Anda di halaman 1dari 23

NEURORESTORASI

Clara Monica Sudarman

20110310033

Pembimbing:
dr. Ardiansyah Sp.S

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI DOKTER


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
RSUD KOTA SALATIGA
2016

DEFINISI
Neurorestorasi

adalah

cabang

dari

ilmu

penyakit

saraf

(neurologi) yang mempelajari perbaikan kecacatan akibat penyakit saraf


melalui aktivasi sistem saraf pusat.

Terapi rehabilitasi
paska penyakit saraf

Neurorestoratology

adalah

sub-disiplin

ilmu

saraf

yang

mempelajari regenerasi saraf, perbaikan struktur saraf penggantian,


neuroplastisitas dan neuromodulation.
Tujuan inti adalah untuk mempromosikan pemulihan fungsional saraf dari
semua penyakit degeneratif saraf dan kerusakan.

5 FAKTOR UTAMA NEURORESTORASI


NEUROREGENERATION
NEUROREPAIR
NEUROPLASTICITY
NEUROMODULATION
NEUROREHABILITATIO
N

NEUROREGENERASI

Neuroregenerasi merujuk kepada pertumbuhan kembali atau


kesembuhan dari jaringan saraf, sel, atau produk dari sel. Mekanisme:
1. Remielinisasi
2. Pembentukan ulang neuron, glia, akson, myelin atau sinaps.
Neuroregeneration can be enhanced by using supplements like:
the B vitamin group; vitamins E and K; and the antioxidant and energetic cofactors alpha-lipoic acid
(ALA), ubiquinone (coenzyme Q10; CoQ10), and nicotinamide adenine dinucleotide, reduced
(NADH). The trophic nutrients acetyl L-carnitine (ALCAR), glycerophosphocholine (GPC), and
phosphatidylserine (PS) provide mitochondrial support and conserve growth factor receptors; all
three improved cognition in double-blind trials. The omega-3 fatty acid docosahexaenoic acid (DHA)
is enzymatically combined with GPC and PS to form membrane phospholipids for nerve cell
expansion.
Most of these are freely available, though I would strongly recommend to consult an orthomolecular
therapist, since these supplements can have some side effects and interactions with regular
medication.

NEUROREPAIR ATAU TERAPI


PERBAIKAN
Neurorepair

atau terapi perbaikan adalah pembalikan diaschisis


dan aktivasi genesis seluler dengan mekanisme perbaikan, perubahan sifatsifat neuron yang ada pada jalur dan stimulasi plastisitas saraf yang
mengarah ke koneksi saraf baru.
- PENINGKATAN ANGIOGENESIS DAN PLASTISITAS OTAK
- Angiogenesis memberikan stimulasi memulai dan meningkatkan endogen
perbaikan mekanisme dan pemulihan termasuk neurogenesis dan
synaptogenesis, serta neuronal dan plastisitas sinaptik.
- Peristiwa ini semua yang terlibat dalam perbaikan jangka panjang dan
proses restorasi yang terjadi di otak setelah iskemik akut atau kronis.

NEUROPLASTICITY
Neuroplasticity adalah kemampuan otak melakukan
REORGANISASI dalam bentuk interkoneksi baru pada saraf.
- Kapasitas otak akan berubah menjadi baru dan normal kembali sesuai
dengan kebutuhan fungsional.
- Efek positif neuroplasticity:
MENGHASILKAN GERAK YANG FUNGSIONAL DAN NORMAL
- Efek negatif neuroplasticity:
METODE YANG TIDAK TEPAT AKAN MENGHASILKAN POLA TIDAK TEPAT

NEUROMODULATION
Neuromodulation adalah suatu proses fisiologis yaitu memodulasi
respon neuron terhadap adanya neurotransmitter
- Berbeda dengan transimisi pada sinaps dimana presinaps hanya bisa
mempengaruhi satu postsinaps, neuromodulator memiliki efek yang lebih
lama dan efek yang mungkin lebih terlihat.
- Neurotransmitter adalah senyawa organik endogenous yang membawa
sinyal antar neuron yang terbungkus oleh vesikel sinapsis yang
dilepaskan bertepatan dengan adanya potensial aksi.
- Exmp: Asam Glutamat, Asam Aspartat, SERINA, GABA, GLISINA, Dopamin,
Adrenalin, Noradrenalin, hitamin, serotonin, melatonin, asetilkolin,
adenosina, dll

NEUROREHABILITATION
Neurorehabilitasi adalah pengembalian kemampuan maksimal dan
kemandirian pasien dalam batas-batas yang disebabkan oleh kecacatan.
Pencapaian kemandirian:
- FISIK, MENTAL, SOSIAL, VOKASIONAL DAN EKONOMI
Komponen Potensial Kecacatan:
1. Gangguan Mobilitas
2. Inkontinensia
3. Gangguan kognitif (demensia, disfasia, kesulitan visuopersepsi)
4. Nyeri Kronik
5. Faktor Psikologis (ansietas, depresi, kehilangan percaya diri dan motivasi)

FISIOTERAPI

- FISIOTERAPI

NEUROREHABILITATION
adalah suatu metode pemeriksaan gangguan otot dan

saraf (termasuk psikosomatis) dan menangani dan mencegah gangguan


fungsi dengan sumber daya alam seperti air, listrik, sinar dan panas.
- TUJUAN:
1/ Menghilangkan rasa nyeri
2/ Menghilangkan gejala bengkak
3/ Mengatasi kontraktur otot
4/ Mengurangi kecacatan

TERAPI OKUPASI

NEUROREHABILITATION

TERAPI OKUPASI

yaitu suatu metode untuk memfokuskan pada latihan


aktivitas kehidupan sehari-hari seperti makan, mandi, berpakaian, berdandan
yang dilakukan sendiri
TUJUAN
- Pengembangan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari semaksimal mungkin

TERAPI WICARA

NEUROREHABILITATION

SPEECH TERAPI adalah perbaikan dan pengembangan kemampuan bicara,


bahasa (komunikasi) bagi individu yang mengalami hambatan/gangguan
komunikasi.
TUJUAN

- TREATMENT GANGGUAN DAN PENDENGARAN


- Macam-macam gangguan bicara
1. Keterlambatan perkembangan bicara dan bahasa
2. Gangguan bahasa (afasia / disfasia)
3. Gangguan kelancaran (gagap / stuttering)
4. Gangguan suara (voice disorder), sengau, bindeng, tidak bersuara

NEUROREHABILITATION
NEUROPSIKOLOGI adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara otak dan perilaku, disfungsi otak
dan perilaku dan melakukan assesment dan treatment untuk perilaku dengan fungsi otak yang terganggu.
TUJUAN:
Menentukan kemampuan dan kebutuhan individual dan memberikan konseling dan psikoterapi
FUNGSI KOGNITIF: ATENSI DAN ORIENTASI, MEMORI, KEPRIBADIAN DAN PERILAKU, BAHASA.
KEGIATAN
- EVALUASI TINGKAT KECERDASAN (IQ)
- PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN DAN ATTITUDE UMUM
- ASSESMENT KEMAMPUAN
- KONSELING UNTUK PROBLEM EMOSI, PROGRAM SOSIAL DAN VOKASIONAL
- BIMBINGAN ORANGTUA DAN KELUARGA

STROKE

PENYAKIT NEUROLOGIS PENYEBAB


KECACATAN UTAMA DAN KEMATIAN KETIGA
PENDERITA STROKE YANG BERTAHAN HIDUP
AKAN MENJADI BEBAN EKONOMI DI
KELUARGA
DAN BEBAN BAGI ASURANSI KESEHATAN
AHLI NEUROANATOMI
SPANYOL
1. SSP Manusia sesuatu
yang permanen dan
tidak dapat dirubah
2. Neuron yang mati tidak
dapat regenerasi

1. Pemberian neuroprotektan
untuk mencegah luas
infark
2. rTPA yaitu terapi
trombolisis untuk reperfusi
pada stroke akut

FAKTA TERBARU
JARINGAN OTAK MANUSIA

STROKE

AKTIVITAS
NEUROGENESI
S

1. Peningkatan jumlah neuron immatur pada subventricular zone.


Pada kejadian iskemi didapatkan differensiasi neuron baru
menggantikan neuron lama.
2. Neuron baru membutuhkan sinaps dengan neuron lama.
Dibuktikan dengan adanya peningkatan ekskresi protein sinaps yaitu
sinaptophysin dan Igrowth associated protein-43

NEUROGENESIS
MENURUN DENGAN
PERTAMBAHAN USIA

1. Tetap adanya neuroblast pada subventrikular zone pada


pasien dengan usia lanjut
2. Terdapat faktor lain yang dapat mengaktivasi neurogenesis,
angiogenesis dan sinaptogenesis yaitu NITRIT OXIDE yaitu
aktivator kuat enzym soluble guanylale cyclose dan enzym
cyclicguanosine monoplastik atau cGMP.
3. cGMP ini adalah second messenger untuk aktivasi.

AKTIVASI NEURORESTORASI TIDAK PERNAH


OPTIMAL
Proses pemulihan cedera SSP tidak pernah sempurna:
1. Ekspresi gen dan badan sel tidak mampu untuk menjangkau lokasi
cedera yang jauh dari badan sel.
2. Lingkungan mikro yang mendukung neurorestorasi diganggu oleh
adanya aktivasi astrosit dan mikroglia yang meningkat pada cedera SSP.
3. Sitokin inflamasi, degradasi myelin dan axon menghambat
neurogenesis.
4. Oligodendrosit memiliki kandungan protein nogo yang menghambat
neurogenesis.

1.INHIBITOR ENZYM PDE-5


-. SILDENAFIL
BERGUNA UNTUK
1. STIMULASI PROLIFERASI SEL PROGENITOR NEURONAL
2. MENINGKATAN KEPADATAN SINAPS DAN NEOVASKULARISASI
3. MENINGKATKAN OUTPUT FUNGSIONAL STROKE

2. STATIN
1.
2.
3.

MEMILIKI EFEK PLEITROPIC


Meningkatkan cGMP dan Nitrit Oxide
Menstimulasi sejumlah faktor angiogenesis
Statin sedang dalam penelitian klinis sebagai neuroprotektor dan neurorestorasi

TRACK SPESIFIC TRAINING


LATIHAN MOTORIK DENGAN TUJUAN PEMULIHAN FUNGSIONAL
1. Latihan motorik dasar harian
2. Latihan gerakan lengan atas, gerakan tungkai bawah, duduk dan berdiri
LATIHAN YANG TERUS DAN BERULANG:
1. MEMICU SINAPS BARU YANG PERMANEN
2. REORGANISASI KORTIKAL

ENRICHED ENVIRONTMENT
ENRICHED ENVIRONMENT YAITU LINGKUNGAN YANG MEMBERIKAN
KESEMPATAN YANG LEBIH BAIK
1. DILENGKAPI DENGAN ALAT-ALAT YANG DAPAT MEMPERBAIKI MOTORIK
DAN FUNGSIONAL
2. MENURUT PENELITIAN, APABILA HAL TERSEBUT DAPAT DIPENUHI MAKA
BISA MENINGKATKAN NEUROPLASTISITAS

CONSTRAINT-INDUCED MOVEMENT
THERAPY (CIMT)
- FAKTOR YANG MEMBATASI PEMULIHAN FUNGSIONAL PASCA STROKE:
PENDERITA MENGGUNAKAN ANGGOTA GERAK YANG SEHAT UNTUK
MENGGANTIKAN ANGGOTA GERAK YANG LUMPUH.
- CIMT ADALAH STRATEGI BERUPA TERAPI LATIHAN BERULANG PADA
LUMPUH, PEMBATASAN PENGGUNAAN LENGAN YANG SEHAT.
- PENGGUNAAN ANGGOTA GERAK YANG LUMPUH DENGAN TERUS MENERUS
AKAN MENINGKATKAN NEUROPLASTISITAS:
1. Ukuran kortex tangan lumpuh meluas
2. Substansia grisea kortex sensimotor

GO TO VIDEO

NIBS (NON-INVASIVE BRAIN


STIMULATION
1. rTMS
REPETITIVE TRANSMAGNETIC STIMULATION
2. tDCS
TRANSCRANIAL DIRECT CURRENT STIMULATION
Hal tersebut dapat meningkatkan:
- exitability kortex serebri
- meningkatkan neuroplastisitas
- mengembalikan fungsi motorik

CONTOH REHABILITASI MEDIK


PADA PENYAKIT LAIN
MYASTHENIA
GRAVIS

PARKINSON

NEURORESTORASI
VIDEO