Anda di halaman 1dari 4

Judul

: Hukum Mendel

Tujuan

a) Untuk mempelajari angka-angka perbandingan Mendel melalui teori


kemungkinan.
b) Untuk memahami pengertian dominan, resesif, genotipe, dan
fenotipe.
c) Untuk mempelajari prinsip dominansi dan segregasi dengan
mengamati perkawinan silang ercis biji bulat dengan ercis biji kisut.
Dasar teori

Reproduksi organisme yang berkembang biak secara seksual terjadi melalu


peleburan gamet jantan dan gamet betina. Menurut Mendel setiap sifat
dikendalikan oleh sepasang faktor keturunan yang disebut gen. Pada
pembentukan gamet dalam peristiwa meiosis, pasangan kedua gen berpisah.
Kemudian pada saat terjadi fertilisasi, gamet-gamet yang mengandung gen itu
melebur pada gamet secara acak.
Salah satu percobaan Mendel adalah persilangan antara tanaman ercis biji
bulat dengan tanaman ercis biji kisut. Persilangan ini menghasilkan biji yang
seluruhnya berbiji bulat. Bila biji pada keturunan pertama ditanam dan dibiarkan
mengadakan penyerbukan sendiri, dihasilkan biji bulat dan biji kisut dengan
perbandingan 3:1. Hal ini terjadi karena peristiwa dominansi dan segregasi.
Alat dan bahan

1. Kotak genetika
2. Model gen berwarna hijau dan putih masing-masing 100 biji
3. Dua buah kotak yang diberi nama kotak jantan dan kotak betina
Cara kerja

1. Ambillah model gen hijau dan putih masing-masing 50 biji atau 100 biji
hijau dan 100 biji putih
2. Pisahkan sepasang model gen hijau dan sepasang model gen putih. Model
gen ini dimisalkan sebagai individu hijau dan individu putih
3. Bukalah pasangan gen pada nomor 2
4. Perlakuan ini dimisalkan peristiwa pemisahan gen pada pembentukan gen
baik oleh individu hijau maupun individu putih. Gabungkan model gen
jantan dan model gen betina putih dan begitu pula sebaliknya. Hasil yang
terbentuk adalah F1, yaitu keturunan individu hijau dan individu putih
5. Pisahkan kembali model gen hijau dari model gen putih (pada nomor 4).
Perlakuan ini menggambarkan pemisahan gen pada pembentukan gamet
oleh F1. Letakkan model gen betina dan model gen jantan baik hijau
maupun putih ke dalam kotak terpisah, yaitu ke dalam kotak betina dan
kotak jantan
6. Dengan mata tertutup ambillah secara acak (dikocok dahulu sebelumnya)
sebuah gen dari tiap-tiap kotak, kemudian pasangkan

7. Lakukan terus-menerus pengambilan model gen dari kedua kotak sampai


habis
8. Catatlah setiap pasang mode gen yang diambil itu kedalam tabel
pengamatan data berikut ini
Data pengamatan:
No
1
2

Pasangan
Hijau - hijau
Hijau - putih

Turus
IIII IIII IIII IIII IIII
IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII IIII
IIII
Putih - putih
IIII IIII IIII IIII IIII
Jumlah seluruhnya

Jumlah
25
50
25
100

Pertanyaan :
1. Dari hasil pencatatan data diatas, buatlah perbandingan frekuensi antara
pasangan-pasangan (hijau-hijau) : (hijau-putih) : (putih-putih) = 25 : 50 :
25
2. Kalau pasangan-pasangan model gen hijau-putih disusun sedemikian rupa
sehingga model gen hijau diatas yang putih, warna apa yang tertutup dan
warna apa yang menutupinya?
Warna yang tertutup adalah warna putih dan warna yang menutupinya
adalah hijau, karena warna hijau bersifat dominan dan warna putih
bersifat resesif.
3. Pasangan model gen manakah yang dimaksud pada soal nomor 2?
Hh ( Hijau )
4. Bagaimana perbandingan jumlah pasangan-pasangan ge tersebut apabila
pasangan hijau-putih diletakkan seperti pada nomor 2 itu?
5. Berapa macam pasangan model gen yang kamu peroleh? Jelaskan!
Terdapat tiga pasang model gen yaitu HH ( Hijau), Hh ( Hijau Muda ), hh
( Putih). Model gen ini diperoleh karena pada percobaan kali ini dilakukan
pembastaran dominasi penuh sehingga salah satu sifat akan dominan dan
menutupi sifat yang lain.
6. Dilihat dari warna yang tampak saja, berapa macam pasangan model gen?
Dilihat dari warna yang tampak terdapat 3 warna yaitu HH ( Hijau), Hh
( Hijau Muda ), hh ( Putih).
7. Bila percobaan diatas adalah persilangan antara dua hewan yang F1-nya
berfenotipe bulu hitam dengan genotipe Hh, dan model gen hijau adalah
gen yang bersifat dominan dan di beri simbol H, sedangakan gen putih
bersifat resesif diberi simbol h.
a. Lengkapilah skema persilangan dibawah ini dengan menuliskan
genotipenya
P

Hijau

Gamet

><

Putih

(fenotipe)

(genotipe)

H
F1

Hh

(fillial)

(Hijau Muda)

F1>< F1

Hh

Gamet

F2

><

Hh

HH
(Hijau)

Hh
(Hijau muda)

Hh
(Hijau muda)

hh
(Putih)

a.

Perbandingan fenotipe F2

Hijau

Hijau Muda

Putih

1
:
2
:
1
8. Diandaikan faktor yang menyebabkan biji bulat dilambangkan dengan H
dan faktor biji kisut dengan h, maka :
a. Tuliskan genotipe ercis parental homozigot yang berbiji bulat dan
bagaimana pula genotipe ercis berbiji kisut?
Hijau-Hijau (bulat) = 25
Hijau-Putih (bulat) = 50
Putih-Putih (kisut) = 25
b. Berapa macam gamet yang dihasilkan oleh ercis bji bulat pada
persilangan F1, tuliskan diagram!
P

Gamet

F1

Hijau

Putih

Bulat

kisut

Hh

(fillial)
F1>< F1

><

(Bulat)
=

Hh

><

Hh

(fenotipe)

(genotipe)

Gamet

F2

=
H

HH
Hh
(bulat)
(bulat)
h
Hh
hh
(bulat)
(kisut)
c. Bagaimana genotipe dan berapa macam fenotipe yang muncul pada F 2
bagaimana perbandingannya?
Perbandingan genotipe F2
HH
: Hh
: hh
1
:2
:1
Perbandingan fenotipe
F2
Bulat
: kisut
3
:1
d. Apakah yang menyebabkan terjadinya perbandingan fenotipe pada soal
diatas? Perbandingan fenotipe diatas disebabkan karena gen bulat
dominansi penuh terhadap gen kisut yang resesif. Maka model gen kisut
akan tertutupi oleh model gen bulat.

I.

Kesimpulan
Pada percobaan hukum mendel kita dapat membandingkan fenotip F 2
pada percobaan dominasi penuh akan menghasilkan perbandingan 3:1.
Pembastaran dominasi penuh adalah pembastaran yang ciri tampak pada
keturunannua tidak ditemukan sifat pertengahan, ini karena sifat yang muncul
adalah sifat dominan dan sifat resesif. Sifat dominan adalah sifat yang
menutupi sifat yang lain. Sifat resesif adalah sifat yang ditutup atau dikalahkan
oleh sifat dominan.
Pada percobaan ini juga akan menghasilkan F1 yang disilangkan lagi
dengan sesamanya sehingga menghasilkan keturunan yaitu F 2. Pada F2 dapat
dibandingkan genotipenya dan fenotipenya. Genotipe adalah satu set alel yang
dapat menentukan karakter, sifat, perilaku tertentu. Fenotipe adalah karakter,
sifat, perilaku tertentu yang dapat dilihat atau diamati oleh mata.