Anda di halaman 1dari 20
KONSELING BERHENTI MEROKOK ® x % 9 7] H ue, BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT MAKASSAR 2011 LIMA Pengertian Rokok 01 Data dan Fakta tentang Rokok 01 Kandungan Rokok 02 Faktor Penyebab Merokok 02 Jenis Motivasi Merokok 05 Rokok dan Masalah Kesehatan 06 Penyakit Akibat Rokok 07 Cara Berhenti Merokok 11 Pengertian Rokok Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun- daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lain. Ada dua jenis rokok, rokok yang berfilter dan tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin. Data dan Fakta tentang Rokok Indonesia menduduki posisi peringkat ke-3 dengan jumlah perokok terbesar di dunia setelah Cina dan India (WHO, 2008). Pada tahun 2007 prevalensi merokok usia 15 tahun ke atas adalah sebesar 34,2% meningkat dari 31,5% tahun 2001. Kenaikan yang sangat signifikan, 4 kali lipat dari 1,3% menjadi 5,2% selama kurun waktu 2001 —2007 terjadi pada perokok perempuan. Umur mulai merokok semakin muda. Anak-anak berusia 5 — 9 tahun sudah mulai merokok dengan prevalensi tertinggi pada kelompok umur >15 tahun yaitu dari 0,4% tahun 2001 menjadi 1,9% tahun 2007 atau hampir 5 kalilipat. Tahun 2007, 40,5% populasi semua umur (91 juta orang) terpapar asap rokok di dalam rumah, perempuan lebih tinggi jumlahnya (54,4%) daripada laki-laki (26%) dan anak-anak usia 0 — 14 tahun jumlahnya 58,8% atau 40 juta anak terpapar asap rokok. Sebanyak 85,4% dari perokok berusia 10 tahun ke atas merokok di rumah bersama dengan anggota keluarga lainnya. Sebanyak 69% rumah tangga di Indonesia memiliki penegluaran untuk rokok, hal ini berarti di rumah minimal ada 1 orang perokok. Ada sekitar 1,5 juta orang dari rumah tangga perokok yang berobat penyakit hipertensi dengan biaya yang dihabiskan mencapai Rp 219 milyar sebulan atau Rp 2,6 triliun lebih setahun. Rumah tangga perokok juga mengeluarkan belanja untuk berobat penyakit asma sebanyak Rp 1,1 triliun, penyakit TBC sebanyak Rp 636 milyar, penyakit pernafasan lain Rp 4,3 triliun, dan penyakit jantung Rp 2,6 triliun. Tanpa subsidi biaya rawat inap, maka total biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat karena penyakit yang berkaitan dengan tembakau berjumlah 15,44 triliun. 01 Biaya rata-rata yang dibelanjakan oleh individu perokok untuk membeli tembakau dalam satu bulan adalah Rp 216.000,- dan secara makro, total biaya yang dibelanjakan oleh para perokok di Indonesia dalam satu bulan adalah Rp 12,77 triliun dan dalam satu tahun adalah Rp 153,25 triliun. Kerugian ekonomi total penduduk Indonesia dalam setahun akibat konsumsi produk-produk tembakau mencapai Rp. 338,75 triliun, atau lebih dari enam kali pendapatan cukai rokok pemerintah yang hanya Rp 53,9 triliun. Kandungan Rokok Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet Faktor Penyebab Merokok Faktor-faktor penyebab merokok dapat dibagi dalam beberapa golongan sekalipun sesungguhnya faktor-faktor itu saling berkaitan satu sama lain (Baradja, http://indote1.blogspot.com/, 22 Januari 2010): 1. Faktor genetik. Beberapa studi menyebut faktor genetik sebagai penentu dalam timbulnya perilaku merokok dan bahwa kecenderungan menderita kanker, ekstraversi dan sosok tubuh piknis, serta tendensi untuk merokok adalah faktor yang diwarisi bersama-sama. Studi menggunakan pasangan kembar membuktikan adanya pengaruh genetik, 02 KONSELING BERHENTI MEROKOK e) karena kembar identik, walaupun dibesarkan terpisah, akan memiliki pola kebiasaan merokok yang sama bila dibandingkan dengan kembar non-identik. Akan tetapi secara umum, faktor turunan ini kurang berarti bila dibandingkan dengan faktor lingkungan dalam menentukan perilaku merokok yang akan timbul. 2. Faktor kepribadian (personality). Banyak peneliti mencoba menetapkan tipe kepribadian perokok. Tetapi studi statistik tidak dapat memberi perbedaan yang cukup besar antara pribadi orang yang merokok dan yang tidak. Oleh karena itu tes-tes kepribadian kurang bermanfaat dalam memprediksi apakah seseorang akan menjadi perokok. 3. Faktor sosial. Beberapa penelitian telah mengungkap adanya pola yang konsisten dalam beberapa faktor sosial penting. Faktor ini terutama menjadi dominan dalam memengaruhi keputusan untuk memulai merokok dan hanya menjadi faktor sekunder dalam memelihara kelanjutan kebiasaan merokok. Kelas sosial, teladan dan ijin orangtua serta kakak-kakak, jenis sekolah, dan usia meninggalkan sekolah semua menjadi faktor yang kuat, tetapi yang paling berpengaruh adalah jumlah teman-teman yang merokok. Anak laki-laki yang menyatakan 'tidak ada’ temannya yang merokok, ternyata tidak ditemukan anak yang merokok, dibandingkan dengan jumlah 62% perokok di kalangan anak-anak yang menjawab ‘semua’ pada jumlah teman yang merokok. 4. Faktor kejiwaan (psikodinamik). Dua teori yang paling masuk akal adalah bahwa merokok itu adalah suatu kegiatan kompensasi dari kehilangan kenikmatan oral yang dini atau adanya suatu rasa rendah diri yang tak nyata. Freud, yang kebetulan juga pecandu rokok berat, menyebut bahwa pada sebagian anak-anak terdapat ‘peningkatan pembangkit kenikmatan di daerah bibir’ yang bila berkelanjutan dalam perkembangannya akan membuat seseorang mau merokok. Ahli lainnya berpendapat bahwa merokok adalah semacam pemuasan kebutuhan oral yang tidak dipenuhi semasa bayi. 5, Faktor sensorimotorik. Buat sebagian perokok, kegiatan merokok itu sendirilah yang membentuk kebiasaan tersebut, bukan efek psikososial atau farmakologiknya. Sosok sebungkus rokok, )) KONSELING BERHENTI MEROKOK 03 membukanya, mengambil dan memegang sebatang rokok, menyalakannya, mengisap (menyedot/inhalasi), mengeluarkan sambil mengamati asap rokok, aroma, rasa dan juga bunyinya-semua berperan dalam terciptanya kebiasaan ini. Dalam suatu penelitian ternyata lebih dari 11 persen menganggap aspek-aspek ini penting buat mereka. Hal ini juga jelas terlihat dalam perilaku seorang pengisap pipa—yang secara tekun melakukan ‘upacara' mencabut, membersihkan, mengetuk- ngetuk, mengisi tembakau dan akhirnya menyulutnya dengan cara khas pula, walaupun pada kesudahannya hanya ditutup dengan satu atau duaisapan saja. 6. Faktor farmakologis. Seorang yang mengisap sigaret memasukkan atau menyerap sekitar 0,05 hingga 0,15 mg nikotin pada setiap tarikan atau isapan atau sejumlah 1 hingga 2 mg per batang rokok. Beberapa studi menunjukkan bahwa nikotin memegang peranan penting dalam perilaku merokok. Misalnya, bila seorang perokok tidak akan dipuasi, bahkan mungkin mengalami sindroma penarikan (withdrawal) bila diberikan rokok bernikotin rendah. Rokok rendah nikotin yang saat ini ada di pasaran ternyata tidak populer; karena hal yang jelas yaitu kurang nikotin. Dibutuhkan mengisap sedikitnya 5 batang rokok semacam itu untuk memperoleh kadar nikotin dalam darah seperti bila merokokjenis yang populer dan biasa diisapnya. Dalam dua percobaan ditemukan bahwa perokok secara tak sadar merubah pola merokoknya, dengan mengatur kecepatannya supaya menjaga asupan nikotin yang cukup. Juga bila mengisap rokok bernikotin tinggi mereka akan memperlambat jarak mengisapnya dan mempercepatnya bila mengisap rokok bernikotin rendah. Juga dalam situasi bekerja yang normal seseorang akan kurang merokoknya bila memakai merk bernikotin tinggi, tetapi akan lebih sering merokok bila memakai merk bernikotin rendah. Kadar nikotin dalam darah sesudah merokok berbeda-beda bagi setiap orang, terapi bagi setiap perokok kadar ini mencapai derajat yang hampir selamanya konsisten setiap hari dan saat-saat yang berbeda dalam satu hari, suatu hal yang membuktikan ketergantungan bagi perokok untuk menjaga kadar nikotin darahnya. Tetapi dalam satu studi dibuktikan bahwa sesungguhnya seorang perokok masih dapat mentolerir dengan mudah bila kadar nikotin itu dikurangi dari 1,4 mg hingga 1 mg. 04 KONSELING BERHENTI MEROKOK eg Belum diketahui efek nikotin mana pada manusia dan binatang yang menimbulkan perasaan puas, atau mana yang menimbulkan ketergantungan. Nikotin mencapai otak dalam waktu singkat, mungkin pada menit pertama sejak disedot. Cara kerja bahan ini sangat kompleks. Pada dosis sama dengan yang didalam rokok, bahan ini dapat menimbulkan stimulasi dan rangsangan di satu sisi tetapi juga relaksasi di sisi lainnya. Efek ini tergantung bukan saja pada dosis dan kondisi tubuh seseorang, tetapi juga pada suasana hati (mood) dan situasi. Oleh karena itu bila kita sedang marah atau takut, efeknya adalah menenangkan; tetapi dalam keadaan lelah atau bosan, bahan itu akan merangsang dan memacu semangat. Jenis Motivasi Merokok Sebagai hasil dari studi ini kini terdapat kesepakatan tentang adanya tujuh jenis motivasi merokok (Baradja, http://indote1.blogspot.com/, 22 Januari 2010): 1. Alat pergaulan (psikososial). Merokok pada situasi sosial dan menggunakan nilai simbolis dari tindakan merokok ini untuk meningkatkan kehidupan bersosial. 2. Kepuasan saraf (sensorimotor). Merokok untuk kepuasan pada mulut, sensorik dan manipulasi rokok itu sendiri. 3. Sumber kenikmatan (indulgent). Merokok untuk memperoleh kenikmatan dan menambah kegembiraan dan kesenangan yang sudah ada. Inilah jenis yang paling umum. Dua atau tiga jam dapat berlalu tanpa keinginan untuk merokok, namun pada situasi bergembira dapat lebih sering. 4. Penenang (sedatif). Merokok untuk menghilangkan perasaan tak enak, bukan untuk kenikmatan. Perasaan lega kadang-kadang juga timbul karena kegiatan sensorimotor seperti rasa tenang bila mengelus-elus rokok sebelum disulut, namun umumnya rasa lega timbul sebagai efek sedatif dari nikotin yang bekerja. ) KONSELING BERHENTI MEROKOK 05 5. Perangsang (Stimulasi) Efek stimulan dari nikotin dipakai untuk 'mengangkat' atau memacu semangat, membantu berfikir dan konsentrasi, mencegah kelelahan dan mempertahankan kinerja pada tugas yang monoton dan lama, serta meningkatkan kemampuan dalam situasi stres. 6. Memenuhi kecanduan (addiktif). Merokok semata-mata untuk memenuhi tuntutan atau mencegah terjadinya sindroma penarikan, yang akan timbul apabila seorang perokok telah melewatkan 30-40 menit atau kurang tanpa rokok. 7. Keterbiasaan (otomatis). Ini terjadi pada sebagian perokok berat yang dengan tidak disadari lagi secara otomatis akan mencari sebatang rokok. Ini baru disadari hanya jika tangannya sudah kosong, yakni tidak memegang rokok. Rokok dan Masalah Kesehatan Berikut adalah beberapa dampak bahaya merokok bagi tubuh Manusia: Reproduksi dan Fertilitas: Pengaruh dari merokok terhadap reproduksi dan kesuburan cukup fatal. Merokok dapat meningkatkan risiko impotensi, kerusakan sperma, mengurangijumlah sperma dan menyebabkan kanker testis. Mulut dan Gigi: Merokok dapat menyebabkan bau mulut dan gigi bernoda. Hal ini juga dapat menyebabkan penyakit gusi dan kerusakan indera perasa. Penyebab paling serius dari merokok pada area ini adalah peningkatan risiko mengembangkan kanker pada lidah, tenggorokan, dan bibir. Kulit; Merokok mengurangi jumlah oksigen ke kulit sehingga dapat mempercepat penuaan dan kulittampak abu-abu. Tulang: Merokok dapat menyebabkan tulang cepat lemah dan rapuh. Wanita terutamanya, 5-10% lebih mungkin untuk menderita osteoporosis dibandingkan non- perokok. 06 KONSELING BERHENTI MEROKOK | Perut: Merokok dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker perut dan resiko kanker ginjal, pankreas dan kandung kemih. Paru-paru: Merokok menyebabkan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). PPOK adalah penyakit progresif yang membuat seseorang sulit untuk bernapas. Banyak perokok tidak tahu bahwa mereka telah terkena penyakit ini hingga sudah terlambat. Tidak ada obat untuk penyakit ini dan tidak ada cara untuk membalikkan kerusakan. Jantung: Karbon monoksida dari rokok mencuri oksigen darah dan mengarah pada pengembangan kolesterol mengendap di dinding arteri. Efek ini meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Penyakit Akibat Rokok Berikut ini daftar penyakit yang disebabkan oleh rokok, seperti dikutip dari Netdoctor.co.uk dan Buzzle, Kamis (7/7/2011) yaitu: 1. Kanker paru Diketahui sekitar 90 persen kasus kanker paru diakibatkan oleh rokok. Hal ini karena asap rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat dari asap rokok ini akan merangsang sel di paru-paru menjadi tumbuh abnormal. Diperkirakan 1 dari 10 perokok sedang dan 1 dari 5 perokok berat akan meninggal akibat kanker paru. 2. Kanker kandung kemih Kanker kandung kemih terjadi pada sekitar 40 persen perokok. Studi menemukan kadar tinggi dari senyawa 2-naphthylamine dalam rokok menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih. 3. Kanker payudara Perempuan yang merokok lebih berisiko mengembangkan kanker payudara. Hasil studi menunjukkan perempuan yang mulai merokok pada usia 20 tahun dan 5 tahun sebelum ia hamil pertama kali berisiko lebih besar terkena kanker payudara. @) KONSELING BERHENTI MEROKOK 07 4, Kanker serviks Sekitar 30 persen kematian akibat kanker serviks disebabkan oleh merokok. Hal ini karena perempuan yang merokok lebih rentan terkena infeksi oleh virus menular seksual 5, Kanker kerongkongan Studi menemukan bahwa asap rokok merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker esofagus telah dikaitkan dengan merokok. 6. Kanker pencernaan Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, tapi ada beberapa asap yang tertelan sehingga meningkatkan risiko kanker gastrointestinal (pencernaan). 7. Kanker ginjal Ketika seseorang merokok, maka asap yang mengandung nikotin dan tembakau akan masuk ke dalam tubuh. Nikotin bersama dengan bahan kimia berbahaya lainnya seperti karbonmonoksida dan tar menyebabkan perubahan denyut jantung, pernapasan sirkulasi dan tekanan darah. Karsinogen yang disaring keluar dari tubuh melalui ginjal juga mengubah sel DNA dan merusak sel-sel ginjal. Perubahan ini mempengaruhi fungsi ginjal dan memicu kanker. 8. Kanker mulut Tembakau adalah penyebab utama kanker mulut. Diketahui perokok 6 kali lebih besar mengalami kanker mulut dibandingkan dengan orang yang tidak merokok, dan orang yang merokok tembakau tanpa asap berisiko 50 kali lipat lebih besar. 9. Kanker tenggorokan Asap rokok yang terhirup sebelum masuk ke paru-paru akan melewati tenggorokan, karenanya kanker ini akan berkaitan dengan rokok. 10. Serangan jantung Nikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan 08 KONSELING BERHENTI MEROKOK e meningkatkan tekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen dalam darah lebih banyak yang membuat jantung memompa darah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung 11. Penyakit jantung koroner (PJK) Sebagian besar penyakit jantung koroner disebabkan oleh rokok dan akan memburtuk jika memiliki penyakit lain seperti diabetes melitus. 12. Aterosklerosis Nikolin dalam asap rokok bisa mempercepat penyumbatan arteri yang bisa disebabkan oleh penumpukan lemak. Hal ini akan menimbulkan terjadinya jaringan parut dan penebalan arteri yang menyebabkan arterosklerosis. 13, Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) Kondisi ini menycbabkan aliran darah terhalangi sehingga membuat seseorang sulit bernapas, dan sekitar 80 persen kasus PPOK disebabkan oleh rokok. Kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya emfisema (sesak napas akibat kerusakan pada kantung udara atau alveoli) dan bronkitis kronis (batuk dengan banyak lendir yang terjadi terus menerus selama 3 bulan) 14. Impotensi Bagi laki-laki berusia 30-an dan 40-an tahun, maka merokok bisa meningkatkan risiko disfungsi ereksi sekitar 50 persen. Hal ini karena merokok bisa merusak pembuluh darah, nikotin mempersempit arteri sehingga mengurangi aliran darah dan tekanan darah ke penis. Jika seseorang sudah mengalami impotensi, maka bisa menjadi peringatan dini bahwa rokok sudah merusak daerah lain di tubuh. 15. Gangguan medis lainnya Beberapa gangguan medis juga bisa disebabkan oleh rokok seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), gangguan kesuburan, memperburuk asma dan radang saluran napas, berisiko lebih tinggi mengalami degenerasi makula (hilangnya penglihatan secara bertahap), katarak, menjadi lebih sering sakit-sakitan, menimbulkan noda di KONSELING BERHENTI MEROKOK 09 gigi dam gusi, mengembangkan sariawan di usus serta merusak penampil 16. Dampak Pada Kehamilan Dampak asap rokok orang lain (AROL) terhadap kehamilan antara lain berat badan bayi lahir rendah (BBLR) dan bayi lahir prematur, sindroma Kematian Bayi Mendadak (Sudden Infant Death Syndroma (SIDS), dan efek pada bayi berupa pertumbuhan janin dalam rahim terhambat dan keguguran spontan. 17. Dampak Pada Anak-anak Meningkatkan frekuensi penyakit saluran pernafasan (batuk, sesak nafas) dibandingkan dengan anak-anak bukan perokok. Frekuensinya lebih tinggi apabila kedua orang tuanya perokok. Ini merupakan hasil survey yang dilaporkan The Surgeon General; dalam “The Health Consequences of Involuntary Exposure to Tobacco Smoke”, juga merupakan hasil survey Yue Chen BM, et al dan Strachan D, et al. Paparan Asap Rokok Orang Lain (AROL) memperburuk asma yang sudah ada sebelumnya dan menyebabkan gejala asma baru pada anak-anak, juga pada orang dewasa; ini merupakan hasil studi tentang “Proposed Identification of Environmental Tobacco Smoke as a Toxic Air Contaminant", dan studi yang dilakukan Samet JM,. Et al dan Tager IB. Menyebabkan Otitis media atau penyakit telinga bagian tengah, yaitu penyakit yang biasa diderita pada masa kanak-kanak. Apabila tidak diobati, akan menyebabkan tuli. Temuan ini diperoleh dari penelitian “The Health Consequences of Involuntary Exposure to Tobacco Smoke” yang dilaporkan oleh The Surgeon General dan penelitian yang dilakukan oleh California Environmental protection Agency, Office of Environmental Hazard Assessment, Health Effects of Exposure to Environmental Tobacco Smoke. Dengan kumulasi bukti-bukti ilmiah yang ada, maka sejak tahun 1986, Amerika serikat telah menyimpulkan bahwa AROL memperlambat pertumbuhan dan menurunkan fungsi paru pada masa anak-anak dan ada hubungan antara ibu yang merokok pada masa hamil dengan akibatnya setelah melahirkan. 1 0 KONSELING BERHENTI MEROKOK =) Cara Berhenti Merokok MATIKAN ROKOK ANDA Berhenti merokok memang tidak mudah, tapi bukan hal yang mustahil untuk SEKARANG WW dilakukan. Banyak perokok yang telah berhasil berhenti merokok melalui berbagai cara. Berikut adalah beberapa ct batt tips untuk membantu Anda memulai = lembar baru tanpa asap rokok. SS 1. Pahamialasan Anda untuk berhenti = Keputusan Anda untuk berhenti merokok =o memang sangat baik, tapi apakah Anda ae tahu mengapa Anda melakukannya? Alasan umum seperti "merokok buruk ee bagi kesehatan" saja terkadang tidak Ke cukup. Untuk menciptakan tekad dan motivasi diri yang kokoh, Anda butuh SEBELUM ROKOK MEMATIKAN ANDA suatu alasan yang kuat dan bersifat pribadi. Misalnya, mungkin Anda ingin DAN ORANG DI SEKITAR ANDA melindungi keluarga Anda dari bahaya racun yang disebabkan asap rokok? Mungkin juga Anda takut terkena kanker paru- paru, atau Anda ingin terlihat lebih muda dan merasa lebih sehat? Pilihlah suatu alasan yang cukup kuat bagi Anda untuk menjadi pegangan di kala Anda menghadapikesulitan nantinya saat berhenti merokok. 2. Pilih terapi yang sesuai dengan kondisiAnda Anda pernah mendengar istilah "cold turkey"? Istilah tersebut digunakan bagi perokok yang berhenti merokok secara total dan langsung (tidak bertahap). Mungkin cara ini terdengar menarik, Anda tinggal membuang seluruh rokok Anda dan mendeklarasikan bahwa Anda sudah berhenti merokok. Mudah bukan? Jangan salah, teknik “cold turkey"belum tentu berhasil untuk semua orang, karena hal tersebut tidaklah mudah untuk dilakukan. Di antara mereka yang berusaha berhenti merokok tanpa bantuan terapi atau pengobatan, sebanyak 95% akhirnya kambuh lagi untuk merokok. Ingat, merokok adalah suatu adiksi (kecanduan). Otak seorang perokok membutuhkan nikotin lebih dan lebih lagi agar dapat berkonsentrasi dengan baik. Ketika tidak ada asupan nikotin dari rokok (karena perokok berhenti KONSELING BERHENTI MEROKOK ] ] mendadak), gejala putus nikotin bisa terjadi, dan dibutuhkan kesabaran dan motivasi yang sangat kuat untuk melawannya. 3. Berkonsultasilah dengan dokter Anda mengenai terapi berhenti merokok. Di pasaran memang terdapat beberapa produk untuk membantu mereka yang ingin berhenti. Namun, produk-produk seperti permen karet atau nicotine patch ini tidak selamanya efektif membantu Anda berhenti merokok, karena produk ini pada esensinya hanya menjadi sumber nikotin lain untuk tubuh Anda (tidak mengurangi atau menghentikan kecanduan nikotin). Saat ini telah tersedia obat yang terbukti efektif untuk membantu berhenti merokok. Cara kerjanya adalah dengan menduduki reseptor nikotin di otak, sehingga ketika Anda merokok, nikotin yang masuk tidak lagi memberikan rasa nikmat, dan pada akhirnya mengurangi minat Anda untuk merokok. Selain itu obat ini juga membantu mengurangi gejala putus nikotin, seperti depresi dan sulit berkonsentrasi. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang terapi berhenti merokok termasuk penggunaan obat, berkonsultasilah dengan dokter Anda. Ingat, obat ini termasuk obat keras, jadi jangan gunakan obat ini tanpa pengawasan dokter. 4. Jangan lakukan perjuangan ini sendirian Perokok yang memiliki semangat pun merasakan susahnya berhenti merokok tanpa dukungan dari sekitarnya. Untuk berhenti merokok memang bukan suatu hal yang mudah, dan dukungan dan keluarga, teman, rekan kerja, dan lingkungan pergaulan lainnya menjadi faklor yang lurul berperan penting dalam mensukseskan usaha ini. Beritahukan kepada teman, keluarga, dan rekan kerja Anda tentang niat Anda untuk berhenti. Dukungan mereka akan sangat membantu Anda meraih kesuksesan dalam perjuangan Anda berhenti merokok. Anda juga bisa ikut bergabung dalam support group atau berkonsultasi dengan konselor. Terapi perilaku adalah jenis konseling yang membantu Anda mengidentifikasi dan melaksanakan strategi yang bisa Anda terapkan untuk berhenti merokok. Gabungkan terapi perilaku ini dengan terapi pengobatan lainnya untuk meningkatkan kemungkinan Anda untuk sukses. 5. Hadapi stress dengan bijak Salah satu alasan orang merokok adalah karena nikotin membuat mereka merasa nyaman dan rileks. Ketika Anda berhenti merokok, Anda membutuhkan cara lain untuk mengatasi stress. Tak ada salahnya Anda mencoba ke spa untuk ] 2 KONSELING BERHENTI MEROKOK ge mendapatkan pijit terapi / relaksasi, mendengarkan lagu yang menenangkan, atau mempelajari yoga. Sebisa mungkin, hindari situasi yang membuat Anda stress selama minggu-minggu pertama Anda berhenti merokok. 6. Hindari kebiasaan yang mendorong Anda untuk merokok Beberapa aktivitas tertentu dapat memicu keinginan Anda untuk merokok. Misalnya, kebiasaan minum kopi di pagi hari sambil merokok. Jika Anda_terbiasa melakukannya, cobalah mengganti kopi dengan teh selama beberapa minggu. Jika Anda terbiasa merokok setelah makan, cobalah mencari kegiatan lain untuk dilakukan setelah makan, misalnya menyikat gigi atau mengunyah permen karet bebas gula. 7. Bersihkan rumah Anda Buanglah semua atribut rokok seperti bungkus rokok, asbak, dan korek api | lighter Anda. Cuci semua baju | pakaian yang berbau rokok, dan bersihkan karpet, gorden, dan perabotan lain yang dibuat dari kain yang dapat menyerap bau rokok. Gunakan pengharum dan penyegar ruangan untuk membantu Anda menghilangkan bau rokok di rumah Anda, sebab bau rokok akan merangsang Anda untuk kembali merokok. 8. Coba dan coba lagi Berhenti merokok memang bukan perjuangan yang mudah. Tak jarang akhirnya perokok yang berusaha berhenti merokok akan kambuh lagi. Beberapa perokok juga harus mencoba berhenti beberapa kali sebelum akhirnya bisa lepas lolal dan rokok. Cobalah untuk menganalisa situasi dan suasana hati yang dapat memicuAnda untuk kembali merokok. Pakailah kondisi tersebut sebagai suatu kesempatan untuk menguatkan kembali komitmen Anda untuk berhenti. Begitu Anda memutuskan untuk mencoba lagi, tetapkan tanggal berhenti Anda dalam 1 bulan ke depan. 9. Ayo berolahraga! Aktivitas fisik dapat mengurangi ketagihan terhadap rokok dan membantu Anda mengatasi gejala putus nikotin. Ketika Anda merasa ingin merokok, segera alihkan energi Anda untuk berlari, berjalan cepat, bersepeda, atau bersepatu roda. Tak perlu olahraga yang berat, cukup yang intensitasnya sedang saja, misalnya mengajak hewan peliharaan Anda berkeliling lingkungan atau mencabut rumput liar di halaman rumah Anda. Kalori ekstra yang Anda bakar juga akan membantu mencegah terjadinya kenaikan berat badan yang mungkin terjadi saat Anda berhenti merokok. KONSELING BERHENTI MEROKOK ] 3 10. Perbanyak konsumsi buah dan sayur Jangan mencoba untuk berdiet ketika Anda berhenti merokok - terlalu banyak larangan | batasan bisa berbalik merugikan rencana awal Anda. Sebaliknya, perbanyaklah konsumsi buah, sayur, dan produk susu rendah lemak. Sebuah penelitian yang dilaksanakan oleh Duke University mengimplikasikan bahwa makanan-makanan ini membuat rasa rokok menjadi tidak enak. Hal ini akan membantu Anda melawan ketagihan sekaligus memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk melawan penyakit. 11. Pilih Hadiah Anda Selain memberikan manfaat kesehatan yang besar, salah satu keuntungan dari berhenti merokok adalah Anda bisa menabung uang yang biasanya digunakan untuk membeli rokok. Hadiahi diri Anda dengan membeli sesuatu yang Anda sukai dari ssebagian uang yang Anda tabung tersebut. 12. Lakukan ini demi kesehatan Anda Dalam waktu singkat saja, berhenti merokok langsung memberikan manfaat kesehatan bagi Anda. Tekanan darah dan denyut jantung Anda akan turun dalam waktu 20 menit setelah Anda berhenti merokok. Dalam waktu 1 hari, kadar oksigen dan karbon monoksida dalam darah Anda akan kembali normal, dan risiko penyakit jantung berkurang. ] 4 KONSELING BERHENTI MEROKOK ? Catatan : 9 KONSELING BERHENTI MEROKOK 15 Catatan : 16 KONSELING BERHENTI MEROKOK 4 Berhentilah Merokok Sekarang Jugal!