Anda di halaman 1dari 9

DOKUMEN/BUKU SPMI

UNIVERSITAS NAROTAMA

Juni 2011

KEBIJAKAN MUTU
KEBIJAKAN SPMI UNIVERSITAS NAROTAMA
(KM-BPM-01)

Tgl. Terbit : 1 juni 2011


Status Revisi :1

DISIAPKAN OLEH
DIPERIKSA OLEH
DISAHKAN OLEH

Nama
Jabatan
Rr. Hermien Tridayanti,Ir,MM
Kepala BPM
Dr.Arasy Alimudin,SE,MM
Wakil Rektor I
Ir. Hj Rr Iswachyu Dhaniarti DS ST
Rektor

Tanda Tangan

Peringatan : Standar ini bersifat rahasia, Penggandaan Standar ini harus seijin

Sekretariat BPM Universitas Narotama


1) Visi, Misi,
Visi Universitas NAROTAMA:
dan Tujuan Terwujudnya Universitas yang Modern dan Bermutu Berbasis
Universitas
Teknologi Informasi
Misi Universitas NAROTAMA:
Memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi untuk kesejahteraan masyarakat melalui
kegiatan-kegiatan
pendidikan,
penelitian
dan
pengabdian
masyarakat dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan
informasi
Tujuan Universitas NAROTAMA:
1) Menjadi universitas yang mampu menyelenggarakan pendidikan
tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, dengan
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi berakar
pada rasa kecintaan terhadap tanah air Indonesia
2) Menjadi universitas yang mampu menciptakan proses dan
pelayanan pendidikan tinggi yang bermutu, untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat
2) Tujuan
documenter
tulis
kebijakan

Dokumen tertulis Kebijakan SPMI Universitas NAROTAMA


dimaksudkan sebagai:
1) Sarana untuk mengkomunikasikan kepada seluruh pemangku
kepentingan tentang SPMI yang berlaku di dalam lingkungan
universitas;
2) Landasan dan arah dalam menetapkan semua standar dan
manual atau prosedur dalam SPMI, serta dalam melaksanakan
dan meningkatkan mutu SPMI;
3) Bukti otentik bahwa universitas telah memiliki dan melaksanakan
SPMI sebagaimana diwajibkan menurut peraturan perundangundangan.

3) Luas lingkup
kebijakan

Kebijakan SPMI mencakup semua aspek penyelenggaraan


pendidikan tinggi pada universitas, dengan fokus utama pada
aspek pembelajaran dan aspek lain yang mendukung aspek
pembelajaran. Fokus pada aspek pembelajaran ini dimaksudkan
sebagai langkah awal atau perintis, sebab secara bertahap fokus
dari luas lingkup kebijakan SPMI akan dikembangkan sehingga
mencakup juga aspek lain yang bukan kegiatan akademik, seperti
misalnya aspek kesejahteraan sumber daya manusia, kerjasama
dengan pihak internasional, penelitian dan pengabdian kepada
masyarakat.

4) Pihakpihak yang
terkena
kebijakan

Kebijakan SPMI berlaku untuk semua unit dalam universitas, yaitu:


rektorat, fakultas, program studi dan unit-unit operasional lainya.

5) Istilah dan
Definisi

1) Kebijakan:
pernyataan
tertulis
yang
menjelaskan
pemikiran,sikap, pandangan dari institusi tentang sesuatu hal.
2) Kebijakan SPMI: pemikiran, sikap, pandangan universitas
mengenai SPMI yang berlaku di universitas.
3) Manual SPMI: dokumen tertulis berisi petunjuk praktis tentang
bagaimana menjalankan atau melaksanakan SPMI.
4) Standar SPMI: dokumen tertulis berisi kriteria, patokan, ukuran,
spesifikasi, mengenai sesuatu yang harus dicapai / dipenuhi.
5) Evaluasi Diri: kegiatan setiap unit dalam universitas secara
periodik untuk memeriksa, menganalisis, dan menilai kinerjanya
sendiri selama kurun waktu tertentu untuk mengetahui
kelemahan dan kekurangannya.
6) Audit SPMI: kegiatan rutin setiap akhir tahun akademik yang
dilakukan oleh auditor internal universitas untuk memeriksa
pelaksanaan SPMI dan mengevaluasi apakah seluruh standar
SPMI telah dicapai / dipenuhi oleh setiap unit dalam lingkungan
universitas.

6) Rincian
kebijakan

Seluruh civitas academica Universitas NAROTAMA berkeyakinan


bahwa SPMI bertujuan untuk:
1. Menyediakan fasilitas yang memadai yang diharapkan oleh
pelanggan, pengajar dan karyawan agar dapat dilaksanakan
proses belajar mengajar yang baik sehingga dihasilkan
kualitas lulusan yang bermutu.
2. Menyelenggarakan proses pendidikan yang bersifat
Edutainment yang sesuai dengan kurikulum berbasis
kompetensi yang memenuhi persyaratan dan peraturan yang
berlaku.
3. Melakukan pengembangan atau perbaikan secara terus
menerus disetiap area untuk meraih kepuasan pelanggan.
4. Secara berkala memberikan pelatihan pada tenaga pengajar
untuk meningkatkan kemampuan atau kompetensi agar
dapat memberikan jasa yang bermutu dan terkini..
Model Manajemen Pelaksanaan SPMI Universitas NAROTAMA:
SPMI pada Universitas NAROTAMA dirancang, dilaksanakan, dan
ditingkatkan mutunya berkelanjutan dengan berdasarkan pada
model PDCA (PLAN, DO, CHECK, ACTION).
Dengan model ini, maka universitas akan menetapkan terlebih
dahulu tujuan yang ingin dicapai melalui strategi dan serangkaian
aktivitas yang tepat. Kemudian, terhadap pencapaian tujuan melalui
strategi dan aktivitas tersebut akan selalu dimonitor secara berkala,
dievaluasi, dan dikembangkan ke arah yang lebih baik secara
berkelanjutan.

Dengan model manajemen PDCA, maka setiap unit dalam


lingkungan universitas secara berkala harus melakukan proses
evaluasi diri untuk menilai kinerja unitnya sendiri dengan
menggunakan standar dan prosedur yang telah ditetapkan.
Hasil evaluasi diri akan dilaporkan kepada pimpinan unit, seluruh
staf pada unit bersangkutan, dan kepada pimpinan universitas.
Terhadap hasil evaluasi diri pimpinan unit dan pimpinan universitas
akan membuat keputusan tentang langkah atau tindakan yang
harus dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu.
Melaksanakan SPMI dengan model manajemen PDCA juga
mengharuskan setiap unit dalam universitas bersikap terbuka,
kooperatif, dan siap untuk diaudit atau diperiksa oleh tim auditor
internal yang telah mendapat pelatihan khusus tentang audit SPMI.
Audit yang dilakukan setiap akhir tahun akademik akan direkam dan
dilaporkan kepada pimpinan unit dan universitas, untuk kemudian
diambil tindakan tertentu berdasarkan hasil temuan dan
rekomendasi dari tim auditor.
Semua proses di atas dimaksudkan untuk menjamin bahwa setiap
kegiatan penyelenggaraan pendidikan tinggi pada universitas
terjamin mutunya, dan bahwa SPMI universitas pun juga selalu
dievaluasi untuk menemukan kekuatan dan kelemahannya
sehingga dapat dilakukan perubahan ke arah perbaikan secara
berkelanjutan.
Hasil pelaksanaan SPMI dengan basis model manajemen PDCA
adalah kesiapan semua prodi dalam universitas untuk mengikuti
proses akreditasi atau penjaminan mutu eksternal baik oleh BANPT ataupun lembaga akreditasi asing yang kredibel.

Model Manajemen PDCA


Prinsip Dalam Melaksanakan SPMI Universitas NAROTAMA:
Untuk mencapai tujuan SPMI universitas tersebut di atas dan juga
untuk mewujudkan visi, misi, dan tujuan universitas, maka civitas

academica dalam melaksanakan SPMI pada setiap aras dalam


universitas selalu berpedoman pada prinsip:
1) berorientasi kepada pemangku kepentingan internal dan
eksternal;
2) mengutamakan kebenaran;
3) tanggungjawab sosial;
4) pengembangan kompetensi personel;
5) partisipatif dan kolegial;
6) keseragaman metode;
7) inovasi, belajar dan perbaikan secara berkelanjutan.
Strategi SPMI Universitas NAROTAMA:
Strategi Universitas NAROTAMA di dalam melaksanakan SPMI
adalah:
1) melibatkan secara aktif semua civitas academica sejak tahap
perencanaan hingga tahap evaluasi dan tahap pengembangan
SPMI;
2) melibatkan pula organisasi profesi, alumni, dunia usaha dan
3) pemerintahan sebagai pengguna lulusan, khususnya pada
tahap penetapan standar SPMI;
4) melakukan pelatihan secara terstruktur dan terencana bagi para
dosen dan staf administrasi tentang SPMI, dan secara khusus
pelatihan sebagai auditor internal;
5) melakukan sosialisasi tentang fungsi dan tujuan SPMI kepada
para pemangku kepentingan secara periodik.
Pelaksanaan SPMI pada aras setiap Unit dan aras Universitas
NAROTAMA:
Universitas NAROTAMA memiliki 4 fakultas yang mengelola 8 prodi,
5 unit kerja tingkat biro universitas, 3 lembaga, dan 4 pusat studi.
Universitas menetapkan bahwa sejak tahun 2010 seluruh unit kerja
akademik maupun non-akademik pada setiap aras harus
melaksanakan SPMI dalam setiap aktivitasnya.
Agar pelaksanaan SPMI pada semua unit dan aras tersebut dapat
berjalan lancar dan terkoordinasi secara efektif, maka untuk siklus
pertama SPMI yaitu dari tahun 2010 2015, Universitas
menetapkan Badan Penjaminan Mutu Universitas yang bertugas
untuk menyiapkan, merencanakan, merancang, menetapkan,
melaksanakan,
mengendalikan,
mengevaluasi
dan
mengembangkan SPMI.

7.

Daftar

Dengan dibentuknya unit SPMI, maka struktur organisasi


Universitas NAROTAMA adalah sbb:
[Struktur organisasi UNIVERSITAS digambarkan terlampir)
A. Standar Identitas

Standar

1) Standar Visi dan Misi Universitas/Fakultas/Program Studi


B. Standar Isi/Kurikulum
1) Standar Ketaatan Kurikulum
2) Standar Kalender Akademik
C. Standar Proses Pembelajaran
1) Standar Metode Pembelajaran
2) Standar Aspek Administrasi Pembelajaran (al: buku
referensi, jadwal, KRS, KHS)
3) Standar Perwalian Akademik
4) Standar Sumber Belajar
5) Standar Perkuliahan
6) Standar Ujian
D. Standar Kompetensi Lulusan
1) Standar Kompetensi Lulusan
2) Standar Kebutuhan & Keterserapan Lulusan dalam
Masyarakat
E.STANDAR PENDIDIK & TENAGA KEPENDIDIKAN (Administrasi &
Penunjang)

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Rekrutasi/Penerimaan dan Seleksi Dosen


Rasio Dosen/Mahasiswa
Kualifikasi Akademik Dosen
Kualifikasi Akademik Tenaga Kependidikan
(administrasi/penunjang)
Kompetensi Dosen
Kompetensi Tenaga Kependidikan (administrasi/penunjang)
Administrasi Pendidik & Tenaga Kependidikan
Pengalaman & Pengembangan Diri Dosen

F.STANDAR SARANA DAN PRASARANA

1. Gedung
2. Ruang Kuliah
3. Ruang dan Peralatan Perpustakaan
4. Ruang Lab, Studio, dsb
5. Ruang Perkantoran
6. Ruang Serbaguna dan Auditorium
7. Peralatan Ruang Kuliah
8. Bahan Pustaka dan Sistem Layan Perpustakaan
9. Peralatan Lab, Studio, dsb
10. Peralatan Ruang Kantor
11. Pengelolaan Sarana dan Prasarana
G.STANDAR PENGELOLAAN

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Struktur Organisasi
Mekanisme Penugasan
Sistem Kerja Organisasi
Pelaporan Semesteran
Pelaporan Re-Akreditasi BAN PT
Statuta/Anggaran Dasar

7. Rencana Induk Pengembangan (RIP)


8. Rencana Strategis (RENSTRA)
9. Badan Penyelenggara PT
10. Pembukaan/Penutupan Prodi
H.STANDAR PEMBIAYAAN

1. Investasi
2. Biaya Operasi
3. Biaya Pendidikan Personal Mahasiswa
I.STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN

1. Penilaian Hasil Belajar oleh Dosen


2. Penliaian Hasil Belajar oleh Institusi
J.STANDAR PENELITIAN ILMIAH

1. Tatalaksana Penelitian
K.STANDAR PENGABDIAN MASYARAKAT

1. Tatalaksana Pengabdian Masyarakat


L.STANDAR KESEJAHTERAAN

1. Remunerasi dan Jaminan Sosial


2. Lingkungan Kerja yang Kondusif
M.STANDAR MAHASISWA

1.
2.
3.
4.

Prospek Minat Calon Mahasiswa


Daya Tampung Mahasiswa
Rekrutasi/Penerimaan & Seleksi Mahasiswa
Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiwa

N.STANDAR KERJASAMA

1. Kerjasama Institusional
2. Kerjasama & Promosi Calon Mahasiswa
3. Kerjasama Alumni
8. Daftar
Manual /
Prosedur /
SOP

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Visi dan Misi Universitas/Fakultas/Program Studi


Isi/Kurikulum
Ketaatan Kurikulum
Kalender Akademik
Metode Pembelajaran
Aspek Administrasi Pembelajaran (al: buku referensi, jadwal, KRS,
KHS)
7. Perwalian Akademik
8. Sumber Belajar
9. Perkuliahan
10. Ujian
11. Kompetensi Lulusan
12. Kebutuhan & Keterserapan Lulusan dalam Masyarakat
13. Rekrutasi/Penerimaan dan Seleksi Dosen
14. Rasio Dosen/Mahasiswa
15. Kualifikasi Akademik Dosen
16. Kualifikasi Akademik Tenaga Kependidikan
(administrasi/penunjang)
17. Kompetensi Dosen
18. Kompetensi Tenaga Kependidikan (administrasi/penunjang)
19. Administrasi Pendidik & Tenaga Kependidikan
20. Pengalaman & Pengembangan Diri Dosen
21. Ruang Kuliah

22. Ruang dan Peralatan Perpustakaan


23. Ruang Lab, Studio, dsb
24. Ruang Perkantoran
25. Ruang Serbaguna dan Auditorium
26. Peralatan Ruang Kuliah
27. Bahan Pustaka dan Sistem Layan Perpustakaan
28. Peralatan Lab, Studio, dsb
29. Peralatan Ruang Kantor
30. Pengelolaan Sarana dan Prasarana
31. Struktur Organisasi
32. Mekanisme Penugasan
33. Sistem Kerja Organisasi
34. Pelaporan Semesteran
35. Pelaporan Re-Akreditasi BAN PT
36. Statuta/Anggaran Dasar
37. Rencana Induk Pengembangan (RIP)
38. Rencana Strategis (RENSTRA)
39. Badan Penyelenggara PT
40. Pembukaan/Penutupan Prodi
41. Biaya Operasi
42. Biaya Pendidikan Personal Mahasiswa
43. Penilaian Hasil Belajar oleh Dosen
44. Penliaian Hasil Belajar oleh Institusi
45. Tatalaksana Penelitian
46. Tatalaksana Pengabdian Masyarakat
47. Remunerasi dan Jaminan Sosial
48. Lingkungan Kerja yang Kondusif
49. Prospek Minat Calon Mahasiswa
50. Daya Tampung Mahasiswa
51. Rekrutasi/Penerimaan & Seleksi Mahasiswa
52. Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiwa
53. Kerjasama Institusional
54. Kerjasama & Promosi Calon Mahasiswa
55. Kerjasama Alumni

9.

Referensi

1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003


Tentang Sistem Pendidikan Nasional
2) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005
Tentang Standar Nasional Pendidikan
3) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010
Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
4) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 63 Tahun 2009
Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan