Anda di halaman 1dari 7

A.

Pengamatan Rempah
1. Bahan :
-

Jahe

bawang merah

- kemangi

Kunyit

bawang putih

- daun jeruk

Kunci

ketumbar

- daun bawang

Lengkuas

seledri

- sereh

2. Cara Kerja :
-

Warna, Bentuk dan Struktur fisik


Catat warna tiap-tiap bahan dan gambar bentuknya secara utuh. Sebutkan bagian-bagian
yang terlihat. Untuk pengamatan serat hanya pada rempah rizoma.

Aroma dan Rasa


Cicipi rasa dari setiap rempah (kecuali rempah daun) dan catat. Catat aroma dari masingmasing rempah-rempah tersebut.

Catat khas untuk masakan dari masing-masing rempah-rempah.

3. Tabel Hasil Pengamatan

4. Pembahasan :
1. Rempah Rizoma
1.1 Jahe
Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai
rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung
di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama
zingeron. Tanaman jahe telah lama dikenal dan tumbuh baik di negara kita. Jahe
merupakan salah satu rempah-rempah penting. Rimpangnya sangat luas dipakai,
antara lain sebagai bumbu masak, pemberi aroma dan rasa pada makanan seperti
roti, kue, biscuit, kembang gula dan berbagai minuman. Jahe juga digunakan dalam
industri obat, minyak wangi dan jamu tradisional. Jahe muda dimakan sebagai
lalaban, diolah menjadi asinan dan acar. Disamping itu, karene dapat memberi efek
rasa panas dalam perut, maka jahe juga digunakan sebagai bahan minuman seperti
bandrek, sekoteng dan sirup.
1.2

Kunyit
Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan (perenial) yang
tersebar di seluruh daerah tropis. Tanaman kunyit tumbuh subur dan liar disekitar
hutan/bekas kebun. Di daerah Jawa, kunyit banyak digunakan sebagai ramuan jamu
karena

berkhasiat menyejukkan, membersihkan, mengeringkan, menghilangkan

gatal, dan menyembuhkan kesemutan. Manfaat utama tanaman kunyit, yaitu:sebagai


bahan obat tradisional, bahan baku industri jamu dan kosmetik,bahan bumbu masak,
peternakan dll. Disamping itu rimpang tanaman kunyit itu juga bermanfaat sebagai
anti inflamasi, anti oksidan, anti mikroba, pencegah kanker, anti tumor, dan
menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol, serta sebagai pembersih darah.
1.3 Lengkuas
Lengkuas dengan bahasa latin (Alpinia galanga, Linn) merupakan
jenis tumbuhan umbi-umbian yang bisa hidup di daerah dataran tinggi
dan dataran rendah. Mengandung minyak atsiri antara lain : galangol,
galangin, alpinen, kamfer, methyl-cinnamate. Lengkuas berkhasiat anti
jamur, anti bakteri, menghangatkan, membersihkan darah, menambah

nafsu makan, mempermudah pengeluaran angin dari dalam tubuh,


mengencerkan dahak, mengharumkan, merangsang otot dan konon
berkhasiat aprodisiak.
1.4 Temu Kunci
Temu kunci yang banyak tumbuh liar di hutan jati ini pada
dasarnya bisa tumbuh di sembarang tempat asal tidak tergenang air
dan terkena panas langsung. Perbanyakan tumbuhan ini dapat
dilakukan dengan penanaman rimpang yang sudah tua dan memiliki
anak tunas. Selain itu dapat juga dilakukan dengan memisahkan
anakan dari tumbuhan dewasa. Tak banyak yang tahu jika rimpang
tanaman temu kunci (Boesenbergia pandurata Roxb) memiliki khasiat
obat. Tanaman ini lebih lazim dikenal oleh para ibu rumah tangga saat
memasak di dapur. Temu kunci memang banyak dimanfaatkan sebagai
salah satu bumbu penyedap masakan.
1.5 Bawang Merah
Bawang merah adalah tanaman semusim dan memiliki umbi yang
berlapis. Tanaman mempunyai akar serabut, dengan daun berbentuk
silinder berongga. Umbi terbentuk dari pangkal daun yang bersatu dan
membentuk batang yang berubah bentuk dan fungsi, membesar dan
membentuk umbi berlapis. Umbi bawang merah terbentuk dari
lapisan-lapisan daun yang membesar dan bersatu. Umbi bawang
merah bukan merupakan umbi sejati seperti kentang atau talas.
Bawang goreng adalah bawang merah yang diiris tipis dan digoreng
dengan minyak goreng yang banyak. Pada umumnya, masakan
Indonesia berupa soto dan sup menggunakan bawang goreng sebagai
penyedap sewaktu dihidangka.bawang goreng merupakan bumbu
yang paling sering di gunakan orang indonesia untuk membuat
masakan.
1.6 Bawang Putih

Bawang putih adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus


nama dari umbi yang dihasilkan. Umbi dari tanaman bawang putih
merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia.
Bawang putih digunakan sebagai bumbu yang digunakan hampir di
setiap makanan dan masakan Indonesia. Sebelum dipakai sebagai
bumbu, bawang putih dihancurkan dengan ditekan dengan sisi pisau
(dikeprek) sebelum dirajang halus dan ditumis di penggorengan
dengan sedikit minyak goreng. Bawang putih bisa juga dihaluskan
dengan berbagai jenis bahan bumbu yang lain.Dan juga dapat
digunakan sebagai obat penyakit kutil,caranya : keprek bawang putih (
jangan sampai halus ) lalu tempelkan pada kutil dan ikat yang kuat
dengan kain atau plester tunggu sampai 30 menit,jangan terlalu
banyak

bergerak,maka

kulit

akan

panas

dan

kutil

akan

menghitam.Besoknya anda terbebas dari kutil.


1.7 Ketumbar
Bentuk bumbu dapur ini adalah butiran-butiran kecil menyerupai
lada. Tapi ukurannya lebih kecil. Aromanya juga menyengat khas,
mudah dibedakan dengan lada. Tak ada ibu rumahtangga pangling
memilah ketumbar dari bumbu dapur lain. Kepopulerannya merambah
hampir di seluruh kawasan Asia. Terlebih di Jawa, bisa dibilang
beberapa jenis olahan akan terasa hambar tanpa ketumbar. Lebih dari
itu, juga berkhasiat obat.
1.8 Kemangi
Kemangi adalah tumbuhan rempah berbatang pendek. Sering
digunakan untuk bumbu masakan dan sebagai penyedap dalam
makanan. Kemangi tumbuh di berbagai belahan dunia. Di daerah
Mediterania (Italia), disebut genovese. Sedangkan di Thailand dan
India, disebut holy basil atau tulsi. Manfaat lain daun kemangi adalah
menurunkan

kadar

gula

darah.

Biji

kemangi

(selasih)

banyak

digunakan sebagai campuran minuman penyegar. Kalau direndam lalu


diminum tanpa pemanis, maka bisa menurunkan kadar gula darah.

1.9 Seledri
seledri (Apium graveolens L.) sudah lama dikenal sebagai obat
hipertensi. Tanaman yang juga terlihat cantik jika ditanam dalam pot
ini lebih dulu dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Daun seledri
biasa dipakai untuk memperkaya cita rasa sajian atau kaldu. Sup
kacang merah dan bubur ayam kurang lengkap rasanya jika tanpa
taburan daun seledri di dalamnya. Di Eropa, batang seledri yang besar
sering dibuat sebagai salad dengan saus mayones atau bechamel
(saus berbahan dasar susu) sebagai isi roti sandwich.
1.10 Sereh
Tanaman sereh termasuk golongan rumput-rumputan yang
disebut Andropogon nardus atau Cymbogob nardus. Sereh banyak
digunakan untuk minuman penghangat. Selain itu minyak sereh juga
bisa digunakan untuk minyak pijat.
1.11 Daun Bawang
Daun bawang merupakan jenis sayuran dari kelompok bawang
yang banyak digunakan dalam masakan. Dalam seni masak Indonesia,
daun bawang bisa ditemukan misalnya dalam martabak telur, sebagai
bagian dari sop, atau sebagai bumbu tabur seperti pada soto. Daun
bawang sebenarnya istilah umum yang dapat terdiri dari spesies yang
berbeda. Jenis yang paling umum dijumpai adalah bawabg daun
(Allium fistulosum). Jenis lainnya adalah A. ascalonicum, yang masih
sejenis dengan bawang merah. Kadang-kadang bawang prei juga
disebut sebagai daun bawang.
1.12 Daun Jeruk
Tanaman jeruk purut banyak dikenal di Indonesia. Tidak hanya
buahnya yang dapat dipakai untuk pelengkap masakan, tapi daun
jeruk purut bermanfaat untuk penyegar badan. Bila kita setiap hari
sibuk dengan kegiatan, sehingga badan terasa lelah dan lesu. Untuk
menghilangkan dan memulihkan kondisi badan yang demikian, maka

mandi dengan rebusan air yang diberi daun jeruk purut. Air rebusan
yang hangat-hangat kuku akan membuat badan menjadi segar, dan
harus oleh aroma daun jeruk purut. Daun jeruk purut mengandung
tanin yang bersifat sebagai obat luka, steroid triterpenoid yang
berkhasiat

anti

aromatherapi.

radang

dan

minyak

atsiri

sehingga

memiliki