Anda di halaman 1dari 4

PREPLANNING TERAPI KOMPLEMENTER

JUS BELIMBING PENURUN HIPERTENSI


Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Keperawatan Gerontik.

Oleh:

N. Wini Apriliyani
P17320113004
Kelas 3-B

POLTEKKES KEMENKES RI BANDUNG


JURUSAN KEPERAWATAN BANDUNG
2016

PREPLANNING TERAPI KOMLEMENTER : MEMBUAT JUS BELIMBING


PENURUN HIPERTENSI
DI PANTI SOSIAL TRESNA WREDHA BUDI PERTIWI BANDUNG

A. LATAR BELAKANG
Lansia ataupun lanjut usia merupakan tahap akhir dari siklus kehidupan manusia
yang akan di alami oleh setiap manusia. Dalam Undang-Undang RI No. 13 tahun 1998
menyatakan bahwa lansia adalah laki-laki ataupun perempuan yang berusia 60 tahun atau
lebih atau seseorang yang sudah mencapai umur 60 tahun keatas diikuti kemampuan
kognitif dan fisik yang menurun. Menurunya kemampuan fisik dan kognitif merupakan
suatu hal yang wajar karena tubuh seorang lansia pasti mengalami kerusakan terutama
pada sel-sel dalam tubuhnya.
Pertambahan umur seseorang berpengaruh terhadap fungsi organ tubuh setelah
mencapai puncak kematangan usia dewasa fungsi organ tubuh mengalami penurunan.
Penurunan kemampuan melakukan aktifitas dan kemampuan kerja menjadi menurun.
Penurunan tersebut karena penyusutan jaringan tubuh secara bertahap, yang meliputi
jaringan otot, system saraf, dan organ-organ vital lainnya. Penurunan fungsi fisiologis
neurologis terjadi sesudah berumur 30 sampai 40 tahun dengan irama penurunan yang
berbeda untuk setiap orang.
Penurunan kemampuan fisik dapat diminimalkan atau bahkan di cegah lebih
dini. Pengobatan secara farmakologis disediakan pada lansia yang sudah mengalami
perubahan fisik. Terapi non farmakologis sangat di anjurkan pada lansia guna mencegah
penurunan kemampuan fisik sedini mungkin ataupun menjadi terapi pendamping selain
terapi farmakologis. Terapi non farmakologis terdiri dari rehabilitasi medik berupa,latihan
keseimbangan. Latihan keseimbangan adalah latihan khusus untuk membantu
meningkatkan kekuatan otot pada anggota gerak bawah dan sistem vestibular atau
keseimbangan tubuh
Terapi non farmakologis khususnya terapi komplementer jus belimbing sangat
mudah dilakukan oleh lansia ataupun diajarkan kepada lansia oleh keluarga ataupun
petugas kesehatan sebagai cara tradisional penurun hipertensi. Oleh sebab itu, terapi
komplementer ini sangat dianjurkan untuk diajarkan kepada lansia untuk menurunkan
tekanan darah khususnya pada lansia sehingga para lansia tidak mengalami komplikasi
1

dari hipertensi tersebut, yang akhirnya meningkatkan kualitas hidup dan derajat kesehatan
lansia sendiri.
B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah di berikan terapi, sasaran mampu membuat atau mengaplikasikan cara
menurunkan tekanan darah dengan terapi komplementer khususnya pembuatan jus
belimbing.
2. Tujuan Khusus
Setelah diberikan terapi, diharapkan sasaran :

Tidak mengalami hipertensi atau tekanan darah dalam batas normal

Tidak mengalami komplikasi dari hipertensi

C. WAKTU DAN TEMPAT


Hari/tanggal

: Kamis, 18 Mei 2016

Tempat

: Panti Wredha budi pertiwi

Waktu

: Pukul 13.00 s.d selesai (WIB)

D. METODE
demonstrasi
E. SASARAN
Satu orang lansia yang tinggal di Panti wredha Budi Pertiwi yang mengalami hipertensi.
F. STRATEGI
1.
Perkenalan dengan Lansia yang tinggal di Panti Werdha
2.
Menjelaskan tujuan kedatangan mahasiswa kepada lansia
3.
Melakukan demonstrasi pembuatan jus belimbing
4.
Melakukan re-demonstrasi pembuatan jus belimbing
G. EVALUASI
Lansia dapat menerapkan dan membuat jus belimbing untuk menurunkan hipertensinya.

LAMPIRAN

Cara membuat jus belimbing untuk menurunkan hipertensi


2

Alat :
1.
2.
3.
4.

Pisau
Blender/parutan
Saringan
Gelas

Bahan-Bahan :
1. 1-2 buah belimbing matang
2. 1 sdm gula pasir (jika memerlukan)
3. 250 ml air matang
4. Es batu secukupnya (jika memerlukan)
Cara Membuat :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Cuci belimbing dengan air matang


Kupas sudut-sudut rusuknya, potong-potong dan buang biji-bijinya
Potongan-potongan belimbing
Blender bersama air matang (jika menggunakan blender) atau parut buah belimbing
Saring menggunakan penyaringan sehingga terkumpul sari belimbing
Tuang ke dalam gelas
Jus atau sarinya siap di minum