Anda di halaman 1dari 39

Mata Pelajaran

Matematika

Kelas

IX

Mata Pelajaran

Matematika

Kelas
Standar
Kompetensi

Semester

IX

Semester

Kompetensi Dasar

1. Memahami ke- 1.1 Mengidentifikasi


sebangunan
bangun-bangun
bangun
datar
datar yang sebadan penggunangun dan kongruen
annya
dalam 1.2 Mengidentifikasi
pemecahan
sifat-sifat dua semasalah
gitiga
sebangun
dan kongruen
1.3 Menggunakan konsep kesebangunan
segitiga dalam pemecahan masalah

Indikator
-

2. Memahami si- 2.1 Mengidentifikasi


fat-sifat tabung,
unsur-unsur tabung,
kerucut,
dan
kerucut, dan bola
bola, serta me- 2.2 Menghitung
luas
nentukan ukurselimut dan volume
annya
tabung,
kerucut,
dan bola
2.3 Memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung,
kerucut, dan bola

Membedakan dua bangun


datar
sebangun
atau
tidak
sebangun
dengan
menyebutkan syaratnya
Menghitung
panjang sisi yang
belum
diketahui
dari dua bangun
yang sama sebangun atau dua
bangun sebangun
Menyebutkan
syarat dua segitiga
kongruen
Membuktikan dua
segitiga
sama
sebangun
Menentukan
perbandingan sisisisi dua segitiga
yang sama dan
sebangun
serta
menghitung
panjangnya
Menyatakan akibat
dari dua segitiga
kongruen
Membedakan
pengertian
sebangun
dan
kongruen
Menyebutkan
syarat dua segitiga
yang sebangun
Menentukan
perbandingan sisi
dua
segitiga
sebangun
dan
menghitung
panjang-nya
Memecahkan
masalah
yang
melibatkan konsep
kesebangunan
Menyebutkan
unsur-unsur
tabung,
kerucut,
dan bola
Menghitung
volume tabung
Menghitung
volume kerucut
Menghitung
volume bola
Menghitung luas
selimut
ta-bung
dan
luas
sisi
tabung
Menghitung luas

Materi Pokok
Kesebangunan

Bangun ruang sisi lengkung

1
Ruang
Alokasi
Lingkup
Waktu
1 2 3 4

20
x
40'

20 x 40'

Standar
Kompetensi

Kompetensi Dasar

Indikator

3. Melakukan pe- 3.1 Menentukan ratangolahan dan


rata, median, dan
penyajian data
modus data tunggal serta penafsirannya
3.2 Menyajikan
data
dalam bentuk tabel
dan diagram batang, garis, dan
ling-karan

4. Memahami pe- 4.1 Menentukan ruang


luang suatu kesampel suatu perjadian
cobaan
4.2 Menentukan
peluang suatu kejadian sederhana

Materi Pokok

Ruang
Lingkup
1 2 3 4

Alokasi
Waktu

selimut
kerucut
dan luas sisi kerucut
Menghitung luas
sisi bola
Menyelesaikan
soal
yang
berhubungan
dengan ta-bung,
kerucut, dan bola

Mengumpulkan
data
de-ngan
mencacah,
mengukur
dan
mencatat
data
dengan tally
Mengurutkan data
tunggal, mengenal
data terkecil dan
data terbesar serta
jang-kauan data
Menyajikan data
tunggal
dan
berkelompok
dalam bentuk tabel
dan
diagram
piktogram,
diagram
batang,
diagram lingkaran,
dan dia-gram garis
Membaca/menafsi
rkan
dia-gram
suatu data
Menghitung mean,
modus,
median,
dan kuartil data
tunggal
dan
menjelaskan
makna
mean,
modus, me-dian,
dan kuartil data
tung-gal
Menjelaskan
pengertian ruang
sampel dan titik
sam-pel
Menentukan ruang
sampel
suatu
percobaan dengan
mendata titik-titik
sampel
Menghitung
peluang ma-singmasing titik pada
ruang sampel
Menghitung
peluang de-ngan
pendekatan
frekuensi relatif
Menghitung
peluang
se-cara
teoritis
Menentukan dan
menghi-tung nilai
peluang suatu kejadian

Statistika

Peluang kejadian sederhana

16 x 40'

16 x 40

Mengetahui
Palembang, Juli 2014
Kepala SMP Azharyah
Guru Mata Pelajaran

( Hasanuddin, S.Pd, M.Pd )


R.A. Zainab, S.Pd )

Mata Pelajaran
Kelas

Matematika
IX

Semester

Standar
Kompetensi

Kompetensi Dasar

1. Memahami ke- 1.1 Mengidentifikasi


sebangunan
bangun-bangun
bangun
datar
datar yang sebadan penggunangun dan kongruen
annya
dalam 1.2 Mengidentifikasi
pemecahan
sifat-sifat dua segimasalah
tiga sebangun dan
kongruen
1.3 Menggunakan konsep kesebangunan
segitiga dalam pemecahan masalah

Materi Pembelajaran

Indikator

Jenis Kegiatan
Pembelajaran
TM PT

Kesebangu
nan
dua
bangun
datar

Segitigasegitiga
yang
sebangun

Membedakan dua
bangun
datar
sebangun
atau
tidak
sebangun
dengan
menyebutkan syaratnya

Menghitung
panjang sisi yang
belum
diketahui
dari dua bangun
yang sama sebangun atau dua
bangun sebangun

Menyebutkan
syarat dua segitiga
kongruen

Membuktikan dua
segitiga
sama
sebangun

Menentukan
perbandingan sisisisi dua segitiga
yang sama dan
sebangun
serta
menghitung
panjangnya

Menyatakan akibat
dari dua segitiga
kongruen

Membedakan
pengertian
sebangun
dan
kongruen

Menyebutkan
syarat dua segitiga
yang sebangun

Menentukan
perbandingan sisi
dua
segitiga
sebangun
dan
menghitung
panjang-nya

Memecahkan
masalah
yang
melibatkan konsep
keseba-ngunan

Segitigasegitiga
yang
kongruen

KMTT

2. Memahami si- 2.1 Mengidentifikasi


fat-sifat tabung,
unsur-unsur
kerucut,
dan
tabung,
kerucut,
bola, serta medan bola
nentukan uku- 2.2 Menghitung
luas
rannya
selimut dan volume
tabung, kerucut,dan
bola
2.3 Memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung,
kerucut, dan bola

Unsurunsur
bangun
ruang sisi
lengkung
Volume
tabung, kerucut, dan
bola
Luas
sisi
tabung, kerucut, dan
bola
Penyelesai
an
masalah bangun
ruang sisi
lengkung

3. Melakukan pe- 3.1 Menentukan ratangolahan dan


rata, median, dan
penyajian data
modus data tunggal serta penafsirannya
3.2 Menyajikan
data
dalam bentuk tabel
dan diagram batang, garis, dan
lingkaran

Data
statistika
Penyajian
data
Ukuran
pemusatan
data
Ukuran
penyebaran
data

4. Memahami pe- 4.1 Menentukan ruangluang suatu kesampel suatu perjadian


cobaan
4.2 Menentukan
peluang suatu keja-dian sederhana

Pengertian
peluang
Kisaran nilai peluang
Frekuensi harapan

Menyebutkan
unsur-unsur
tabung,
kerucut,
dan bola
Menghitung
volume tabung
Menghitung
volume kerucut
Menghitung
volume bola
Menghitung
luas
selimut
ta-bung
dan
luas
sisi
tabung
Menghitung
luas
selimut
ke-rucut
dan
luas
sisi
kerucut
Menghitung
luas
sisi bola
Menyelesaikan
soal
yang
berhubungan
dengan
tab-ung,
kerucut, dan bola
Mengumpulkan
data
de-ngan
mencacah,
mengukur
dan
mencatat
data
dengan tally
Mengurutkan data
tunggal, mengenal
data terkecil dan
data terbesar serta
jang-kauan data
Menyajikan
data
tunggal
dan
berkelompok
dalam bentuk tabel
dan
diagram
piktogram, diagram
batang,
diagram
lingkaran
dan
diagram garis
Membaca/menafsir
kan dia-gram suatu
data
Menghitung mean,
modus,
median,
dan kuartil data
tunggal
dan
menjelaskan
makna
mean,
modus, me-dian,
dan kuartil data
tung-gal
Menjelaskan
pengertian ruang
sampel dan titik
sam-pel
Menentukan ruang
sampel
suatu

percobaan dengan
mendata titik-titik
sampel
Menghitung
peluang ma-singmasing titik pada
ruang sampel
Menghitung
peluang de-ngan
pendekatan
frekuensi relatif
Menghitung
peluang
secara
teoritis
Menentukan dan
menghi-tung nilai
peluang
suatu
kejadian

Keterangan:
TM
: Tatap Muka
PT
: Penugasan Terstruktur
KMTT
: Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Palembang. Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd

Mata Pelajaran
Kelas

Standar Kompetensi

Matematika
IX

Semester

Kompetensi Dasar

1. Memahami kese- 1.1 Mengidentifikasi


bangunbangunan bangun
bangun datar yang sebadatar dan penggungun dan kongruen
naannya
dalam 1.2 Mengidentifikasi
sifat-sifat
pemecahan masadua segitiga sebangun dan
lah
kongruen
1.3 Menggunakan konsep kesebangunan segitiga dalam
pemecahan masalah

Indikator
-

2. Memahami sifat- 2.1 Mengidentifikasi


unsursifat tabung keruunsur tabung, kerucut dan
cut, dan bola,
bola
serta menentukan 2.2 Menghitung luas selimut dan
uku-rannya
volume tabung, kerucut, dan
bola
2.3 Memecahkan masalah yang
berkaitan dengan tabung,
kerucut, dan bola

3. Melakukan pengo- 3.1 Menentukan rata-rata, melahan dan penyadian, dan modus data tungjian data
gal serta penafsirannya
3.2 Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, dan lingkaran

Membedakan dua bangun


datar sebangun atau tidak
sebangun
dengan
menyebutkan syaratnya
Menghitung panjang sisi
yang belum diketahui dari
dua bangun yang sama
sebangun atau dua bangun sebangun
Menyebutkan syarat dua
segitiga kongruen
Membuktikan dua segitiga
sama sebangun
Menentukan perbandingan
sisi-sisi dua segitiga yang
sama dan se-bangun serta
menghitung panjang-nya
Menyatakan akibat dari
dua segi-tiga kongruen
Membedakan pengertian
sebangun dan kongruen
Menyebutkan syarat dua
segitiga yang sebangun
Menentukan perbandingan
sisi dua segitiga sebangun
dan
menghitung
panjangnya
Memecahkan
masalah
yang meli-batkan konsep
kesebangunan
Menyebutkan unsur-unsur
tabung, kerucut, dan bola
Menghitung
volume
tabung
Menghitung
volume
kerucut
Menghitung volume bola
Menghitung luas selimut
tabung dan luas sisi
tabung
Menghitung luas selimut
kerucut dan luas sisi
kerucut
Menghitung luas sisi bola
Menyelesaikan soal yang
berhubu-ngan
dengan
tabung, kerucut, dan bola
Mengumpulkan
data
dengan
men-cacah,
mengukur dan mencatat
da-ta dengan tally
Mengurutkan data tunggal,
me-ngenal data terkecil
dan data terbe-sar serta
jangkauan data
Menyajikan data tunggal
dan ber-kelompok dalam
bentuk tabel dan diagram
piktogram, diagram batang, diagram lingkaran,

UH

UTS

LUS

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Indikator
-

4. Memahami pelu- 4.1 Menentukan ruang sampel


ang suatu kejadisuatu percobaan
an
4.2 Menentukan peluang suatu
kejadian sederhana

UH

UTS

dan dia-gram garis


Membaca/menafsirkan
diagram suatu data
Menghitung mean, modus,
median, dan kuartil data
tunggal dan men-jelaskan
makna
mean, modus,
median, dan kuartil data
tunggal
Menjelaskan
pengertian
ruang sampel dan titik
sampel
Menentukan ruang sampel
suatu percobaan dengan
mendata titik-titik sampel
Menghitung
peluang
masing-ma-sing titik pada
ruang sampel
Menghitung
peluang
dengan
pen-dekatan
frekuensi relatif
Menghitung
peluang
secara teoritis
Menentukan
dan
menghitung nilai peluang
suatu kejadian

Keterangan:
UH
: Ulangan Harian
UTS
: Ulangan Tengah Semester
LUS
: Latihan Ulangan Semester
Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Palembang, Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

R.A. Zainab, S.Pd

LUS

Mata Pelajaran
Kelas

Matematika
IX

Semester

Standar Kompetensi:
Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah
Memahami sifat-sifat tabung, kerucut ,dan bola, serta menentukan ukurannya
Melakukan pengolahan dan penyajian data
Memahami peluang kejadian sederhana

No.

Kompetensi Dasar dan Indikator

1.

Kesebangunan
Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun dan
kongruen
Membedakan dua bangun datar sebangun atau tidak
sebangun dengan menyebutkan syaratnya
Menghitung panjang sisi yang belum diketahui dari dua
bangun yang sama sebangun atau dua bangun sebangun
Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen
Menyebutkan syarat dua segitiga kongruen
Membuktikan dua segitiga sama sebangun
Menentukan perbandingan sisi-sisi dua segitiga yang sama
dan sebangun dan menghitung panjangnya
Menyatakan akibat dari dua segitiga kongruen
Membedakan pengertian sebangun dan kongruen
Menyebutkan syarat dua segitiga yang sebangun
Menentukan perbandingan sisi dua segitiga sebangun dan
menghitung panjangnya
Menggunakan konsep kesebangunan segitiga dalam pemecahan
masalah
Memecahkan masalah yang melibatkan konsep kesebangunan
Bangun ruang sisi lengkung
Mengidentifikasi unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola
Menyebutkan unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola
Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola
Menghitung volume tabung
Menghitung volume kerucut
Menghitung volume bola
Menghitung luas selimut tabung dan luas sisi tabung
Menghitung luas selimut kerucut dan luas sisi kerucut
Menghitung luas sisi bola
Memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung, kerucut,
dan bola
Menyelesaikan soal yang berhubungan dengan tabung, kerucut, dan bola
Statistika
Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal serta penafsirannya
Mengumpulkan data dengan mencacah, mengukur dan
mencatat data dengan tally
Mengurutkan data tunggal, mengenal data terkecil dan data
terbesar serta jangkauan data
Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang , garis,
dan lingkaran
Menyajikan data tunggal dan berkelompok dalam bentuk
tabel dan diagram piktogram, diagram batang, diagram lingkaran, dan diagram garis
Membaca/menafsirkan diagram suatu data
Menghitung mean, modus, median, dan kuartil data tunggal
dan menjelaskan makna mean, modus, median, dan kuartil
data tunggal

2.

3.

Kriteria Ketuntasan Minimal


Kriteria Penetapan Ketuntasan
Nilai
Daya
Kompleksitas
Intake KKM
Dukung
(%)

No.

Kompetensi Dasar dan Indikator

4.

Peluang kejadian sederhana


Menentukan ruang sampel suatu percobaan
Menjelaskan pengertian ruang sampel dan titik sampel
Menentukan ruang sampel suatu percobaan dengan mendata titik-titik sampel
Menentukan peluang suatu kejadian sederhana
Menghitung peluang masing-masing titik pada ruang sampel
Menghitung peluang dengan pendekatan frekuensi relatif
Menghitung peluang secara teoritis
Menentukan dan menghitung n peluang suatu kejadian

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Kriteria Ketuntasan Minimal


Kriteria Penetapan Ketuntasan
Nilai
Daya
Kompleksitas
Intake KKM
Dukung
(%)

Palembang, Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd

Mata Pelajaran
Kelas

Matematika
IX

Semester

Kriteria Ketuntasan Minimal


No.

Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Kriteria Penetapan Ketuntasan


Kompleksitas

1.
2.
3.
4.
-

Daya Dukung

Intake

Nilai KKM
(%)

Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah


Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun dan kongruen
Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun
dan kongruen
Menggunakan konsep kesebangunan segitiga dalam pemecahan masalah
Memahami sifat-sifat tabung, kerucut, dan bola, serta
menentukan ukurannya
Mengidentifikasi unsur-unsur tabung , kerucut, dan
bola
Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola
Memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung, kerucut dan bola
Melakukan pengolahan dan penyajian data
Menentukan rata-rata, median, dan modus data
tunggal serta penafsirannya
Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram
batang, garis, dan lingkaran
Memahami peluang kejadian sederhana
Menentukan ruang sampel suatu percobaan
Menentukan peluang suatu kejadian sederhana

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd.

Palembang, Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd

Mata Pelajaran
Kelas

Semester No.
1

1.

2.

3.

4.

5.

6.

Matematika
IX

Semester

Materi Pokok/Kompetensi Dasar


Kesebangunan
Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun dan
kongruen
Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen
Menggunakan
konsep
kesebangunan
segitiga
dalam
pemecahan masalah
Bangun ruang sisi lengkung
Mengidentifikasi unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola
Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola
Memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung, kerucut,
dan bola
Statistika
Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal serta
penafsirannya
Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang , garis,
dan lingkaran
Peluang kejadian sederhana
Menentukan ruang sampel suatu percobaan
- Menentukan peluang suatu kejadian sederhana

Alokasi
Waktu
20 JP

20 JP

16 JP

16 JP

Jumlah

72 JP

Pangkat tak sebenarnya


Mengidentifikasi sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar
Melakukan operasi aljabar yang melibatkan bilangan berpangkat
bulat dan bentuk akar
Memecahkan masalah sederhana yang berkaitan dengan
bilangan berpangkat dan bentuk akar
Barisan bilangan dan deret
Menentukan pola barisan bilangan sederhana
Menentukan suku ke-n barisan aritmetika dan barisan geometri
Menentukan jumlah n suku pertama deret aritmetika dan deret
geometri
Memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret
Jumlah

28 JP

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Keterangan

36 JP

64 JP

Palembang, Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd

Mata Pelajaran
Kelas

No.
1.

2.

4.

Kesebangunan
Mengidentifikas
i
bangunbangun datar
yang
sebangun
dan
kongruen
Mengidentifikas
i sifat-sifat dua
segitiga
sebangun dan
kongruen
Menggunakan
konsep
kesebangunan
segitiga da-lam
pemecahan
masalah
Bangun
ruang
sisi
lengkung
Mengidentifikas
i unsur-un-sur
tabung, kerucut
dan bola
Menghitung
luas
selimut
dan
volume
tabung,
kerucut, dan bola
Memecahkan
masalah yang
berkaitan
dengan
tabung, kerucut
dan bola
Statistika
Menentukan
rata-rata, median,
dan
modus
data
tunggal serta
penafsiran-nya
Menyajikan
data
dalam
bentuk tabel
dan diagram
batang, garis,
dan ling-karan
Peluang kejadian sederhana
Menentukan
ruang sam-pel
suatu
percobaan
Menentukan
peluang sua-tu
kejadian
sederhana
Jumlah

IX

: Latihan ulangan semester 1

Bulan
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 5 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 5
20JP
x x x
x x
Jml
Jam

20JP

x x x x

x x x x

16JP

x x x x

16JP

72JP

Keterangan:
: Libur awal puasa dan libur hari raya Idul Fitri
: Kegiatan tengah semester

Semester

Persiapan Penerimaan Rapor

3.

Materi Pokok/
Kompetensi Dasar

Matematika

: Ulangan semester 1
: Libur semester 1

Ket.
Januari
1 2 3 4

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Palembang, Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

Hasanuddin , S.Pd, M.Pd

R.A. Zainab, S.Pd

Mata Pelajaran

Matematika

Kelas

I.

IX

Semester

Jumlah minggu dalam semester 1


No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Bulan
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Januari

Jumlah Minggu
3
4
5
4
4
5
2

Jumlah Total
II.

27

Jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1


No.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kegiatan
Libur awal bulan puasa
Libur hari raya Idul Fitri
Kegiatan tengah semester
Latihan ulangan semester 1
Ulangan semester 1
Persiapan penerimaan rapor
Libur semester 1
Jumlah Total

Jumlah Minggu
1
2
1
1
1
1
2
9

III. Jumlah minggu efektif dalam semester 1


Jumlah minggu dalam semester 1 - jumlah minggu tidak efektif dalam semester 1
= 27 minggu - 9 minggu
= 18 minggu efektif

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Palembang, Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd.

Mata Pelajaran

Matematika

Kelas

IX

Semester

Standar Kompetensi: 1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah
Kompetensi
Dasar
1.1 Mengidentifikasi bangun-bangun datar
yang sebangun dan
kongruen
1.2 Mengidentifikasi sifat-sifat
dua segitiga sebangun dan
kongruen
1.3 Menggunakan konsep kesebangunan
segitiga
dalam pemecahan
masalah

Materi Pokok/
Pembelajaran
-

Kes
eba
ngu
nan

Kegiatan
Pembelajaran
-

Syarat
kesebangunan
dua bangun
datar
1. Jika dua
ba-ngun
datar memiliki sisisisi yang
bersesuaian sama
pan-jang
dan
sudutsudut
yang bersesuaian
sama
besar,
maka dua
bangun
ter-sebut
kongruen
atau
sama dan
sebangun
.
2. Pada foto
dan
model
berskala,
bagianbagian
yang
bersesuaian dari
foto/
model
dengan
bangun
asli
memiliki
perbandinga
n
yang
sama.
3. Syarat
dua bangun
yang sebangun:
- Sudut-sudut
yang bersesuaian sama
besar
- Sisi-sisi yang

Indikator
-

Penilaian

Waktu

Sumber
Belajar

Membe Jenis:
20x40 Sumber:
dakan
T
dua
u
LKS
bangun
g
WA
da-tar
a
JAR
sebang
s
un atau
I
Buku
tidak
n
Pak
sebad
et
ngun
i
dengan
v
Buku
menye
i
refer
butkan
d
ensyaratn
u
si
ya
T
lain
Menghi
u
tung
g
panjan
a
g
sisi
s
yang
K
belum
e
dil
ketahui
o
dari
m
dua
p
bangun
o
yang
k
sama
U
sebang
l
un atau
a
dua ban
ngun
g
sebang
a
un
n
Menye Bentuk
butkan Instrumen:
syarat
T
dua see
gitiga
s
kongru
T
en
e
Membu
rt
ktikan
u
dua
li
segitiga
s
sa-ma
T
sebang
e
un
s
Menent
L
ukan
i
perban
s
dingan
a
sisi-sisi
n
dua seT
gitiga
e
yang
s
sa-ma
P
dan
e

Nilai
Karakter
-

D
i
s
i
p
li
n
K
r
e
a
ti
f
P
a
n
t
a
n
g
m
e
n
y
e
r
a
h
R
a
s
a
H
o
r
m
a
t
d
a
n
p
e
r
h
a
ti
a
n
R
a
s
a
i
n
g
i
n

Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran
bersesuaian
mempunyai
perbandingan yang sama (sebanding)
4. Jika dua bangun sama dan
sebangun, maka:
- Sisi-sisi yang
bersesuaian
sama panjang

Indikator

- Sudut-sudut
yang bersesuaian sama
besar
Segitigasegitiga
sama dan
sebangun
(kongruen
)
1. Jika dua buah
segitiga kongruen, maka:
- Sisi-sisi yang
bersesuaian
sama panjang
- Sudut-sudut
yang bersesuaian sama
besar
2. Syarat-syarat
dua segitiga
yang
kongruen
- Ketiga
sisi
yang bersesuaian sama
panjang
- Dua sisi sama panjang
dan satu sudut sama besar
- Satu sisi sama panjang
dan dua sudut sama besar
3. Syarat dua segitiga yang sebangun:
- Sudut-sudut
yang bersesuaian sama
besar
- Sisi-sisi yang
bersesuaian
sebanding
- Sebuah sudutnya sama
besar
dan
dua sisi yang
bersesuaian
yang
mengapit sudut

sebangun
dan
menghitung
panjan
g-nya
Menyat
akan
aki-bat
dari
dua segitiga
kongru
en
Membe
dakan
pengert
ian sebangun
dan
kongru
en
Menye
butkan
syarat
dua
segitiga
adalah
sebangun
Menent
ukan
perban
dingan
sisi dua
segitiga
sebang
un dan
menghi
tung
panjan
gnya

Memec
ahkan
masala
h yang
melibat
kan
konsep
keseba
ngunan

Penilaian
r
b
u
a
t
a
n
/
P
r
a
k
ti
k
/
S
i
k
a
p

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

t
a
h
u
T
a
n
g
g
u
n
g
j
a
w
a
b
T
e
k
u
n
T
e
li
ti

Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

tersebut sebanding

Standar Kompetensi: 2. Memahami sifat-sifat tabung, kerucut, dan bola, serta menentukan ukurannya

Kompetensi
Dasar
2.1

Mengidentifikasi unsur-unsur
tabung, kerucut, dan
bola
2.2 Menghitung
luas selimut
dan volume
tabung, kerucut, dan
bola
2.3 Memecahkan masalah
yang
berkaitan
dengan tabung, kerucut, dan bola

Materi Pokok/
Pembelajaran
-

Kegiatan
Pembelajaran
-

Unsurunsur
tabung,
kerucut,
dan bola
Sisi/bidang
adalah
batas
dari
bangun
ruang (benda)
2. Rusuk adalah
perpotongan
antara dua sisi
3. Titik sudut adalah
perpotongan
antara
dua rusuk atau
lebih
Volume
tabung, kerucut, dan
bola
1.
Volume tabung
= luas alas x tinggi
2.
Volume kerucut
= 1/3 x luas alas x
tinggi
3.
Volume bola =
4/3 r3
Luas
sisi
tabung,
kerucut,
dan bola
1. Luas sisi tabung = luas
alas + luas

Indikator
-

Ban
gun
ruan
g sisi
leng 1.
kung

Penilaian

Menye Jenis:
butkan
unsurunsur
tabung,
kerucut
,
dan
bola
Menghi
tung
volume
tabung
Menghi
tung
volume
kerucut
Menghi
tung
volume
bola
Menghi
tung
luas
selimut
tabung
dan
luas
sisi tabung
Menghi
tung

Waktu

Sumber
Belajar

20 x 40 Sumber:
LKS
WAJ
AR
Buku
Pak
I
et
n
d
Buku
i
refer
v
eni
si
d
lain
u
T
u
g
a
s
K
e
l
o
m
p
o
k
U
l
a
n
g
a
n
T
u
g
a
s

Nilai
Karakter
-

Di
si
pli
n
Kr
e
ati
f
P
a
nt
a
n
g
m
e
ny
er
a
h
R
as
a
H
or
m
at
d
a
n
p
er
h
ati
a

Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran
selimut tabung
Luas sisi kerucut = luas
alas + luas
selimut kerucut
3. Luas sisi bola
Luas sisi
bo-la = 4r2
Luas
belah-an
bola pa-dat =
3r2

Indikator

2.

Penilaian

Waktu

Sumber
Belajar

luas
selimut
Bentuk
kerucut
Instrumen:
dan
T
luas
e
sisi kes
rucut
Menghi
tung
T
luas
e
sisi
r
bola
t
Menyel
u
esaikan
li
soal
s
yang
berT
hubung
e
an des
ngan
tabung,
kerucut
L
,
dan
i
bo-la
s
a
n
T
e
s

Nilai
Karakter
-

n
R
as
a
in
gi
n
ta
h
u
Ta
n
g
g
u
n
g
ja
w
a
b
Te
ku
n
Te
liti

P
e
r
b
u
a
t
a
n
/
P
r
a
k
t
i
k
/
S
i
k
a
p

Standar Kompetensi:

Kompetensi
Dasar
3.1 Menentukan ratara-ta,
medi-an,
dan
modus
data
tung-gal
serta

3. Melakukan pengolahan dan penyajian data

Materi Pokok/
Pembelajaran
-

Kegiatan
Pembelajaran

Stati Data statistika


stika
Statistika
adalah ilmu yang
mem-pe-lajari caracara
mengumpulkan,
menyusun, menyajikan
dan menganalisis
data serta cara me-

Indikator
-

Penilaian

Mengu Jenis:
mpulka
n data
dengan
menca
cah,
mengu
kur dan
mencat

T
u
g
a
s
I
n

Waktu

Sumber
Belajar

16 x 40 Sumber:
-

Nilai
Karakter
-

Di
si
pli
n
Kr
e
ati
f
P

Kompetensi
Dasar
penafsira
nnya

3.2 Menyajikan data


dalam
bentuk
tabel dan
diagram
batang,
garis dan
lingkaran

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran
ngambil kesimpulan
yang logis sehingga
dapat diambil keputusan yang akurat

Data
adalah kum-pulan
keterangan dalam
suatu
pene-litian
yang
dapat
digunakan
untuk
dasar kajian (analisis atau kesimpulan).
Pengumpul
an
data
dapat
dilakukan de-ngan
cara:
menca-cah,
mengukur/menimbang dan mencatat dengan tally
Populasi
adalah
kumpulan
seluruh objek yang
lengkap
Sampel
adalah ba-gian dari
populasi
yang
benar-benar diteliti
atau diamati
Penyajian data
Penyajian
data de-ngan daftar
frekuen-si
Penyajian
data da-lam bentuk
diagram: piktogram,
diagram
batang,
diagram
ga-ris,
diagram lingkar-an
Ukuran pemusatan
Rata-rata
atau me-an adalah
nilai rata-rata dari
semua data
Modus
adalah nilai yang
paling
sering
muncul
Median
adalah nilai tengah
dari
keselu-ruhan
data setelah dalam
keadaan diu-rutkan
dari kecil ke besar
atau sebalik-nya
Ukuran penyebaran
data
Jangkauan
/rentang/
range
adalah
data
terbesar dikurangi
data terkecil
Kuartil
adalah tiga ukuran
yang
mem-bagi
data yang su-dah
diurutkan be-sarnya
menjadi
em-pat
bagian yang sa-ma

Indikator

at data
dengan
tally
Mengur
utkan
data
tunggal
,
menge
nal
data
terkecil
dan
data
terbesa
r serta
jangka
uan
data

Penilaian

d
i
v
i
d
u
T
u
g
a
s
K
e
l
o
m
p
o
k
U
l
a
n
g
a
n

Menyaji
kan
data
tunggal
dan
berBentuk
kelomp
Instrumen:
ok
T
dalam
e
bentuk
s
tabel
dan
diagra
T
m
e
piktogr
r
am,
t
diau
gram
li
batang,
s
diagra
m lingT
karan
e
dan
s
diagram
garis
L
Memba
i
ca/men
s
afsira
kan
n
diagra
T
m
e
suatu
s
data
Menghi
P
tung
e
me-an,
r
modus,
meb
dian,
u
dan
a
kuartil
t
data
a
tunggal
n
dn
/
menjel
P
askan
r
makna
a
mean,
k
modus,
t

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

a
nt
a
n
g
m
e
ny
er
a
h
R
as
a
H
or
m
at
d
a
n
p
er
h
ati
a
n
R
as
a
in
gi
n
ta
h
u
Ta
n
g
g
u
n
g
ja
w
a
b
Te
ku
n
Te
liti

Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

banyaknya
Jangkauan
inter-kuartil adalah
selisih antara kuartil
atas dan kuartil
bawah

Standar Kompetensi:

Kompetensi
Dasar
4.1

Menentukan ruang sampel suatu


percobaan
4.2 Menentukan peluang suatu
kejadian
sederhana

median
,
dan
kuartil
data
tunggal

Penilaian

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

i
k
/
S
i
k
a
p

4. Memahami peluang suatu kejadian

Materi Pokok/
Pembelajaran
-

Kegiatan
Pembelajaran

Pelu Pengertian peluang


ang
Frekuensi
suat
relatif kejadian A
u
adalah
banyak
keja
kejadian A yang
dian
muncul
dibagi
banyak percobaan
(pengetosan) yang
dilakukan
Peluang
muncul-nya suatu
kejadian
adalah
banyak
kejadian(hasil) yang
dimaksud
dibagi
kejadian
(hasil)
yang mungkin terjadi
Ruang
sampel
adalah
himpunan semua
kejadian atau hasil
yang
mungkin
terjadi,
dilambangkan
dengan S
Titik
sampel
adalah
anggota-anggota
dari ruang sampel
Kisaran nilai peluang
Peluang
kejadian A dengan
ruang sampel S
adalah
P(A)
=
n(A) : n(S)
Untuk
setiap keja-dian A,
maka nilai P(A)
adalah 0 P(A) 1
Untuk
setiap keja-dian A
berlaku: P(A) +
P(bukan A) = 1
Frekuensi harapan
Frekuensi
harapan kejadian A
= P(A) x banyak
percobaan

Indikator

Penilaian

Menjela Jenis:
16 x 40 Sumber:
skan
T
peu
ngertian
g
ruang
a
sampel
s
dan titik
sampel
I
Menent
n
ukan
d
ru-ang
i
sampel
v
sua-tu
i
percoba
d
an
u
dengan
T
mendat
u
a titikg
titik
a
sampel
s
Menghit
K
ung pee
luang
l
masingo
masing
m
titik
p
pada
o
ruang
k
sampel
U
Menghit
l
ung pea
luang
n
dengan
g
pendek
a
atan
n
frekuensi
relatif
Bentuk
Menghit Instrumen:
ung peT
luang
e
secara
s
teoritis
Menent
T
ukan
e
dan
r
menghit
t
ung
u
nilai
li
peluang
s
suatu
kejadia
n
T

Di
si
pli
n
Kr
e
ati
f
P
a
nt
a
n
g
m
e
ny
er
a
h
R
as
a
H
or
m
at
d
a
n
p
er
h
ati
a
n
R
as
a
in
gi
n
ta
h
u
Ta
n
g
g
u
n
g
ja

Kompetensi
Dasar

Materi Pokok/
Pembelajaran

Kegiatan
Pembelajaran

Indikator

Penilaian

Waktu

Sumber
Belajar

Nilai
Karakter

e
s

L
i
s
a
n
T
e
s

P
e
r
b
u
a
t
a
n
/
P
r
a
k
t
i
k
/
S
i
k
a
p

Mengetahui
Kepala Sekolah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Palembang, Juli 2014


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd

w
a
b
Te
ku
n
Te
liti

Mata Pelajaran
Kelas

Matematika
IX

Semester

Bab 1
Kesebangunan
Standar Kompetensi :
Kompetensi Dasar
:

Indikator

Alokasi Waktu

Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah


Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun dan kongruen
Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen
Menggunakan konsep kesebangunan segitiga dalam pemecahan
masalah
Membedakan dua bangun datar sebangun atau tidak sebangun dengan menyebutkan
syaratnya
Menghitung panjang sisi yang belum diketahui dari dua bangun yang sama sebangun atau
dua bangun sebangun
Menyebutkan syarat dua segitiga kongruen
Membuktikan dua segitiga sama sebangun
Menentukan perbandingan sisi-sisi dua segitiga yang sama dan sebangun dan menghitung
panjangnya
Menyatakan akibat dari dua segitiga kongruen
Membedakan pengertian sebangun dan kongruen
Menyebutkan syarat dua segitiga adalah sebangun
Menentukan perbandingan sisi dua segitiga sebangun dan
menghitung panjangnya
Memecahkan masalah yang melibatkan konsep kesebangunan
20 jam pelajaran (10 x pertemuan)

A.

Tujuan Pembelajaran
Membedakan dua bangun datar sebangun atau tidak sebangun dengan menyebut sifatnya
Menghitung panjang sisi yang belum diketahui diketahui dari dua bangun yang sama sebangun atau dua bangun
sebangun
Menyebutkan syarat dua segitiga kongruen
Membuktikan dua segitiga sama sebangun
Menentukan perbandingan sisi-sisi dua segitiga yang sama dan sebangun dan menghitung panjangnya
Menyebutkan syarat dua segitiga adalah sebangun
Memecahkan masalah yang melibatkan konsep sebangun
Menyebutkan syarat dua segitiga kongruen
Menyatakan akibat dari dua segitiga kongruen
Membedakan pengertian sebangun dan kongruen dua segitiga
Memecahkan masalah yang melibatkan konsep kongruen
Karakter siswa yang diharapkan:
Disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu, tanggung jawab, tekun, dan teliti

B.

Materi Pembelajaran
Kesebangunan
Pertemuan Ke-1 s.d. 4
1.
Dua buah bangun disebut sebangun bila kedua bangun tersebut mempunyai bentuk atau
tipe yang sama. Ukuran kedua bangun yang sebangun bisa sama ataupun berbeda.
2.
Dalam Matematika, sebangun berarti sama bentuk tetapi ukurannya tidak harus sama.
Penulisan bangun-bangun yang sebangun dapat menggunakan simbol ~. Syarat dua bangun yang sebangun,
antara lain:
a. Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar
b. Sisi-sisi yang bersesuaian sebanding
3.
Bangun-bangun yang kongruen merupakan bangun-bangun yang sebangun dan memiliki
ukuran bangun yang sama. Syarat dua bangun yang kongruen, antara lain:
a. Sudut-sudut yang bersesuaian sama besar
b. Sisi-sisi yang bersesuaian mempunyai panjang yang sama
4.
5.

Berdasarkan pengamatan tersebut dapat disimpulkan bahwa semua bangun kongruen


merupakan bangun yang sebangun.
Faktor skala adalah perbandingan panjang dua sisi yang bersesuaian.

Skala

jarak pada peta


jarak sebenarnya

Pertemuan Ke-5 s.d. 7


1. Syarat segitiga sebangun
Dua buah segitiga akan sebangun apabila sudut-sudut yang bersesuaian sama besar
Dua buah segitiga akan sebangun apabila sisi-sisi yang bersesuaian sebanding
Pertemuan Ke-8 s.d. 10
1.
Segitiga ABC dan segitiga PQR saling berimpit, maka segitiga ABC dan segitiga PQR

ABC PQR

kongruen, ditulis
a.

A P

b.

. Sifat dua segitiga kongruen adalah:


Sudut yang bersesuaian sama besar

B Q

C R

Sisi yang bersesuaian sama panjang


AC = PR
BC = QR
Syarat dua segitiga kongruen, antara lain:
Tiga sisi bersesuaian sama besar (sisi, sisi, sisi)
Dua sisi dan satu sudut apit yang bersesuaian sama besar (sisi, sudut, sisi)
Satu sisi apit dan dua sudut bersesuaian sama besar (sudut, sisi, sudut)

AB = PQ
2.

C.
D.

a.
b.
c.
d.
Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


Pertemuan Ke-1 s.d. 4
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang kesebangunan dua bangun datar
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami bangunbangun yang sebangun dan kongruen serta faktor skala
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami bangun-bangun yang sebangun dan kongruen
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami cara menghitung sisi bangun yang sebangun dan
kongruen
3. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami cara menghitung faktor skala
4. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu,
tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami bangun-bangun yang sebangun dan kongruen
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh siswa diajak memahami cara menghitung panjang sisi bangun yang
sebangun dan kongruen
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab, siswa dapat memahami cara menghitung faktor skala
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang bangun-bangun yang sebangun dan kongruen, cara menghitung
panjang sisi bangun yang sebangun dan kongruen, dan cara menghitung faktor skala pada buku lks dan buku
penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan
dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta
didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Pertemuan Ke-5 s.d. 7
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang segitiga-segitiga yang sebangun
Motivasi:

Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami segitigasegitiga yang sebangun dan cara menghitung panjang sisi pada segitiga yang sebangun
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami segitiga-segitiga yang sebangun
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami cara menghitung panjang sisi pada segitiga yang
sebangun
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu,
tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami segitiga-segitiga yang sebangun
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh siswa diajak memahami cara menghitung panjang sisi pada segitiga yang
sebangun
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab, siswa dapat memahami segitiga-segitiga yang sebangun
4. Dengan berdiskusi dan tanya jawab, siswa dapat menghitung panjang sisi pada segitiga yang sebangun
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang segitiga-segitiga yang sebangun dan cara menghitung panjang
sisi pada segitiga yang sebangun pada buku lks dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan
dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta
didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Pertemuan Ke-8 s.d. 10
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang pengertian dua segitiga yang kongruen
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami dua segitiga
yang kongruen dan cara menghitung panjang sisi dengan menggunakan segitiga yang kongruen
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami dua segitiga yang kongruen
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami cara menghitung panjang sisi dengan menggunakan
segitiga yang kongruen
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu,
tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami dua segitiga yang kongruen
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh siswa diajak memahami cara menghitung panjang sisi dengan menggunakan
segitiga yang kongruen
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab, siswa dapat memahami dua segitiga yang kongruen dan cara menghitung
panjang sisi dengan menggunakan segitiga yang kongruen
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang dua segitiga yang kongruen dan cara menghitung panjang sisi
dengan menggunakan segitiga yang kongruen pada buku lks dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan
dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta
didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

E.

F.

Alat dan Bahan


1. Alat
:
Penggaris
Busur derajat
2. Sumber belajar
:
Buku paket
Buku lain yang relevan
LKS Wajar
Penilaian
1. Teknik/jenis
: kuis dan tugas individu
2. Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis
3. Instrumen/soa
:
1. Diketahui segitiga ABC dengan siku-siku di B kongruen dengan segitiga PQR dengan siku-siku di P. Jika
panjang BC = 8 cm dan QR = 10 cm maka hitunglah luas segitiga PQR!
2. Jarak antara rumah Danang dan Dani adalah 14 m. Jika Dani menggambar jarak pada denah 2 cm, maka
tentukan skala yang digunakan Dani!
3. Diketahui dua buah persegi yang sebangun. Jika panjang sisi persegi pertama 7 cm dan persegi kedua 3 kali
sisi persegi pertama, maka tentukan perbandingan luas kedua persegi tersebut!
4. Sebuah tongkat yang tingginya 2 m mempunyai bayangan 1,5 m. Jika pada saat yang sama, sebuah pohon
mempunyai bayangan 30 m, tentukan tinggi pohon tersebut!
5.

Tentukan nilai x dari gambar di atas!

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Palembang, Juli 2013


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd

Mata Pelajaran

Matematika

Kelas

IX

Semester

Bab 2
Bangun Ruang Sisi Lengkung
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar

Memahami sifat-sifat tabung, kerucut, dan bola, serta menentukan ukurannya


Mengidentifikasi unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola
Menghitung luas selimut dan volume tabung, kerucut, dan bola
Memecahkan masalah yang berkaitan dengan tabung, kerucut, dan bola
Indikator
:
Menyebutkan unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola
Menghitung volume tabung
Menghitung volume kerucut
Menghitung volume bola
Menghitung luas selimut tabung dan luas sisi tabung
Menghitung luas selimut kerucut dan luas sisi kerucut
Menghitung luas sisi bola
Menyelesaikan soal yang berhubungan dengan tabung, kerucut, dan bola
Alokasi Waktu
:
20 jam pelajaran (10 x pertemuan)
A.
B.

:
:

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat menyebutkan unsur-unsur tabung, kerucut, dan bola
Siswa dapat menghitung luas selimut tabung dan luas sisi tabung, luas selimut kerucut dan luas sisi kerucut, dan
luas sisi bola
Siswa dapat menghitung volume tabung, kerucut, dan bola
Karakter siswa yang diharapkan:
Disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu, tanggung jawab, tekun, dan teliti
Materi Pembelajaran
Bangun Ruang Sisi Lengkung
Pertemuan Ke-11 s.d. 13
1.
Sebuah tabung terdiri dari selimut tabung berupa persegi panjang dengan lebar t dan

2r

panjang

, alas dan tutup tabung berupa lingkaran dengan jari-jari r. Dengan demikian dapat dirumuskan:

2r
a.

Luas selimut tabung =

2rt
xt=

r 2
b.

Luas alas = luas tutup tabung =

2r 2 2rt 2r(r t)
c.

Luas permukaan tabung (lengkap) =

r 2 2rt r(r 2t)


d.
2.

Luas permukaan tabung tanpa tutup =

Pada tabung, alas tabung berupa lingkaran dan jarak antara kedua pusat alas dan tutup
merupakan tinggi tabung (t), maka volume tabung dirumuskan:

V r 2 t

atau V

1 2
d t
4

Keterangan:
V = volume tabung
r = panjang jari-jari tabung
d = diameter

3,14 atau
Pertemuan Ke-14 s.d. 16

22
7

1.
2.

3.

Kerucut adalah bangun ruang sisi lengkung yang mempunyai satu alas berbentuk
lingkaran dan satu sisi berbentuk bidang lengkung.
Sifat-sifat yang dimiliki kerucut, antara lain:
a.
Memiliki dua sisi
b.
Memiliki satu rusuk lengkung
c.
Memiliki satu titik sudut
Luas permukaan kerucut:
r 2

a.

Luas alas kerucut =

b.
c.

Luas selimut kerucut =


Luas sisi kerucut = luas alas kerucut + luas selimut kerucut

rs

r 2 rs
=

r (r s)

t2 r 2

s
d.
4.

Volume Kerucut:

1
V x luas alas x t
3
1
V r2 t
3
Pertemuan Ke-17 dan 18
1.
Bola merupakan bangun ruang sisi lengkung yang terjadi dari tumpukan empat buah
lingkaran. Keempat lingkaran itu dinamakan kulit bola. Sifat-sifat yang dimiliki bola, antara lain:
a.
Memiliki satu sisi
b.
Semua titik pada bola berjarak sama ke titik pusatnya
2.
Luas permukaan bola:

a.

Luas permukaan bola = 4

b.

Luas permukaan bola =

c.
3.

r2 atau

d2 dengan d = diameter

Luas belahan bola padat = 3


Volume bola
4
1
Volume bola r 3 atau Volume bola d3
3
6

r2

Pertemuan Ke-19 dan 20


Menyelesaikan masalah bangun ruang sisi lengkung
Contoh:
Lilik ingin membuat tempat pensil yang berbentuk tabung tanpa tutup dari kertas karton. Ia menulis ukuran diameter
10 cm dan tinggi 25 cm. Akan tetapi, setelah selesai dibuat ternyata tempat pensil itu terlalu besar dan ia mengurangi
tingginya menjadi 20 cm.
Berapakah luas kertas karton yang dibutuhkan untuk membuat tempat pensil pertama?
Berapakah perbandingan luas permukaan tempat pensil pertama dan kedua?
Jawab:
Tempat pensil pertama
d = 10 cm
1
. 10 5 cm
2
r=
t = 25 cm
Luas permukaan tabung pertama r (r 2t)
3,14 . 5(5 2 . 25)
15,7 . 55
863,5 cm2
Jadi, luas kertas karton yang dibutuhkan untuk membuat tempat pensil pertama adalah 863,5 cm 2

C.

Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan

D.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


Pertemuan Ke-11 s.d. 13
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman bangun ruang sisi lengkung
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami luas
permukaan dan volume tabung
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1.
2.
3.

Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami


luas permukaan tabung
Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami
volume tabung
Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang
menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu,
tanggung jawab, tekun, dan teliti

Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami cara menghitung luas permukaan tabung
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal memahami cara menentuukan volume tabung
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa diajak memahami luas permukaan tabung
4. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa diajak memahami volume tabung
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang luas permukaan dan volume tabung pada buku lks dan
buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan

1.
2.
3.

Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Pertemuan Ke-14 s.d. 16
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang bangun ruang kerucut
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam menentukan luas
permukaan dan volume kerucut
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami luas permukaan
Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami luas volume kerucut
Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu, tanggung
jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami luas permukaan dan volume kerucut
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal memahami cara menghitung luas permukaan dan volume kerucut
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa dapat menentukan hasil perhitungan luas permukaan dan volume
kerucut
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang luas permukaan dan volume kerucut pada buku lks dan
buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan

Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

1.
2.
3.

Pertemuan Ke-17 dan 18


Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang bangun ruang bola
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam menentukan luas
permukaan dan volume bola
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami luas permukaan bola
Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami volume bola
Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu, tanggung
jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami luas permukaan dan volume bola
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal memahami cara menghitung luas permukaan dan volume bola
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa dapat menentukan hasil perhitungan luas permukaan dan volume
bola
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang luas permukaan dan volume bola pada buku lks dan buku
penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Pertemuan Ke-19 dan 20
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang menyelesaikan masalah bangun ruang sisi lengkung
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam menyelesaikan
masalah bangun ruang sisi lengkung

1.
2.

Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami cara menyelesaikan masalah bangun ruang sisi lengkung
Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu, tanggung
jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami cara menyelesaikan masalah yang berkaitan
bangun ruang sisi lengkung
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal memahami cara menyelesaikan masalah yang berkaitan bangun
ruang sisi lengkung
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa dapat menentukan penyelesaian masalah yang berkaitan dengan
bangun ruang sisi lengkung
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang cara menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan
bangun ruang sisi lengkung pada buku lks dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:

1.
2.

Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa


Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
E.
F.

Alat dan Bahan


1. Alat
:
Penggaris
Busur derajat
Jangka
2. Sumber belajar :
Buku paket
Buku lain yang relevan
LKS Wajar
Penilaian
1. Teknik/jenis
: kuis dan tugas individu
2. Bentuk instrumen
: pertanyaan lisan dan tes tertulis
3. Instrumen/soal
:
1. Sebutkan bangun ruang yang termasuk bangun ruang sisi lengkung!
2. Hitunglah luas selimut tabung yang berdiameter 14 cm dan tinggi 12 cm!
3. Tentukan luas permukaan bola yang berdiameter 50 cm!
4. Perhatikan gambar!

5.

Hitunglah volume gambar di atas jika r = 8 cm!


Panjang jari-jari alas sebuah kerucut adalah 7 cm. Jika tingginya 24 cm, maka tentukan luas kerucut
tersebut!

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Palembang, Juli 2013


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd

Mata Pelajaran
Kelas

Matematika
IX

Semester

Bab 3
Statistika
Standar Kompetensi
:
Melakukan pengolahan dan penyajian data
Kompetensi Dasar
:
Menentukan rata-rata, median, dan modus data tunggal serta penafsirannya
Menyajikan data dalam bentuk tabel dan diagram batang, garis, dan lingkaran
Indikator
:
Mengumpulkan data dengan mencacah, mengukur, dan mencatat data dengan
tally
Mengurutkan data tunggal, mengenal data terkecil dan data terbesar serta
jangkauan data
Menyajikan data tunggal dan berkelompok dalam bentuk tabel dan diagram
piktogram, diagram batang, diagram lingkaran, dan diagram garis
Membaca/menafsirkan diagram suatu data
Menghitung mean, modus, median, dan kuartil data tunggal dan menjelaskan
makna mean, modus, median, dan kuartil data tunggal
Alokasi Waktu
:
16 jam pelajaran (8 x pertemuan)
A.
B.
1.
2.

3.
4.
5.
6.

7.
8.
1.
2.

Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mengumpulkan data dengan mencacah, mengukur, dan mencatat data dengan tali
Siswa dapat mengurutkan data tunggal, mengenal data terkecil dan data terbesar serta jangkauan data
Siswa dapat menyajikan data tunggal dan berkelompok dalam bentuk tabel dan diagram piktogram, diagram batang,
diagram lingkaran, dan diagram garis
Siswa dapat membaca/menafsirkan diagram suatu data
Siswa dapat menghitung mean, modus, median, dan kuartil data tunggal dan menjelaskan makna mean, modus,
median, dan kuartil data tunggal
Siswa dapat memahami tentang jangkauan, kuartil, dan jangkauan kuartil
Siswa dapat menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan jangkauan, kuartil, dan jangkauan kuartil
Karakter siswa yang diharapkan:
Disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu, tanggung jawab, tekun, dan teliti
Materi Pembelajaran
Statistika
Pertemuan Ke-21 s.d. 23
Data adalah keterangan atau kumpulan keterangan dalam suatu penelitian yang dapat digunakan untuk dasar
kajian (analisis atau kesimpulan)
Berdasarkan jenisnya, data dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:
a. Data Kuantitatif, yaitu data yang berupa bilangan dan nilainya bisa berubah-ubah.
Contoh: Jumlah siswa Kelas IX SMP Kencana sebanyak 500 siswa.
b. Data Kualitatif, yaitu data yang menggambarkan keadaan objek yang dimaksud.
Contoh : Selain disiplin, Arum juga bertanggung jawab.
Statistika adalah ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan data, perhitungan atau pengolahan data, serta
penarikan kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh
Populasi adalah sekumpulan objek yang memiliki karakteristik (sifat) yang sama, yang dijadikan sebagai sasaran
penelitian.
Sampel adalah bagian populasi yang dijadikan sebagai objek yang diteliti langsung dan dapat digunakan sebagai
dasar penarikan kesimpulan.
Pengumpulan data dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain:
a.
Bertanya langsung
b.
Observasi
c.
Eksperimen
d.
Mencari data dari sumber lain
Dalam pengumpulan data, khususnya data kuantitatif, kita dapat menggunakan dua kategori, yaitu:
a. Data cacahan
b. Data ukuran
Data dapat disajikan dalam bentuk tabel dan diagram
Pertemuan Ke-24 s.d. 26
Ukuran pemusatan data atau ukuran tendensi tunggal yang mewakili data ada tiga, yaitu mean, modus, dan median
Mean adalah rata-rata hitung suatu data. Mean dihitung dengan cara membagi jumlah nilai data dengan banyaknya
data.

Mean x
3.

Modus adalah nilai (data) yang paling sering muncul.


Untuk data kelompok dapat dicari dengan rumus berikut:

Mo Tb
4.

x1 x 2 x 3 ... xn
1 n
atau x xi
n
n i1

d1
. p
d1 d2

Median adalah nilai (data) tengah dari keseluruhan data setelah dalam keadaan diurutkan dari kecil ke besar atau
sebaliknya.
a. Data ganjil
xn 1
n1
Me
2
2
Untuk banyaknya data ganjil (n ganjil) maka median adalah nilai data ke
b. Data genap

, yaitu:

1
Me x n xn
1
2
2
2
c.

Data kelompok

fk
2
Me L
.p
fMe

Pertemuan Ke-27 dan 28


1.

2.
a.
b.
c.

Jangkauan suatu data adalah selisih datum terbesar


dengan datum terkecil. Biasanya, jangkauan dilambangkan
dengan J. Untuk mengetahui jangkauan suatu data, kamu
harus mengurutkan datum-datum pada data tersebut
terlebih dahulu
Kuartil suatu data diperoleh dengan membagi suatu data
terurut menjadi empat bagian sama besar. Kuartil terdiri
atas tiga macam, yaitu:

kuartil bawah (Q1)


kuartil tengah/median (Q2)
kuartil atas (Q3)
3. Cara menentukan kuartil, sebagai berikut:
Urutkan data dari yang terkecil sampai dengan yang terbesar
Tentukan Q2 atau median
Tentukan Q1 dengan membagi data di bawah Q2 menjadi dua bagian yang sama besar
4. Jangkauan kuartil atau jangkauan interkuartil (QR) adalah
selisih antara kuartil atas dan kuartil bawah.
QR = Q3 Q1
1
(Q3 Q1)
2
a.
b.
c.

C.
D.

5. Jangkauan semikuartil = Qd =
Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan
Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-21 s.d. 23
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang pengumpulan dan penyajian data
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami
pengumpulan dan penyajian data
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengumpulan data
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami penyajian data
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan,
dan sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin
tahu, tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:

1.
2.
3.
4.

Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami pengumpulan dan penyajian data
Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal memahami pengumpulan dan penyajian data
Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa dapat pengumpulan dan penyajian data
Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang pengumpulan dan penyajian data pada buku lks dan buku
penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Pertemuan Ke-24 s.d. 26
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang ukuran pemusatan data
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami mean,
median, dan modus
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengertian mean
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengertian median
3. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengertian modus
4. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan,
dan sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin
tahu, tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami mean, median, dan modus
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal memahami cara menentukan mean, median, dan modus
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa diajak memahami tentang mean, median, dan modus
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang ukuran pemusatan data pada buku lks dan buku penunjang
lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Pertemuan Ke-27 dan 28
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang ukuran penyebaran data
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami
Jangkauan dan kuartil
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengertian jangkauan
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengertian kuartil
3. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengertian jangkauan kuartil
4. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan,
dan sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin
tahu, tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami ukuran penyebaran data yaitu jangkauan, kuartil,
dan jangkauan kuartil

2.

Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal memahami cara menentukan jangkauan, kuartil, dan jangkauan
kuartil
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa diajak memahami tentang jangkauan, kuartil, dan jangkauan kuartil
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang ukuran penyebaran data pada buku lks dan buku
penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
E.

Alat dan Bahan


1. Alat
: diagram koordinat Cartesius
2. Sumber belajar :
Buku paket
Buku lain yang relevan
LKS Wajar

F.

Penilaian
1. Teknik/jenis
: kuis dan tugas individu
2. Bentuk instrumen
: pertanyaan lisan dan tes tertulis
3. Instrumen/soal
:
1. Sebutkan cara pengumpulan data yang tepat!
2. Diketahui data sebagai berikut: 25, 26, 22, 24, 26, 28, 21, 24, 26, 27, 28, 28, 30, 25, 29, 22, 21, 23, 25, 26,
23. Urutkan data tersebut, kemudian tentukan datum terkecil dan datum terbesar!
3. Hasil ulangan harian Sasa adalah sebagai berikut: 90, 80, 75, 86, 84, 95, 70. Hitunglah rata-rata nilai
ulangan harian Sasa!
4. Tentukan kuartil bawah (Q1), kuartil tengah (Q2), dan kuartil atas (Q3) dari data-data berikut: 20 35 50 45
30 30 25 40 45 30 35!
5. Nilai rata-rata Bahasa Inggris 6 anak adalah 6,5 sedangkan nilai rata-rata 4 anak adalah 8. Jika nilai
mereka digabungkan, maka tentukan nilai rata-ratanya!

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Palembang Juli 2013


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd

Mata Pelajaran

Matematika

Kelas

IX

Semester

Bab 4
Peluang Kejadian Sederhana
Standar Kompetensi
:
Memahami peluang kejadian sederhana
Kompetensi Dasar
:
Menentukan ruang sampel suatu percobaan
Menentukan peluang suatu kejadian sederhana
Indikator
:
Menjelaskan pengertian ruang sampel dan titik sampel
Menentukan ruang sampel suatu percobaan dengan mendata titik-titik sampelnya
Menghitung peluang masing-masing titik pada ruang sampel
Menghitung peluang dengan pendekatan frekuensi relatif
Menghitung peluang secara teoritis
Menentukan dan menghitung nilai peluang suatu kejadian
Alokasi Waktu
:
16 jam pelajaran (8 x pertemuan)

A.
B.

Tujuan Pembelajaran
Menjelaskan pengertian ruang sampel dan titik sampel
Menentukan ruang sampel suatu percobaan dengan mendata titik-titik sampelnya
Menghitung peluang masing-masing titik pada ruang sampel
Menghitung peluang dengan pendekatan frekuensi relatif
Menghitung peluang secara teoritis
Menentukan dan menghitung nilai peluang suatu kejadian
Karakter siswa yang diharapkan:
Disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu, tanggung jawab, tekun, dan teliti
Materi Pembelajaran
Peluang Kejadian Sederhana
Pertemuan Ke-29 s.d. 31
1. Kumpulan atau himpunan semua hasil yang mungkin muncul pada suatu percobaan
disebut ruang sampel, dilambangkan dengan S.
2. Adapun anggota-anggota dari S disebut titik sampel.
3. Banyak anggota (titik sampel) suatu ruang sampel dinyatakan dengan n(S).
4. Cara menentukan ruang sampel dari titik sampel ada tiga, yaitu dengan mendaftar, tabel,
dan diagram pohon.
Pertemuan Ke-32 dan 33
1. Frekuensi relatif adalah perbandingan banyaknya kejadian yang diamati dengan banyaknya percobaan.
frekuensi relatif dinyatakan dengan rumus sebagai berikut:

Frekuensi relatif =
2.

banyak kejadian K
banyak percobaan

Jika setiap titik sampel anggota ruang sampel S memiliki peluang yang sama maka peluang kejadian K yang
memiliki anggota sebanyak n(K) dinyatakan sebagai berikut:

P(K)

n(K)
dengan K S
n(S)

Pertemuan Ke-34 s.d. 36


1. Kisaran nilai peluang dalam tata bahasa Indonesia berarti membahas sekitar nilai peluang. Dari suatu
percobaan, jika kejadian-kejadian mempunyai kesempatan yang sama, maka nilai kemungkinan dari suatu
kejadian A ditentukan oleh:

P(A)
2.

n(A)
n(S)

Batas-batas nilai peluang kejadian A terletak pada nol dan satu. Ditulis dengan:

0 P(A) 1

Batas-batas nilai peluang:

Keterangan:
Nilai P(A) = 0 disebut peluang kejadian A yang mustahil atau peluang kemustahilan.
Nilai P(A) = 1 disebut peluang kejadian A yang pasti muncul atau peluang kepastian

A
3.

Hubungan peluang kejadian A dan

ditentukan oleh:

P(A)
a.

P(A) +

=1

P(A)
b.

= 1 P(A)

P(A)
c.
4.

P(A) = 1 Frekuensi harapan dari suatu kejadian ialah harapan banyaknya muncul suatu kejadian yang diamati dari
sejumlah percobaan yang dilakukan.
Fh = P(K) x N dengan P(K) = peluang kejadian K dan N = banyaknya percobaan

C.

Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan

D.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


Pertemuan Ke-29 s.d. 31
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi pemahaman tentang pengertian peluang
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami
pengertian peluang, ruang sampel, titik sampel, dan menentukan ruang sampel dengan mendaftar, tabel, dan
diagram pohon
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengertian peluang, ruang sampel, dan titik sampel
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami menentukan ruang sampel dengan mendaftar, tabel,
dan diagram pohon
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan,
dan sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin
tahu, tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami
ruang sampel dan titik sampel
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal memahami
cara menentukan ruang sampel dengan mendaftar, tabel,
dan diagram pohon
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa diajak
memahami
cara menentukan ruang sampel dengan
mendaftar, tabel, dan diagram pohon
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang
peluang, ruang sampel, menentukan ruang sampel dengan
mendaftar, tabel, dan diagram pohon pada buku lks dan
buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Pertemuan Ke-32 dan 33
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi penjelasan tentang cara menghitung peluang kejadian
Motivasi:

Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami cara
menghitung peluang kejadian
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami
cara menghitung peluang kejadian dengan frekuensi relatif
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat menentukan
cara menghitung peluang kejadian dengan rumus peluang
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang
menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu,
tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami cara menghitung peluang kejadian dengan frekuensi
relatif
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal menentukan cara menghitung peluang kejadian dengan rumus
peluang
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa diajak memahami cara menghitung peluang kejadian dengan
frekuensi relatif dan rumus peluang
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang cara menghitung peluang kejadian pada buku lks dan buku
penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya
Pertemuan Ke-34 s.d. 36
Pendahuluan
Apersepsi:
Siswa diberi penjelasan tentang kisaran nilai peluang
Motivasi:
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami kisaran
nilai peluang, batas-batas nilai peluang, dan frekuensi harapan
Kegiatan Inti
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami
kisaran nilai peluang
2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami
batas-batas nilai peluang
3. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami
frekuensi harapan
4. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik
serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan
sumber belajar lainnya; secara disiplin, kreatif, pantang
menyerah, rasa hormat dan perhatian, rasa ingin tahu,
tanggung jawab, tekun, dan teliti
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak memahami kisaran nilai peluang
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh soal menentukan batas-batas nilai peluang
3. Dengan berdiskusi dan tanya jawab siswa diajak memahami frekuensi harapan
4. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang kisaran nilai peluang, batas-batas nilai peluang, dan
frekuensi harapan pada buku lks dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan
penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru siswa diminta untuk membuat rangkuman materi
2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)

4.
5.
E.
F.

Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar
peserta didik
Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya

Alat dan Bahan


1. Alat
:
Dadu
Uang logam
Kartu bridge
2. Sumber belajar :
Buku paket
Buku lain yang relevan
LKS Wajar
Penilaian
1. Teknik/jenis
: kuis dan tugas individu
2. Bentuk instrumen
: pertanyaan lisan dan tes tertulis
3. Instrumen/soal
:
1. Tentukan ruang sampel pada pelemparan tiga mata uang logam!
2. Perhatikan huruf-huruf pada kata M A T E M A T I K A . Secara acak dipilih 1 huruf. Berapakah
peluangnya bahwa yang terpilih adalah huruf K?
3. Sebuah kotak berisi 5 bola merah dan 3 bola putih. Kita ambil 2 bola sekaligus dari kotak tersebut.
Tentukan peluang bahwa yang terambil itu bola merah dan bola putih!
4. Sebuah dadu dan uang logam dilempar secara bersama-sama. Tentukan peluang munculnya bilangan
ganjil dan sisi gambar!
5. Dua buah dadu dilempar bersama-sama sebanyak 108 kali. Tentukan frekuensi haraapan munculnya mata
dadu berjumlah 6!

Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 100 adalah sebagai berikut:


Nilai akhir = perolehan skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)

Mengetahui
Kepala SMP Azharyah

Hasanuddin, S.Pd, M.Pd

Palembang, Juli 2013


Guru Mata Pelajaran

R.A. Zainab, S.Pd