Anda di halaman 1dari 39

Ilustrasi

TAXPLANNING
Oleh
BAMBANGKESIT

POKOKBAHASAN
1. PemilihanBentukBadanUsaha
2. AlternaBfBentukUsaha
3. PerBmbanganterhadapLabaUsahapadaAkhir
Tahun
4. MenundaPenghasilan
5. BiayayangMenyangkutPPhFinal
6. PotonganHarga(Diskon)
7. PemilihanKawasanBerusaha
8. PerencanaanMelaluiPPhPs.21Karyawan
9. PembebananBiayaBunga

1.PemilihanBentukBadanUsaha
BerupaPTatauCV?
Analisisaturanperpajakan:
1. SeperB diketahui pembagian laba atau
keuntungan dari PT kepada anggota/pengurus
yang berstatus orang pribadi disamakan atau
dianggap sebagai deviden (Ps.4 ayat 1 huruf g.
UUPPh)merupakanobjekPPh.
2. Sebaliknya, bagian keuntungan yang diterima
anggota/pengurus untuk CV bukan merupakan
objekpajakPs.4ayat3hurufIUUPPh.

1.PemilihanBentukBadanUsaha
ContohAnalisis:
A.JikaberbentukPT.ABC.
PenghasilanRp1.000.000.000,00
GajiDirektur Rp150.000.000,00
LabaKenaPajak Rp850.000.000,00
PPh(25%) Rp212.500.000,00
LabaStlPajak Rp637.500.000,00

1.PemilihanBentukBadanUsaha
Jika50%dibagikankepadapemegangsaham
(perseorangan),makaterutangPPhPs.23
sebesar=15%x50%xRp637.500.000,00
=Rp47.812.500,00
PPh21atasGajiDirektur:
GajiDirektur
Pengurangan
PenghasilanKenaPajak
PPh(5%,10%)

Rp150.000.000,00
Rp25.800.000,00
Rp124.200.000,00
Rp9.920.000,00

1.PemilihanBentukBadanUsaha
TotalBebanPajakBentukPT:
PPhBadan Rp212.500.000,00
PPhPs.23Deviden Rp47.812.500,00
PPhPs.21 Rp9.920.000,00
JumlahBebanPPh Rp270.232.500,00

Rasio=270.232.500X100%=27,02%
1.000.000.000,00

1.PemilihanBentukBadanUsaha
B.JikaberbentukCV.ABC.
Penghasilan Rp1.000.000.000,00
GajiDirektur Rp0,00
LabaKenaPajak Rp1.000.000.000,00
PPh(25%) Rp250.000.000,00
LabaStlPajak Rp750.000.000,00
LabaStlPajakinidibagikepadapengurusCV.ABC,
makabagianmasingmasingpengurusbukanlagi
objekpajaksehinggabebanpajakhanya25%

1.PemilihanBentukBadanUsaha
TotalBebanPajakBentukPTdibandingCV:
PPhBadan
PPhCV
Penghematan

27,02%
25,00%
2,02%

Ditambah penghasilan diterima oleh anggota


pengurus masing masing CV Bdak terutang
pajak,karenamerekaBdakmenerimagaji.

2.AlternaBfBentukUsaha
UsahaPerseoranganatauBadan
Badan,Penghasilanyangdikenakanpajakadalah
PenghasilanNeto(LabaKenaPajak)
TarifPajaknya,tunggal=25%
Perseorangan,Penghasilanyangdikenakanpajak
adalahPenghasilanKenaPajak(PenghasilanNeto
dikurangiPTKP)
BesarnyaPTKPbisamencapai Rp33.000.000(K/
I/3)
TarifPajaknya,progresif=5%,10%,25%dan35%

2.AlternaBfBentukUsaha
BadanUsaha
PenghasilanRp1.000.000.000,00
PPh25% Rp250.000.000,00

2.AlternaBfBentukUsaha
ContohAnalisis:
A.JikaberbentukBadan(PT).
Penghasilan Rp1.000.000.000,00
PPh(25%) Rp250.000.000,00
LabaStlPajak Rp750.000.000,00
Jika50%dibagikankepadapemegangsaham
(perseorangan),makaterutangPPhPs.23sebesar
=15%x50%xRp750.000.000,00
=Rp56.250.000,00

2.AlternaBfBentukUsaha
TotalBebanPajakBentukBadan(PT):
PPhBadan Rp250.000.000,00
PPhPs.23Deviden Rp56.250.000,00
JumlahBebanPPh Rp306.250.000,00

Rasio=306.250.000X100%=30,63%
1.000.000.000

2.AlternaBfBentukUsaha
UsahaPerseorangan

PenghasilanNeto Rp1.000.000.000,00
PTKP(K/I/3) Rp33.000.000,00
PenghasilanKenaPajak Rp967.000.000,00
PPh:
5%XRp50.000.000,00 =Rp2.500.000,00
10%XRp200.000.000,00 =Rp20.000.000,00
25%XRp250.000.000,00 =Rp62.500.000,00
35%XRp467.000.000,00 =Rp163.450.000,00
TotalPPhTerutang =Rp248.450.000,00
PenghasilanSetelahPajak =Rp718.550.000,00

Rasio=248.450.000X100%=24,85%
1.000.000.000

2.AlternaBfBentukUsaha
TotalBebanPajakBentukPTdibanding
Perseorangan:
PPhBadan
PPhCV
Penghematan

30,65%
24,85%
5,80%

Ditambah penghasilan bersih setelah pajak


sebesarRp718.550.000,00

3.PerBmbanganterhadapLabaUsaha
padaAkhirTahun
Jika laba perusahaan yang diperoleh di akhir
tahunsedemikianbesarmakadapatdiperBm
bangkan tetap ditempatkan pada laba badan
usaha atau mengalokasikan laba tersebut
untuk karyawan dalam bentuk bonus, jasa
produksiataugajike13.

3.PerBmbanganterhadapLabaUsaha
padaAkhirTahun
Data:
PT.ABC,labakenapajaknya Rp1.000.000.000
PPhterutang(25%) Rp250.000.000
LabasetelahPPh Rp750.000.000

Jika50%nyadibagikepadapemegangsaham
perseorangan maka PPh yang harus disetor
keKasNegara
=15%X50%xRp750.000.000=Rp56.250.000

3.PerBmbanganterhadapLabaUsaha
padaAkhirTahun
BebanPajak
PPhBadan
PPhPs.23
JumlahBebanPPh

Rp250.000.000
Rp56.250.000
Rp306.250.000

RasioPPh=Rp306.250.000x100%
Rp1.000.000.000
=30,63%

3.PerBmbanganterhadapLabaUsaha
padaAkhirTahun
Jika50%dialokasikankepadaKaryawandalam
bentukbonus,jasaproduksi,gajike13:
Perhitungannya:
LabaKenaPajak Rp500.000.000
PPhBadan(25%) Rp125.000.000
LabaStlhPajak Rp375.000.000
Jumlah Rp 500.000.000 dibagikan kepada karyawan
sebanyak 100 orang, masingmasing memperoleh
sekitarRp5.000.000,00

3.PerBmbanganterhadapLabaUsaha
padaAkhirTahun
PerhitunganPPh21Karyawan:
TambahanPenghasilan
Pengurangan(5%)
PKP
PPhPs.21terutang
PPhBadan
JumlahBebanPPh

Rp500.000.000
Rp25.000.000
Rp475.000.000
Rp78.750.000
Rp125.000.000
Rp303.750.000

RasioPPh=Rp303.750.000x100%
Rp1.000.000.000
=30,38%

PenghematanPPh=30,63%30,38%=0,25%

MenundaPenghasilan
BilaWPmenggunakanstelselkaspenuh,
penghasilanyangdikenakanpajakpadasuatu
tahunpajakadalahpenghasilanyangnyatanyata
diterimasecaratunaipadatahuntersebut.
BilaWPmenundasebagianpenghasilantersebut
menjadipenghasilanditahunyad,tentuakan
mengurangibebanpajakyangharusdibayarpada
tahunybs,berarBmenghematcashowWP.
Misal:Piutangyangtelahjatuhtempopada
tahunini(khususuntukdebiturygterpercaya).

BiayayangMenyangkutPPhFinal
UntukpenghasilantertentuPsl.4ayat2UUPPh,
Bdak boleh ada biaya yang mengurangi
penghasilan tersebut, karena objek PPh Final
adalahPenghasilanBruto.
Jika WP mempunyai penghasilan dari 2 (dua)
bidang usaha atau kegiatan. Penghasilan dari
kegiatanpertamaPPhnyaFinaldanPenghasilan
keduaPPhnyaBdakFinal.
WPdapatmenggeserbiayaatas penghasilanke
giatanpertama(PPhnyaFinal),kebiayakegiatan
kedua(PPhnyaBdakFinal).

BiayayangMenyangkutPPhFinal
ContohKasus:
Fa. PancawaB perusahaan dagang minyak goreng.
PadatahunberjalanPT.ABCakanmenyewagudang
milik Fa. PancawaB yang Bdak dipakai saat ini
selama2th@Rp80.000.000,00. PT.ABCmeminta
Fa.PancawaB agar memperbaiki terlebih dahulu
gudang tersebut agar sesuai standar yang
ditentukan oleh manajemen PT. ABC sebelum
kontrak ditandatangani. Biaya perbaikan tersebut
sebesarRp35.000.000.

BiayayangMenyangkutPPhFinal
AnalisisKasus:
PPh atas penghasilan sewa gudang ini merupakan PPh
Final(Psl.4ayat2,UUPPh).Namun,dalamtransaksiini
Bmbul biaya perbaikan Rp 35.000.000. Secara materiil,
maka biaya ini Bdak dpt diakui sebagai biaya yang
berkaitandenganpenghasilansewagudangtersebut.

AlternaBfnya:
Biaya reparasi atau perbaikan gudang tersebut dima
sukkan ke biaya usaha Minyak Goreng Fa. PancawaB.
Sehingga menghemat pajak sebesar Rp 8.750.000 (25%
drRp35jt).

PotonganHarga(Diskon)

PengenaanPPNdidasarkanatasHargaJual(BKP)
atauNilaiPengganB(JKP).
Potongan Harga (diskon) merupakan komponen
pengurang dari Dasar Pengenaan Pajak (DPP)
sesuaiPsl.1hurufO,UUPPNdanPPnBM.
Dengan menetapkan diskon permanen pada
dasar pengenaan pajak yang lumayan pada
penyerahan BKP atau JKP akan mengurangi PPN
yangharusdibayar.

PotonganHarga(Diskon)
Contoh:

Keterangan

Dgndiskon

TanpaDiskon

HargaBKP

100.000.000

100.000.000

Diskon(30%)

30.000.000

DasarPengenaanPajak

70.000.000

100.000.000

PPN(10%)

7.000.000

10.000.000

PenghematanPajak

3.000.000

PemilihanKawasanBerusaha
Pada KTI diberlakukan KAPET (Kawasan Pe
ngembangan Ekonomi Terpadu), yang men
dapatkan fasilitasfasilitas perpajakan berupa
pembebasan,BdakditagihataudipungutPPh,
P P N d a n P P n B M , a t a u p e r l a k u k a n
penghapusan dipercepat terhadap barang
modal/akBva perusahaan, yang inBnya
memberikeringanandibidangperpajakan.

PemilihanKawasanBerusaha
Pemberianfasilitasperpajakanyangdemikian
sangat berarB dimana keuntungan yang
diperolehdapatditanamkankembaliolehWP.
Fasilitas Perpajakan yang diberikan kepada
WPyangberusahadiKAPETadalah:
1. Penguranganpenghasilannetosebesar30%dari
jumlahpenanamanyangdilakukan;
2. PenyusutandanAmorBsasiyangdipercepat

PemilihanKawasanBerusaha
3. Kompensasi kerugian yang lebih lama tetapi Bdak
lebih10tahun
4. Pengenaan PPh atas Deviden yang dibayarkan
kepada subyek Pajak Luar Negeri sebesar 10% atau
t a r i f l e b i h r e n d a h m e n u r u t p e r s e t u j u a n
penghindaranPajakBergandayangberlaku.

FasilitasfasilitasinidapatmengurangiPenghasilanyang
dikenakan pajak yang sekaligus akan menghemat,
meringankanpembayaranpajakolehWP

Perencanaan
MelaluiPPhPs.21Karyawan
ContohKasus:
Dwiyanto(K/3),karyawanmemperolehgaji
setahunRp60jt,iuranpensiun1%darigaji,
iuranTHT1,5%darigaji.AlternaBfPerencanaan
sebagaiberikut:
1. PajakDitanggungPerusahaan,atau
2. DiberiTunjanganPajak

Perencanaan
MelaluiPPhPs.21Karyawan
AnalisisKasus:
1. PajakDitanggungPerusahaan
Gajisetahun

Rp60.000.000
Pengurang:
Biayajabatan(5%) =Rp3.000.000
IuranPensiun(1%) =Rp600.000
IuranTHT(1,5%)
=Rp900.000
PTKP (K/3)

=Rp21.120.000

Rp25.620.000
PKP

Rp34.380.000
PPh=5%xRp34.380.000=Rp1.719.000
PengeluaranPerusahaan=Rp60.000.000+Rp1.719.000+Rp429.750

=Rp62.148.750
Catatan:Rp429.750(pajakditanggung,bukanbiaya,shgdikoreksi)

Perencanaan
MelaluiPPhPs.21Karyawan
AnalisisKasus:
2.DiberiTunjanganPajak
Gajisetahun

Rp60.000.000
TunjanganPajak


Rp1.719.000
JumlahPenghasilanBruto

Rp61.719.000
Pengurang:
Biayajabatan(5%)
=Rp3.000.000
IuranPensiun(1%)
=Rp600.000
IuranTHT(1,5%)
=Rp900.000
PTKP (K/3)
=Rp21.120.000

Rp25.620.000
PKP

Rp36.099.000
PPh=5%xRp36.099.000=Rp1.804.950
PengeluaranPerusahaan=Rp60.000.000+Rp1.804.950=Rp61.804.750

Perencanaan
MelaluiPPhPs.21Karyawan
KesimpulanAnalisisKasus:
1. JikaPajakditanggungPerusahaan
PengeluaranPerusahaan=Rp62.148.750

2. JikaTunjanganPajak
PengeluaranPerusahaan =Rp61.804.750

3. PenghematanPPh`=Rp344.000
(untuksatuorangkaryawan)

PembebananBiayaBunga
Bungaataspinjamanyangdigunakanuntuk
usahadapatmenjadibiaaya(mengurangi)
penghasilanyangakandikenakanpajak.
Kecuali,biayabungayangdibayarkankepada
pemegangsahamdenganketentuansbb:
1. Pemegangsahamtersebutbelumsepenuhnya
menyetorkanmodalsesuaidenganpersyaratan
permodalanmenurutaktependirian.
2. Modalpinjamanyangdaripemegangsaham
tersebutberasaldaripihakkeBga.

PembebananBiayaBunga
ContohKasus:
PT.PancawaBdalamaktependiriannya
tercantumstrukturpermodalansbb:
1. ModalDasar(Statuter) Rp1.000.000.000,00
2. ModalDitempatkan Rp500.000.000,00
3. Modaldisetor Rp300.000.000,00
Dengankomposisipermodalantersebut,maka
perusahaanmembutuhkanpinjamanmodalsebesar
Rp200.000.000,00

PembebananBiayaBunga
AnalisisKasus:
1. BilapinjamansebesarRp200.000.000,00 ini
dipenuhi oleh dari pemegang saham maka
biaya atas bunga pinjaman tsb Bdak boleh
menjadibiayaatau mengurangipenghasilan
perusahaan
2. Karena menjadi kewajiban pemegang saham
untuk memenuhi permodalan perusahaan
sampaimencapaimodaldasar(statuter).

PembebananBiayaBunga
AnalisisKasus:
3. BilapinjamansebesarRp200.000.000,00 ini
dipenuhi oleh bukan pemegang saham atau
pihak keBga (bank) maka biaya atas bunga
pinjaman tsb boleh mengurangi penghasilan
p e r u s a h a a n d a n a k a n m e n g u r a n g i
penghasilan kena pajak yang pada akhirnya
mengurangi pajak yang terutang sehingga
terjadipenghematanpajak.

PembebananBiayaBunga
IlustrasiAngka:
PT. PancawaB meminjam kepada Bank Bukopin
pinjaman sebesar Rp 200.000.000,00 dengan
biayabungasebesar15%.
Bungapinjaman=15%XRp200.000.000,00
=Rp30.000.000,00
PenghematanPajak=25%XRp30.000.000,00
=Rp7.500.000,00

SELESAI

TAXPLANNER
MenguasaidanmendalamiUUPerpajakan
MenguasaiAkuntansidanPembukuan
Perusahaan
Memahamicoreindustribisnisdananatomi
bisnis
MempunyaiiBkadbaikdalammelakukantax
planningBdakuntukmelakukantaxevasion.