Anda di halaman 1dari 17

ANATOMI HIDUNG DAN

SINUS PARANASALIS
TJHIA THEONARDY GILROY
102013346
D10

SKENARIO 6

Seorang laki-laki usia 27 tahun datang ke dokter dengan keluhan sering sakit
kepala sejak dua minggu yang lalu. Dari anamnesis, pasien juga mengatakan
sering ada cairan mengalir dari ujung tenggorokkan. Dari pemeriksaan rontgen
posisi WATERS didapatkan cairan pada beberapa sinus paranasal

RUMUSAN MASALAH

Seorang laki-laki sering sakit kepala karena ada cairan pada beberapa sinus
paranasal

MIND MAP

Cairan pada
sinus
paranasal

Anatomi
Hidung
Sinus
Paranasal

HIDUNG BAGIAN LUAR

SEPTUM NASI

Membagi kavum nasi menjadi kanan dan kiri


Posterior: lamina perpendikularis os etmoid,
Anterior oleh kartilago septum (kuadrilateral),premaksila dan kolumela
membranosa
Superior dan inferior oleh os vomer, krista maksila , Krista palatine serta krista
sfenoid.

NARES

Pertemuan kavum nasi dengan nasofaring.


Nares posterior: Inferior dibentuk oleh lamina horisontalis palatum
Bagian dalam oleh os vomer
Superior oleh prosesus vaginalis os sfenoid
Bagian luar oleh lamina pterigoideus

KAVUM NASI

Dasar hidung : Processus palatine os maksila, dan processus horizontal os palatum


Atap hidung : Kartilago lateralis superior dan inferior, os nasal, prosesus frontalis os
maksila, korpus os etmoid, dan korpus os sphenoid
Dinding lateral : Prosesus frontalis os maksila, os lakrimalis, konka superior dan
konka media yang merupakan bagian dari os etmoid, konka inferior, lamina
perpendikularis os platinum dan lamina pterigoideus medial

FOSSA NASALIS

SINUS PARANASAL
Ada empat pasang (delapan) sinus paranasal
Sinus frontalis kanan dan kiri
Sinus etmoid kanan dan kiri (anterior dan posterior),
Sinus maksila, yang terbesar, kanan dan kiri disebut Antrum Highmore
Sinus sfenoidalis kanan dan kiri
Semua rongga sinus dilapisi mukosa, berisi udara dan lendir,
dan mempunyai muara masing-masing
Jika mukosa tersebut bengkak, mengganggu system drainase

SINUS MAKSILA
Sinus paranasal terbesar
Ostium sinus maksila berada di sebelah superior dinding medial sinus dan
bermuara ke hiatus semilunaris melalui infundibulum ethmoid.
Ostium m sinus maksila lebih tinggi letaknya dari dasar sinus, sehingga drainase
hanya tergantung dari gerak silia, dan drainase harus melalui infundibulum yang
sempit.
Infundibulum adalah bagian dari sinus etmoid anterior dan pembengkakan akibat
radang atau alergi pada daerah ini dapat menghalangi drainase sinus maksila dan
selanjutnya menyebabkan sinusitis

SINUS FRONTAL

Sinus frontal berdrainase melalui ostiumnya yang terletak di ressus frontal yang
berhubungan dengan infundibulum etmoid
Sinus frontal dipisahkan oleh tulang yang relatif tipis dari orbita dan fosa serebri
anterior, sehingga infeksi dari sinus frontal mudah menjalar ke daerah ini.

SINUS ETHMOIDALIS
Sinus ethmoid anterior bermuara di meatus medius
Sinus ethmoid posterior bermuara di meatus superior
Di bagian terdepan terdapat bagian yang sempit disebut
ressus frontal, yang berhubungan dengan sinus frontalis
Di daerah ethmoid anterior terdapat suatu penyempitan infundibulum, tempat
bermuaranya ostium sinus maksila.
Pembengkakan atau peradangan di resesus frontal dapat menyebabkan sinusitis
frontal dan pembengkakan di infundibulum dapat menyebabkan sinusitis maksila.

SINUS SFENOID

Di belakang sinus ethmoid posterior


Memiliki sekat disebut septum intersfenoid
Pembuluh dan nervus bagian lateral os sfenoid akan sangat berdekatan dengan
sinus sfenoid

PERSARAFAN

Sebagian besar cabang-cabang dari Nervus Trigeminus. (N. V-1, N.V-2)


Pada kasus sinusitis, sakit kepala disebabkan oleh saraf yang terdapat di sekitar
ruang sinus tersebut tertekan oleh karena pembengkakan dinding mukosa ruang
sinus

KESIMPULAN

Sinus paranasal merupakan suatu ruangan yang dinding mukosanya menghasilkan


cairan untuk menjaga agar ruangan tersebut tidak kering. Jika dinding mukosa ini
mengalami pembengkakan, akan menghalangi jalannya system drainase dan itu
yang menyebabkan adanya sinusitis. Sinusitis dapat menyebabkan sakit kepala
dan penumpukan cairan pada sinus paranasal.

THANKYOU