Anda di halaman 1dari 1

PUSKESMAS

DTP MANDE

DITETAPKAN
KEPALA PUSKESMAS DTP MANDE

PEMERIKSAAN ISPA
drg. Tutik Suprihatin, M.Kes.
NIP. 19650408 199403 2 002

SOP

1.Pengertian
2.Tujuan

3.Kebijakan
4.Sarana

5.Prosedur
PASIEN

ANAMNESA

PEMERIKSAAN
FISIK

No. Dokumen

No Revisi

: 01

Halaman

: 01

Tanggal Terbit

: 02 Januari 2014

Suatu keadaan infeksi saluran nafas yang bersifat akut meliputi saluran nafas atas
dan bawah
1. Sebagai acuan dalam penatalaksanaan kasus ISPA non pneumonia di
Puskesmas Cipageran
2. Menurunkan angka kejadian dan kematian karena penyakit ISPA non
pneumonia di Puskesmas Cipageran
Setiap hari jam 07.30 11.00 di Puskesmas
1. Stetoskop
2. Tongue spatel
3. Senter
4. Sound Timer
5. Masker
6. Petugas (Dokter, Bidan, Perawat)
1. Pasien mendaftar di ruang pendaftaran
2. Petugas melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik
3. Petugas menyarankan pemeriksaan laboratorium kepada pasien (bila perlu)
4. Pasien dirujuk ke Klinik Sanitasi, Klinik Konsultasi Gizi Klinik MTBS dan
atau Klinik TB Paru (bila perlu)
5. Pasien diberikan terapi sesuai dengan penyakitnya. Obat yang dapat diberikan :
Antipiretik, Antitusif, Mukolitik dan Antibiotik (bila perlu)
6. Petugas mencatat data pasien dalam buku register ISPA

PEMERIKSAAN LAB
(BILA PERLU)

DIAGNOSIS

TERAPI

PASIEN
DIRUJUK
(BILA PERLU)

PENCATATAN

PULANG

6.Dokumen terkait

Buku Pedoman Penatalaksanaan Kasus ISPA


Buku register ISPA
Kartu status pasien