Anda di halaman 1dari 4

Line Balance Diagram (diagram garis keseimbangan)

Dikenal pula dengan istilah lain: Line of Balance (LoB) Technique, atau Linear
Scheduling Method (LSM)
Line Balance Diagram adalah salah satu metode dalam time schedule yang paling tepat
digunakan untuk proyek-proyek yang tipikal. Misalnya: proyek jalan raya, perumahan,
perpipaan, dll.
Time schedule ini disusun dengan menggunakan garis lurus, yang menunjukkan
hubungan antara lokasi pekerjaan dengan waktu untuk setiap pekerjaan.
Waktu pekerjaan adalah durasi untuk mengerjakan pekerjaan tersebut (dalam satuan
waktu: jam, hari, minggu atau bulan) dan lokasi pekerjaan adalah ukuran produksi
(misalnya: 1 unit untuk proyek perumahan, 1 km untuk proyek jalan raya)
Jadi setiap garis menunjukkan satu pekerjaan.
Contoh diagram garis keseimbangan sebagai berikut:
Lokasi
i1

Unit 3

i2

i3

i4

i5

i6

Unit 2
Unit 1

Waktu
(minggu)

Dari contoh diagram garis keseimbangan diatas, dapat di lihat bahwa unit 1 di mulai pada
minggu ke-0 dan sampai dengan pekerjaan ke-6 membutuhkan waktu 6 minggu.
Sementara unit 2 di mulai pada minggu ke-0.5 dan sampai dengan pekerjaan ke-6
membutuhkan waktu 6.5 minggu. Demikian pula dengan unit 3, di mulai pada minggu
ke-1 dan sampai dengan pekerjaan ke-6 membutuhkan waktu 7 minggu.

Dapat dikatakan bahwa untuk mengerjakan pekerjaan 1 (i1) sampai dengan pekerjaan 6
(i6) setiap unit membutuhkan waktu 6 minggu.
Kemiringan garis menunjukkan produktivitas pekerjaan, maka semakin curam garis
berarti produktivitas pekerjaan tersebut semakin tinggi. Produktivitas pekerjaan ini
ditentukan oleh produktivitas kelompok pekerja. Produktivitas kelompok pekerja ini
membutuhkan data mengenai: jumlah pekerja dalam satu kelompok dan produktivitas
kelompok pekerja tersebut dalam mengerjakan pekerjaan tertentu. Dengan menggunakan
metode ini, kebutuhan jumlah kelompok pekerja dalam mengerjakan 1 satuan lokasi
dapat diketahui.
Kelemahan metode Line Balance Diagram ini adalah bahwa metode ini hanya dapat
diterapkan pada proyek yang rangkaian kegiatannya tidak saling mengganggu atau tidak
saling mendahului, sehingga tidak ada garis yang tumpang tindih. Lihat gambar berikut:
Lokasi

Penggalian
Tanah

Pondasi
waktu

Untuk mengatasi kelemahan ini maka diperlukan adanya Buffer Time (waktu antara). Ada
2 hal yang dapat menjadi buffer time:
1. Interupsi
2. Restraint

Interupsi:
Suatu kejadian dalam suatu pekerjaan tanpa menghasilkan prestasi/produksi. Hal ini di
sebabkan pekerjaan tersebut tidak dapat dikerjakan karena sesuatu hal, misalnya: hujan,
perbaikan alat, dll. Interupsi diperlihatkan pada gambar berikut:

Lokasi
Unit 1

Interupsi
1

(waktu)

Restraint:
Suatu kegiatan yang tergantung pada keterbatasan sumber daya sehingga hanya bisa di
mulai apabila kegiatan sebelumnya telah selesai dan kadang-kadang perlu interupsi untuk
mobilisasi peralatan. Restraint diperlihatkan pada gambar berikut:
Lokasi
Unit 2
Unit 1
Restraint
1

(waktu)

Perhitungan produktivitas:
Misalkan diketahui, suatu proyek perumahan terdiri atas 100 unit tipe 45. Hari kerja di
proyek tersebut sebanyak 5 hari dalam 1 minggu dengan jam kerja 10 jam per hari.
Sumber daya tenaga kerja yang tersedia adalah sebanyak 10 orang yang dibagi menjadi 2
kelompok tenaga kerja masing-masing beranggotakan 5 orang.
Salah satu pekerjaan dalam proyek rumah tersebut adalah pembuatan pondasi dengan
volume pekerjaan 100 m3. Setiap kelompok tenaga kerja mempunyai produktivitas
sebesar 2 m3 per hari. Berapa lama pekerjaan pondasi tersebut akan dapat diselesaikan?
Jawab:

Asumsi:
Misalkan yang bekerja hanya 1 kelompok tenaga kerja
Produktivitas kelompok = 2 m3/hari
Volume pekerjaan = 100 m3
Durasi = 100/2 = 50 hari
Bila hari kerja adalah 5 hari dalam 1 minggu, maka pekerjaan pondasi akan diselesaikan
selama = 50/5 = 10 minggu

10

Misalkan yang bekerja 2 kelompok tenaga kerja


Produktivitas 2 kelompok tersebut adalah = 2 x 2m3/hari = 4 m3/hari
Volume pekerjaan = 100 m3
Durasi = 100/4 = 25 hari
Bila hari kerja adalah 5 hari dalam 1 minggu, maka pekerjaan pondasi akan diselesaikan
selama = 25/5 = 5 minggu

Anda mungkin juga menyukai