Anda di halaman 1dari 4

PENANGANAN CIDERA KEPALA

Petugas merapikan pelanggan

Diagram Alir
No dokumen : SPO/ / /
No Revisi
:
SOP
Tanggal terbit : MARET 2016
Halaman
:5/5
UPT PUSKESMAS
MAYANG

dr. ABD. ROUF


NIP: 19700410 200212 1004

1. Tujuan

Mengklasifikasikan berat ringannya cidera kepala dan meminimalkan

2. Kebijakan

komplikasi
1. Sebagai pedoman petugas dalam melakukan penanganan cidera
kepalapada pasien.
2. Pelaksanaan penanganan cidera kepala harus mengikuti langkah-

langkah yang tetuang dalam SOP.


3. Definisi

PENANGANAN CIDERA KEPALA adalah suatu usaha untuk


mengklasifikasikan berat ringannya cidera kepala dan meminimalkan

4. Prosedur

komplikasi
1. Petugas menjaga privasi pelanggan
2. Petugas mencuci tanagn dan menggunakan alat pelindung diri
3. Petugas melakukan anamnesa terhadap beratnya cidera kepala
a. CIDERA KEPALA RINGAN
- Skor skala koma Glasgow / GCS 15
- Tidak ada kehilangan kesadaran
- Tidak ada intoksikasi alkohol atau obat-obat terlarang
- Pasien dapat mengeluh nyeri kepala dan pusing
- Pasien dapat menderita abrasi, laserasi, atau hematom kulit

kepala
- Tidak adanya kriteria cidera kepala sedang berat
b. CIDERA KEPALA SEDANG
- GCS 7 14
- Anamnesa pasca trauma
- Muntah
- Tanda kemungkinan fraktur cranium (mata rabun tanda battle,

hemotimpanum, otoreur/rinorea cairan serebrospinal)


- Kejang
c. CIDERA KEPALA BERAT
- GCS 3 8 (koma)
- Penurunan kesadaran secara progresif
- Cidera kepala penetrasi/terba fraktur depresi cranium
- Tanda Neurologis local
4. Semua pasien dengan cidera kepala dicurigai mengalami patah tulang

leher jadi petugas mempertahankan posisi kepala leher

2/5[Type text][Type text]


5. Pasien dengan cidera kepala ringan dapat dipulangkan tanpa perlu

pemeriksaan CT scan
6. Petugas memberikan penjelasan mengenai tanda tanda komplikasi

cidera kepala dan meminta pasien untuk segera kembali ke pelayanan


kesehatan jika tanda/ gejala komplikasi muncul
7. Petugas merujuk pasien dengan cidera kepala sedang berat
8. Petugas memperhatikan reaksi dan menanyakan respon
9. Petugas merapikan pelanggan

Petugas menjaga privasi pelanggan

5. Referensi

1.
2.
3.
4.

Departemen Kesehatan RI, Dirjenyanmed, 1991,


Prosedur Perawatan Dasar
Foundamentals of Nursing, Keperawatan Medikal
Bedah Bruner and suddart, egc.

5. Dokumen terkait 1. Buku atau kartu status pelanggan,


2. buku register unit pelayanan umum
3. Distribusi

1. Ruang UGD,
2. Rawat Inap

3. REKAMAN HISTORI PERUBAHAN

No

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai diberlakukan

3/5[Type text][Type text]

PENANGANAN CIDERA KEPALA


No dokumen
No Revisi
SOP
Tanggal terbit
Halaman

: SPO/ / /
:
: MARET 2016
:5/5

UPT PUSKESMAS
MAYANG

dr. ABD. ROUF


NIP: 19700410 200212 1004

Unit

: ...........

Nama Petugas

: ...........

Tanggal Pelaksanaan : ...........

NO

KEGIATAN

1.

Apakah petugas menjaga privasi pelanggan

2.

Apakah petugas mencuci tanagn dan menggunakan alat


pelindung diri

3.

Apakah petugas melakukan anamnesa terhadap beratnya


cidera kepala

4.

Apakah petugas mempertahankan posisi kepala leher

5.

Apakah petugas memulangkan pasien yang dicurigai


cidera kepala ringan

6.

Apakah petugas memberikan penjelasan mengenai tanda


tanda komplikasi cidera kepala dan meminta pasien untuk
segera kembali ke pelayanan kesehatan jika tanda/ gejala
komplikasi muncul

7.

Apakah petugas merujuk pasien dengan cidera kepala


sedang berat

8.

Apakah petugas memperhatikan reaksi dan menanyakan


respon

9.

Apakah petugas merapikan pelanggan

YA

TIDAK

TB

4/5[Type text][Type text]

Compliance rate (CR) : ..............%


..,..
Pelaksana / Auditor

...............
NIP: ...................