Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR

DINAS KESEHATAN
Alamat : Kawasan Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Telp. (0549) 24199 Fax.(0549) 24199
Email:saprasdinkeskutim1@gmail.com

SANGATTA

KERANGKA ACUAN KERJA

KEGIATAN :
PEMABANGUNAN PUSKESMAS

PEKERJAAN :
Penyusunan Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan
Hidup Dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL-UKL)
UPT Puskesmas TEPIAN BARU.
LOKASI :

UPT PUSKESMAS TEPIAN BARU


KECAMATAN TEPIAN BARU
KABUPATEN KUTAI TIMUR

PAGU ANGGARAN :

Rp. 170.000.000,-

TAHUN ANGGARAN 2016

Kode Pos : 75611

PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR

DINAS KESEHATAN
Alamat : Kawasan Pusat Perkantoran Bukit Pelangi, Telp. (0549) 24199 Fax.(0549) 24199
Email:saprasdinkeskutim1@gmail.com

SANGATTA

Kode Pos : 75611

KERANGKA ACUAN KERJA


1.

Latar Belakang

URAIAN PENDAHULUAN

Pusat Kesehatan Masyarakat, disingkat Puskesmas, adalah organisasi


fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh,
terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran
serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh
pemerintah dan masyarakat. Upaya kesehatan tersebut diselenggarakan dengan
menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna mencapai
derajad kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada
perorangan. Oleh karenanya puskesmas haruslah didukung dengan adanya
tempat pelayanan yang berupa bangunan dan sarana lingkungan yang memadai,
untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan kualitas lingkungan maka diperlukan
upaya pemantauan dan pengelolaan lingkungan agar bisa menjaga kenyamanan
dan keamanan bagi masyarakat
Dasar hukum : Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Permen Lingkungan Hidup Nomor 16
Tahun 2012 tentang pedoman penyusnan dokumen lingkungan hidup, bahwa
Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup
yang selanjutnya disebut UKL-UPL adalah pengelolaan dan pemantauan
terhadap Usaha dan/atau Kegiatan yang tidak berdampak penting terhadap
lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang
penyelenggaraan Usaha dan/atau Kegiatan.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia
Nomor 05 Tahun 2012 dijelaskan segala bentuk aktivitas yang dapat
menimbulkan perubahan terhadap rona lingkungan hidup serta menyebabkan
dampak terhadap lingkungan hidup wajib dilengkapi dokumen AMDAL atau UKLUPL.
UKL-UPL Kawasan adalah hasil studi mengenai dampak penting usaha atau
kegiatan yang direncanakan terhadap lingkungan hidup dalam satu kesatuan
hamparan ekosistem zona pengembangan wilayah/kawasan sesuai dengan
rencana tata ruang wilayah dan/atau rencana tata ruang kawasan.

2.

Maksud dan Tujuan

a.

b.

Maksud
Maksud dari kegiatan UKL-UPL adalah membantu dalam penyusunan kajian
lingkungan terhadap pembangunan dengan menganalisa kemungkinan
dampak dan cara mengatasinya terhadap fisik bangunan puskesmas,
sehingga pasca operasi bisa diatasi tanpa kendala apapun.
Tujuan
Menyiapkan Dokumen Lingkungan Hidup (UKL-UPL) yang akan digunakan
pihak pemrakarsa sebagai dasar melakukan Kelayakan Fisik terhadap
pembangunan puskesmas di kabupaten Kutai Timur termasuk pengelolaan
terhadap dampak lingkungan yg mungkin timbul dan mengatasinya, serta
menghasilkan Dokumen UKL-UPL lengkap dengan upaya Lingkungan yang
menyertainya agar berhasil guna dan tepat guna/sasaran.

3.

Target / Sasaran

Target/sasaran yang ingin dicapai terkait pengadaan jasa konsultasi :


Adanya dokumen UKL-UPL sebagai dasar Hukum dalam Pembangunan Fisik UPT
Puskesmas TEPIAN BARU.

4.

Lokasi Kegiatan

Lokasi Pekerjaan pengadaan jasa konsultansi :


UPT Puskesmas TEPIAN BARU Kecamatan TEPIAN BARU Kabupaten Kutai Timur
Provinsi Kalimantan Timur.

5.

Sumber Pendanaan
dan Perkiraan Biaya

a.
b.

Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan :APBD Kabupaten Kutai Timur
TA 2016
Total perkiraan biaya yang diperlukan untuk pengadaan jasa konsultasi :
- Pagu Anggaran : Rp.170.000.000,-(Seratus Tujuh Puluh Juta Rupiah)

6.

Nama dan
Organisasi Pejabat
Pembuat Komitmen

Nama Pejabat Pembuat Komitmen:


Impung Anyeq, S.Sos NIP.19650102 1986121002
Satuan Kerja :
Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur

DATA PENUNJANG

7.

Data Dasar

Lokasi pembangunan UPT Puskesmas TEPIAN BARU

8.

Standar Teknis

SNI dan Peraturan Teknis Lainnya yang berlaku

9.

Studi-Studi
Terdahulu

Hasil Perencanaan terdahulu dan hasil perencanaan di sekitar Lokasi (bila ada)
dan Referensi hasil perencanaan dari Provinsi

Referensi Hukum

Perpres No.54 Th 2010 sebagaimana perubahan terakhir dalam Perpres No.4 Th


2015 serta Perundang-undangan yang berlaku lainnya.

10.

RUANG LINGKUP
11.

Lingkup Kegiatan

Untuk memberikan pelayanan dari aspek lingkungan sekaligus melakukan


Kelayakan Lingkungan serta dampak lingkungan yang mungkin dan akan timbul
pada Kegiatan pembangunan UPT. Puskesmas TEPIAN BARU sehingga
dipandang perlu membuat dokumen UKL-UPL, dalam ruang lingkup pekerjaan
Konsultansi antara lain :
Untuk pekerjaan Penyususnan Dokumen UKL-UPL UPT. Puskesmas TEPIAN
BARU yg akan dicapai adalah,
1.
2.

3.
4.
5.

Pengumpulan data sekunder dari lokasi setempat maupun instansi lain.


Survei lapangan dalam bidang lingkungan, biologi, kualitas air dan keadaan
sosial serta kebisingan pada daerah yang dilakukan kegiatan UKL-UPL
pembangunan puskesmas di kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Identifikasi dan analisa dampak yang diperkirakan akan timbul dan cara
mengatasi dampak negatif.
Penyusunan Dokumen UKL-UPL pembangunan UPT. Puskesmas TEPIAN
BARU.
Asistensi/Konsultasi Dokumen UKL-UPL kepada instansi Dinas Kesehatan
Kabupaten Kutai Timur selaku owner pekerjaan UKL-UPL pembangunan
puskesmas di kabupaten Kutai Timur.

Untuk pekerjaan Penyususnan UKL-UPL UPT. Puskesmas Sangatta Sealatan akan


melaksanakan tahapan sbb,
1.

2.

3.

4.

Pengumpulan data sekunder


Rencana Tata Ruang Kabupaten Paserserta studi/master plan pembangunan
puskesmas di kabupaten Kutai Timur, untuk acuan dalam penyusunan
dokumen UKL-UPL pembangunan UPT. Puskesmas di kabupaten Kutai Timur
yang sudah ada.
Pengumpulan data Primer
Melakukan pengambilan sample Air Sungai/Laut dan Udara/Kebisingan
sebagai acuan dalam pengkajian dampak yang mungkin timbul terhadap
pasca operasi Puskesmas di kabupaten Kutai Timur yang digunakan sebagai
tempat/sarana kesehatan masyarakat umum serta dampak yang sudah
timbul terhadap lokasi pembangunan puskesmas di kabupaten Kutai Timur.
Assistensi dan Diskusi
Konsultan wajib untuk melakukan assistensi dan diskusi dengan pihak
pemberi tugas, setiap kali konsultan akan memulai dan mengakhiri kegiatan
atau jenis pekerjaan, harus memberitahukan kepada pemberi tugas.
Koordinasi Instansi
Konsultan bertugas membantu memberi tugas dalam hal ini koordinasi
dengan instansi terkait untuk memperoleh data prasana dan sarana lainnya
untuk keperluan penyusunan dokumen UKL-UPL pembangunan puskesmas
di kabupaten Kutai Timur, bilamana diperlukan.

12.

Keluaran

Hasil/produk yang akan dihasilkan untuk penyusunan UKL-UPL pembangunan


puskesmas di kabupaten Kutai Timur. Adalah Dokumen UKL-UPL UPT.
Puskesmas TEPIAN BARU di kabupaten Kutai Timur.
Dan sebelum dokumen UKL-UPL tersebut di sahkan maka akan menyajikan
berupa laporan Draft UKL-UPL yg berisi :
1. Bab I Pelabuhan, yg berisi :
a. Latar Belakang
2. Bab II Ruang Lingkup Studi, berisi :
a. Penanggung Jawab Kegiatan
b. Lokasi Kegiatan
c. Bidang Usaha dan atau Kegiatan
d. Mulai Operasi Kegiatan
e. Deskripsi Usaha dan atau Kegiatan
f. Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup
g. Komponen Kegiatan Yang Akan Berjalan
3. Bab III Kajian Evaluasi Terhadap Kegiatan, berisi :
a. Komponen Kegiatan Yang Menimbulkan Dampak
b. Komponen Fisik-Kimia
c. Tanah
d. Baku Mutu Lingkungan Hidup
e. Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup
f. Komponen Sosekbudkesmas
4. Bab IV Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup, berisi :
a. Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup
b. Tahap Operasi
c. Tahap Pasca Operasi
d. Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup
e. Tahap Operasi
d. Tahap Pasca Operasi

13.

Peralatan, Material,
Personil dan Fasilitas
dari Pejabat
Pembuat Komitmen

Tim Teknis Perencanaan Bidang Sarana dan Prasarana Kesehatan Dinas


Kesehatan Kabupaten Kutai Timur

14.

Peralatan dan
Material dari
Penyedia Jasa

Dalam rangka pelaksanaan jasa Konsultan, fasilitas berikut ini perlu disediakan
oleh konsultan :
1.
Biaya Mobilisasi dan Demobilisasi Tenaga Ahli;
2.
Sewa GPS;
3.
Komputer + Printer.

15.

Lingkup
Kewenangan
Penyedia Jasa

a.
b.

16.

Jangka Waktu
Penyelesaian
Kegiatan

Waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan/pengadaan jasa konsultasi :


3 (tiga) bulan

17.

Persyaratan
Penyedia

Klasifikasi Sertifikat Badan Usaha (SBU) dalam kegiatan ini Jasa Perencanaan
dan Perancangan Lingkungan Bangunan dan Lansekap (PR103) atau Jasa
Pengembangan Pemanfaatan Ruang (PR104) atau Jasa Pengujian Analisa
Komposisi dan Tingkat Kemurnian (SP305) yang masih berlaku Kualifikasi (Kecil)

18.

Personil

Penyedia Jasa konsultansi diharuskan menyediakan personil menurut kualifikasi,


klasifikasi dan pengalaman sesuai bidangnya dan untuk tenaga ahli harus
memenuhi persyaratan sebagai berikut :
Lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau swasta yang disamakan atau perguruan
tinggi dengan status lain yang telah mengikuti ujian negara atau lulusan luar
negeri yang telah terakreditasi dan telah mempunyai pengalaman cukup sesuai
yang dipersyaratkan :

Investigasi lokasi perencanaan/penyusunan dokumen


Mengambil sampel data di lokasi penyusunan dokumen

a.

Membuat Riwayat Hidup (Curriculum Vitae) tenaga ahli yang harus


ditulis/diketik dengan teliti dan benar, ditandatangani oleh yang
bersangkutan, diketahui oleh pimpinan perusahaan dan dilampiri fotokopi
ijasah dan sertifikat yang dipergunakan sebagai dasar untuk penilaian.
b. Membuat surat pernyataan kesediaan untuk ditugaskan dan dilampirkan
dalam dokumen usulan teknis.
c. Memiliki KTP, NPWP.
Personil yang harus disediakan oleh penyedia adalah sebagai berikut :
Posisi
Tenaga Ahli :
- Ahli Lingkungan /
Team Leader

Ahli Teknik
Sanitasi dan
Limbah

Ahli Fisik Kimia


Tanah

Ahli Sosial
Ekonomi dan
Budaya

Ahli Kesehatan
Masyarakat

Tenaga Pendukung :
- Tenaga
Pemetaan
-

Tenaga Drafter

Tenaga
Administrasi

Jumlah
Orang
Bulan

Kualifikasi

Sarjana dengan latar belakang pendidikan


min S-1 Teknik Lingkungan dengan
pengalaman professional pada bidang
pekerjaan penyusunan UKL-UPL minimal 7
tahun, memiliki SKA Ahli Madya Teknik
Lingkungan dan memiliki Sertifikat
Amdal.
Sarjana dengan latar belakang pendidikan
min S-1 T.Lingkungan dengan pengalaman
professional pada bidang biologi lingkungan
minimal 5 tahun, memiliki SKA Ahli Muda
Teknik Sanitasi dan Limbah dan memilki
Sertifikat Amdal.
Sarjana dengan latar belakang pendidikan
min S-1 Ilmu Sains Fisika/Kimia dengan
pengalaman professional pada bidang Kimia
lingkungan minimal 3 tahun, memiliki
Sertifikat Amdal.
Sarjana dengan latar belakang pendidikan
min
S-1
Sarjana
Ekonomi
Pembangunan/Sosiologi
dengan
pengalaman professional pada bidang
lingkungan minimal 3 tahun, memiliki
Sertifikat Amdal.
Sarjana dengan latar belakang pendidikan
min S-1 Kesehatan Masyarakat dengan
pengalaman professional pada bidang
lingkungan minimal 3 tahun, memiliki
Sertifikat Amdal.

1 org
(3 bln)

Sarjana (S1) Geografi/Kehutanan dengan


pengalaman minimal 3 tahun pada bidang
Pemetaan, memiliki Sertifikat SIG/GIS.
Sarjana
(S1)
Teknik
Sipil
dengan
pengalaman minimal 3 tahun pada bidang
Menggambar
Sarjana (S1) Ekonomi dengan pengalaman
minimal 3 tahun pada bidang administrasi
kantor.

1 orang
(2 bulan)

1 org
(2bln)

1 org
(2bln)

1 org
(2 bln)

1 org
(2 bln)

1 orang
(2bulan)
1 orang
(3 bulan)

19.

Pendekatan dan
Metodologi

a. Investigasi Lapangan
b. Pengambilan data primer seperti kualitas air,
pembangunan, dan kondisi existing serta topografi.

20.

Spesifikasi Teknis

Spesifikasi Teknis khususnya untuk pembangunan puskesmas di kabupaten


Kutai Timur

21.

Jadwal Tahapan
Pelaksanaan
Kegiatan

JADWAL KEGIATAN (bulan ke-)


Kumpul Data Sekunder
Analisis Data Primer dan Sekunder
Laporan Draft
Asistensi/Konsultasi Draft UKL-UPL
Perbaikan dan Revisi dok UKL-UPL
Dok UKL-UPL dan Izin PPLH

jumlah

KK

dilokasi

LAPORAN DOKUMEN

22.

Dokumen UKL-UPL

Laporan ini merupakan laporan yang berisikan kajian-kajian dari hasil


survey/data sekunder dan data primer menyangkut lokasi UPT. Puskesmas
TEPIAN BARU yang ada dan ditinjau yang mempengaruhi pelayanan kesehatan
yang layak digunakan sebagai sarana kesehatan serta bangunan penunjang.
Dari data sekunder dan data primer akan dilakukan analisa maupun kajian
dampak lingkungan apa saja yang timbul dan mempengaruhinya serta
bagaimana mengatasinya bila terjadi dampak. Selanjutnya pihak konsultan akan
memberikan masukan-masukan berupa dampak yang timbul dan cara
mengatasinya dalam Parameter Dampak yang paling ideal untuk fisik bangunan
puskesmas.

23.

Laporan Draft

Laporan Draft memuat :


Penjelasan kembali terhadap Bab 1 s/d Bab IV seperti yg tersebut di Item
no.12, selanjutnya dari laporan draft tersebut di konsultasikan

24.

Laporan Dokumen
UKL-UPL

Laporan Dokumen UKL-UPL


Memuat hasil revisi dari draft yg telah dikonsultasikan dan telah disetujui
oleh Bupati dengan pernyataan berupa Surat Izin Pengelolaan dan
Pemantauan Lingkungan yg di tanda tangani oleh Bupati.

25.

Produksi Dalam
Negeri

Semua kegiatan jasa konsultasi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam
wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK
dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam negeri.

26.

Persyaratan
Kerjasama

Bila akan mengadakan KSO dengan penyedia jasa lainnya sebaikknya dilakukan
sebelum tender pekerjaan ini dan disahkan dengan Akte Notaris KSO dari
Notaris tempat paket pekerjaan yg dilelang.

27.

Pedoman
Pengumpulan Data
Lapangan

Dalam Pengumpulan Data Lapangan harus berkoordinasi dg RT/RW/Camat


setempat (lokasi bangunan) sehingga akan didapatkan issue dan permasalahan
yg akurat guna masukan dalam kajian.

28.

Alih Pengetahuan

Bila memang ada dan perlu untuk dilakukan transfer knowledge maka konsultan
akan memberikan alih pengetahuan tersebut kepada owner berupa pembahasan
yang khusus.

HAL LAIN LAIN

Sangatta, 25 Januari 2016


PPK
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN