Anda di halaman 1dari 25

TUGAS KLIPING

TENTANG
SENI BUDAYA

DISUSUN

O
L
E
H

NAMA

1. RIKA SEPTIA
2. LISA BELA
3. MELYA PUSPITA SARI
4. ASTRI SETIA NINGSIH
5. MELI ARYANI

SMP N 1 RANAU TENGAH


TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016

Macam-Macam Tarian Tradisional Indonesia


TARIAN ADAT DI INDONESIA
Macam-Macam Tarian Tradisional Indonesia ini saya tulis dengan tujuan agar saya khususnya dan
teman-teman pada umumnya agar lebih mengetahui jenis-jenis tarian daerah yang ada diIndonesia.
Karena negara kita yang tercinta ini, Indonesia, mempunyai banyak sekali tarian-tariandaerah yang
tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Masing-masing tari daerah mempunyai ciri-ciri dan mempunyai
ke-khasan tersendiri dibanding dengan tarian yang lain.
Dengan mempunyai banyak sekali tarian daerah yang tersebar di seluruh nusantara, Indonesia
merupakan negara terkenal dan terbaik karena kaya akan budaya, kaya akan kesenian dan kaya akan
tari-tarian tradisional.
Dibawah ini teman-teman bisa melihat berbagai jenis tarian daerah nusantara yang tersebar di berbagai
provinsi yang ada di Indonesia.

1. Tari-tarian Daerah Istimewa Aceh


Tari Seudati, berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh
keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh.

Tari Seudati
Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari
dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam

Tari Saman Meuseukat

2. Tari-tarian Daerah Bali


Tari legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cuinta Raja dari lasem. Diterikan secara
dinamis dan memikat hati.

Tari legong Bali


Tari Kecak, sebuah tari berdasarkan cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara
monyet dari Hanuman dari Sugriwa.

Tari Kecak
Tari Pendet pada awalnya merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadat
umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam
dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali mengubah Pendet menjadi ucapan
selamat datang, meski tetap mengandung anasir yang sakral-religius. Pencipta/koreografer bentuk
modern tari ini adalah I Wayan Rindi.

Tari Pendet

3. Tari-tarian Daerah Bengkulu


Tari Andun, dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna menyambut para tamu yang
dihormati.

Tari Andun
Tari Bidadari Teminang Anak, tarian ini dapat pula diartikan bidadari meminang anak. Tarian adat ini
berasal dari Rejang Lebong.

Tari Bidadari Teminang Anak

4. Tari-tarian Daerah DKI Jakarta


Tari Topeng, merupakan sebuah tari tradisional Betawi dalam menyambut tamu agung.

Tari Topeng

Tari Yopong, adalah tari persembahan untuk menghormati tamu negara.

Tari Yopong

5. Tari-tarian Daerah Jambi


Tari Sekapur Sirih, merupakan tari persembahan. Tari adat jambi ini hanyak persamaannya dengan tari
Melayu.

Tari Sekapur Sirih


Tari Selampir Delapan, merupakan tari pergaulan muda-mudi dan sangat digemari di daerah Jambi.

Tari Selampir

6. Tari-tarian Daerah Jawa Barat


Tari Topeng Kuncaran, merupakan sebuah tarian yang mengisahkan dendam kesumat seorang raja
karena cintanya ditolak.

Tari Topeng Kuncaran


Tari Merak, sebuah tari yang mengisahkan kehidupan burung merak yang serba indah dan memukau.

Tari Merak

7. Tari-tarian Daerah Jawa Tengah


Tari Serimpi, sebuah tarian keraton pada masa silam dengan suasana lembut, agung dan menawan.

Tari Serimpi
Tari Blambangan Cakil, mengisahkan perjuangan Srikandi melawan Buto Cakil (raksasa). Sebuah
perlambang penumpasan angkara murka.

Tari Blambangan Cakil

8. Tari-tarian Daerah JawaTimur


Tari Remong, sebuah tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa, kepahlawanan. Ditarikan pada
waktu menyambut para tamu.

Tari Remong
Reog Ponorogo, merupakan tari daerah Jawa Timur yang menunjukkan keperkasaan, kejantanan dan
kegagahan.

Reog Ponorogo

9. Tari-tarian Daerah kalimantan Barat


Tari Monong, merupakan tari penolak penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku
seperti dukun dengan jampi-jampi

Tari Monong
Tari Zapin Tembung, Merupakan suatu tari pergaulan dalam masyarakat Kalimantan Barat.

Tari Zapin Tembung

10. Tari-tarian Daerah Katimantan Selatan


Tari Baksa Kembang, merupakan tari selamat datang pada tamu agung dengan menyampaikan untaian
bunga.

Tari Baksa Kembang


Tari Radab rahayu, di pertunjukan pada upacara tepung tawar, sebelum pengantin pria dan wanita di
persandingkan.

Tari Radab Rahayu

11. Tari-tarian Daerah Kalimantan tengah


Tari Tambun dan bungai, Merupakan tari yang mengisahkan kepahlawanan Tambun dan Bungai Dalam
mengusir musuh yang akan merampas panen rakyat.

Tari Tambun dan Bungai


Tari Balean Dadas, Merupakan tarian guna memohon kesembuhan bagi mereka yang sakit.

12. Tari-tarian : Daerah Kalimantan Timur


Tari Gong, di pertunjukan pada upacara penyambutan terhadap tatmu agung. Dapat pula di pertunjukan
sewaktu lahir seorang bayi kepala suku.

Tari Gong
Tari perang, Tari yang mempertunjukan dua orang pemuda dalam memperebutkan seorang gadis.

Tari perang

13. Tari-tarian Daerah Lampung.


Tari Jangget, adalah tarian untuk upacar-upacara peradatan. Tarian ini melambangkan keluhuran budi dan
susila rakyat Lampung.

Tari Jangget
Tari Malinting, merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat Lampung. Menceritakan tentang
kunjungan Sunan Gunung Jati ke Keraton Pulung.

Tari Malinting

14. Tari-tarian Daerah Maluku


Tari Lenso. merupakan tari pergaulan bagi segenap lapisan rakyat masyarakat Maluku.

Tari Lenso
Tari Cakalele, adalah tari Perang Yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa.

Tari Cakalele

15. Tari-Tarian Daerah Maluku Utara


Tari Perang, Tarian rakyat untuk menyambut para pahlawan yang pualng dari medan juang.

Tari Perang Maluku


Tari Nahar Ilaa, tarian pengikat persahabatan pada waktu panas Pela kesepakatan kampung
untuk membangun.

16. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Barat


Tari Mpaa Lenggogo, sebuah tarian guna menyambut Maulid Nahi Muhammad SAW. Tarian ini juga scring
dipertunjukkan pada upacara-upacara perkawinan atau upacara khitanan keluarga raja.

Tari Mpaa Lenggogo


Tari Batunganga, sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat. Mengisahkan tentang kecintaan rakyat
terhadap putri raja yang masuk ke dalam batu. Mereka memohon agar sang putri dapat keluar dari dalam
batu itu.

17. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Timur


Tari Perang, tari yang menunjukkan sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata.
Senjata yang dipakai berupa cambuk dan perisai.

Tari Perang Nusa Tenggara Timur


Tari Gareng Lameng, dipertunjukkan pada upacara khitanan. Tari ini berupa ucapan selamat serta mohon
berkat kepada Tuhan agar yang dikhitan sehat lahir batin dan sukses dalam hidupnya.

Tari Gareng Lameng

18. Tari-tarian Daerah Papua Barat dan Tengah


Tari Suanggi, tarian yang mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angiangi (jejadian).
Tari Perang, tari yang melambangkan kepahlawanan, dan kegagahan rakyat Papua.

Tari Perang Papua

29. Tari-tarian Daerah Papua Timur


Tari Selamat Datang, tari yang mempertunjukan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para
tamu yang dihormati.

Tari Selamat Datang


Tari Musyoh, merupakan tari sakral dalam upaya mengusir arwah orang meninggal karena kecelakaan.

20. Tari-tarian Daerah Riau


Tari Tandak, merupakan tari pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau.

Tari Tandak
Tari Joged Lambak, adalah tari pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan disenangi.

Tari Joged Lambak

21 Tari-tarian Daerah Sulawesi Selatan


Tari Kipas, tari yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas samhil mengikuti
alunan lagu.

Tari Kipas
Tari Bosara, merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerakan-gerakan badannya
sangat luwes.

Tari Bosara

22. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tengah


Tari Lumense, tari dari Poso yang merupakan tarian selamat dating untuk menyambut tamu agung.

Tari Lumense
Tari Peule Cinde, termasuk pula tarian untuk menyambut tamu agung. Puncak acaranya adalah dengan
menaburkan bunga bagi para tamu.

23. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tenggara


Tari Balumpa, merupakan tari selamat datang dalarn menyambut tamu agung. Tari rakyat ini berasal dari
Buton.

Tari Balumpa

Tari Dinggu, melambangkan sifat kegotong royongan dalam kerja bersama sewaktu menumbuk padi.
Sentuhan alu pada lesung merupakan irama tersendiri yang menyentuh hati.

24. Tari-tarian Daerah Sulawesi Utara


Tari Maengket, merupakan tari pergaulan yang dilakukan secara berpasang-pasangan. Menggambarkan
suasana kasih sayang dan cumbuan.

Tari Maengket
Tari Polopalo, adalah tari pergaulan bagi muda-mudi daerah Gorontalo.

Tari Polopalo

25. Tari-tarian Daerah Sumatra Barat


Tari Piring : Sebuah tari tradisional yang melambangkan suasana kegotong royongan rakyat dalam
menunaikan tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah ladang dan malam harinya bersukaria bersamasama.

Tari Piring Minangkabau


Tari Payung : Ditarikan oleh sepasang muda-mudi dengan payung di tangan, sang pria melindungi kepala
sang wanita, sebuah perlamban perlindungan lelaki terhadap wanita.

Tari Payung

26. Tari-tarian Daerah Sumatra Selatan


Tari Tanggai, merupakan sebuah tarian dalam menyambut para tamu disertai upacara kebesaran adat.

Tari Tanggai
Tari Putri Bekhusek, artinya sang putri yang sedang bermain. Tari ini sangat populer di Kabupaten Ogan
Komering Ulu dan melamhangka kemakmuran daerah Sumatra Selatan.

Tari Putri Bekhusek

27. Tari-tarian Daerah Sumatra Utara


Tari Serampang Dua Belas, Sebuah tari Melayu dengan irama joged diiringi musik dengan pukulan
gendang ala Amerika Latin. Serampang dua belas merupakan tari pergaulan.

Tari Serampang Dua Belas


Tari Tor Tor, Sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam
suasana khusuk.

Tari Tor Tor

28. Tari-tarian Daerah Istimewa Yogyakarta


Tari Serimpi Sangu Pati, sebuah tarian keraton pada masalalu disertai suara gamelan dengan gerak tari
yang lembut.

Tari Serimpi Sangu Pati


Tari Bedaya, merupakan tarian keraton yang di tarikan oleh 9 putri dengan irama yang lemah gemulai.

Tari Bedaya

Pengertian Seni Tari, Jenis Dan Macam Macam Seni Tari


Advertisement
Pengertian seni tari yaitu gerak badan secara berirama yang dilakukan ditempat serta waktu
tertentu buat keperluan pergaulan, mengungkap perasaan, maksud, serta pikiran. Bunyi-bunyian
yang dimaksud musik pengiring tari mengatur gerakan penari serta menguatkan maksud yang
mau di sampaikan. Gerakan tari tidak sama dari gerakan sehari-hari seperti lari, jalan, atau
bersenam. Gerak didalam tari tidaklah gerak yang realistis, tetapi gerak yang sudah di beri bentuk
ekspresif serta estetis. Suatu tarian sesungguhnya adalah kombinasi dari sebagian buah unsur,
yakni wiraga (raga), Wirama (irama), serta Wirasa (rasa). Ketiga unsur tersebut melebur jadi
bentuk tarian yang serasi. Unsur paling utama dalam tari yaitu gerak. Gerak tari senantiasa
melibatkan unsur anggota badan manusia. Unsur-unsur anggota badan itu di dalam membuat
gerak tari bisa berdiri dengan sendiri, berhimpun maupun bersambungan.

Menurut jenisnya, tari digolongkan menjadi tari rakyat, tari klasik, dan tari kreasi baru. Dansa
adalah tari asal kebudayaan Barat yang dilakukan pasangan pria-wanita dengan berpegangan
tangan atau berpelukan sambil diiringi musik.Sedangkan berdasarkan koreografinya, jenis jenis
tari dibedakan menjadi :

Advertisement
- Tari tunggal ( Solo ), Tari tunggal adalah tari yang diperagakan oleh seorang penari, baik lakilaki maupun perempuan. Contohnya tari Golek ( Jawa Tengah ).
- Tari berpasangan ( duet/pas de duex), Tari berpasangan adalaah tari yang diperagakan oleh dua
orang secara berpasangan. Contohnya tari Topeng (Jawa Barat).
- Tari kelompok ( Group choreography), Tari kelompok yaitu tari yang diperagakan lebih dari dua
orang.
Dalam sebuah tarian (terutama tari kelompok), pola lantai perlu diperhatikan. Ada beberapa
macam pola lantai pada tarian, antara lain :
1. Pola lantai vertikal : Pada pola lantai ini, penari membentuk garis vertikal, yaitu garis lurus
dari depan ke belakang atau sebaliknya.
2. Pola lantai Horizontal : Pada pola lantai ini, penari berbaris membentuk garis lurus ke
samping.
3. Pola lantai diagonal : Pada pola lantai ini, penari berbaris membentuk garis menyudut ke kana
atau ke kiri.
4. Pola lantai melingkar : Pada pola lantai ini, penari membentuk garis lingkaran.

Macam maca seni tari yang ada di Indonesia dapat dibagi menjadi beberapa kelompok :

TARI TRADISIONAL
Tari tradisional merupakan sebuah bentuk tarian yang sudah lama ada. Tarian ini diwariskan
secara turun temurun. Sebuah tarian tradisional biasanya mengandung nilai filosofis, simbolis dan
relegius. Semua aturan ragam gerak tari tradisional, formasi, busana, dan riasnya hingga kini
tidak banyak berubah

TARI TRADISIONAL KLASIK

Tari tradisional klasik dikembangkan oleh para penari kalangan bangsawan istana. Aturan tarian
biasanya baku atau tidak boleh diubah lagi. Gerakannya anggun dan busananya cenderung
mewah. Fungsi : sebagai sarana upacara adat atau penyambutan tamu kehormatan. Contoh : Tari
Topeng Kelana (Jawa Barat), Bedhaya Srimpi (Jawa Tengah), Sang Hyang (Bali), Pakarena dan
pajaga (Sulawesi Selatan)

TARI TRADISIONAL KERAKYATAN


Berkembang di kalangan rakyat biasa. Gerakannya cenderung mudah Ditarikan bersama juga
iringan musik. Busananya relatif sederhana. Sering ditarikan pada saat perayaan sebagai tari
pergaulan. Contoh: Jaipongan (Jawa Barat), payung (Melayu), Lilin (Sumatera Barat)

TARI KREASI BARU


Merupakan tarian yang lepas dari standar tari yang baku. Dirancang menurut kreasi penata tari
sesuai dengan situasi kondisi dengan tetap memelihara nilai artistiknya. Tari kreasi baik sebagai
penampilan utama maupun sebagai tarian latar hingga kini terus berkembang dengan iringan
musik yang bervariasi, sehingga muncul istilah tari modern. Pada garis besarnya tari kreasi
dibedakan menjadi dua golongan yaitu:
- Tari Kreasi Baru Berpolakan Tradisi
Yaitu tari kreasi yang garapannya dilandasi oleh kaidah-kaidah tari tradisi, baik dalam koreografi,
musik/karawitan, rias dan busana, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun ada pengembangan
tidak menghilangkan esensiketradisiannya.
- Tari Kreasi Baru Tidak Berpolakan Tradisi (Non Tradisi)
Tari Kreasi yang garapannya melepaskan diri dari pola-pola tradisi baik dalam hal koreografi,
musik, rias dan busana, maupun tata teknik pentasnya. Walaupun tarian ini tidak menggunakan
pola-pola tradisi, tidak berarti sama sekali tidak menggunakan unsur-unsur tari tradisi, mungkin
saja masih menggunakannya tergantung pada konsep gagasan penggarapnya. Tarian ini disebut
juga tari modern, yang istilahnya berasal dari kata Latin modo yang berarti baru saja.

TARI KONTEMPORER
Gerakan tari kontemporer simbolik terkait dengan koreografi bercerita dengan gaya unik dan
penuh penafsiran. Seringkali diperlukan wawasan khusus untuk menikmatinya. iringan yang
dipakai juga banyak yang tidak lazim sebagai lagu dari yang sederhana hingga menggunakan
program musik komputer seperti Flutyloops.
Pengertian Seni Tari Dengan Jenis dan Contoh (Singkat dan Padat)
Tari adalah gerak tubuh secara berirama yang dilakukan di tempat dan waktu tertentu untuk
keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud, dan pikiran. Bunyi-bunyian yang
disebut musik pengiring tari mengatur gerakan penari dan memperkuat maksud yang ingin
disampaikan
Jenis Tari
Jenis Tari Dibedakan berdasarkan Beberapa Kelompok
yaitu berdasarkan :

Koreografinya
Jumlah Pemain dan Bentuk penyajiannya

Fungsi dan Tujuannya


Pola Garapannya
1. Jenis tari Menurut Koreografinya
Tari tunggal ( Solo ), Tari tunggal adalah tari yang diperagakan oleh seorang penari, baik laki-laki
maupun perempuan. Contohnya tari Golek ( Jawa Tengah )Tari berpasangan ( duet/pas de duex),
Tari berpasangan adalah tari yang diperagakan oleh dua orang secara berpasangan. Contohnya
tari Topeng (Jawa Barat)
Tari kelompok ( Group choreography), Tari kelompok yaitu tari yang diperagakan lebih dari dua
orang.
Tari kolosal adalah tari yang dilakukan secara massal lebih dari banyak kelompok dan biasanya
dilakukan oleh setiap suku bangsa diseluruh daerah Nusantara

Contoh Tarian Koreografi

2. Jenis tari Menurut Jumlah pemainnya atau Penyajiannya


Tari tunggal adalah tari yang disajikan dan dibawakan oleh satu orang penari, baik perempuan
maupun laki-laki.
Tari Berpasangan adalah tari yang dilakukan oleh dua orang penari dengan karakter tidak selalu
sama, tetapi yang terpenting adalah gerakannya saling berhubungan atau ada keterpaduan jalinan
gerak antara keduanya, dapat ditarikan dengan sesama jenis ataupun dengan lawan jenis.
Tari kelompok adalah tari yang dilakukan oleh beberapa penari dimana antara satu penari dengan
penari yang lain gerakannya berbeda, meskipun geraknya tidak sama tetapi gerakan tersebut ada
hubungan yang merupakan jalinan untuk mencapai keterpaduan.
Tari massal adalah tari yang dilakukan oleh banyak penari dengan ragam gerak yang sama, dan
antara penari satu dengan penari yang lain, tidak ada jalinan gerak yang saling melengkapi.

Contoh : Tari Saman

3. Jenis tari Menurut Fungsi dan Tujuannya

Tari Upacara
Upacara keagamaan
contoh : Tari Sang Hyang, Gabor, Wayang Uwong, Gambuh, dan lain-lain (bali). Ngalase (Jawa
Barat), Senyang (Jawa Timur), dan Seblang (Banyuwangi) Randai, Tortor (Sumatera) Tari Gantan
dan Tari Huda (Kalimantan) Tari Mon dan Tari Tewadan (Papua) Tari Reko Tenda (plores) Tari
Ma'gellu, Tari Pa'gellu, Tari Bissu, dan Tari Bataran (Sulawesi).

Upacara Kebesaran Keistanaan (Kraton)


contoh : Tari Legong Kraton (Bali) Tari Bedoyo Semang (Yogyakarta), Bedoyo Kesawang,
(Surakarta), Srimpi (jawa Timur), dan Beskalan (Situbondo) Gending Sriwijaya (Palembang) Tari
Patudu dan Tari Pojoge (Makassar) Tari Gembu (Sumenep).

Upacara Penting dalam kehidupan manusia


contoh : Upacara panen dirayakan dengan Tari Pakarena (Sulawesi Tenggara) dan Tari Manimbo
(Toraja) Upacara Khitanan dirayakan dengan tari Sisingan (Subang) dari Tari Jaranan Buto
(Blitar) Upacara Perkawinan dimeriahkan dengan Tari Beksan, Tari Lawung (Yogyakarta)
Upacara kematian menggunakan Tari Ma'bodang (Sulawesi), Tari Ma'maropkha, Tari
Ma'Randing (Sulawesi) Upacara maju perang menggunakan Tari Mandau (Kalimantan), Tari
Karja (Sulawesi Timur).

Contoh Tarian Agama

Tari Pergaulan
Tari pergaulan ialah jenis tari yang ditampilkan untuk menyampaikan suatu pernyataan
kerukunan sesama serta keakraban antar mereka, yang pada saat ini ikut menari pada tari
pergaulan ini. Kita dapat menyaksikan penonton ikut menari, mereka pada saat peristiwa tari
pergaulan akan terlibat langsung menari.
Contoh yang tergolong tari pergaulan :

tari tayuban

tari jaipongan

tari bangreng

tari ketuk 3 an Contoh : Tari Jaipong

4. Jenis Tari menurut pola garapannya


A. Tari traisional

Tari Tradisional adalah tari yang sudah mengalami suatu perjalanan sejarah yang cukup
lama dan selalu pola kepada kaidah-kaidah tradisi yang telah ada. Tari tradisional berdasarkan
atas nilai artistik garapannya dapat dibedakan menjadi dua
Tari rakyat (tari tradisi rakyat) yaitu tarian yang lahir atau berasal juga hidup dan
berkembang di kalangan rakyat atau sekelompok masyarakat.
Tari klasik (Tari Tradisi Klasik) adalah tarian yang bernilai artistik tinggi dan mempunyai
standar atau norma yan cukup kuat sehingga ada pembakuan gerak dan mengandung konsep
simbolik dan filosofis.
Contoh : Tari Srimpi

B. Tari Kreasi
Tari Kreasi merupakan tari yang timbul karena adanya keinginan untuk mengolah, mencipta,
ataupun mengubah gerak yang menjadi dasarnya. Tari Kreasi merupakan media yang membuka
kebebasan kepada seniman-seniman tari di dalam mencari kemungkinan-kamungkinan baru di
bidang seni tari.
Contoh : Tari Yele Fulang

DAFTAR ISI

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Pengertian Seni dan Cabang cabang Seni


Seni Rupa
Seni Tari
Seni Musik
Seni Drama
Seni Sastra
Tari payung
Tari Bedaya

1. Pengertian Seni dan Cabang Seni:

Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari
ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat
sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri
peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni
adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan
medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan
ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau
perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. adapun beberapa teori seni rupa
menurut beberapa tokoh :
1. Ki. Hadjar Dewantara
Seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dan bersifat indah, menyenangkan dan dapat
menggerakan jiwa manusia,
2. Ahdiat Karta Miharja
Kegiatan rohani yang merefleksi pada jasmani, dan mempunyai daya yang bisa membangkitkan
perasaan/jiwa orang lain.
Cabang-cabang Seni ada 5 yaitu :
1. Seni Rupa
2. Seni Tari/gerak
3. Seni Suara/Vocal/Musik
4. SeniTeater/drama
5. Seni Sastra
2. Seni Rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa
ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep
garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Contoh :

3. Seni Tari
Seni Tari, medianya berupa gerak. Olah gerak segala bagian tubuh yang mempunyai nilai
estetis atau sudah ditata sesuai prinsip dan teknik seni tari yang adaApakah Anda
mengenal seni tari? Menurut Curt Sach dalam World History of The Dance, tari adalah

gerak yang berirama. Menurut Corrie Hartong tari adalah gerak gerik badan yang diberi
bentuk dan irama di dalam ruang.
Secara sederhana tari adalah ungkapan gagasan atau perasaan yang estetis dan bermakna
yang diwujudkan melalui media gerak tubuh manusia yang ditata dengan prinsip-prinsip
tertentu. Dalam seni tari, unsur utamanya adalah gerak, dan unsur terpenting lainnya
adalah irama. Di Indonesia terdapat berbagai macam tari yang berasal dari berbagai
daerah.
contohnya :

4. Seni Musik
pengertian seni musik secara umum, merupakan suatu kumpulan atau susunan bunyi atau
nada, yang mempunyai ritme tertentu, serta mengandung isi atau nilai perasaan tertentu.
unsur bunyi adalah elemen utama seni musik. Unsur lain dalam bentuk harmoni, melodi
dan notasi musik merupakan wujud sarana yang diajarkan. Media seni musik adalah vokal
dan instrumen.. Jenis alat musik tradisional antara lain terdiri dari seruling, gambang
kromong, gamelan, angklung, rebana, kecapi, dan kolintang serta arumba. Jenis alat
musik Barat antara lain terdiri dari piano, gitar, flute, drum, musik elektronik, sintetiserr,
seksopon, dan terompet.
Contoh :

5. Seni Drama
Seni Drama, medianya berupa peran. Dalam peran tersebut juga melibatkan unsur seni yang
sebelumnya disebutkan diatas. Contoh peran orang judes, maka melibatkan unsur rupa dalam hal
penyesuaian kostum termasuk make up. Musik dalam penekanan dialog dan tari dalam olah
gerak.

6. Seni Sastra
Seni Sastra adalah semua jenis tulisan yang memiliki makna atau keindahan tertentu.
yang termasuk dalam kategori Sastra adalah:
* Novel
* Cerita/cerpen (tertulis/lisan)
* Syair
* Pantun
* Sandiwara/drama
* Kaligrafi

7. Tari Payung
Tari ini berasal dari Bukit Tinggi, Sumatera Barat. Pada dasarnya tarian ini dibawakan secara
berpasangan antara penari pria dan penari wanita, dengan menggunakan payung. Gerakannya
merupakan aspek kehidupan para remaja yang ada di daerah tersebut. Musik pengiring aslinya
menggunakan Talempong dan Saluang, tetapi pada masa kini sudah banyak diiring dengan
instrument Barat, seperti orkes Melayu. Lagu-lagu yang digunakan untuk mengiringinya pada
umumnya lagu Babindi-Bindi, Singgalang Runtuah, Singgalang Renyai, dan lagu Minang
Lenggang.

8. Tari Bedaya
Tari Bedaya merupakan tari kelompok dengan komposisi 9 (sembilan) orang penari putri.
Komposisi ini mengandung cerita tertentu yang sangat simbolik dan tidak menggunakan dialog.
Gerak-geriknya sangat halus dan lembut. Komposisi 9 mempunyai nama sendiri-sendiri, yaitu:
Batak, Jangga, Dada, Buncit, Apit Ngajeg, Apit Wingking, Endel Pojok, Endel Weton Ngajeng,
dan Endel Weton Wingking. Fungsi tari Bedaya adalah sebagai tari upacara adat kraton,
diantaranya Penobatan Raja, TumbukYuswa (Hari Ulang Tahun).