

Beberapa bahan kimia pada seperti kalium iodida dan per


teroksidasi dapat diatasi den
1.Pada larutan kalium iodida tetes larutan tio sehingga
(terbentuk)menjadiI bening kem
-

iodida ). I

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

71

Perawatan dan Penanganan Bahan Praktikum K

2. Pada larutan perak nitrat endapan perak tambahkan laru larutan


bening kembali.

Kekurangan alat pendukung u kimia akan menghambat efektif


karena itu gunakan bahan/alat y untuk mengatasinya, misalnya:

1. Batang karbon dapat dip logam aluminium dari bekas w


natrium bikarbonat dari soda diperoleh dari cuka dapur, d

2. Indikator asam basa: Gun bunga, kunyit, sedangkan unt


universal gunakan kol ungu a

****

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

72

BAB IV
PENUTUP

Laboraorium kimia harus merup dan nyaman bagi para


penggunan laboran memegang peranan penti suatu laboratorium
yang aman. d pengetahuan yang cukup tentang dan sifat-sifat bahan
kimia yan laboran dapat mengetahui bagai memelihara alat-alat serta
bah bagaimana cara menyimpan dengan bukan hanya faktor bahan
kimia tidak aman, faktor lain seperti atau sistem pengaman gas tidak
menjadi lebih tidak aman. Hal i berbagai pihak, baik dari para Dalam
melakukan praktikum sisw berhati-hati, tidak menganggap bahaya
yang ditimbulkan. Peran juga penting. Prosedur dan cara jelas dan
sempurna sebelum di dan laboran. Dengan kerjasama pihak maka
akan tercipta labora nyaman bagi semua orang yang me

Peralatan Keselamatan sepert tabuing pemadam, kacamata sel


digunakan sesuai dengan kebutuh

Panduan Teknis Perawatan Peralatan L

73

Anwar, Chairil,PengantdkkPraktikum.r(1996)KimiaOrganik..
Jakarta: Departemen Pendidikan d
Djupri Padmawinata, Habiburrahman,
Purwadi, S. Dirjosoemarto,IswojPengelolaa
LaboratoriumIPA.Jakarta: Departemen
Kebudayaan, DIKTI
Soemanto
ImamkhasaniKeselamatan.Kerja1990dalam.
Laboratorium.Jakarta,Kimia Penerbit PT.
Bartholomew, B. and Crawlwey,ScienceF
Laboratonumoratory.
CreedyA.Laboratory.ManualforSchoolsandColleges.London;
Heinemann Education Books Limite

Panduan Teknis Perawatan Peralatan Labo

76