Anda di halaman 1dari 10

PROSEDUR PENGAJUAN

PERJALANAN DINAS
Nama Dokumen : RPN-PKDI.02-2006
Nomor : 002/OT.0102/RPN.1.1/2006

BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL


PUSAT REKAYASA PERANGKAT NUKLIR
Kawasan Puspiptek Gedung 71 Serpong, Tangerang 15310
Telp. (021) 7560562 ext. 2093. (021)7560896
Fax. : (021)7560921

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
...............................................................................................................................................2

1.

TUJUAN

Prosedur ini bertujuan untuk menjelaskan tentang tata cara pengajuan


perjalanan dinas dalam negeri bagi pegawai di lingkungan Pusat Rekayasa
Perangkat Nuklir.

2.

RUANG LINGKUP

Prosedur ini berlaku bagi Pegawai di lingkungan Pusat Rekayasa


Perangkat Nuklir.

3.

4.

ACUAN
Keputusan Menteri Keuangan RI. No. 7/KMK.02/2003.

DEFINISI

4.1 Perjalanan dinas dalam negeri adalah perjalanan ke luar tempat kedudukan
yang jaraknya sekurang-kurangnya 5 (lima) kilometer dari batas kota, yang
dilakukan dalam wilayah RI untuk kepentingan negara atas perintah pejabat yang
berwenang.
4.2 Lumspum adalah jumlah uang yang dibayarkan sekaligus untuk semua biaya.
4.3 Tempat Kedudukan adalah tempat/kota di mana kantor/satuan kerja/proyek
berada.

5.

TANGGUNG JAWAB

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

2 dari 15

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

Kepala Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah


bertanggung jawab terhadap kelancaran pelaksanaan perjalanan dinas pegawai
yang ada di lingkungan Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir.

6.

URAIAN

6.1. Umum
a.

Perjalanan dinas meliputi :


1.

perjalanan dinas jabatan, merupakan perjalanan dinas dari


tempat kedudukan ke tempat yang dituju dan kembali ke tempat
kedudukan semula;
2.
perjalanan dinas pindah, merupakan perjalanan dinas dari
tempat kedudukan yang lama ke tempat kedudukan yang baru
berdasarkan surat keputusan pindah bagi pegawai negeri sipil beserta
keluarganya yang sah, yaitu :

isteri/suami yang sah menurut ketentuang


undang-undang;

anak kandung, anak tiri dan anak angkat yang


sah menurut hukum yang berumur paling tinggi 25 tahun pada
waktu berangkat, belum pernah menikah dan tidak mempunyai
penghasilan sendiri;

anak kandung, anak tiri dan anak angkat yang


sah menurut hukum yang berumur lebih dari 25 tahun, yang
menurut surat keterangan dokter mempunyai cacat sehingga ia
tidak dapat mempunyai penghasilan sendiri;

anak kandung perempuan, anak tiri perempuan


dan anak angkat perempuan yang sah menurut hukum yang
berumur lebih dari 25 tahun, yang tidak bersuami dan tidak
mempunyai penghasilan sendiri;

bagi pegawai negeri sipil yang termasuk tingkat


A, diperkenankan pula untuk membawa pembantu rumah tangga
sebanyak 1 (satu) orang.

perjalanan dinas pindah termasuk pemulangan


dari tempat kedudukan terakhir ke tempat hendak menetap bagi
pegawai negeri sipil yang diberhentikan dengan hormat dengan hak
pensiun atau mendapat uang tunggu;

pemulangan keluarga yang sah dari pegawai


negeri sipi yang meninggal dunia dari tempat tugas terakhir ke
tempat tujuan menetap.

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

3 dari 15

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

b.

Tingkat perjalanan dinas didasarkan pada golongan pegawai


negeri sipil, yaitu :
1)
Tingkat A, untuk pegawai negeri sipil golongan IV.
2)
Tingkat B, untuk pegawai negeri sipil golongan III.
3)
Tingkat C, untuk pegawai negeri sipil golongan II.
4)
Tingkat D, untuk pegawai negeri sipil golongan I.

c.

Pegawai negeri sipil Golongan I hanya diperkenankan


melakukan perjalanan dinas dalam hal mendesak/khusus, seperti :
tenaga teknis tidak diperoleh di tempat
bersangkutan;
pemulangan/pengembalian
pegawai/keluarga
pegawai sebagaimana dimaksud pada butir a.2.

d.

Perjalanan dinas jabatan dapat dilaksanakan


menggunakan kendaran dinas atau dengan kendaraan umum.

e.

Perjalanan dinas pindah atas dasar permohonan sendiri tidak


diberikan biaya perjalanan dinas.

f.

Biaya perjalanan dinas terdiri dari biaya transportasi,


pengepakan, penggudangan, angkutan barang, pemetian dan angkutan
jenazah, uang harian yang mencakup biaya penginapan, biaya
makan,biaya angkutan setempat dan uang saku.

g.

Perjalanan dinas yang dilaksanakan dengan menggunakan


kendaraan dinas, biaya perjalanan dinasnya tidak termasuk biaya
transportasi pergi pulang dan angkutan dalam kota tujuan.

dengan

Rincian besarnya biaya perjalanan dinas, seperti pada

h.
lampiran.

6.2. Tata Kerja


1)

Pegawai di lingkungan Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir yang akan


melaksanakan perjalanan dinas (kecuali Kepala Pusat), mengisi formulir
permohonan perjalanan dinas, yang disediakan oleh Sub Bagian
Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah.

2)

Setelah formulir diisi dan disetujui oleh Kepala Bidang/Bagian yang


bersangkutan, formulir dikembalikan ke Sub Bagian Persuratan,
Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah, untuk diajukan kepada Kepala
Pusat.

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

4 dari 15

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

3)

Setelah disetujui oleh Kepala Pusat, Kepala Sub Bagian Persuratan,


Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah (Pelaksana) membuat Surat
Perintah (Lampiran I), Formulir Bukti perjalanan dinas (Formulir II) Rincian
biaya (Formulir III), dan Kuitansi Perjalanan Dinas atas nama pegawai
yang bersangkutan.

4)

Kepala
melalui
Kepala
dengan
Pusat.

5)

Kepala Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah


(Pelaksana) meneruskan surat permohonan yang telah disetujui oleh
Kepala Bagian Tata Usaha, kepada Kepala Sub Bagian Keuangan.

6)

Kepala Sub Bagian Keuangan, memerintahkan kepada Bendaharawan


Pengeluaran untuk mengeluarkan uang muka perjalanan dinas sesuai
dengan pengajuan.

7)

Kepala Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah


(Pelaksana), mengambil uang muka perjalanan dinas sesuai dengan
jumlah pengajuan dan memberitahukan kepada pegawai yang akan
melaksanakan perjalanan dinas.

8)

Pegawai yang akan melaksanakan perjalanan dinas, mengambil biaya


perjalanan dinas ke Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan
Dokumentasi Ilmiah (Pelaksana) dengan menandatangai Rincian Biaya
dan Kuitansi Perjalanan dinas.

9)

Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah


(Pelaksana) memberikan Surat Perintah dan Formulir Bukti perjalanan
dinas (Formulir II) untuk dimintakan Cap, tanda tangan dan nama pejabat
penandatangan pada Instansi tempat tujuan pada saat tiba dan akan
kembali dari tujuan.

10)

Pegawai yang bersangkutan, menyerahkan kembali Surat Perintah


Perjalanan Dinas dan Formulir Bukti perjalanan dinas (Formulir II) kepada
Kepala Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah
serta membuat Laporan Kegiatan Perjalanan Dinas sesuai Lampiran e
disampaikan kepada Kepala Bidang untuk diteruskan kepada Ka.
PRPN sebagai bukti telah selesai melaksanakan perjalanan dinas.

11)

Kepala Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah


(Pelaksana), mengisi tanggal berangkat dan tanggal kembalinya

Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah,


Kepala Bagian Tata Usaha membuat surat permohonan kepada
Bagian Tata Usaha untuk pengeluaran biaya perjalanan dinas
dilampiri formulir pengajuan yang telah disetujui oleh Kepala

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

5 dari 15

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

perjalanan dinas pada Formulir II dan diajukan kepada Kepala Pusat untuk
ditandatangani.
12)

Surat Perintah Perjalanan Dinas, Formulir Rincian Biaya dan Kuitansi yang
telah ditandatangani oleh Kepala Pusat serta Laporan Kegiatan
Perjalanan
Dinas,
disampaikan
kepada
Sub
Bagian
Keuangan/Bendaharawan Pengeluaran sebagai bukti pertanggung
jawaban.

7.

LAMPIRAN

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Diagram Alir Prosedur Pengajuan SPPD


Formulir Pengajuan.
Surat Perintah Perjalanan Dinas (Formulir I).
Bukti Perjalanan Dinas (Formulir II).
Laporan Kegiatan Perjalanan Dinas
Rincian Biaya (Formulir III).
Kwitansi.
Rincian Biaya SPPD.

8.

REKAMAN
Ada

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

6 dari 15

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

1. BUKTI PENGESAHAN
Revisi 0
Tanda tangan
Nama

R. Sri Areka D.

Ir. Kristiyanti

Ir. Rukijatmo,MM

Jabatan

Pelaksana

Ka.Subbag PKDI

Ka. PRPN

Tanggal

:
Disiapkan

Diperiksa

Disetujui

Uraian

2. DAFTAR DISTRIBUSI
No. Salinan
Dokumen

Nama

Jabatan

01.

Ir. Rukijatmo, MM

Kepala PRPN

02.

Drs. A. Nawawi

Kepala Bagian Tata Usaha

03.

Drs. Wiranto Budi


Santoso, M.Sc

Kepala Bidang Instrumentasi


Kesehatan dan Keselamatan

04.

DR. Sutomo Budihardjo,


M.Eng

Kepala Bidang Rekayasa


Elemektromekanik dan Struktur

05.

DR. Widi Setiawan

Kepala Bidang Instrumentasi


Reaktor dan Kendali

06.

Drs. Haryanto

Kepala Bidang Perawatan dan


Perbengkelan

07.

Drs. Benar Bukit

Ketua Tim Manajemen Mutu

08.

Ir. Krstiyanti

Kepala Sub Bagian PKDI

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

7 dari 15

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

3. DAFTAR PENYUSUN DOKUMEN


Dokumen ini disusun oleh :
1. R. Sri Areka D.
2. Ir. Kristiyanti
3. Tim Jaminan Mutu

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

8 dari 15

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

Lampiran I. Diagram Alir Prosedur Pengajuan SPPD

Memberikan
Persetujuan

Menyiapkan
Mengeluarkan
SPPD dan
uang Perjalanan
Mengajukan Uang
Dinas
Muka

Membuat dan
menyerahkan

Melaksanakan
tugas

Menerima

Mendokumentasikan

Laporan
Kegiatan

Form SPPD

No

Bukti dan
laporan
perjalanan
dinas

Setuju?

Pegawai

Ka Sub Keuangan

Ka. Sub PKDI

Ka. PRPN

Ka.Bidang/Bagian

Mengajukan
permohonan
Perjalanan Dinas

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

Yes

Form
Pengajuan
Uang Muka

Surat jalan
dan uang
Perjalanan
Dinas

Bukti
perjalanan
dinas

Dana
Perjalanan
Dinas
dikeluarkan

Bukti dan
Laporan
Perjalanan
Dinas

Tugas

9 dari 15

RPN-PKDI.02-2006
Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir

LAPORAN KEGIATAN PERJALANAN DINAS


PUSAT REKAYASA PERANGKAT NUKLIR
A. DATA PEGAWAI
No.
Nama

Gol

Tgl, berangkat

Lamanya
bepergian

Kota Tujuan

B. LAPORAN KEGIATAN *)
Maksud dan Tujuan :

Laporan hasil kegiatan :

Jakarta,..........................
Yang Melaporkan,

.......................................
*) kalau halaman ini kurang
dapat ditambah

Revisi 0 ; 14 Desember 2006

10 dari 15