Anda di halaman 1dari 2

Analisis Lingkungan Kecamatan Padalarang

Kecamatan Padalarang merupakan bagian dari Kabupaten Bandung Barat dan terdiri dari
sepuluh desa. Kecamatan Padalarang memiliki potensi banyaknya aliran sungai dan memiliki
lahan yang subur. Terdapat 373 pemukiman kumuh di Kecamatan Padalarang. Jumlah penduduk
pada tahun 2014 adalah sebanyak 166.144 jiwa yaitu 10,30% penduduk Kabupaten Bandung
Barat. Kecamatan Padalarang memiliki luas wilayah 51,40 km2 sehingga kepadatan
penduduknya mencapai 3.232 jiwa/ km2, sedangkan Kabupaten Bandung Barat memiliki
kepadatan penduduk sebesar 1.236 jiwa/km2 yaitu lebih rendah dibandingkan Kecamatan
Padalarang.
Kecamatan Padalarang adalah salah satu kawasan industri di Indonesia. Terdapat 159
perusahaan industri di Padalarang, 142 unit industri besar (jumlah tenaga kerja lebih dari 100
orang) dan 9 unit industri sedang (jumlah tenaga kerja antara 20-99 orang) yaitu 42,86 persen
industri di Kabupaten Bandung Barat. Industri tersebut merupakan industri tekstil, kapur maupun
farmasi.
Banyaknya industri di Padalarang menjadi lahan pekerjaan bagi penduduk di kecamatan
padalarang. Sebanyak 46,04 % penduduk bekerja di sektor industri, terbanyak dibandingkan
sektor lainnya yaitu sektor perdagangan/ hotel/restoran (PHR) 16,40 %, jasa 9,42%, pertanian
5,78%, dan sektor lainnya.
Adanya industri tersebut menyebabkan dampak pada lingkungan di Kecamatan
Padalarang yaitu sebagai berikut :
1. Kondisi Air
Limbah dari industri menyebabkan Sungai Cibaur di Padalarang berwarna kemerahan
dengan bau yang menyengat. Air limbah tersebut mengandung serbuk marmer, kromium
heksavalen, merkuri, phthalate dan senyawa lain yang berbahaya bagi kesehatan. Kondisi
sungai yang seperti itu menyebabkan penduduk tidak bisa memanfaatkan air sungai untuk
kebutuhan sehari-hari.
Penggunaan air yang dilakukan oleh penduduk padalarang disebutkan bahwa pada
tahun 2014 bersumber pada 42,16 % dari sumur terlindung, 30,03% air dalam kemasan,
22,73% air leding, mata air terlindung 1,16%, dan sumber sir minum yang tidak bersih
3,92%.

2. Kondisi Udara
Kualitas udara salah satunya dipengaruhi oleh industri. Tercatat bahwa konsentrasi
debu pada udara ambien di Citatah sebesar 312,27 c/o mg/m3, sementara konsentrasi normal
adalah 260 c/o mg/ m3. Artinya tingkat polusi cukup tinggi yang berpengaruh pada
kesehatan masyarakat.
Risiko terjadinya penyakit seperti Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA), radang
tenggorokan, ginjal, pneumonia tinggi salah satunya diperngaruhi oleh kondisi udara di
Padalarang yang merupakan kawasan industri.

DAFTAR PUSTAKA
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat. 2015. Statistik Daerah Kecamatan Padalarang
Pada Tahun 2015. Bandung Barat : BPS Kabupaten Bandung Barat.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat. 2015. Kecamatan Padalarang Dalam Angka
Tahun 2015. Bandung Barat : BPS Kabupaten Bandung Barat.