Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN PRAKTIKUM

ALAT DAN MESIN PERTANIAN


PENGENALAN TRAKTOR RODA EMPAT DAN TRAKTOR TANGAN
SERTA TEKNIK MENGEMUDIKAN TRAKTOR (SIMPLE DRIVING)

Oleh:
Niken Sri Wahyuningsih
NIM A1H014028

KEMENTERIAN RISET TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2015

I. PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Pengertian dari Pengolahan lahan adalah suatu usaha untuk mempersiapkan


lahan bagi pertumbuhan tanaman dengan cara menciptakan kondisi tanah yang
siap tanam. Pengolahan tanah dapat dilakukan secara tradisional maupun modern.
Pengolahan secara tradisional meliputi pengolahan dengan menggunakan tenaga
manusia dengan memakai cangkul dan pengolahan dengan tenaga hewan berupa
bajak tradisional. Sedangkan pengolahan secara modern dapat dilakukan dengan
menggunakan traktor roda dua ataupun roda empat.
Traktor roda empat saat ini sudah tidak asing lagi baki kita semua, kita dapat
menjumpai traktor roda empat dalam kegiatan dunia pertanian. Penggunaan
traktor roda empat sudah sangat variatif sesuai dengan kebutuhan penggunanya,
antara lain sebagai alat pengolah lahan yang pada umunya digunakan, sebagai alat
transportasi untuk mengangkut hasil komoditas pertanian, untuk menggerakkan
mesin-mesin pertanian serta pekerjaan-pekerjaan lain yang memungkinkan
dilakukan traktor roda empat, seperti menggali, melubang, membuat saluran dan
sebagainya.
Traktor tangan sekarang ini sangat luas penggunaannya di tingkat petani,
karena disamping pengoperasiannya yang sederhana, traktor tangan juga dapat
diperoleh dengan harga yang cukup terjangkau. Traktor tangan seperti halnya
mesin-mesin pertanian lainnya, dalam penggunaannya dibutuhkan penanganan
khusus sehingga traktor tangan dapat mencapai kerja yang optimal dan aman.

Praktikum acara 1 ini membahas mengenai bagian-bagian utama traktor


roda empat dan traktor tangan dan mengemudikan traktor traktor roda empat dan
traktor tangan.
B. Tujuan
1.

Mengetahui bagian-bagian utama traktor tangan dan traktor roda


empat.

2.

Mengetahui cara-cara mengemudikan traktor tangan dan traktor


roda empat.

3.

Belajar mengemudikan traktor tangan dan traktor roda empat.

II. TINJAUAN PUSTAKA

Traktor pertanian berperan penting sebagai sumber penggerak peralatan


pertanian. Atas dasar bentuk dan ukuran traktor, maka traktor pertanian dapat
dibedakan menjadi tiga macam, yaitu :
1. Traktor besar
Traktor besar didefinisikan sebagai suatu kenderaan yang mempunyai dua buah
poros roda (beroda empat atau lebih), panjangnya antara 2.650 - 3.190 mm,
lebar berkisar antara 1.740 - 2.010 mm dan daya tariknya antara 20 - 120 Hp.
2. Traktor mini
Traktor ini mempunyai dua buah poros roda (beroda empat), mempunyai
panjang berkisar 1.790-2.070mm, lebar berkisar antara 995-1.020mm, berat
385-535 kg dan daya 12,5 Hp - 20 Hp.
3. Traktor tangan
Traktor tangan merupakan traktor pertanian yang hanya mempunyai sebuah
poros roda (beroda dua). Traktor ini berukuran panjang 1.740 - 2.290mm, lebar
710 - 880mm dan daya berkisar 6 - 10Hp. Dari konstruksinya traktor tangan
dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
a. Traktor tangan sempurna
Traktor tangan sempurna dicirikan sebagai berikut : mempunyai 6
verseneling maju dan 2 verseneling mundur, kopling utama tipe kering

atau centrifugal, steering tipe clutch (koping), system transmisi dari


penggerak utama ke garden atau roda menggunakan gear.
b. Traktor tangan sederhana
Traktor tangan sederhana mempunyai cirri-ciri sebagai berikut : hanya
mempunyai verseneling mundur, kopling utama menggunakan pulley dan
belt, steering clutch tidak ada, system transmisi dari penggerak utama ke
garden menggunakan rantai (Kementerian pertanian1, 2015).
Klasifikasi Traktor Roda empat berdasarkan fungsinya, antara lain :
1. Crawler tractor, yaitu traktor dengan roda rantai
2. Standard Row Crop, umum digunakan di berbagai perkebunan
3. High clearance, traktor dengan jarak antara badan traktor dan tanah (ground
clearance) yang tinggi, cocok untuk perkebunan sayuran atau perawatan tunas
4. Orchard, traktor yang digunakan di wilayah perkebunan pepohonan yang besar,
ukurannya cukup ramping dan mudah membelok
5. Multipurpose, dapat digunakan untuk berbagai keperluan
6. Lawn And Garden, untuk kebun
7. Tree Skidder, digunakan untuk menarik kayu yang baru ditebang
8. Skid Steer Loader, memiliki loader di depannya
9. Four Wheel Drive with front steering wheel, traktor 4WD yang roda depannya
lebih kecil dari roda belakang. Traktor tipe ini memiliki traksi yang besar
sehingga memiliki tarikan yang kuat.

10. Four wheel drive with equal sized wheel and articulated steel framing. Roda
depan dan belakang traktor ini sama besarnya, bisa digunakan untuk lahan
yang berat.

Klasifikasi traktor berdasarkan daya penggeraknya, antara lain :


1. Traktor mikro, <17 tenaga kuda (horsepower)
2. Traktor mini, 17-29 hp
3. Traktor sedang, 29-60 hp
4. Traktor besar, 60-107 hp
5. Traktor sangat besar, >107 hp
Secara garis besar, manfaat traktor roda empat adalah :
a.

Menarik dan menggerakkan alat pengolah tanah

b.

Menarik mesin penanam (transplanter)

c.

Menarik mesin pemupuk

d.

Menarik mesin penyemprot, boom sprayer, dsb

e.

Menarik trailer

f.

Penggerak mesin lainnya


Peralatan Pengolah Tanah Pertama

1. Bajak singkal (mold board plow)


Bajak singkal merupakan jenis bajak tertua yang dikenal manusia untuk
mengolah tanah. Bajak singkal dapat digunakan untuk berbagai macam jenis
tanah dan sangat baik untuk membalik tanah.
2. Bajak piringan (disc plow)

Bajak piringan berbentuk piringan cekung yang dapat berputar untuk melempar
tanah. Putaran yang terjadi dimaksudkan untuk mengurangi gesekan pada tanah
sehingga daya memecah tanah lebih ringan.

3. Bajak rotari atau bajak putar (rotary plow)


Bajak rotary adalah bajak yang terdiri dari pisau-pisau yang berputar, bajak ini
terdiri dari pisaupisau yang dapat mencangkul yang dipasang pada poros yang
berputar karena digerakkan oleh motor. Bajak ini banyak ditemui pada
pengolahan tanah sawah untuk pertanaman padi. Meski termasuk golongan
bajak, tetapi bajak rotary berfungsi tidak untuk membalik dan melempar tanah,
tetapi hanya untuk memotong tanah saja (Kementerian pertanian2, 2015).

III.

METODOLOGI

A. Alat Dan Bahan


1.

Traktor tangan

2.

Traktor roda empat

A.
1.

Prosedur Kerja

Mengamati dan menggambar semua alat kendali yang ada pada


traktor yang digunakan.

2.

Mencatat spesifikasi traktor yang digunakan.

3.

Memperhatikan langkah-langkah pengoperasian traktor, mulai dari


menghidupkan traktor, berjalan maju-mundur, belok, sampai mematikan
traktor.

4.

Mengemudikan traktor tangan dan traktor roda empat dengan


membentuk angka delapan dan gerak maju-mundur.

V.

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
1. Bagian-bagian traktor roda 4 yaitu setir, tuas perseneleng, knalpot, mesin
diesel, lampu, pemberat, roda, pedal rem, tuas pengatur hidrolik, bajak rotary,
kaca spion, gigi, gas, kopling, dan tombol on/off.
2. Bagian-bagian traktor roda 2 yaitu kemudi, mesin diesel, lampu, pemberat,
roda, rem, pengatur gas, implement, gigi, gas, kopling, cuk dan engkol,
knalpot, filter, v-belt, dan pulli.

B. Saran
Praktikum kali ini berjalan dengan lancar walaupun terdapat sedikit kendala
karena alat dan mesinnya sebagian ada yang rusak. Untuk praktikum selanjutnya
diharapkan langsung praktikum ke lahan agar praktikan lebih memahami.