Anda di halaman 1dari 3

1

C. Definisi Operasional dan Ruang Lingkup Penelitian


1. Definisi Operasional
Untuk

memudahan

pengukuran

terhadap

variabel

penelitian, maka terlebih dahulu perlu dirumuskan batasanbatasan

definisi

mengembangkan

operasional
instrumen

sebagai

penelitian.

acuan
Batasan

dalam
tersebut

dirumuskan dalam bentuk definisi operasional sebagai berikut:


a. Pendidikan holistik
Pendidikan holisti dalam penelitian ini adalah .
b. Perkembangan
Sikap

spiritual

peserta

didik

dalam

penelitian

ini

adalah .............

2. Ruang Lingkup Penelitian


Untuk

menghindari

terjadinya

kesalahan

interpretasi

terhadap judul dan masalah pokok yang akan diungkapkan


dalam penelitian ini, penulis
lingkup

penelitian

ini

memberi batasan bahwa ruang

adalah

upaya

menganalisis

dan

mendeskripsikan pendidikan holistik dan perkembangan religius


peserta didik pada SMKN 2 Palu dengan fokus utama penelitian

adalah

menkaji

sejauhmana

pengaruh

pendidikan

holistik

terhadap sikap spiritual peserta didik pada SMKN 2 Palu. Ruang


lingkup dimensi dan indikator yang menjadi acuan pengukuran
kedua variabel tersebut dapat dilihat pada matriks berikut.
Tabel 1.1
Matriks Ruang Lingkup Dimensi dan Indikator Variabel
Penelitian

Pendidikan holistik

Variabel

Dimensi
Pendekatan
Agama

Penadekatan
karakter

Pendekatan
sosial
emosional
Pendekatan
psikologi

Pendekatan

Indikator
1. Sekolah
memfasilitasi
berkembangnya IMTAQ peserta
didik
2. Melaksanakan
PBM
dalam
suasana religius
3. Menyelenggarakan
kegiatan
ekstrakurikuler untuk mendukung
peningkatan IMTAQ peserta didik
1. Menyelenggarakan program yang
mendukung
pembentukan
karakter peserta didik
2. Melaksanakan Pembelajaran dan
bimbingan
yang
mendukung
pembentukan karakter peserta
didik
1. Sekolah
memfasilitasi
berkembangnya potensi sosial
dan emosional peserta didik
2. Meningkatkan kepedulian sosial
1. Sekolah
memfasilitasi
berkembangya secara optimal
potensi psikologi peserta didik
2. Memprogramkan
Kegiatan
ekstrakurikuler
mendukung
perkembangan potensi psikologi
peserta didik
1. Sekolah
memfasilitasi

intelektual

Sikap Spiritual

2.

Sikap Spiritual
dalam
hubungannya
dengan
diri
sendiri
Sikap Spiritual
dalam
hubungannya
dengan orang
lain
Sikap spiritual
dalam
hubungannya
dengan
lingkungan

1.
2.

1.
2.

berkembangnya
potensi
intelektual peserta didik
Kegiatan
pembelajaran
mendukung
berkembangnya
potensi intelektual peserta didik
Kesadaran
individu
sebagai
mahluk ciptaan Tuhan
Menyadari
adanya
tanggung
jawab individu terhadap Tuhan
sang pencipta
Mengamalkan
ajaran
agama
dalam kehidupan sehari-hari
Bersikap inklusif, santun dan
selektif

1. Berperilaku syukur atas karunia


Tuhan
2. Merefleksikan
sikap
peduli
terhadap lingkungan dan alam
ciptaan Tuhan sebagai bagian dari
ibadah menurut ajaran agama