Anda di halaman 1dari 8

BAB IV

GRAFIK DAN PEMBAHASAN


IV.1. Hasil Percobaan
Berdasarkan percobaan simulasi membran, berikut ini adalah data yang telah
diperoleh :
Tabel IV.1 Tabel Hasil Percobaan Simulasi Membran

0.10
0.25
0.45
0.65
0.80

XRi
XRA
0.70058
0.7733
1.3608
2.0983
0.90408

Ypi
XRB
0.2994
2
0.2267
-0.3068
-1.0983
0.0959
2

YPA

YPB

0.19474
0.2801
-0.21879
-0.12987
0.58648

0.80526
0.7199
1.21879
1.12987
0.41352

Am (ft2)

A,B

2.5077
2.0669
2.7651
-2.2506
3.9531

0.10336
0.11406
0.047598
0.060165
0.15047

IV.2 Pembahasan
Tujuan dari percobaan simulasi pemisahan membran adalah untuk mengetahui dan
memperhitungkan separation factor membrane (A,B) dan luas area membran (Am) secara
teoritis, dan untuk mengetahui hubungan grafik ntara vs XRi, vs YPi, vs A,B, dan vs
Am. Untuk mencapai tujuan dari percobaan tersebut, maka digunakan software MATLAB,
seperti yang telah dijelaskan sebelumnya pada metodologi percobaan. Data hasil percobaan
dapat diilustrasikan dalam sebuah grafik perbandingan antara komponen A berupa gas CH4
dengan komponen B berupa gas CO2 dengan variabel yang telah ditentukan
menggunakan membran Polyvinychloride.
Untuk memperoleh perhitungan XRi, YPi, A,B, dan Am sehingga dapat diilustrasikan
dalam sebuah grafik, maka diperlukan data solubilty dan difusifity dua gas yang
dipisahkan. Maka diperoleh data solubilty dan difusifity untuk komponen A, gas CH4
memiliki difusifity dan solubility secara berturut-turut sebesar 0.0013x10-6 dan 1.7x10-6.
Sedangkan untuk komponen B, gas CO 2 memiliki difusifity dan solubility secara berturutturut sebesar 0.0025x10-6 dan 4.7x10-6.
Dari Tabel IV.1 Hasil Percobaan Simulasi Membran diperoleh grafik dari masingmasing variabel sebagai berikut :

IV-1

1. Hubungan antara vs XRi

BAB IV GRAFIK DAN


PEMBAHASAN

Grafik IV.1 Hubungan antara vs XRi


Pada percobaan simulasi membran ini digunakan 2 gas yang akan dipisahkan, yaitu
gas CH4 sebagai A dan CO2 sebagai gas B. Pemisahan kedua gas ini menggunakan jenis
membrane Polyvinychloride dengan variabel = 0,10; 0,25; 0,45; 0,65; dan 0,80; diperoleh
nilai. XRA=0.70058; 0.7733; 1.3608; 2.0983; dan 0.90408. Sedangkan untuk XRB =
0.29942; 0.2267; -0.3068; -1.0983; dan 0.09592.
Pada Grafik IV.1 menunjukkan hubungan antara dan XRi dimana XRi terbagi atas
XRA dan XRB. Untuk garis biru yang mengalami kenaikan melambangkan mol fraksi gas
CH4 (Xra), sedangkan untuk garis hijau yang mengalami penurunan melambangkan mol
fraksi gas CO2 (Xrb). Dari simulasi yang telah dilakukan, didapatkan grafik hubungan
antara vs XRA adalah berbanding lurus, semakin besar maka XRA akan semakin besar.
Sedangkan hubungan antara vs XRB adalah berbanding terbalik, semakin besar maka
XRB akan semakin kecil. Hal ini disebabkan karena harga koefisien permeabilitas CH4 jauh
lebih besar dibandingkan dengan koefisien permeabilitas CO2. Permeabilitas membran
dilihat dari nilai fluks atau kecepatan permeasi dan ketika adanya perbedaan besar PM
diantara dua komponen gas. Sesuai dengan rumus ideal separation factor *ab=

P MA
P MB

H a Da
H b Db

maka membrane Polyvinychloride lebih permeabel ke gas O2 karena pemisahan

yang baik dapat dicapai dari solubilitas yang tinggi, perbandingan difusifitas yang tinggi
atau keduanya. (Seader & Henley, 2006).
Dari hasil percobaan tersebut tidak sesuai dengan literatur dimana untuk garis Xra
pada nilai = 0,65 hingga = 0,80 mengalami penurunan. Kemudian untuk garis Xrb pada
nilai = 0,65 hingga = 0,80 mengalami penurunan.
Hasil percobaan tidak sesuai dengan literatur yang menyebutkan bahwa
permeabilitas merupakan ukuran kecepatan suatu spesi melewati membran persatuan luas
dan waktu dengan gradien tekanan sebagai gaya pendorong. Permeabilitas dipengaruhi
oleh jumlah dan ukuran pori, interaksi antara membran dan larutan umpan, viskositas
LABORATORIUM PROSES PEMISAHAN DENGAN PERPINDAHAN
MASSA
DIII TEKNIK KIMIA FTI-ITS

IV-2

BAB IV GRAFIK DAN


PEMBAHASAN

larutan serta tekanan dari luar (Gustin & Dewi, 2012).


Dari hasil percobaan tersebut tidak sesuai dengan literatur yang menyatakan
bahwa solute yang tertahan oleh membran akan tertumpuk pada permukaan membran
sehingga konsentrasi zat terlarut (solute) di permukaan membran meningkat (gejala
polarisasi konsentrasi), hal ini akan mendorong terjadinya difusi ke arah feed. Dengan
meningkatnya pressure drop akan menigkatkan fluks pelarut (solvent) yang menuju dan
yang melalui membran, perpindahan massa solute secara konveksi ke membran juga akan
meningkat sehingga solute yang terkandung dalam solvent yang melalui membran juga
meningkat. Adanya peningkatan konsentrasi solute pada permukaan membran (Cs)
sehingga difusi solute dari membran ke larutan juga meningkat. Pada saat steady state
fluks konveksi sama dengan fluks difusi (Suseno, 2003).
Faktor yang mempengaruhi proses membran yaitu kondisi operasi yang terjadi
karena adanya pengaruh dari beda tekanan, luas permukaan membran dan laju alir
volumetrik permeate (Sudharto, 2010).
2. Hubungan antara vs YPi

Grafik IV.2 Hubungan antara vs YPi


Pada percobaan simulasi membran ini digunakan 2 gas yang akan dipisahkan, yaitu
gas CH4 sebagai A dan CO2 sebagai gas B. Pemisahan kedua gas ini menggunakan jenis
membran Polyvinychloride dengan variabel = 0,10; 0,25; 0,45; 0,65; dan 0,80 diperoleh
nilai. YPA = 0.19474; 0.2801; -0.21879; -0.12987; dan 0.58648. Sedangkan untuk YPB =
-0.80526; 0.7199; 1.21879; 1.12987; dan 0.41352.
Pada Grafik IV.2 menunjukkan hubungan antara dan YPi dimana YPi terbagi atas
YPA dan YPB. Untuk garis biru melambangkan mol fraksi gas CH4 (Ypa), sedangkan untuk
garis hijau melambangkan mol fraksi gas CO 2 (Ypb). Dari simulasi yang telah dilakukan,
didapatkan bahwa grafik hubungan antara vs YPA dan grafik hubungan antara vs YPB
mengalami penurunan dan kenaikan. Pada grafik hubungan antara vs YPA titik yang
sesuai yaitu pada nilai 0.25 dengan nilai besar YPA 0.2801 dan nilai 0.45 dengan nilai
besar YPA -0.21879 dimana terjadi penurunan. Sedangkan titik yang tidak sesuai pada
grafik hubungan antara vs YPA yaitu pada nilai 0,65 dengan nilai besar YPA -0.12987 dan
pada nilai 0,80 dengan nilai besar YPA 0.58648 dimana terjadi kenaikan. Pada grafik
LABORATORIUM PROSES PEMISAHAN DENGAN PERPINDAHAN
MASSA
DIII TEKNIK KIMIA FTI-ITS

IV-3

BAB IV GRAFIK DAN


PEMBAHASAN
hubungan antara vs YPB titik yang sesuai yaitu pada nilai 0.25 dengan nilai besar YPB
0.7199 dan nilai 0.45 dengan nilai besar YPB 1.21879 dimana terjadi kenaikan. Sedangkan
titik yang tidak sesuai pada grafik hubungan antara vs YPB yaitu pada nilai 0,65 dengan
nilai besar YPB 1.12987, pada nilai 0,80 dengan nilai besar YPB 0.41352 dimana terjadi
penurunan.
Dimana grafik yang mengalami penurunan dan kenaikan tersebut yaitu gas yang
mengalami permeabel yang lebih tinggi atau lebih rendah terhadap jenis membran yang
digunakan. Hal ini dikarenakan permeabilitas CH4 dipegaruhi oleh solubilitas (Ha=1.7x106
) dan difusifitas (Da=0.0013x10-6). Pemeabilitas CO2 dipengaruhi oleh solubilitas
(Hb=4.7x10-6) dan difusifitas (Db = 0,0025x10-6).
Hasil percobaan ini tidak sesuai dengan literatur menurut Seader & Henley
(2006), grafik hubungan antara vs YPA adalah berbanding terbalik, semakin besar maka
YPA akan semakin kecil. Sedangkan hubungan antara vs YPB adalah berbanding lurus,
semakin besar maka YPB akan semakin besar.
Hasil perbandingan ini disebabkan karena harga koefisien permeabilitas CH4 jauh
lebih besar dibandingkan dengan koefisien permeabilitas CO2. Permeabilitas membran
dilihat dari nilai fluks atau kecepatan permeasi dan ketika adanya perbedaan besar PM
diantara 2 komponen gas yang disesuaikan dengan rumus ideal separation factor :
Ha D a
*ab= Hb D b

PMA
= PMB

........................................ (1)
Ketidaksesuaian titik pada gafik tersebut juga bisa dikarenakan oleh faktor lain
seperti kondisi operasi yang terjadi karena adanya pengaruh dari beda tekanan, luas
permukaan membran dan laju alir volumetrik permeate. Selain itu juga bisa disebabkan
karena ketelitian pada saat memasukan listing dan keterbatasan dalam matlab mengelola
variabel dan pada matlab dalam praktikum (Sudharto, 2010).
Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi proses pemisahan membran tergantung
pada kinerja transportasi gas yang berupa permeabilitas dan selektivitas. Kinerja
transportasi gas sangat tergantung pada beberapa faktor, antara lain karakteristik membran,
kondisi operasi, kelarutan gas-gas dan difusifitas pada membran (Sudharto, 2010).
3. Hubungan antara vs Am

LABORATORIUM PROSES PEMISAHAN DENGAN PERPINDAHAN


MASSA
DIII TEKNIK KIMIA FTI-ITS

IV-4

BAB IV GRAFIK DAN


PEMBAHASAN

Grafik IV.3 Hubungan antara vs Am


Pada percobaan simulasi membran ini digunakan 2 gas yang akan dipisahkan, yaitu
gas CH4 sebagai A dan CO2 sebagai gas B. Pemisahan kedua gas ini menggunakan jenis
membran Polyvinychloride dengan variabel = 0,10; 0,25; 0,45; 0,65; dan 0,80 diperoleh
nilai. AM = 2.5077; 2.0669; 2.7651; 2.2506; dan 3.9531.
Dari Grafik IV.3, didapatkan bahwa grafik hubungan antara vs Am mengalami
penurunan dan kenaikan. Pada grafik hubungan antara vs Am titik yang sesuai yaitu
antara nilai 0,25 dengan nilai besar Am 2.0669 dan nilai 0,45 dengan nilai besar Am
2.7651 serta antara pada nilai 0,65 dengan nilai besar Am -2.2506 dan nilai 0.80 dengan
nilai besar Am 3.9531 dimana terjadi kenaikan. Sedangkan titik yang tidak sesuai pada
grafik hubungan antara vs Am yaitu antara nilai 0,10 dengan nilai besar Am 2.5077 dan
nilai 0,25 dengan nilai besar Am 2.0669 serta antara pada nilai 0,45 dengan nilai besar
Am 2.7651 dan pada nilai 0,65 dengan nilai besar Am -2.2506 dimana terjadi penurunan.
Hasil percobaan ini tidak sesuai dengan literatur yang menyatakan bahwa semakin
besar (fraction of feed permeate) maka diperoleh Am semakin besar. Transpor A dan B
melalui membrane dengan luas penampang Am dengan tekanan parsial pada kondisi keluar
akibat mengalami percampuran sempurna (perfect mixing/complete mixing), ditulis dalam
persamaan (1) dan (2).

N B y PB n p A M P M B x R B PR y PB PP

........................ (2)

atau
N A y PA n p A M P M B x R A PR y PA PP

........................ (3)

Dimana luas penampang membran, nilai permeansi berdasarkan ketebalan membran,


fraksi mol retentat, fraksi mol permeat yang meninggalkan membran, serta tekanan
LABORATORIUM PROSES PEMISAHAN DENGAN PERPINDAHAN
MASSA
DIII TEKNIK KIMIA FTI-ITS

IV-5

BAB IV GRAFIK DAN


PEMBAHASAN
tekanan parsial pada retentat dan permeat mempengaruhi komposisi gas yang akan
dipisahkan (Seader & Henley, 2006).
Ketidaksesuaian titik pada grafik disebabkan karena ketelitian pada saat memasukan
listing dan keterbatasan dalam matlab mengelola variabel dan pada matlab dalam
praktikum. Berdasarkan grafik hasil percobaan diatas bahwa jika semua komponen akan
memiliki permeabilitas yang terbatas, sehingga faktor pemisahan tetap hampir konstan.
Berdasarkan pada literature bahwa faktor pemisahan paling konstan, yang berubah-ubah
sekitar 2% dengan nilai 86% terhadap nilai ideal kandungan oksigen maksimal pada
permeat 40,6% mol % terjadi dengan jumlah permeat yang paling kecil = 0,01 maksimal
retentate N2 90,5 mol % terjadi dengan jumlah permeate = 0,99 mol % (Seader &
Henley, 2006).

4. Hubungan antara vs A,B

Grafik IV.4 Hubungan antara vs A,B


Pada percobaan simulasi membran ini digunakan 2 gas yang akan dipisahkan, yaitu
gas CH4 sebagai A dan CO2 sebagai gas B. Pemisahan kedua gas ini menggunakan jenis
membran Polyvinychloride dengan variabel = 0,10; 0,25; 0,45; 0,65; dan 0,80 diperoleh
nilai. A,B = 0.10336; 0.11406; 0.047598; 0.060165 dan 0.15047.
Dari Grafik IV.4, menunjukkan hubungan antara dan A,B dimana grafik tersebut
menunjukkan separation factor / factor pemisahan (A,B) yang mengalami kenaikan dan
penurunan. Pada grafik hubungan antara vs A,B titik yang sesuai yaitu antara nilai 0,25
dengan nilai besar A,B 0.11406 dan nilai 0,45 dengan nilai besar A,B 0.047598 dimana
terjadi penurunan. Sedangkan titik yang tidak sesuai pada grafik hubungan antara vs A,B
yaitu pada nilai 0,10 dengan nilai besar A,B 0.10336, dan pada nilai 0,25 dengan nilai
LABORATORIUM PROSES PEMISAHAN DENGAN PERPINDAHAN
MASSA
DIII TEKNIK KIMIA FTI-ITS

IV-6

BAB IV GRAFIK DAN


PEMBAHASAN
besar A,B 0.11406, antara nilai 0,45 dengan nilai besar A,B 0.047598, dan pada nilai
0,65 dengan nilai besar A,B 0.060165, serta antara nilai 0,65 dengan nilai besar A,B
0.060165, dan pada nilai 0,80 dengan nilai besar A,B 0.15047 dimana terjadi kenaikkan.
Hal ini tidak sesuai dengan literatur yang menyebutkan bahwa semakin besar
(fraction of feed permeate) maka AB semakin turun. Ketidaksesuaian tersebut disebabkan
karena ketelitian pada saat memasukan listing dan keterbatasan dalam matlab mengelola
variabel dan pada matlab dalam praktikum. Selain itu kenaikan pada grafik disebabkan
karena membran memiliki sifat permeabilitas yang dapat dilihat dari nilai fluks atau
kecepatan permeasi dan ketika adanya perbedaan besar PM diantara 2 komponen gas yang
berdasarkan rumus separation factor sebagai beikut :
X rA ( AB 1 ) +1r AB
AB

*AB

X rA ( AB1 ) +1r

..................... (4)
Nilai A,B semakin naik dikarenakan koefisien permeabilitas CH4 jauh lebih besar
dibandingkan dengan koefisien permeabilitas CO2, sehingga yang menjadi dasar
perhitungan CH4 adalah fraksi gas CO2 (XRB). Jadi (XRA) berbanding lurus dengan A,B dan
XRB berbanding terbalik dengan A,B (J.D. Seader,2006).

Grafik IV.5 Perbandingan Hubungan dengan XRi, YPi, Am, dan A,B
Dari hasil pembahasan ke-4 perbandingan hubungan grafik vs XRi, vs yPi, vs
LABORATORIUM PROSES PEMISAHAN DENGAN PERPINDAHAN
MASSA
DIII TEKNIK KIMIA FTI-ITS

IV-7

BAB IV GRAFIK DAN


PEMBAHASAN
A,B, dan vs Am dengan perbandingan antara komponen A berupa gas CH4 dan komponen
B berupa gas CO2 menggunakan jenis membran Polyvinychloride diperoleh gas A (CH4)
lebih permeabel terhadap jenis membran Polyvinychloride Faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi proses pemisahan membran tergantung pada kinerja transportasi gas yang
berupa permeabilitas dan selektivitas. Kinerja transportasi gas sangat tergantung pada
beberapa faktor, antara lain karakteristik membran, kondisi operasi, kelarutan gas-gas dan
difusifitas pada membran.Karakteristik membran dipengaruhi oleh jenis material, resistensi
terhadap gas yang akan dipisahkan dan resistensi terhadap suhu. Sedangkan kondisi
operasi dipengaruhi oleh beda tekanan, luas permukaan membran, laju alir volumetrik
permeate, kelarutan gas dan difusifitas (Sudharto, 2010).

LABORATORIUM PROSES PEMISAHAN DENGAN PERPINDAHAN


MASSA
DIII TEKNIK KIMIA FTI-ITS

IV-8