Anda di halaman 1dari 3

PULPITIS / PULPITIS IRREVERSIBEL

No. Dokumen
RSUD Dr.Abdul Aziz
Singkawang

No. Revisi

Tanggal Terbit

SPO MEDIS

Diagnosis

Definisi

No. ICD 10

3
No. ICD 9

Anamnesis

dr. Carlos Dja'afara, M.Kes


NIP.19560503 198711 1 001

PULPITIS / PULPITIS IRREVERSIBEL


Kondisi inflamasi pulpa yang menetap, dan simtomatik atau
asimptomatik yang disebabkan oleh suatu jejas, dimana
pulpa tidak dapat menanggulangi inflamasi yang terjadi
sehingga pulpa tidak dapat kembali ke kondisi sehat.
K04.0 Irreversibel pulpitis
23. 70
24.99
23.2
87.12
23.3
23.41
-

Pemeriksaan dan
Gejala Klinis

Ditetapkan
Direktur
=

Halaman
1/2

Root canal, NOS


Other (other dental operation)
Restoration of tooth by filling
Other dental X- Ray
Restoration of tooth by inlay
Application or crown
Nyeri tajam, berlangsung cepat dan menetap, dapat hilang
dan timbul kembali secara spontan (tanpa rangsangan),
serta secara terus menerus. Nyeri tajam, yang berlangsung
terus menerus menjalar kebelakang telinga.
Nyeri juga dapat timbul akibat perubahan temperatur/rasa,
terutama dingin, manis , dan asam
dengan ciri khas rasa sakit menetap lama.
Penderita kadang-kadang tidak dapat menunjukkan gigi
yang sakit dengan tepat
Karies dentin yang dalam atau kavitas mendekati pulpa
gigi
Sondase (+ )sakit menetap,
Perkusi (- )
Tekanan (-)
Vitalitas (+)
sakit yang menetap lama walaupun
rangsangan sudah dihilangkan

Diagnosis Banding

Pulpitis reversibel

Pemeriksaan radiografik bila diperlukan

Pemeriksaan
Penunjang
Peralatan

Bahan

Cairan irigasi, disinfektan, papper point, kapas steril, guttap point,


root canal sealer, tumpatan sementara, dan bahan tumpatan tetap
Bahan obat-obatan pulpotomiCa(OH)2 dan formokresol

Terapi / Tindakan

Standar alat diagnostik


Set untuk filling

Pada gigi dengan apeks terbuka dilakukan pulpotomi Ca (OH)2


dan pada pulpitis yang berlangsung lama dilakukan pulpotomi
formokresol menunggu apeksogenesis
PULPOTOMI Ca (OH)2 :

PULPITIS / PULPITIS IRREVERSIBEL


No. Dokumen
RSUD Dr.Abdul Aziz
Singkawang

No. Revisi

Tanggal Terbit

SPO MEDIS

Halaman
1/2
Ditetapkan
Direktur

dr. Carlos Dja'afara, M.Kes


NIP.19560503 198711 1 001

Anestesi, isolasi, disinfeksi gigi, preparasi kavitas, pembukaan


atap pulpa, pulpotomi dengan ekskavator tajam, penghentian
perdarahan, aplikasi Ca (OH)2
PULPOTOMI FORMOKRESOL
Anestesi, isolasi, disinfeksi gigi, preparasi kavitas, pembukaan
atap pulpa, pulpotomi dengan ekskavator tajam, perdarahan
ditekan dengan formokresol, aplikasi pasta ZnOE pada dasar
kavitas, tumpatan tetap
PULPEKTOMI DAN PERAWATAN SALURAN AKAR (PSA) :
Anestesi, isolasi, pengukuran panjang kerja, preparasi kavitas,
pembukaan atap pulpa, pulpotomi pulpa dengan ekskavator
tajam, perdarahan ditekan dengan kapas steril, preparasi ruang
pulpa, ekstirapasi pulpa, pembentukan saluran akar, irigasi
NaCl 2,5 %. Pengeringan sal. Akar dengan papper point,
strelisasi sal akar dengan ChKM.Tumpat dengan tumapatan
sementara.Pada kunjungan berikutnya pengisisan sal akar
dengan guttap point dan sealer ( bergantung kondisi).Tumpat
dengan tumpatan sementara.Kunjungan berikutnya ditumpat
dengan tumpatan tetap dengan basis ZnOE

Lama Perawatan

2-4 kali kunjungan tergantung derajat kesulitan

1
0

Prognosis

Baik

PULPITIS / PULPITIS IRREVERSIBEL


No. Dokumen
RSUD Dr.Abdul Aziz
Singkawang

Tanggal Terbit

SPO MEDIS

1
1

Keberhasilan
Perawatan

1
2
1
3
1
4

Informed
Consent
Tingkat
Pembuktian
Faktor Sosial
yang
diperlukan

No. Revisi

Halaman
1/2
Ditetapkan
Direktur

dr. Carlos Dja'afara, M.Kes


NIP.19560503 198711 1 001

Nyeri hilang setelah perawatan.


1. Kesembuhan pulpotomi Ca(OH)2
Jaringan pulpa yang berkontak langsung dengan bahan
tersebut mengalami nekrosis superfisialis, dibawahnya akan
terbentuk jembatan dentin dan terjadi apeksogenesis
2. Kesembuhan pulpotomi Formokresol
Terjadinya apeksogenesis jaringan pulpa yang berkontak
dengan formokresol, dibawahnya mengalami degenerasi,
selebihnya masih vital yang meneruskan proses pembentukan
akar gigi
3. Kesembuhan pulpektomi
Klinis tidak ada keluhan dan pada pemeriksaan radiologis tidak
ada kelainan periapikal
Lisan
Grade B
Kepatuhan yang tinggi dengan jadwal kunjungan