Anda di halaman 1dari 4

RINGKASAN MATERI KULIAH

PENGAUDITAN II
FRAUD AUDITING

Disusun oleh:
Luhur Budi Novanda Putra (F1315058)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2016

FRAUD AUDITING
A. MENJELASKAN DAN MEMBEDAKAN KESALAHAN DENGAN KECURANGAN
Kesalahan (error) dapat, dan kadang-kadang, terjadi atas asersi manajemen dalam
laporan keuangan karena salah saji atau penghilangan angka atau pengungkapan yang
tidak disengaja
Penyebab:
Kesalahan yang dibuat staf dalam memperoleh dan memproses data akuntansi.
Staf salah mengintepretasikan fakta yang menyebabkan kesalahan estimasi
akuntansi.
Kesalahan penerapan prinsip akuntansi
Kecurangan (fraud) lebih serius dibanding kesalahan karena salah saji atau
penghilangan angka atau pengungkapan dalam laporan keuangan dilakukan dengan
sengaja
Penyebab:
Manipulasi, pemalsuan atau pengubahan catatan-catatan akuntansi atau dokumen
pendukung
Salah saji atau penghilangan secara sengaja atas pengungkapan kejadian, transaksi
atau informasi signifikan lainnya
Penerapan dengan sengaja prinsip akuntansi yang salah
Tanda-tanda:
Pengendalian internal yang lemah atau diabaikan oleh manajemen
Kehilangan persediaan dalam jumlah besar
Manajemen mengabaikan hasil audit internal dan eksternal
Kegiatan-kegiatan perbankan yang tidak biasa
Pengeluaran maupun pembelian dalan jumlah sangat besar
B. TANGGUNG JAWAB AUDITOR
Auditor wajib mendeteksi kemungkinan terjadinya kesalahan dan kecurangan ini:
Mengukur risiko kemungkinan terjadinya
Merancang dan melaksanakan audit untuk memberi- kan jaminan yang memadai
o Tidak sebagai penjamin
o Jika ditemukan kemudian, bukan berarti auditor tidak merencanakan atau
melaksanakan audit secara tidak memadai
Jika auditor telah mendeteksi terjadinya kesa-lahan dan kecurangan, maka auditor:
Mempertimbangkan apakah kesalahan atau kecurangan
Jika terjadi kecurangan, tetapi pengaruh terhadap laporan keuangan tidak material:
o Mengajukan kecurangan tersebut kepada manajemen pada tingkat yang sesuai,
sedikitnya kepada atasan langsung

Memastikan bahwa dampak kecurangan tersebut terhadap berbagai aspek audit


telah dipertimbangkan

Jika terjadi kecurangan, dan pengaruh terhadap laporan keuangan material:


Mempertimbangkan dampaknya terhadap berbagai aspek dalam audit
Mendiskusikan masalah ini dengan manajemen yang sesuai
Mendapatkan bukti untuk menentukan apakah kecurangan memang material dan
apa pengaruhnya terhadap laporan keuangan
Jika memungkinkan, menyarankan kepada klien untuk mengkonsultasikan masalah
ini dengan penasihat hukum
C. KECURANGAN DALAM LAPORAN KEUANGAN
Kecurangan dalam laporan keuangan didefinisikan sebagai tingkah laku secara sengaja
atau sembrono, baik tindakan atau penghilangan, yang berakibat salah saji material
dalam laporan keuangan
Alasan terjadinya:

Membuat nilai persediaan lebih menarik


Meningkatkan laba per saham
Memperoleh tambahan pendanaan
Memenuhi tujuan dan sasaran perusahaan
Meningkatkan bonus

Jenis-jenis Kecurangan
Mengakui pendapatan dalam periode yang lebih awal
Penjualan fiktif
Faktor-faktor Risiko
Berkaitan Dengan Kecurangan Laporan Keuangan
o Karakteristik manajemen
o Kondisi industri
o Karakteristik operasi dan kestabilan keuangan
Berkaitan Dengan Pencurian Aktiva
o Kondisi aktiva yang mengundang pencurian
o Hubungan karyawan dan tekanan
o Pengendalian
D. TINDAKAN-TINDAKAN TIDAK LEGAL
Pelanggaran undang-undang atau peraturan pemerintah
manajemennya atau karyawan yang bertindak atas nama entitas
Pengaruh Terhadap
Laporan Keuangan
Langsung
dan
Material

Tanggung Jawab Untuk


Mendeteksi
Auditor
menaksir
risiko
bahwa tindakan ilegal dapat
terjadi
dan
mempunyai
dampak material terhadap
LK

oleh

auditan

atau

Tanggung
Jawab
Untuk
Melaporkan Jika Terdeteksi
Sampaikan
tindakan
pelanggaran hukum kepada
komite audit.
Mempengaruhi opini.

Tidak Langsung dan


Material

Auditor tidak merencanakan secara khusus tetapi


seharusnya
menerapkan
prosedur audit yang dapat
diterapkan

Sama dengan di atas