Anda di halaman 1dari 4

RESONANSIELASTISGAS

SarahMustari(140310130036),LaelaSaadah(140310130010)
Program Studi Fisika, FMIPA Universitas Padjadjaran
Selasa12.00s.d14.00
12April2016
Asisten/dosenPengampu:NurulHalimah
Abstrak

PadaPercobaaninitentangResonansiElastisGas. Suatubendaakanikutbergetardikarenakan
bendalaindiakibatkanadanyaresonansi,salahsatucontohnyaadalahpadasuatugasyangmemenuhi
sifatgasumumyangdisebutgasideal.PercobaaninimenggunakanmetodeRichardt,yaitubuktutup
dan tutuptutup. Pada percobaan ini menggunakan piston 1, 3 danpiston campuran 1&3. Pada
percobaan menggunakan metode tutuptutup menghasilkan frekuensi yang lebih besar dari pada
menggunakanmetodebukatutup.Haliniterjadikarenapadametodetutuptutupsistemberadadalam
keadaanadiabatisataukeadaanterosilasisehinggatidakadagasyangmasukataukeluardaritabung.
Dari data yang diperoleh dan dengan nilai massa piston, luas permukaan piston, tekanan, sudah
diketahui,sehinggadapatmenghitungkonstantagammadaripersamaan8.Hasildariperhitungan
gammadidapatnilaigammayangmendekatinilaigammaliteraturnyaberadapadasaatmenggunakan
piston3denganmetoddetutuptutupsaatvolumenya20ml.Nilaikonstantagammanya1,673dengan
KSR 0,3%. Dari hasil percobaan juga dapat menggambarkan grafik hubungan antara Frekuensi
kuadratterhadapvolume,yaituberbandingterbaliksehinggasesuaidenganteoriyangditunjukanoleh
persamaan8.
Katakunci:Resonansi,GasIdeal,MetodeRicardt.

1.Pendahuluan
Suatubendaakanikutbergetardikarenakanbenda
lain diakibatkan adanya resonansi, salah satu
contohnyaadalahpadasuatugasyangmemenuhisifat
gasumumyangdisebutgasidealdengantumbukan
anatara atomatomnnya elastis sempurna, partikel
gasnya tersebar merata. Suatu gas mempunyai sifat
termal, salah satunya yaitu kapasitas kalor jenis(C)
yang didefinisikan sebagai jumlah kalor yang
diperlukanuntukmenaikkansuhusatuKgmassagas
dengan kenaikan suhu 1oC. Terdapat dua jenis
kapasitas kalor jenis yaitu cv kapasitas kalor jenis
pada saat volume tetap dan cp kapasitas kalor jenis
padasaattekanantetap. Percobaanresonansigasini
menggunakanmetodeRichardt,denganmenggunakan
analogigetaranbendadiantaraduapegaspadatabung
bukatutup dan tabung tutuptutup. Dengan
menggunakanfrekuensigetaranpistondalamtabung
akanmengalamiosilasi.Sehinggadapatmengetahui
nilai gamma yang didapat dari percobaan ini. Pada
percobaan ini memiliki tujuan yaitu menentukan
konstanta pembanding panas jenis Cp dan Cv
(konstanta

).

2.TeoriDasar
2.1 Resonansi
Resonansimerupakansuatuperistiwadimana
ikutbergetarnyasuatubendaterhadapbendalain.
Padasuatusistemyangkitabuatpadapercobaan
ini resonansi ditunjukkan pada piston dan gas
yang berada di dalam tabung, piston magnetik
digerakkanperiodikolehmedanmagnetsehingga
gas dapat ditekan secara adiabatis oleh piston,
dimanaprosesinidapatdiartikantidakadakalor
yangmasukatauyangkeluardarisistem.
2.2 GasIdeal
Gas ideal adalah gas yang mematuhi
persamaangasumumdaripersamaan1

PV =nRT

(1)

P=Tekanan(pa)
V=Volume(m3)
n=Jumlahmolgas
R=Konstanta gas (0,082 L.atm/mol atau 8,314
J/Kmol)
T=suhu(K)
Adabeberapakriteriauntukgasideal,yaitu:
1) Gas ideal didefinisikan sebagai gas yang
tumbukannya antara atomatomnya elastis

sempurna dan tidak ada gaya atraktif antar


molekul,sehinggagayatarikmenarikatautolak
menolakantaramolekuldianggapnol.
2) Partikel gas ideal tersebar merata dalam ruang
yangsempit,denganjumlahnyayangbanyak.
3) Partikel gas ideal bergerak arahnya sembarang
(acak).
4) Molekulmolekulgasmerupakanmateribermassa
yangdianggaptidakmempunyaivolume.
5) Tidak ada gaya yang cukup besar yang beraksi
padamolekultersebutkecualiselamatumbukan.
2.3 HukumHukumtentangGas
1. HukumBoyle
Hasilkalitekanangasdanvolumegasakanselalu
tetap jika di ukur pada suhu dan tekanan yang
sama.

P1 . V 1=P2 .V 2

3.

HukumBoyleGayLussac
Hasil kali tekanan gas dan volume gas akan
selalutetapjikadibagidengansuhumutlak.

P1 V 1 P 2 V 2
=
T1
T2

(4)

2.4 KapasitasPanas
Kapasitas panas adalah jumlah panas yang
diperlukan untuk meningkatkan temperatur
padatansebesarsatuderajatkelvin.
Konsep mengenai kapasitas panas dinyatakan
denganduacara,yaitu:
a) Kapsitas panas pada volume konstan
Cv,denganrelasi:

( dQ
dT )

Cv=

(5)

b) Kapsitas panas pada tekanan konstan


Cp,denganrelasi:

Cp=

(2)
Dalambentukgrafikhubunganantaratekanandan
volumedapatdilihatpadaGambar2.1

( dQ
dT )

(6)

Sehingga dapat diketahui hargaharga kapasitas


panasCpdanCv

CP
CV

(7)
Gambar2.1GrafikPVsuatugaspadasuhuyang
berbedadimanaT1>T2.
2.

2.5 MetodeRichardtuntukmengukurgamma

HukumGayLussac
Berdasarkan hasil penelitiannya mengenai
hubunganantaravolumedantemperaturgaspada
tekanan tetap. Hasil bagi antara volume dengan
temperaturgaspadatekanantetapadalahkonstan.

V1 V2
=
T 1 T2

DapatdilihatpadaGambar2.2

(3)

Gambar2.3MetodeRichardt
Persamaangerakharmonikgas,yaitu

4 2 mV
A2T 2 P

(8)

Gambar2.2GrafikhubunganVT

3. MetodePenelitian
3.1 AlatdanBahan

Gambar 3.1: Rangkaian peralatan untuk resonansi


elastisgas
3.2 MetodePercobaan
Pada percobaan resonansi elastis gas
menggunakan 2 metode yaitu metode bukatutup,
4.

danmetodetutuptutup.Percobaaninimenggunkan
variasi piston yaitu piston 1, piston 3, dan piston
campuran 1 dan 3. Menggunakan volume yang
berubahubahyaitu20s.d70ml.Denganselang10
ml. Percobaan ini dengan mengatur frekuensinya
sehingga didapat osilasi dari piston yang berada
didalam tabung gelas berskala. Dari data yang
didapat yaitu volume, frekuensi, dan amplitudo
sehingga dapat menentukan gamma dengan
persamaan8.Dimanamassapiston1(0,008852kg),
massa piston 3 (0,008915 kg), dan massa piston
1&3(0,01777 kg). Sedangkan tekanannya sebesar
102700pa,Luaspermukaan0,000151m2.Darihasil
perhitungandapatdilihatdariTabel.

HasildanPembahasan

4.1 Tabelhasildatadanpengolahandatapercobaan
Tabel1.Percobaanpadapiston1,3,dancampuran(1&3)menggunakanmetodebukatutup
Piston V(m^3)
A (cm)
F(Hz) F^2(Hz^2)
T(s)
T^2 (s^2)
Gamma KSR
0,00002
0,6
26,8
718,24
0,0373
0,00139
2,142
28,5
1
0,00007
0,4
11
121
0,0909
0,00826
1,263
24,2
0,00002
1
19
361
0,0526
0,00277
1,084
34,9
3
0,00007
0,6
10,6
112,36
0,0943
0,00890
1,181
29,1
0,00002
0,6
20,4
416,16
0,0490
0,00240
2,491
49,5
1&3
0,00007
0,4
14,2
201,64
0,0704
0,00496
4,224
153,5

Tabel2.Percobaanpadapiston1,3,dancampuran(1&3)menggunakanmetodetutuptutup
Pisto
F(Hz
n
V(m^3)
A(cm)
)
F^2(Hz^2)
T
T^2
Gamma KSR
0,036
2,2549
0,00002
0,4
27,5
756,25
0,001322
35,3
4
2
1
0,053
3,6493
0,00007
0,4
18,7
349,69
0,00286
119
5
7
0,042
1,6730
0,38
0,00002
0,6
23,6
556,96
0,001795
4
8
5
3
0,054
3,5983
0,00007
0,4
18,5
342,25
0,002922
115,9
1
5
0,061
1,5708
5,74
0,00002
0,8
16,2
262,44
0,00381
7
8
7
1&3
0,077
3,4862
109,
0,00007
0,6
12,9
166,41
0,006009
5
6
2
Gambar 3.1. Grafik VF2 saat percobaan dengan
metodebukatutup

Gambar 3.2. Grafik VF2 saat percobaan dengan


metodetutuptutup

4.2 AnalisaPercobaan

Daridatapercobaanmenggunakan2metode
yangberbeda,yaitumetodebukatutup,danmetode
tutuptutup dengan volume (20, 30,40,50,60, dan
70)ml,padapiston1,3dancampuran(1&3).Dapat
kita ketahui bahwa menggunakan metode buka
tutup osilasi piston dengan amplitudo maksimum
terjadi pada saat posisi piston berada di paling
bawah dari tinggi tabung yang diamati. Karena
pada keadaan tidak adiabatis, sedangkan pada
metode tutututup mettupakan keadaan
terosilasi/adiabatis sehingga tidak ada gas yang
masuk atau keluar dari tabung gelas berskala,
osilasi pistondenganampitudomaksimum terjadi
pada saar posisi piston mendekati tinggi yang
diamati.
Percobaan menggunakan piston 1 dengan
massa0,008852kg,daridatayangdidapatsemakin
besar volumenya. Maka menghasilkan frekuensi
yangsemakinkecil.KarenaVberbandingterbalik
denganF,danvolumetabungnilainyabergantung
padaketinggianposisipiston.Nilaifrekuensipada
percobaan menggunakan metode bukatutup lebih
kecil dari pada metode tutuptutup karena pada
metodetutuptutupkeadaanlebihadiabatis.Ketika
menggunakan piston 3 yang memiliki massa
0,008915 kg, menghasilkan yang sama dengan
piston1yaitufrekuensiyangdidapatsaatmetode
tutututuplebihbesardibandingkandenganmetode
bukatutup.Sedangkanpadapistoncampuranyaitu
piston1&3, terjadi ketidak akuratan saat

pengambilan data diakarenakan praktikan kurang


teliti saat membuka atau menutup katup pada
tabung gelas berskalanya sehingga mendapatkan
nilaifrekuensiyangbesarpadametodebukatutup.
Dari dapat yang diperoleh kita dapat
menentukannilaigammadarimengubahfrekuensi
denganperioda.Nilaigammaakansebandinglurus
dengan besar frekuensinya, akan tetapi pada
percobaan ini ketika frekuensinya semakin kecil
nilai gammanya berubahubah, sehingga
mendapatkannilaiKSRyangcukuptinggi, yaitu
pasapistoncampuran(1&3)saatvolumenya60ml
memilikiKSR174%.Darigrafikhubunganantara
VF karena V dengan F berbanding terbalik
sehinggadidapatgarislinier.

5. Kesimpulan

DaripercobaanHukumStefanBoltzmandapat
disimpulkanbahwa:
KonstantapembandingpanasjenisCpdanCv
gasdapatditentukandenganpersmaan8.Dari
data yang didapat nilai gamma yang
mendekati nilai literaturnya yaitu pada saat
pecobaan dengan piston 3 (tutuptutup)
sebesar1,673denganKSR0,3%.

DaftarPustaka
[1] Perpustakaan cyber.2013.Teori Kinetik Gas
Ideal.
http://perpustakaancyber.blogspot.com/2013/0
2/teorikinetikgas.ideal.html
(Diaksespadatanggal25Maret2016).
[2] Thermodinamika.2009.
http://aktifisika.wordpress.com/2009/02/25the
rmodinamika.
(Diaksespadatanggal25Maret2016).