Anda di halaman 1dari 30

Tugas Review BKI Vol 1

Bab 3 Survey Persyaratan Umum

Instalasi Pendingin
Denny Akbar Nur Hadyansyah
4214105010

Outline
Bab 3 Survey Persyaratan Umum (Instalasi Pendingin)
Umum, Definisi
Jenis Survey
Instruksi Survey
Survey Periodik, Prosedur
Survey Tahunan

Umum, Definisi

Instalasi atau mesin pendingin adalah suatu


alat yang digunakan untuk memindahkan panas
dari dalam ruangan ke luar ruangan. Instalasi
pendingin di kapal ada beberapa macam, yaitu
terdiri dari:
Pendinginan udara,
Pendinginan air asin,
Pendinginan ruang muatan dingin, dan
Pendinginan peti kemas muatan dingin.

Umum, Definisi

Instalasi pendingin yang banyak digunakan


adalah siklus kompresi uap. Secara garis besar
komponen sistem pendingin siklus kompresi uap
terdiri dari:
Kompressor
Kondensor
Katub Expansi
Evaporator
Refrigerant

3
Kondensor

Kompressor

K. Expansi

4
Evaporator

1.1 Jenis Survey


1.1.1 Dalam mempertahankan Kelas, instalasi
pendingin dengan kelas BKI harus dikenakan survey
berikut :
Survey Tahunan
Survey Antara, nominalnya pada paruh waktu
antara Survey Pembaharuan Kelas
Survey Pembaharuan Kelas setiap 5 (lima) tahun
Survey Pembaharuan Kelas bersambung atas
permintaan pemilik kapal dan dengan persetujuan
BKI
Survey yang disyaratkan harus dicicil sepanjang
jangka waktu periode kelas

Survey

Kerusakan,
bila
instalasi
pendingin mengalami cacat atau bila
lambung kapal atau bagian dari instalasi
mesin mengalami kerusakan yang
sedemikian
sehingga
dapat
mempengaruhi kemampuan operasional
dari instalasi pendingin.

Survey Perombakan, dalam hal konversi

dari instalasi pendingin atau peralatan


yang penting untuk operasi instalasi
pendingin, seperti untuk instalasi baru,
survey harus dilakukan sesuai data yang
telah disetujui.

1.1.2 BKI
berhak
melaksanakan
survey
khusus atau meminta percobaan pada interval
antara survey periodik, jika hal ini dipandang
perlu. Survey tersebut dapat dicicilkan pada
survey periodik seperti tersebut di atas.
Survey Khusus
BKI berhak mensyaratkan pelaksanaan Survey
Khusus diluar dari survey periodik yang ada.
Survey
tersebut
diperlukan
untuk
pemeriksaan kondisi
teknik kapal dan
dipahami merupakan bagian dari Sistem
Jaminan Mutu BKI.

1.1.3 Untuk
memastikan
kemampuan
operasional dari instalasi terkait untuk
kegunaan
yang
ditentukan,
sebagai
tambahan
terhadap
survey
untuk
mempertahankan Kelas, atas permintaan,
survey khusus dan pengujian berikut juga
dilaksanakan :
Survey di pelabuhan pemuatan
Survey Keselamatan
Survey dengan persetujuan khusus
Uji instalasi pendingin

Survey di pelabuhan pemuatan


Bila pemilik atau pihak lain yang berkepentingan
meminta
pelaksanaan
survey
dipelabuhan
pemuatan sebelum pemuatan muatan yang
didinginkan, maka hal itu harus dilaksanakan
seperti diuraikan dibawah ini. Sertifikat dari survey
tersebut mendokumentasikan kondisi dari instalasi
saat ini.
Bila Surveyor BKI tidak ada dipelabuhan pemuatan,
maka
survey
dapat
dilaksanakan
dengan
memanggil Surveyor pada salah satu pelabuhan
persinggahan berikutnya. Jika Surveyor BKI juga
tidak ada disana, maka laporan survey yang
diberikan oleh ahlinya atau bila hal tersebut juga
tidak
ada,
maka
laporan
survey
yang
ditandatangani oleh dua orang masinis kapal dapat

Survey di pelabuhan pemuatan


dilaksanakan sebagai berikut:

harus

ruang berpendingin, saluran buang dan bilga dalam


ruang muat berpendingin harus bersih dan kering,
langit-langit dan papan pembatas harus dalam
keadaan baik, dan isolasi dan peralatan tetap
lainnya harus bebas dari kerusakan,

Gambar 1. Ducting terisolasi


dengan baik

Survey
di
pelabuhan
pemuatan
harus
dilaksanakan sebagai berikut (lanjutan):
pipa bilga, pipa duga dan pipa pengering dari ruang
muat berpendingin harus dalam kondisi baik dan
efektif,
Surveyor harus memeriksa apakah seluruh instalasi
pendingin beroperasi tanpa hambatan, dan mencatat
temperatur dalam ruang muat atau peti kemas
muatan dingin,
ruang muatan dingin dan saluran udara harus bebas
dari bau tak sedap, sehingga diharapkan tidak ada
pengaruh yang merugikan pada muatan yang akan
dimuat,

Survey
di
pelabuhan
pemuatan
harus
dilaksanakan sebagai berikut (lanjutan):
kelayakan operasi dari kopling saluran udara yang
menghubungkan peti kemas muatan dingin ke
instalasi pendingin kapal sendiri harus diperiksa,
tentang keutuhan saluran udara. Jika peti kemas
muatan dingin dikopel ke saluran udara selama
pelaksanaan survey dikapal, pengaruh perapat pada
kopling, juga harus diperiksa.

Gambar 2. Kopling Saluran


Udara

Survey Keselamatan Teknis


Atas permintaan, BKI akan melaksanakan
survey keselamatan teknis sesuai data yang
telah disetujui dan kalau cocok, uji tekan
terhadap komponen penting (misalnya:
peralatan dan bejana dengan tekanan
refrigrant) dari instalasi pendingin untuk
perbekalan, pendingin udara, dll.
Atas
permintaan,
BKI
juga
akan
melaksanakan
survey
periodik
yang
disyaratkan pada bejana tekan dan peralatan
yang terkena langsung tekanan refrigrant,
seperti tersebut di atas.

Survey dengan persetujuan khusus


Bila
survey
disyaratkan
berdasarkan
Peraturan Pemerintah (Nasional), Konvensi
Internasional atau ketentuan lainnya, maka
BKI akan melaksanakan survey tersebut atas
permintaan atau atas nama operator, sesuai
dengan peraturan yang relevan.
Juga
dengan
perjanjian
khusus,
BKI
melaksanakan
survey
kondisi
pada
kesempatan penggantian kepemilikan kapal.

Uji Instalasi Pendingin


Jika terdapat keraguan mengenai kapasitas
dari instalasi atau mutu dari isolasi, maka
BKI berhak meminta uji tambahan berupa
uji pendinginan. Uji pendinginan dapat
juga dilaksanakan atas permintaan.

1.2 Intruksi Survey


1.2.1 Kantor cabang BKI setempat
harus
diberikan
informasi
pada
kesempatan pertama tentang survey
yang ditentukan atau perbaikan atau
perubahan yang direncanakan sehingga
semua pekerjaan dapat diawasi dengan
semestinya.

1.2.2 Hasil
setiap
survey,
dengan
pengecualian survey di pelabuhan
pemuatan,
maupun
sesuatu
rekomendasi khusus, yang menjadi
persyaratan dalam mempertahankan
Kelas,
akan
dicantumkan
dalam
sertifikat instalasi pendingin. Tanda kelas
akan dicantumkan dalam Register.

1.2.3 Setiap
kekurangan
dan/atau
kerusakan yang diketahui (juga pada
saat
survey
sesuai
1.1.3)
dapat
menyebabkan
pembatasan
Kelas
dan/atau harus ditindak lanjuti dalam
lingkup Klasifikasi.
1.2.4 Laporan yang disiapkan oleh
Surveyor akan diperiksa oleh Kantor
Pusat
BKI
untuk
mendapatkan
pengesahan akhir.

1.2.5 Bila kerusakan hanya diperbaiki


sementara, atau bila Surveyor tidak
menganggap
perlu
perbaikan
atau
penggantian dengan segera, maka kelas
dari
instalasi
pendingin
dapat
dipertahankan untuk periode terbatas atau
untuk sekali pelayaran dengan membuat
catatan di dalam Sertifikat Kelas. Pada
Pencabutan pembatasan tersebut, catatan
yang relevan juga dimasukkan ke dalam
Sertifikat Kelas.

1.2.6 Jika instalasi pendingin harus di survey


disuatu pelabuhan atau sekitarnya dimana tidak
ada
Surveyor
BKI
untuk
melaksanakan
pemeriksaan tersebut maka prosedur A.1.9 harus
diterapkan.
A.1.9 Jika kapal harus diperiksa di pelabuhan

yang tidak dapat dijangkau oleh Surveyor BKI,


(juga dalam hal kejadian force majeure atau
konflik bersenjata) maka hal ini harus
diberitahukan kepada Kantor Pusat BKI.
Berdasarkan pemeriksaan fakta maka akan
ditentukan prosedur selanjutnya. Dalam
kondisi luar biasa dan dengan persetujuan
Kantor Pusat BKI, dimungkinkan untuk
menggunakan tenaga ahli dari luar, namun
laporannya harus diperiksa oleh BKI, yang
akan memutuskan apakah kapal masih perlu
disurvey ulang atau tidak.

2. Survey Periodik, Prosedur


Survey periodik merupakan survey yang
dilakukan berdasarkan tanggal jatuh tempo
yang berlaku. Berikut merupakan beberapa
survey periodik:
Survey Tahunan,
Survey Antara,
Survey Pembaharuan Kelas,
Survey Pembaharuan Kelas Bersambung

2.1 Suvey Tahunan


2.1.1 Instalasi
mesin
pendingin
harus
diperiksa dalam keadaan operasi. Pada saat
pemeriksaan
ini,
harus
ditentukan
temperatur masuk dan temperatur keluar
masing-masing pada pendingin udara dan
pendingin air asin, temperatur pada ruang
muatan dingin, atau peti kemas muatan
dingin, temperatur dari udara sekitarnya,
temperatur air pendingin masuk dan keluar,
bahan pendingin dalam kondensor dan
evaporator harus ditentukan.

2.1.2 Seluruh instalasi untuk memasok


tenaga, termasuk bagian dari instalasi listrik
yang perlu untuk operasi instalasi pendingin
harus diperiksa eksternal. Surveyor harus
mendapatkan informasi yang disyaratkan
mengenai kondisi instalasi dari rekaman
data operasi untuk instalasi pendingin dan
instalasi
mesin
dan
kemudian
akan
memutuskan apakah masing-masing mesin
harus dibuka untuk pemeriksaan.

2.1.3 Pengukuran
tahanan
isolasi
harus
dilaksanakan pada instalasi listrik. Setiap laporan
pengukuran yang disiapkan dikapal dapat
menjadi bahan pertimbangan.
2.1.4 Semua bejana tekan, termasuk katup,
peralatan, dan peralatan pengaman, harus
diperiksa eksternal.
Jika
amoniak
digunakan
sebagai
bahan
pendingin, maka satu atau lebih penutup dari
beberapa alat penukar panas harus dibuka untuk
pemeriksaan pelat pipanya. Tergantung dari hasil
pemeriksaan, Surveyor dapat meminta bagian
lain dari instalasi untuk dibuka guna diperiksa.

2.1.5 Pipa refrigerant dan pipa air asin dan


isolasinya harus diperiksa eksternal, dan pipa
harus diuji untuk kekedapannya selama
operasi.
2.1.6 Dalam ruang muatan dingin, pendingin
udara, kisi-kisi pipa air kondensat dan
evaporator ekspansi langsung, maupun kipas
sirkulasi, harus diperiksa selama operasi.
2.1.7 Peralatan pencegah pembekuan air
harus diperiksa eksternal. Bilamana perlu,
harus dibuktikan bahwa peralatan tersebut
berfungsi dengan baik.

2.1.8 Tutup bilga harus dibuka. Bilga-bilga


harus diperiksa kesempurnaan kondisinya.
Saluran pembuangan dari ruangan atas
dengan peralatan penutupnya, pipa bilga
dan saringan hisapnya termasuk pipa duga,
harus diperiksa. Bukaan, pintu, jaringan
pipa,
termometer
tabung
dengan
sambungan dan pengikatnya maupun pintu
kedap air dan saluran udara, harus
diperiksa. Bagian yang disemen dimana air
kondensat dapat meresap ke dalam bilga
harus diperiksa dengan perhatian khusus.

2.1.9 Isolasi dari semua ruang muatan


dingin, peralatan dan jaringan pipa harus
diperiksa apakah bebas dari kerusakan dan
kering, khususnya pada posisi dimana uap
lembab dapat terkumpul, misalnya: isolasi
alas dibawah bukaan, dibawah senta dan
dibawah geladak.
Setelah perbaikan isolasi ruang
Surveyor
harus
yakin
bahwa
pendingin tidak masuk ke isolasi.

muat,
udara

2.1.10 Kelayakan
operasi
dari
dehidrator, termometer dan indikator
temperatur jarak jauh harus diperiksa.
Kelayakan operasi dari kopling saluran
udara untuk menghubungkan peti kemas
berpendingin ke instalasi pendingin kapal
sendiri harus diperiksa. Juga harus
dipastikan apakah saluran udara bebas
dari kerusakan.
Hasil dari pemeriksaan yang dilaksanakan
dikapal dapat dipertimbangkan.