Anda di halaman 1dari 26

DIVISI NPM

JURNAL READING
Cows milk allergy and neonatal
short bowel syndrome:
comorbidity or true association?
A Diamanti1, AG Fiocchi2, T Capriati1,3, F Panetta1, N Pucci4, F Bellucci1
and G Torre1
European Journal of Clinical Nutrition (2014), 15
2014 Macmillan Publishers Limited All rights reserved 0954-3007/14

Oleh :
Ade Habibi
Pembimbing :
dr. Anik Puryatni Sp A (K)

Pendahuluan
SBS

Metode

Penelitian di Bagian Gastroenterologi Hepatologi dan unit Nutriti


pediatri Bambino Ges Hospital, Roma.

Kasus 1

Operasi volvulus pada usia 2 bulan. Dengan


residu usus 28 cm
usia 3 bulan muncul diare dan muntah episodik
ketika minum intact milk protein based formula
Susu diganti dengan extensively hidrolized
formula tetap menunjukan gejala diare
usia 7 bulan : OFC dengan free lactose formua
mengandung protein susu sapi pasien
mengalami diare berat dan vomiting
Follow up food chalange dilakukan tiap tahun
dan menunjukan hasil negatif pada usia 3 tahun

Kasus 2
usia 5 tahun dengan SBS karena oprasi midgut volvulus
dengan panjang residu usus 7 cm
Rehabilitasi nutrisi dengan formula regular dengan diare
menetap dan muntah berulang susu diganti dengan
extensively hydrolized formula
Usia 5 bulan, mengkonsumsi formula biasa muntah,
diare dan dehidrasi berat
Usia 11 bulan + IgE spesifik protein susu sapi dengan
SPT + pada diameter 6 mm casein dan betalactoglobulin
17 bulan + pada dosis 6 ml
20 bulan saat ini mengkonsumis hinggal 30 ml susu
sapi dengan toleransi.

Kasus 3

Anak usia 13 bulan, dengan multipel intestinal


atresia. Dioprasi usia 2 bulan,residu usus 30
cm
Diberi extensively Hidrolyze diikuti oleh
makanan pelengkap dengan makanan padat
termasuk protein susu sapi pada usia 6 bulan
Usia 12 bulan segera setelah meminum
formula reguler muncul makulopapular rash
generalisata,
flushing,
angioedema
dan
hipotensi
SPT +, spesifik IgE untuk protein susu +

Hasil

Diskusi

invasi bedah SIBO + atrofi mukosa usus


berperan penting pada terjadinya pada CMA

3 tahapan makanan pasien SBS


untuk mengoptimalkan adaptasi
:

Kesimpulan
Pasien

TERIMAKASIH

Analisis PICO

CRITICAL APRAISAL

Recruitment and Adjust


Confounding Factors
Metode

23

Apakah dilakukan randomisas


Validitas

tidak

ya

tidak

Tidak
24

Importance
Penelitian

25

Applicability
Apakah hasil dapat diaplikasikan ke pasien?

26