Anda di halaman 1dari 3

2.0 Menguraikan proses pembuatan baja. 2.1 Proses pembuatan besi kasar dijelaskan.

2.2 Macam-macam proses pengolahan dan pembuatan baja diuraikan, meliputi proses pada :
- dapur baja oksigen
- dapur baja terbuka
- dapur baja listrik
2.3 Proses pembentukan baja dan macam-macam produk baja diidentifikasi dan dijelaskan
3.0 Menguraikan tentang macam-macam logam ferro dan non ferro serta penggunaannya.
3.1 Arti dari logam ferro dan non ferro dijelaskan
3.2 Macam-macam logam ferro serta penggunaannya dijelaskan, meliputi :
- baja karbon ( rendah, medium dan tinggi )
- besi tuang ( kelabu, putih, malleable, SG, spesial )
- baja paduan ( temper rendah, weathering, creep resistant, stainless steel )
3.3 Macam-macam logam non ferro serta penggunaannya dijelaskan, meliputi :
- logam berat
- logam ringan
- logam mulia
4.0 Menguraikan proses-proses perlakuan panas (heat treatment) pada baja karbon dan baja paduan.
4.1 Fungsi dan tujuan perlakuan panas pada baja karbon dijelaskan.
4.2 Berbagai jenis perlakuan panas pada baja diidentifikasi dan diuraikan.
4.3 Metode-metode pemanasan dan perlakuan panas diidentifikasi dan dijelaskan.
5.0 Menjelaskan perubahan metalurgi yang terjadi selama pengelasan dan pendinginan. 5.1 Perubahan
yang terjadi pada baja karbon selama pemanasan dari temperatur kamar ke temperatur normalising
dijelaskan.
5.2 Daya larut gas dalam logam cair dan padat dijelaskan.
5.3 Perubahan pada struktur dalam penampang melintang sambungan las ,dijelaskan.

Pokok-pokok pengetahuan dan keterampilan yang harus dinilai penguasaan dan penampilannya adalah
sebagai berikut :
Identifikasi bahan logam :
- bahan-bahan teknik secara umum
- penggunaan logam teknik
- macam-macam logam mampu las
- klasifikasi baja dan standardisasinya
- metode mengidentifikasi bahan ( secara visual dan melalui test )
Pembuatan Baja:
- pembuatan besi kasar
- proses pembuatan baja
- proses pembentukan baja
- bentuk-bentuk produk baja
Logam Ferro dan Non Ferro :
- logam ferro ( baja karbon, besi tuang, baja paduan )
- logam non ferro ( logam berat, logam ringan, logam mulia )
Perlakuan Panas :
- fungsi dan tujuan dari perlakuan panas ( heat treatment )
- macam dan metode-metode perlakuan panas ( sebelum dan setelah pengerjaan, menghilangkan
tegangan sisa, normalising, anneling serta tempering )
- metode pemanasan

Struktur metalurgi sambungan las :


- proses metalurgi pada pengelasan

KEGIATAN BELAJAR 1
IDENTIFIKASI BAHAN LOGAM
Tujuan Khusus Pembelajaran :
Setelah mempelajari topik ini, peserta diharapkan mampu :
1. menjelaskan macam-macam bahan logam secara umum;
2. menjelaskan penggunaan bahan logam pada pengelasan serta sifat-sifatnya;
3. menjelaskan klasifikasi dan standardisasi baja; dan
4. menjelaskan metode-metode identifikasi bahan logam secara visual dan pengujian.

MATERI PEMBELAJARAN 1
a. Bahan Logam Secara Umum
Logam adalah unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat kuat, liat, keras, penghantar listrik dan panas,
mengkilap dan umumnya mempunyal titik cair tinggi. Contoh dari logam antara lain, besi, timah putih,
tembaga, emas, nikel.
Sebenarnya selain logam ada yang kita sebut dengan istilah bukan logam (non metal) dan unsur meteloid
(yang menyerupai logam). Contoh dari unsur yang bukan logam antara lain oksigen, nitrogen,
hidrogen,.dan neon. Meteloid seperti karbon, fosfor, silikon, sulfur adalah unsur-unsur yang sifatnya
menyerupai sifat-sifat logam. Dari 102 unsur kimia yang telah diketahui, ada 70 unsur yang merupakan
logam. Semua unsur-unsur kimia tersebut terdapat pada permukaan bumi.
Logam dapat dibagi dalam beberapa golongan, sebagai berikut:
1. logam berat: besi, nikel;krom, tembaga, timah putih, timah hitam, seng.
2. logam ringan: aluminium, magnesium, titanium, kalsium, kalium, natrium, barium.
3. logam mulia: emas, perak, platina (platinium.)
4. logam refraktori (logam tahan api) : wolfram, molibdenum, titanium, zirkonium.
5. logam radio aktif: uranium, radium.
Logam-logam tersebut kita peroleh dari bahan baku yang disebut bijih yang kemudian diolah menjadi
berbagai bentuk dan jenis logam sesuai keperluan. Dewasa ini dengan kemajuan teknologi dan
keberagaman proses pengelasan, maka hampir semua jenis logam dapat dilas, namun secara luas
hanya sebagian jenis logam saja yang banyak dipakai karena dengan pertimbangan biaya dan tingkat
kesulitan proses pengelasannya.
b. Penggunaan Bahan Logam

Dalam penggunaan serta pemakaiannya, logam pada umumnya tidak merupakan logam murni tetapi
merupakan senyawa logam atau merupakan paduan yaitu senyawa antara logam dengan logam dan
senyawa antara logam dengan meteloid yang mempunyai sifat-sifat logam.
Senyawa antara logam dengan bukan logam tidak mempunyai sifat-sifat logam, antara lain Fe2 03.
Contoh paduan logam dengan logam antara lain Cu dengan Zn yang disebut kuningan, Cu dengan Sn
disebut perunggu. Contoh paduan logam dengan meteloid antara lain, Fe dengan C yang disebut fero
karbon, Fe dengan Si yang disebut fero sifikon.
Logam-logam dan paduannya merupakan bahan teknik yang penting, umpamanya dipakai untuk
konstruksi mesin, kendaraan, jembatan, bangunan, pesawat terbang, dan peralatan rumah tangga.
Hubungannya dengan teknik mesin. sifat-sifat logam yang penting adalah sifat mekanis, fisis dan kemis
yang menentukan juga pada pemilihan penggunaannya.
Bahan logam ( logam teknik ) yang sering dipakai adalah:
1. baja.
2. aluminium dan paduannya.
3. tembaga dan paduannya.
4. nikel dan paduannya.
5. timah putih dan paduannya.
Selain logam-logam tersebut diatas timah hitam,seng, magnesium, mangan, krom, vanadium dan
molibdenum adalah logam-logam yang sering pula dipakai untuk keperluan khusus atau sebagai unsur
paduan.
Berikut ini adalah daftar unsur-unsur logam, bukan logam dan meteloid yang umum dipakai dalam
keteknikan :

Beri Nilai