Anda di halaman 1dari 3

Puty Prianti Novira

260110150017

1. Jelaskan mekanisme vibrasi dalam spektrofotometri inframerah!


Bila radiasi infra merah dilewatkan melalui suatu cuplikan, maka molekul
molekulnya akan menyerap (mengabsorpsi) energi dan terjadi peningkatan
vibrasi. Pengabsorpsian energi pada berbagai frekuensi dapat dideteksi oleh
spektrofotometer infrared, yang memplot jumlah radiasi infra merah yang
diteruskan melalui cuplikan sebagai fungsi frekuensi (atau panjang gelombang)
radiasi. Plot tersebut adalah spektrum infra merah yang memberikan informasi
penting tentang gugus fungsional suatu molekul.
2. Gugus fungsi apa saja yang dapat diidentifikasi oleh spektrofotometer
inramerah?

3. Perbedaan Spektrometri IR dan FTIR?


Pada spektrofotometri inframerah :
-

Prinsip yang dipakai yaitu absorbansi dan vibrasi molekul

Komponen spektrofotometri IR yaitu :

1) Sumber Energi : Sumbernya dapat berupa Nernest atau lampu Glower.


2) Monokromator: digunakan untuk menghilangkan sinar yang tidak
diinginan, sehingga diperoleh sinar yang monokromatis, terdiri dari sistem
celah (masuk-keluar) tempat sinar dari sumber radiasi masuk ke dalam
sistem monokromator; alat pendispersi berupa prisma/kisi difraksi akan
menguraikan sinar menjadi komponen panjang gelombang.
3) Wadah sampel : Berfungsi untuk menaruh/meletakkan/melekatkan sampel
yang akan dianalisis. Wadah sampel yang digunakan disesuaikan pada
bentuk fisik sampel yang akan dianalisis.
4) Detektor : alat yang mengukur atau mendeteksi energi radiasi akibat
pengaruh panas.
5) Rekorder : alat perekam untuk mempermudah dan mempercepat
pengolahan data dari detector.
Pada FTIR
Prinsip yang dipakai : Analisis dilakukan dengan melihat bentuk spektrumnya
yaitu dengan melihat puncak-puncak spesifik yang menunjukan jenis gugus
fungsional yang dimiliki oleh senyawa tersebut
-

Komponen spektofotmetri FTIR :

Hampir sama dengan spektroskopi IR namun terdapat tambahan


komponen interferometer. Sumber inframerah memancarkan panjang gelombang

radiasi inframerah yang berbeda, radiasi IR melewati interferometer yang


memodulasi radiasi inframerah. Interferometer melakukan sebuah Fourier invers
transformasi optik pada radiasi inframerah masuk. Sinar inframerah termodulasi
melewati sampel gas di mana ia diserap pada panjang gelombang yang berbeda
oleh berbagai molekul ini. Kemudian intensitas sinar IR terdeteksi oleh detektor.
Sinyal dideteksi dan diubah oleh komputer untuk mendapatkan spektrum IR dari
sampel.