Anda di halaman 1dari 20

PENINGKATAN KELEMBAGAAN & KAPASITAS SDM

TIM REAKSI CEPAT


BAGI APARATUR BPBD KAB/KOTA SE-SUMATERA BARAT
ANAI RESORT, 13 s/d 15 Desember 2011

BIDANG KEDARURATAN & LOGISTIK

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH


PROVINSI SUMATERA BARAT

DASAR HUKUM
1. Undang-Undang Dasar 1945
2. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
3. Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan
Penanggulangan Bencana.
4. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2008 tentang Pendanaan dan
Pengelolaan Bantuan Bencana.
5. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2008 tentang Peran Serta Lembaga
International dan Lembaga Asing Non Pemerintah Dalam Penanggulangan
Bencana.
6. Peraturan Presiden Nomor
Penaggulangan Bencana.

Tahun

2008

tentang

Badan

Nasional

7. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131 Tahun 2003 tentang Pedoman
Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi Di Daerah.
8. Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 3 Tahun
2008 tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2008 tentang Pedoman
Organisasi dan Tata Kerja BPBD.

PENGERTIAN
Tanggap darurat bencana adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan
segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang
ditimbulkan, yang meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta
benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi,
penyelamatan, prasarana dan sarana.
Tim Reaksi Cepat (TRC) adalah suatu tim yang dibentuk oleh Kepala
BNPB/BPBD, terdiri dari instansi/lembaga teknis/non-teknis terkait yang bertugas
melaksanakan kegiatan kaji cepat bencana dan dampak bencana pada saat
tanggap darurat meliputi penilaian kebutuhan (need assessment), penilaian
kerusakan dan kerugian (damage and losses assessment) serta memberikan
dukungan pendampingan (membantu BPBD Provinsi/BPBD Kab/Kota) dalam
penanganan darurat bencana.

TUGAS POKOK TRC


Melakukan kajian secara cepat dan tepat di lokasi bencana.
Membantu BPBD Provinsi/Kab/Kota.
Memperlancar koordinasi dengan seluruh sektor terkait
dalam penanganan bencana.

PERSYARATAN ANGGOTA TRC


Kualifikasi Personil:
Sehat Jasmani dan Rohani
Telah mengikuti pelatihan/workshop TRC.
Berpengalaman di bidang kedaruratan bencana.
Bersedia ditugaskan ke lokasi bencana minimal 3 s/d 7 hari.
Setiap saat, bersedia ditugaskan dengan membawa
perlengkapan perorangan yang dapat diambil dalam waktu
relatif singkat.

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH


PROVINSI SUMATERA BARAT

(Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 9/2009 )


BAGAN ORGANISASI
KEPALA BPBD
SEKDAPROV

KEPALA PELAKSANA
SEKRETARIS

SUBBAG
UMUM

SUBBAG
KEUANGAN

SUBBAG
KEPEGAWAI
AN

BIDANG

BIDANG

BIDANG

PENCEGAHAN DAN
ESIAPSIAGAAN

KEDARURATAN DAN LOGISTIK

REHABILITASI DAN
REKONSTRUKSI

SUBBID
PENCEGAHA
N

SUBBID
KESIAPSIAGA
AN

SUBBID
LOGISTIK

SATGAS PUSDALOPS
PENANGGULANGAN
BENCANA

SUBBID
SUBBID
SUBBID
REKONSTRU
REHABILITAS
KEDARURATA
KSI
I
N
IR. ADE EDWARD/BPBD SUMBAR
pusdalopspbsumbar@yahoo.com

PENUGASAN & PERAN STRATEGIS


TIM REAKSI CEPAT (TRC )
PUSDALOPS PB

INFORMASI AWAL KEJADIAN

PENETAPAN STATUS/
TINGKAT BENCANA

SURAT KEPUTUSAN
STATUS BENCANA

BNPB

NASIONAL

BPBD PROV

PROVINSI

BPBD KAB/KOTA

KABUPATEN/KOTA

PENUGASAN

TIM REAKSI CEPAT


(LINTAS SEKTOR)

HASIL KAJI CEPAT & MASUKAN


INSTANSI/LEMBAGA TERKAIT

SISTEM KOMANDO TANGGAP DARURAT


GUB/BUP/BUP

TRC

KOMANDO TD

KEPALA
BNPB

( Pengerahansumberdaya )

BPBD

KOMANDAN
PENANGANAN DARURAT

menunjuk pejabat

Perwakilan
Bertugas di POSKO TD

berwenang mengendalikan

PUSAT
PENGENDALIAN
OPERASI

ACUAN
Pelaksanaan TD

MENGAKTIFKAN
MENINGKATKAN

POS KOMANDO TANGGAP DARURAT


KEWENANGAN
Memberikan data
& informasi ttg
penanganan TD
Pengambilan
keputusan

SEKTOR/LEMBAGA

FUNGSI

MEMBENTUK

POS KOMANDO
LAPANGAN

MENYUSUN
RENCANA OPERASI
TANGGAP DARURAT

TUGAS
penanganan TD

KOORDINASI
KENDALI
PEMANTAU
EVALUASI

Bencana
Status Darurat

SISTEM KOMANDO TANGGAP DARURAT


PUSDALOPS
BNPB

BNPB

SKPD/TNI/POLRI/
INSTANSI

GUB/BUP/WAKO

SK PENETAPAN STATUS
DARURAT BENCANA

BPBD

SK PENETAPAN KOMANDO
TANGGAP DARURAT DARURAT

POS KOMANDO TANGGAP DARURAT UTAMA


TIM REAKSI
CEPAT

KOMANDAN
PENANGANAN DARURAT

PUSDALOPS
(PUSAT PENGENDALIAN OPERASI)

POS AJU
BNPB

POS KOMANDO
TANGGAP DARURAT
LAPANGAN

PERWAKILAN
SKPD/TNI/POLRI/
INSTANSI/LEMBAGA

RENCANA OPERASI
TANGGAP DARURAT

POS PENDUKUNG
LAPANGAN
( POSDUKLAP)

SISTEM KOMANDO TANGGAP DARURAT


PUSDALOPS
BNPB

BNPB

SKPD/TNI/POLRI/
INSTANSI

GUB/BUP/WAKO

SK PENETAPAN STATUS
DARURAT BENCANA

BPBD

SK PENETAPAN KOMANDO
TANGGAP DARURAT DARURAT

POS KOMANDO TANGGAP DARURAT UTAMA


TIM REAKSI
CEPAT

POS AJU
BNPB

KOMANDAN
PENANGANAN DARURAT

PERWAKILAN
SKPD/TNI/POLRI/
INSTANSI/LEMBAGA

PUSAT PENGENDALIAN
OPERASI TD

RENCANA OPERASI
TANGGAP DARURAT

POS KOMANDO
TANGGAP DARURAT
LAPANGAN

POS PENDUKUNG
LAPANGAN
( POSDUKLAP)

ORGANISASI KOMANDO TANGGAP DARURAT BENCANA


Gubernur
Ka-BPBD
Provinsi

Struktur
Organisasi SKTD

Instansi/Lembaga/
Pihak terkait

Komandan
Wakil Komandan

Sekretariat

Perwakilan
Instansi/Lembaga

Humas

Keselamatan dan
Keamanan

Bidang
Perencanaan

Bidang
Operasi

Bidang
Logistik dan
Peralatan

Bidang
Administrasi
Keuangan

Seksi..

Seksi..

Seksi..

Seksi..

Seksi..

Seksi..

Seksi..

Seksi..

Catatan : Dapat diperluas sesuai kebutuhan

PENUGASAN TRC
A. TAHAP PERSIAPAN
1. Informasi Awal Darurat Bencana
2. Penugasan Tim Reaksi Cepat

B. TAHAP PELAKSANAAN
1. Pemberangkatan TRC menuju Ibukota Prov/Kab/Kota lokasi bencana.
2. Kedatangan di daerah bencana

3. Peninjauan Lapangan di lokasi bencana.


a. Masing-masing sub Tim melakukan peninjauan lapangan untuk melakukan Identifikasi
b. Membantu BPBD Prov/Kab/Kota melalui pola pendampingan
c. Membantu BPBD Prov/Kab/Kota untuk memberikan Press Release kepada mass media
d. Mengirimkan laporan Tim tentang perkembangan bencana dan
mendesak

upaya yang telah dilakukan serta kebutuhan

C. EVALUASI
1. Melanjutkan peninjauan lapangan tambahan pada daerah yang belum dapat ditinjau
2. Membantu BPBD Prov/Kab/Kota melalui pola pendampingan untuk melaksanakan evaluasi penanggulangan bencana
bersama dengan sektor terkait

D. PENGAKHIRAN
1. Pengakhiran tugas TRC berdasarkan perintah dari BNPB/BPBD
2. Melaporkan kepada BPBD setempat bahwa penugasan Tim akan segera berakhir dan meminta izin untuk
meninggalkan lokasi bencana
3. Persiapan meninggalkan lokasi dan pelaksanaan demobilisasi.

PENUGASAN TRC
A. TAHAP PERSIAPAN
1. Informasi Awal Darurat Bencana
2. Penugasan Tim Reaksi Cepat
a. Konfirmasi kesediaan perorangan
1. Anggota TRC pada kesempatan pertama melapor pada atasan
melaksanakan tugas.

masing-masing tentang kesiapan untuk

2. Atasan anggota TRC memberikan respon atas kesiapan anggotanya untuk melaksanakan tugas
3. Anggota TRC wajib segera merespon dalam waktu yang telah ditentukan pada informasi awal darurat bencana
kepada Deputi/Bidang Penanganan Darurat BNPB/BPBD tentang kesiapan melaksanakan tugas.
b. Penetapan Penugasan
1. Memilih dan menyusun komposisi anggota TRC yang terdiri dari:

Ketua Tim

Anggota

Petugas Administrasi.

2. Mengirimkan informasi kepada personil yang ditunjuk untuk melaksanakan tugas sebagai personil TRC
3. Memberikan informasi dan ucapan terimakasih kepada personil yang siap untuk melaksanakan tugas, tetapi tidak
ditunjuk dalam TRC

3. Mobilisasi Awal
a. BNPB/BPBD menyelesaikan kelengkapan administrasi, keuangan dan perlengkapan yang diperlukan Tim;
b. BNPB/BPBD menyampaikan informasi penugasan TRC kepada pejabat yang berwenang di BPBD
Provinsi/Kab/Kota
c.

Pembagian tugas masing masing anggota Tim

B. TAHAP PELAKSANAAN
1. Pemberangkatan TRC menuju Ibukota Prov/Kab/Kota lokasi bencana.
2. Kedatangan di daerah bencana
a. Mengadakan pertemuan awal dengan Kepala Daerah atau pejabat yang ditunjuk untuk melakukan hal-hal
sebagai berikut:
1) Memperkenalkan personil Tim
2) Menyampaikan maksud, tujuan dan tugas Tim di daerah bencana;
3) Menghimpun informasi mutakhir tentang kejadian bencana;
4) Menyampaikan permintaan personil pendamping dari BPBD Prov/Kab/Kota.
b. Membantu BPBD Prov/Kab/Kota :
1) Mengaktivasi Pusdalops PB menjadi Posko PB BPBD Prov/Kab/Kota dengan melakukan kegiatan antara lain:

2)

Menyiapkan tempat,alat komunikasi dan sarana pendukung lainnya

Penataan peta bencana, deskripsi bencana, data-data korban, pengungsi , dsb

Memberikan asistensi teknis bidang posko dan arus informasi penanganan bencana

Ketua Tim menyerahkan bantuan dukungan untuk penguatan posko.

Menyelenggarakan rapat untuk memperlancar koordinasi;

3. Peninjauan Lapangan di lokasi bencana.


a. Masing-masing sub Tim melakukan peninjauan lapangan untuk melakukan:
1.Identifikasi terhadap cakupan lokasi bencana, juml korban, kerusakan sarana
dan prasarana, dan sebagainya;
2.Identifikasi kebutuhan mendesak untuk:
a) Pencarian dan penyelamatan korban
b) Pemenuhan kebutuhan dasar
c) Penampungan sementara
d) Perlindungan terhadap kelompok rentan
e) Pemulihan darurat sarana dan prasarana, pembersihan puing/lumpur/tanah longsor dan sebagainya.

b.Membantu BPBD Prov/Kab/Kota melalui pola pendampingan untuk


melaksanakan rapat koordinasi harian dengan sektor terkait untuk membahas:
1) Hasil peninjauan lapangan
2) Pelaksanaan harian penanganan darurat bencana
3) Perkembangan dampak bencana
4) Sumberdaya yang masih tersedia
5) Kendala/hambatan yang dihadapi dan upaya untuk mengatasi
6) Analisa kebutuhan
7) Rencana selanjutnya

c.Membantu BPBD Prov/Kab/Kota untuk memberikan Press Release kepada mass


media
d.Mengirimkan laporan Tim tentang perkembangan bencana dan
upaya yang
telah dilakukan serta kebutuhan mendesak kepada Kepala BNPB/BPBD dengan
tembusan atasan langsung masing-masing
anggota BPBD Prov/

C. EVALUASI
a. Melanjutkan peninjauan lapangan tambahan pada daerah yang belum dapat ditinjau
b. Membantu BPBD Prov/Kab/Kota melalui pola pendampingan untuk melaksanakan evaluasi penanggulangan bencana
bersama dengan sektor terkait untuk membahas tentang :
1) Hasil peninjauan lapangan
2) Pelaksanaan harian penanganan darurat bencana;
3) Perkembangan dampak bencana
4) Sumberdaya yang masih tersedia
5) Kendala/hambatan yang dihadapi dan upaya untuk mengatasi
6) Analisa kebutuhan selanjutnya
7) Rencana Pengakhiran Penugasan TRC
8) Membantu BPBD Prov/Kab/Kota untuk memberikan Press Release kepada mass media
9) Mengirimkan laporan Tim tentang perkembangan bencana dan upaya yang telah dilakukan serta kebutuhan
mendesak kepada BNPB/BPBD dengan tembusan atasan langsung masing-masing instansi terkait
Kemen/Prov/Kab/Kota.

D. PENGAKHIRAN
a. Pengakhiran tugas TRC berdasarkan perintah dari BNPB/BPBD
b. Melaporkan kepada BPBD setempat bahwa penugasan Tim akan segera berakhir dan meminta izin untuk
meninggalkan lokasi bencana
c.

Persiapan meninggalkan lokasi dan pelaksanaan demobilisasi.

DAFTAR PERLENGKAPAN TRC


A.PERLENGKAPAN PERSONIL
1. Perlengkapan Pribadi
a) KTP / SIM dan Kartu Golongan Darah
b) Pakaian pribadi dan pakaian tidur selama 3 s.d 7 hari
c) Jam tangan
d) Sepatu dan sandal
e) Perlengkapan mandi (handuk, peralatan alat mandi,
pisau cukur jenggot/ kumis, gunting kecil dan gunting
kuku)
f) HP dan charger
g) Obat-obatan pribadi

2. Perlengkapan Personil yang disiapkan :


a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

i.
j.
k.
l.
m.

Kartu pengenal TRC dan dogtag (identitas)


USB memory stick dan Card Reader
Kompas, korek api gas
Pakaian lapangan
Perlengkapan makan lapangan (kompor kecil dengan bahan bakar padat,
misting / rantang, sendok, garpu dan bahan makanan)
Kaca mata hitam dan jam tangan
Lampu senter dan pisau serba guna
Topi, safety helmet, rompi, tas ransel punggung ukuran/volume 60 liter,
jaket, sarung tangan, sepatu lapangan (safety boot), sepatu banjir, weebing
tape (ukuran 2 m), masker, bantal udara, peluit, mantel hujan, matras alas
tidur, sleeping bag dan botol/tempat air minum dengan purification filter.
Buku Protap / SOP TRC
Buku Agenda / Catatan
Buku Format Laporan (Manual book)
Nomor telepon penting dan data-data yang diperlukan
First Aid Kits / P3K

2. PERLENGKAPAN TIM
a. Dokumen (Surat Tugas, Surat Pemberitahuan ke daerah dan
tiket /sarana transportasi)
b. Identitas Tim (Spanduk dan Bendera)
c. Fly sheet (kain anti hujan) dan tenda individu
d. Peta Lokasi Bencana dan ATK
e. Radio komunikasi (Radio HF/SSB, Base Station VHF/UHF FM,
Radio Handy Talky, Radio Receiver) dan battery cadangan
f. HP Satelit, HP GSM, HP CDMA beserta battery cadangan dan
GPS
g. Komputer /Laptop dan
printer siap pakai beserta tinta
cadangan
h. Modem satelit dan GSM, koneksi internet dan USB memory
stick
i. Kamera digital, handycam dan tape recorder beserta chargernya
j. Lampu darurat / lampu badai
k. Genset Portable
l. Tongkat

PUSDALOPS PB
BPBD Sumatera Barat
Sumbarprov.go.id
bpbdsumbar@bnpb.go.id
pusdalopspbsumbar@yahoo.com

TIM REAKSI CEPAT