Anda di halaman 1dari 46

MODUL 01

LISTRIK STATIS
Satuan Pendidikan
: SMP / MTs
Mata pelajaran
: IPA
Kelas / Semester : IX / 1
Pokok bahasan
: Listrik Statis

A. Muatan Listrik (Q)


Semua zat tersusun atas atom-atom.
Setiap atom tersusun atas inti atom yang di
dalamnya itu terdapat proton dan inti atom
yang dikelilingi oleh elektron-elektron.
Proton bermuatan listrik positif sedangkan
elektron bermuatan listrik negatif.
Suatu atom dikatakan netral jika jumlah
muatan positif (jumlah proton) sama
dengan jumlah muatan negatif (jumlah
elektron). Atom akan bermuatan negatif jika
atom tersebut mendapatkan kelebihan
elektron. Sebaliknya, atom akan bermuatan
positif jika atom tersebut kekurangan
elektron.

Gambar 15.2 Atom dan bagianbagiannya

Muatan listrik dibedakan menjadi dua


macam, yaitu muatan listrik positif (+), dan
muatan listrik negatif (-). Apabila kedua
muatan listrik yang berbeda (misal: positif
dengan negatif) itu didekatkan, maka akan
saling tarik-menarik. Namun, apabila dua
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

muatan listrik yang sejenis (positif dengan


positif dan sebaliknya) itu didekatkan, maka
akan tolak-menolak. Muatan listrik itu dapat
dinotasikan dengan menggunakan simbol Q
dan memiliki satuan coulomb (C).
Muatan listrik yang ditimbulkan oleh
sisir atau mistar masih sulit untuk
ditunjukkan bahwa muatannya bersifat
positif atau negatif. Untuk mengetahuinya
kita dapat melakukan kegiatan berikut!

Gambar 14.3 Perpindahan


muatan positif

Pada percobaan
batang
kaca
yang
digosok
dengan
kain
wol, kemudian
didekatkan
dengan
sisir
plastik
yang
digosokgosokan
dengan rambut
kering,
akan
terjadi
tarikmenarik. Hal ini
akibat gosokan
dengan
kain
wol,
batang
kaca
bermuatan
positif dan sisir
plastik
akan
bermuatan
negatif.

Ebonit yang
didekati sisir
plastik akan
tolak-menolak.
Hal ini
disebabkan
jenis muatan
listrik yang
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

Gambar 14.4
Perpindahan muatan
negatif

dihasilkan
akibat gosokan
antara ebonit
dan sisir plastik
sama, yaitu
muatan negatif.
Jadi, muatan
yang sejenis
(negatif
negatif) jika
berdekatan
akan tolakmenolak.

B. Hukum Coulomb
Hukum Coulomb berbunyi: Besar gaya
tolak-menolak atau gaya tarik-menarik
antara dua benda bermuatan listrik,
berbanding lurus dengan besar
masing-masing muatan listrik dan
berbanding terbalik dengan kuadrat
jarak antara kedua benda bermuatan.
Secara matematik Hukum Coulomb
dirumuskan:
F=k

Q1 x Q2
r

Keterangan:
Dua
muatan
sejenis
besarnya
2 10-6 C dan + 6 10-4 C. Jika
q =
muatan
listrik
satuan+coulomb
jarak
(C) kedua muatan 6 cm, berapakah gaya Coulomb yang dialami
kedua
r = muatan?
jarak satuan meter (m)
Penyelesaian
F = Gaya satuan Newton
(N)
Diketahui: Q1
= 2 x10
-6 9C
k = konstanta
=
9 10 Nm2C2
Q2 = 6 x10
-4 C
C. Medan Listrik r = 6 cm = 6 x 10-2 m
Contoh
: Menentukan besar gaya
Medan
listrik
Ditanya:
Fdilukiskan dengan garis-garis
gayaJawab:
listrikCoulomb
yang arahnya dari kutub positif
ke kutub negatif.QKuat
medan listrik
1 x Q2
2
bergantung F=k
pada kerapatan
garis-garis gaya
r
9

F=9 10

4
( 2 x 106Modul
) ( 6 x 10
) kelas 9 MTs/SMP
IPA Fisika
2

6 x 10
( 9 x 2 x 6 x 10 9 x 106 x 104 x 102 )
F=
6

listrik. Besar kuat medan listrik dapat


ditentukan dengan rumus sebagai berikut.
E=

F
Q

Karena

F=k

Q 1 x Q2
r2

maka

k
E=

Q 1 x Q2
r
Q

Keterangan:
E = kuat medan listrik, N/C
F = gaya Coulomb, N
Q = besar muatan listrik pada medan C
D. Penerapan Listrik Statis
a. Petir (Halilintar)
Petir terjadi karena adanya pelepasan
muatan listrik secara tiba-tiba dan
menghasilkan bunga api listrik. Loncatan
muatan melalui udara menghasilkan
cahaya sangat kuat dan panas yang
menyebabkan udara memuai mendadak.
Pemuaian
udara
yang
mendadak
menghasilkan
bunyi
ledakan
menggelegar yang disebut guntur.

Gambar: Proses terjadinya petir

b. Generator Van de Graf


Generator Van de Graf adalah mesin
pembangkit listrik yang biasa dipakai
untuk penelitian di laboratorium.
Generator Van de Graf terdiri atas:
1) dua ujung runcing yang terdapat di
bagian atas dan bawah,
2) sebuah silinder logam yang terdapat
di bagian bawah,
3) sebuah silinder politilen yang terdapat
di bagian atas,
4) sabuk karet yang menghubungkan
kedua silinder,
5) konduktor berongga berbentuk bola
(kubah).
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

6)

Gbr. Generator Van Graf

Prinsip Kerja
Prinsip kerja Generator Van de Graf sama
dengan menghasilkan muatan listrik
dengan
cara
menggosok
(metode
gesekan). Gesekan antara sabuk karet
dengan silinder logam bagian bawah
menimbulkan muatan listrik negatif pada
sabuk karet. Gesekan antara sabuk karet
dengan silinder politilen bagian atas
menimbulkan muatan listrik positif pada
sabuk karet.

LEMBAR KERJA SISWA


A. Tujuan
Mengamati interaksi antar muatan listrik
yang senama dan tak senama
B. Alat dan bahan
1. 2 buah penggaris plastik
2. 2 buah batang kaca
3. 1 potong kain wol
4. 1 potong kain sutra
5. Statif dan benang
C. Langkah kerja
1. Gantungkanlah salah satu penggaris
plastik dengan benang pada statif,
gosoklah salah satu ujung penggaris
yang tergantung tersebut keras- keras
dengan kain wool !
2. Sesaat kemudian, gosoklah juga
penggaris yang satu keras keras
dengan kain wool, kemudian dekatkan
dengan penggaris pertama yang
digantung, Amati dan catatlah hasilnya
pada tabel !

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

3. Dengan cara yang sama dilakukan untuk


batang kaca yang digosok dengan kain
sutra!
4. Ulangi langkah 1 dan gosok lagi salah
satu ujung batang kaca dengan kain
sutra, kemudian dekatkan dengan
penggaris yang digantung! Amati dan
catatlah hasilnya pada tabel data !
No

Keterangan

1.

Penggaris dengan penggaris

2.

Kaca dengan kaca

3.

Penggaris dengan kaca

Interaksi antar benda

...........................................
..............

...........................................
..............

...........................................
..............
D. Permasalahan
1. Mengapa kedua penggaris setelah
digosok dengan kain wool jika
didekatkan tolak menolak ?
Jawab: ______________________________________________________
2. Mengapa dua kaca yang telah digosok
dangan kain sutra didekatkan saling
tolak menolak ?
Jawab: ______________________________________________________
3. Mengapa penggaris plastik yang telah
digosok dengan kain wool dan kaca yang
telah digosok dengan kain sutra jika di
dekatkan saling tarik menarik ?
Jawab: ______________________________________________________
4. Faktor apa yang mempengaruhi benda
tarik menarik dan tolak menolak ?
Jawab: ______________________________________________________
5. Kesimpulan apa yang kamu peroleh ?
Jawab: ______________________________________________________

LATIHAN SOAL
PAKET
A. Berilah tanda silang (x) pada
huruf 1
a,
b, c, atau d pada jawaban yang paling
benar !
2. Perhatikan
sederetan benda-

benda bermuatan
listrik yang
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

digantung dengan
benang berikut!

Jika benda C
bermuatan listrik
positif, maka
berturut-turut
benda A, B, D, dan
E bermuatan
listrik ....
A. positif, negatif,
positif, dan
positif
B. negatif,
negatif, positif,
dan positif
C. negatif, positif,
negatif, dan
negatif
D. positif, positif,
negatif, dan
negatif
4. Dua benda A dan
B masing-masing
bermuatan listrik
sebesar 6 109
C dan 8 109 C
pada jarak 4 cm,
maka gaya tolakmenolak
antara
kedua benda....
A. 1,2 109 N
C. 1,2
4
10 N
B. 2,7 109 N
D. 2,7
104 N
3.
5. Perhatikan
gambar berikut !

Batang kaca
dapat menarik
serpihan kertas
seperti pada
gambar karena
telah bermuatan
listrik yang
ditimbulkan oleh
peristiwa
penggosokan
dengan .
A. kain wol,
sehingga
melepaskan
beberapa
elektron yang
dimiliki
B. kain sutera,
sehingga
melepaskan
beberapa
elektron yang
dimiliki
C. kain wol,
sehingga
menerima
beberapa
elektron dari
kain wol
D. kain sutera,
sehingga
menerima
beberapa
elektron
6. Seorang
siswa
melakukan
penyelidikan
perilaku
sisir
terhadap serpihan
kertas.
Hasil
penyelidikannya,
sisir
plastik
tersebut
dapat
menarik serpihan
kertas.
Hal
ini
disebabkan
sisir
plastik
telah
digosok
dengan
....
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

A. kain
sutera,
sehingga sisir
plastik
mendapat
tambahan
elektron, maka
sisir
plastik
bermuatan
negatif
B. kain
wol,
sehingga sisir
plastik
mendapat
tambahan
elektron, maka
sisir
plastik
bermuatan
negatif
C. kain
sutera,
sehingga sisir
plastik
kehilangan
beberapa
elektron, maka
sisir
plastik
bermuatan
positif
D. kain wol,
sehingga sisir
plastik
kehilangan
beberapa
elektron, maka
sisir plastik
bermuatan
positif
4.
7. Seorang siswa
melakukan
penyelidikan
perilaku sisir
terhadap serpihan
kertas berikut :
5.
6.
7.
8.
9.
10.

11.
Hasil
penyelidikannya,
sisir plastik
tersebut dapat
menarik serpihan
kertas seperti
pada gambar.
Hal ini
disebabkan sisir
plastik telah ....
13.
dig
o
14.
s
peristi
o
wa
k
12.
yan
d
g
e
terj
n
adi
g
a
n
18.
17.
mend
kai
apa
n
t
ta
s
16.
mb
u
A
aha
t
n
e
ele
r
ktr
a
on
22.
kehila
21.
nga
kai
n
n
20.
beb
B
era
w
pa
o
ele
l
ktr
on
24. 25.
26.
C
kai
kehila
n
nga
n
s
beb
u
era
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

15.
jenis
mu
ata
n
yan
g
diti
mb
ulk
an

19.
negati
f

23.
positif

27.
positif

t
e
r
a

28.
D

29.
kai
n

ele

a
n

30.
mend
apa

w
o
l

32.
8. Perhatikan
gambar berikut !
33.
34.
35.
36.
37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
Batang
plastik
dapat
menarik serpihan
kertas
seperti
pada
gambar
setelah
digosok
dengan salah satu
jenis kain diatas.
Pernyataan
berikut
yang
paling tepat untuk
menjelaskan jenis
muatan
listrik
yang
terbentuk
dan
peristiwa
yang
terjadi
dalam
kegiatan
tersebut adalah
44.
45.
46.
Pili
Mua
h
t

mb
aha
ele

48.
A.

51.
B.

54.
C.

57.
D.

a
n
p
a
d
a
P
l
a
s
ti
k
49.
Neg
a
ti
f
52.
Posi
ti
f
55.
Neg
a
ti
f
58.
Posi
ti
f

terjadi

50.
Ke
hilangan
sebagian
protonny
a
53.
Me
nerima
proton
dari kain
Q
56.
Me
nerima
elektron
dari kain
P
59.
Ke
hilangan
sebagian
elektron
nya

60.
9. Zakiah
hendak
melakukan
percobaan
menggunakan
bahan-bahan
seperti
pada
gambar berikut!
61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
68.
Percobaa
n yang dilakukan
Zakiah
adalah
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

menggosok benda
timbul gaya listrik
( R ) dengan kain (
antara dua benda
Q
)
kemudian
yaitu ....
benda
(
S
)
73.
74.75.76.
digosok
dengan
( ( (
kain ( P ). Setelah
menggosok
77.
78.79.80.
berulang
kali
A. ta to ta
benda (P), ( Q ),
( R ) dan ( S )
81.
82.83.84.
didekatkan
B. ta ta to
dengan susunan
sebagai berikut.
85.
86.87.88.
69.
C. to ta to
Q
P
70.
71.
89.
90.91.92.
72.
Pada
D.to to ta
daerah (1), (2),
dan
(3)
akan
93.
94.
95. B.
Jawablah pertanyaan di bawah
ini dengan singkat dan jelas!
1. Jelaskan muatan yang dihasilkan oleh
plastik yang digosok dengan rambut
kering!
2. Dua muatan masing masing besarnya
+ 4 10-6 C dan + 9 10-4 C. Jika jarak
kedua muatan 6 cm, Tentukan gaya
Coulomb yang dialami kedua muatan?
3. Dua muatan listrik identik, masing
masing didua kalikan semula, sedangkan
jarak antar muatan dijauhkan menjadi 4
kali semula. Berapakah besar gaya
sekarang ?
4. Tentukan besar gaya Coulomb yang
dialami muatan 44. 10-6C yang berada
dalam kuat medan listrik 2 N/C ?
5. Sebutkan contoh manfaat penerapan
listrik statis !
96.
97.
98.
MODUL 02
99.
LISTRIK DINAMIS
100.
101.
Satuan Pendidikan
: SMP / MTs
102.
Mata pelajaran
: IPA
103.
Kelas / Semester : IX / 1
104.
Pokok bahasan
: Listrik Dinamis
105.
106.
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

10

107.
A. ARUS LISTRIK
108.
Banyaknya muatan listrik
yang mengalir melalui suatu titik dalam
sirkuit listrik tiap satuan waktu disebut
dengan arus listrik. Arus listrik terjadi
karena adanya perpindahan elektron dari
dua tempat yang potensialnya berbedaGambar Muatan listrik positif
dan arahnya berkebalikan dengan arah
aliran elektron. Arah aliran arus listrik yaitu
dari tempat berpotensial tinggi ke tempat
yang potensialnya lebih rendah. Benda yang
mempunyai muatan positif lebih banyak
merupakan benda yang potensialnya lebih
tinggi.
109.
Besarnya arus listrik dapat
diukur dengan suatu alat yang disebut
amperemeter. Satuan kuat arus dalam
satuan Sistem Internasional (SI) adalah
Coulomb/detik atau Ampere.
110.
Besar kuat arus listrik yang
timbul karena perpindahan muatan dalam
waktu tertentu dapat dinyatakan dalam
persamaan:
111.
Q
I=
112.
t
113.
Keterangan :
114. I
= besar kuat arus, satuannya
ampere (A)
115. Q
= besar muatan listrik,
satuannya coulomb (C)
116. t
= waktu tempuh, satuannya
sekon (s)
117.
Contoh :
118.
Suatu penghantar dialiri muatan listrik sebesar 360
119.
coulomb dalam waktu satu menit. Berapa besar arus listrik
yang mengalir dalam
120.
penghantar tersebut?
121.
Penyelesaian:
Diketahui : Q = 360 coulomb
122.
t = 1 menit = 60 sekon
123.
Ditanya : I = . . . ?
124.
Jawab :
125.

I=

Q
t

360
60

= 6 ampere

126.
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

11

127.
B. Beda Potensial Listrik
128.
arus listrik dapat mengalir
jika terdapat beda potensial. Beda potensial
listrik merupakan energy yang diperlukan
untuk mengalirkan setiap muatan listrik.
Adanya
perbedaan
potensial
ini
akan

Gambar Mengukur beda


potensial listrik

mengakibatkan
terjadinya
perpindahan
muatan listrik secara terus menerus atau
terjadi aliran arus.
129.
130.
131.
132.
133.
134.
135.
136.
Untuk
mengukur
beda
potensial dapat digunakan voltmeter. Volt
(V) adalah satuan turunan di dalam Standar
Internasional
(SI)
untuk
mengukur
perbedaan tegangan listrik. Beda potensial
1 Volt berarti beda tegangan yang
diperlukan untuk membuat arus tepat
sebesar 1 ampere di dalam suatu rangkaian
dengan resistensi 1 ohm.
137.
Besarnya beda potensial listrik
dapat dinyatakan dalam persamaan :
138.
W
139.V =
Q
140.
141. Keterangan :
142. V
= beda potensial listrik
satuannya volt (V)
143. W
= energi listrik satuannya
joule (J)
144. Q
= muatan listrik satuannya
coulomb (C)
145.
C. Hukum Ohm
146.
Arus listrik dapat mengalir
pada suatu rangkaian listrik apabila
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

12

rangkaian tersebut merupakan rangkaian


tertutup dan terdapat beda potensial pada
rangkaian itu. Kuat arus yang melalui
rangkaian tersebut sebanding dengan beda
potensial pada kedua ujung rangkaian.
Perbandingan antara beda potensial dan
kuat arusnya merupakan nilai yang tetap
dan
disebut
resistansi
(hambatan).
Pernyataan ini dikenal dengan Hukum Ohm.
147.
148.

R=

Hukum Ohm dirumuskan :

V
I

149.
150.
151. Keterangan :
152.
V
= tegangan listrik
satuan volt (V)
153.
I
= kuat arus listrik
satuan ampere (A)
154.
R
= hambatan listrik
satuan ohm ( )
155.
156.
157.
158.
159.
160.
161.
162.
163.
164.

Contoh:
165. Kawat penghantar kedua ujungnya memiliki beda potensial 6 volt,
menyebabkan arus listrik mengalir pada kawat itu 2 A. Berapakah
166. hambatan kawat itu?
Penyelesaian:
167. Diketahui: V = 6 volt
I=2A
168.Ditanya: R = ... ?

169.
V
6
Jawab: R =
=
= 3
170.
I
2
171.Jadi, hambatan kawat itu sebesar 3
172.
173.
Hukum Ohm dalam rangkaian
tertutup
174. Perh
atikan
gambar
15.3.
Gambar
tersebut
merupakan

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

13

suatu rangkaian
tertutup
yang
dipasangi
hambatan
luar
(R) dan diberi
gaya
gerak
listrik (GGL) atau
beda potensial E
dimana
GGL
mempunyai
hambatan dalam
(r). Arus dalam
rangkaian akan
melewati
hambatan
luar
(R)
dan
hambatan dalam
(r). Oleh karena
itu
hambatan
totalnya
merupakan
gabungan
hambatan
luar
(R)
dan
hambatan dalam
(r), yaitu R + r.

Gambar Contoh
rangkaian tertutup

175. Kuat arus dalam rangkaian :


176.
I=

E
R+ r

176.
Ket
eran
gan:
177. E = gaya gerak listrik baterai (volt)
ContohI =
: arus listrik (A)
178.
Sebuah
dengan ggl()
12 V dan hambatan dalam 0,5 ohm
179.
R aki
= hambatan
dihubungkan
dengan
lampu
2 ohm.
180. r = hambatan dalamberhambatan
()
181.
a. Berapa kuat arus pada rangkaian itu?
b. Berapa tegangan jepitnya?

182. Penyelesaian :

Diketahui
183. : ggl (E) = 12 V hambatan dalam (r) = 0,5 W
hambatan luar (R) = 2 W
184.
Ditanya : kuat arus (I)?
Jawab
185.
a) Kuat arus (I)

186.

I=

E
R+ r

12
2+ 0,5

12
2,5

= 4.8 A

Jadi, besar kuat arus pada rangkaian adalah 4,8 A


b) Tegangan jepit (V) Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP
V = I x R = 4,8 x 2 = 9,6 volt
Jadi, besar tegangan jepitnya adalah 9,6 A.

14

187.
188.
189.
190.
191.
192.
193.
194.
D. Hambatan Kawat Penghantar
195.
Sebagai
media
untuk
menghantarkan
arus
listrik
biasanya
digunakan kawat penghantar. Spesifikasi
kawat
penghantar
yang
digunakan
berbeda-beda bergantung pada fungsi alat
yang menggunakan kawat tersebut. Pada
setrika listrik, kawat penghantar digunakan
sebagai elemen pemanas sehingga harus
menggunakan
penghantar
yang
mempunyai hambatan listrik besar. Besar
kecilnya hambatan listrik pada kawat
penghantar dipengaruhi oleh panjang kawat
penghantar ( l ), luas penampang ( A ), dan
hambatan jenis kawat ( ).
196.
197.
Untuk jenis kawat yang
sama,
jka
ingin
mendapatkan
nilai
hambatan
yang
besar
maka
harus
digunakan kawat dengan luas penampang
kecil dan ukurannya panjang. Sebaliknya
jika ingin mendapatkan nilai hambatan
listrik kecil, maka digunakan kawat pendeek
dengan luas penampang kawat penghantar
besar.
198.
Besar
hambatan
listrik
dirumuskan:
199.
l
R=
A
200.
201. Keterangan :
202.
R
= hambatan kawat
satuan ohm ( )
203.

= hambatan jenis
kawat satuan ohm meter ( .m)
204.
l
= panjang kawat
satuan meter (m)
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

15

205.
A
= luas penampang
kawat satuan meter kuadrat (m2)
206.
207.
Contoh :
208. tembaga panjangnya 15 m memiliki luas penampang 5
Kawat
mm2. Jika hambatan jenisnya 1,7 10-8 .m, berapakah
209.
hambatan
kawat tembaga?

210.
211.
Penyelesaian:
212.
Diketahui:
l = 15 m
A = 5 mm2 = 5 106 m2
213.
= 1,7 108 .m
214.
Ditanya:
215. R = ... ?
Jawab:
216. R = A
l
217.
R=
A
218.
15
219.
1,7
108 x
6
5 10
220.
221.
= 1,7
3102 = 5,1102
222.
223.
Jadi, hambatan kawat tembaga tersebutadalah 5,1102
224.
225. Hambatan jenis setiap bahan
berbeda-beda. Bahan yang mempunyai
hambatan jenis besar memiliki hambatan
yang
besar
pula,
sehingga
sulit
menghantarkan arus listrik. Berdasarkan
daya hantar listriknya (konduktivitas listrik),
bahan dibedakan menjadi tiga, yaitu:
konduktor, isolator, dan semikonduktor.
a) Konduktor adalah bahan yang mudah
menghantarkan arus listrik. Contohnya
tembaga dan aluminium.
b) Isolator adalah bahan yang sangat sulit
menghantarkan arus listrik. Contohnya
karet, plastik, dan busa.
c) Semikonduktor adalah bahan yang daya
hantar listriknya berada di antara
konduktor dan isolator. Contohnya
diode, transistor, dan IC (integrated
circuit)
226.
E. Hukum Kirchoof
227.
Ada 2 hukum yang sangat
penting dalam melakukan penghitungan
rangkaian listrik yang dikenal sebagai
hukum Kirchoof, dimana hukum pertama
merupakan hukum kekekalan muatan listrik
dan yang kedua sebagai generalisasi
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

16

hukum Ohm. Menurut hukum I Kirchoof,


jumlah arus yang masuk titik percabangan
sama dengan jumlah arus yang keluar dari
percabangan itu. Hukum I Kirchoof
dirumuskan:
228.

I masuk = I keluar

229.
Gambar di samping dapat dijabarkan dalam persamaan
sesuai hukum I Kirchooff sebagai berikut :
Q1 + Q2 + Q5 = Q3 + Q4
230.
231.
F. Rangkaian Hambatan
232.
Selama ini telah dikenal dua
macam susunan dasar dari rangkaian listrik,
yaitu susunan atau rangkaian seri dan
rangkaian paralel. Jika ada n buah
hambatan
(resistor)
dalam
sebuah
rangkaian listrik tertutup, maka cara
penyusunan n buah resistor ini akan
mempengaruhi nilai hambatan totalnya.
233.
1.
Rangkaian seri
234.
Rangkaian hambatan seri
adalah hambatan-hambatan yang disusun
secara berurutan sehingga membentuk
satu jalur arus listrik.
235.

236.
237.

Gambar Rangkaian hambatan yang disusun


seri

238.
Pada rangkaian hambatan seri
berlaku persamaan :
Rs = R1 + R2 + R3 + .+ Rn
Vs = V1 + V2 + V3 + .+ Vn
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

17

Fungsi rangkaian hambatan seri


adalah sebagai pembagi tegangan.

239.
240.
241.

Berdasarkan gambar di samping,


tentukan:
a. hambatan pengganti,
b. arus listrik yang mengalir pada R1,
R2 , dan R3, dan
c. beda potensial pada masingmasing hambatan.

242.
Penyelesaian:
243.
Diketahui: R1 = 20

244.

R3 = 30

R2 = 10

245.
Ditanya:

V=6V

a. Rs = ... ?

246.

b. I = ... ?

247.

c. V1 = ... ? V3 = ... ? V2 = ... ?

Jawab:

248.

a. Rs = R1 + R2 + R3 = 20 + 10 + 30 = 60

249.

b. I =

250.

V
Rs

6
60

= 0,1 A

I = I1 = I2 = I3 = 0,1 A

251.

c. V1 252.
= I R1 = 0,1 20 = 2 V
V2 253.
= I R2 = 0,1 10 = 1 V

254.
255.
256.
257.
258.
2.
Rangkaian paralel
V3 = I R3 = 0,1 30 = 3 V

259.
Rangkaian hambatan paralel
adalah hambatan-hambatan yang disusun
secara berdampingan satu sama lainnya,
sehingga membentuk lebih dari satu jalur
arus listrik.

260.
Gbr. Rangkaian hambatan yang disusun
paralel
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

18

261.
262.
263.
Pada rangkaian hambatan
paralel berlaku rumus:
1
1
1
1
=
+
+

Rp R 1 R 2 R 3
Vp = V1 = V2 = V3 ...
264. Fungsi rangkaian hambatan paralel
adalah sebagai pembagi arus listrik.
265.
266.
267.
268.
269.
270.
271.
272.
273.
274.
275.
276.
277.
278.
279.
Penyelesaian
:
280.dulu R penggantinya.
Cari
281.
R
2 dan R3 terangkai secara paralel sehingga
282.
Rp = 1 . Maka rangkaian dapat disederhanakan menjadi:
283.
Berikutnya hitung Rt.
284.
Rt = R1 + Rp = 2 + 1 = 3
285.
286.
G. Hukum Ohm dalam rangkaian tertutup
287.
Perh
atikan gambar 15.3.
Gambar
tersebut
merupakan
suatu
rangkaian tertutup
yang
dipasangi
hambatan luar (R)
dan
diberi
gaya
gerak listrik (GGL)
atau beda potensial
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

19

E
dimana
GGL
mempunyai
hambatan dalam (r).
Arus
dalam
rangkaian
akan
melewati hambatan
luar
(R)
dan
hambatan dalam (r).
Oleh
karena
itu
hambatan totalnya
merupakan
gabungan hambatan
luar
(R)
dan
hambatan dalam (r),
yaitu R + r.
288.
:

Gambar Contoh
rangkaian tertutup

Kuat arus dalam rangkaian tertutup


289.
I=

E
R+r
290.
291.
292.
293.

294. Keterang
an:
295. E = gaya gerak listrik baterai (volt)
296. I = arus listrik (A)
297. R = hambatan ()
298. r = hambatan dalam ()
299.
Contoh :
Sebuah aki dengan ggl 12 V dan hambatan dalam 0,5 ohm

300.
dihubungkan dengan lampu berhambatan 2 ohm.
c. Berapa kuat arus pada rangkaian itu?
301.

d. Berapa tegangan jepitnya?


302.
Penyelesaian
:
Diketahui : ggl (E) = 12 V hambatan dalam (r) = 0,5 W
303.
hambatan luar (R) = 2 W
Ditanya : kuat arus (I)?
304.
Jawab
305.
c) Kuat arus (I)

306.

I=

E
R+ r

12
2+ 0,5

12
2,5

= 4.8 A

Jadi, besar kuat arus pada rangkaian adalah 4,8 A


d) Tegangan jepit (V) Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP
V = I x R = 4,8 x 2 = 9,6 volt
Jadi, besar tegangan jepitnya adalah 9,6 A.

20

307.
308.
309.
310.
311.
312.
313.
314.
315.
316.

LEMBAR KERJA SISWA


317.

A. Tujuan
318.
Menentukan faktor faktor yang
mempengaruhi hambatan kawat
penghantar
B. Alat dan bahan
319.
1.
kawat tembaga berbagai
ukuran
320.
2.
meteran
321.
3.
gunting
322.
4.
ohmmeter
323.
5.
bahan bahan yang akan
diuji
C. Langkah kerja
3.
Ukur dan potonglah 3 buah kawat
tembaga dengan panjang bervariasi,
namun ukuran diameternya sama !
Ukurlah hambatan tiap tiap kawat
dengan ohmmeter !
4.
Ukur dan potonglah 3 buah kawat
tembaga dengan panjang bervariasi,
namun ukuran panjangnya sama !
Ukurlah hambatan tiap tiap kawat
dengan ohmmeter !
5.
Masukkan hasil pengukuran dalam
tabel yang tersedia!
324. 325. Panja
No
ng kawat

326. D
iamete
r

327. Hambatan
kawat

328. Keteran

329. 335. 5 cm
1. 336. 10 cm

341. 1
mm

347. ........................
...................

353. Diamete
sama

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

21

330. 337.
2. 338.
331. 339.
3. 340.
332.
4.
333.
5.
334.
6.

15
10
10
10

cm
cm
cm
cm

342.
mm
343.
mm
344.
mm
345.
mm
346.
mm

1
1
1
2
3

348. ........................
...................
349. ........................
...................
350. ........................
...................
351. ........................
...................
352. ........................
...................

354. Diamete
sama
355. Diamete
sama
356. Diamete
berbeda
357. Diamete
berbeda
358. Diamete
berbeda

D. Permasalahan
1. Untuk diameter yang sama, maka kawat
yang panjang adalah ...
359._________________________________________________
2. Untuk panjang kawat yang sama, maka
semakin besar diameternya maka ....
360._________________________________________________
3. Kesimpulan apa yang kamu peroleh ?
361._________________________________________________
362.
363.
364.
365.
366.
367.
1. Tiga lampu sejenis
dirangkai seperti
gambar berikut.
368.
369.

370.
Jika
sakelar ditutup,
pernyataan
berikut
371.
yang
tidak tepat adalah
....
372.
a.
voltmeter V3

LATIHAN SOAL
PAKET 1
menunjukkan
lebih besar
daripada V1
373.
b.
lampu L3
menyala lebih
terang daripada
lampu L1 dan
L2
374.
c.
lampu L1 dan
L2 tetap
menyala,walaup
un lampu L3
padam
375.
d.
kuat
arus yang
mengalir pada
lampu L1sama
dengan lampu
L3

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

22

2. Pernyataan
berikut yang tidak
tepat adalah ....
376.
a.
kuat
arus listrik
berbanding
terbalik dengan
waktu
377.
b.
muatan listrik
berbanding
terbalik dengan
waktu
378.
c.
kuat
arus listrik
berbanding
lurus dengan
muatan
379.
d.
muatan listrik
berbanding
lurus dengan
kuat arus dan
waktu
3. Muatan listrik
4.500 C mengalir
melalui
penghantar
selama 15 menit.
Kuat arus
380.
listrik
yang melalui
penghantar
adalah ....
381.
a. 0,3 A
c. 3 A
382.
b. 2 A
d. 5 A
4. Arus listrik 500
mA mengalir
selama 5 menit,
maka muatan
listrik yang
mengalir
adalah ....
383.
a. 500 C
c. 150 C
384.
b. 100 C
d. 2.500 C

5. Pada sebuah
penghantar
mengalir arus
listrik 250 mA. Jika
muatan yang
mengalir 5.000 C
membutuhkan
waktu selama ....
385.
a. 20 s
c. 5.250 s
386.
b. 4.750 s
d. 20.000
s
387.
6. Perhatikan tabel
berikut.
388.

Jenis
389. penghantar

392. Logam A
394. Logam B
396. Logam C
398. Logam D
400.
401.
Jenis
kawat yang paling
baik untuk
menghantar arus
listrik adalah
logam ....
402.
a.
A
403.
b.
B
404.
c.
C
405.
d.
D

390.

Hambatan
jenis
391. (ohm.m)
393. 1,72 10-8
395. 2,82 10-8
397. 9,8 10-8
399. 44 10-8

406.
407.
408.
7. Perhatikan
gambar berikut!
409.

LA

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

23

410.

4.

411.
Jika S
ditutup, kejadian
yang benar pada
rangkaian di atas
adalah ....
412.
a.
lampu A
menyala paling
terang, lampu B
dan lampu C
redup
413.
b.
lampu B
menyala paling
terang, lampu A
dan lampu C
redup
414.
c.
lampu A, lampu
B, dan lampu C
menyala
berbeda-beda
415.
d.
lampu A, lampu
B, dan lampu C
menyala sama
terang
8. Perhatikan tabel
berikut.
416. 417. Tegangan
(V)
No
418. volt
421.
1.

422. 4

424.
2.

425. 6

427.
3.

428. 12

430.

431. 24

433.
Berdasark
an tabel di atas
yang
menghasilkan
kuat arus paling
besar adalah ....
434.
a.
1
c. 3
435.
b.
2
d. 4
9. Tiga lampu identik
dirangkai sebagai berikut.

436.

437.
Persamaa
n berikut yang
benar adalah ....
438.
a.
V=
V1 + V2 + V3
dan I = I1 + I2
+ I3
439.
b.
V=
V1 + V2 dan I
= I1 + I3
440.
c.
V=
V1 + V3 dan I
= I1 + I2
441.
d.
V=
V3 dan I = I3
442.
10. Perhatikan
gambar berikut.
443.

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

24

444.

12. Dua
amperemeter A1
dan A2 untuk
mengukur kuat
arus seperti
rangkaian berikut.
457.

445.
Empat
lampu serupa
dirangkai
dengan
446.
baterai 6
volt. Lampu
yang menyala
paling
447.
terang
adalah ....
448.
a.
A
c. C
449.
b.
B
d. D
11. Tiga hambatan
disusun seperti

4
gambar 2berikut.
450.
451.

452.
453.
Jika beda
potensial antara
ujung-ujung
454.
kawat 6
volt, kuat arus
yang mengalir
melalui
penghantar PQ
adalah .
455.
a.
0,5
A
c.
1,5 A
456.
b.
1,0
A
d.
2,5 A

458.
Jika Besar
masing masing
hambatan adalah
R dan
amperemeter A1
menunjukkan kuat
arus 0,8 A,maka
amperemeter A2
menunjukkan
459.
.
460.
a.
0,4
A
c.
1,2 A
461.
b.
0,8
A
d.
2,4 A
462.
463.
13. Pada sebuah
penghantar yang
memiliki
hambatan 120
ohm terdapat
beda potensial 60
V. Arus yang
mengalir melalui
penghantar itu
adalah ....
464.
a. 7.200 A
c. 2 A
465.
b. 60 A
d. 0,5 A
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

25

14. Suatu
penghantar
mempunyai
hambatan R. Jika
penghantar itu
dipotong menjadi
dua bagian yang
sama dan
keduanya
disatukan secara
paralel,
hambatannya
menjadi ....
466.
467.

a. R
c. R
b. 1/2R
d. 2R

15. Berdasarkan
gambar, apabila
penjepit buaya
digeser ke ujung
Y, akan terjadi .
468.

469.
470.
a.
kawat nikrom
membara
471.
b.
amperemeter
menyimpang
besar
472.
c.
terjadi
hubungan
singkat
473.
d.
lampu makin
redup
16. Perbandingan
antara hambatan
pengganti dari

gambar I dan II
adalah ....
474.

475.
I
476.

478.
a.
2
1:4
479.
b.
1
:1

477.
II.
1:
c.
2:
d. 4

17. Apabila sebuah


lampu disusun
seri terbakar,
maka lampulampu lain dalam
rangkaian listrik
akan ....
480.
a.
kawat
nikrom
semua lampu
akan turut
terbakar
Y
481.
b.
semua lampu
akan padam
482.
c.
semua lampu
akan tetap
menyala
483.
d.
semua lampu
menyala lebih
terang
484.
485.
18. Baterai yang
GGL-nya 3 volt
dan hambatan
dalamnya 1 ohm
dihubungkan
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

26

dengan dua
hambatan dan
sakelar S.
Perhatikan
gambar berikut.
486.
487.

a.

menyusun paralel
hambatan 180 ,60
dan 90 masingmasing dua buah.

b. menyusun paralel
hambatan 180 dan
90 masing-masing
dua buah
c.

menyusun paralel dua


buah hambatan 60

d. menyusun paralel tiga


buah hambatan 90

3V, 1

488.
489.
Jika besar
masing masing
hambatan 9 ohm
dan 1 ohm dan
sakelar S ditutup
maka yang terjadi
pada pembacaan
voltmeter adalah
.
490.
a.
bertambah c.
tidak berubah
491.
b.
berkurang d.
tidak bergerak
19. Seorang siswa

memiliki
hambatan dua
buah sebesar 180
, dua buah
hambatan 60 dan
tiga buah 90 . Untuk
mengganti hambatan yang
terbakar 30 , maka
yang dilakukan siswa
berikut benar,kecuali ....

492.
20. Perhatikan
rangkaian berikut!
493.

494.
Jika
amperemeter
menunjukkan kuat
arus 0,25 A dan
voltmeter
menunjukkan
tegangan 6 volt,
hambatan lampu
adalah
a. 0,5
12
b. 1,5
24
495.
496.
497.
498.
499.
500.

c.
d.

501.
1. Jelaskan apa yang dibutuhkan agar dalam
suatu rangkaian lampu listrik dapat
menyala?
2. Gunakan hukum Ohm untuk menganalisis
rangkaian. Jelaskan hubungan antara
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

27

tegangan dan kuat arus, antara kuat arus


dan resistansi dalam suatu rangkaian..
3. Gambarkan suatu rangkaian untuk
mengukur beda potensial dan arus listrik
pada suatu lampu.
4. Hitunglah arus yang mengalir melalui
sebuah kawat 4 yang ujung-ujungnya
5. dihubungkan pada baterai 12 V. Berapakah
besarnya arus bila kawat itu dihubungkan
ke baterai 8 V?
6. Suatu rangkaian tertutup dengan satu
lampu dihubungkan dengan sumber
tegangan. Hitunglah besarnya tegangan
tersebut bila ampermeter yang dipasang
secara seri dengan lampu menunjuk harga
3 A sedangkan lampu memiliki resistensi 4
.
7. Empat buah baterai masing-masing
memiliki beda potensial 1,5 V dihubungkan
secara pararel. Hubungan pararel keempat
baterai tersebut dihubungkan dengan
sebuah lampusistensinya 3 . Berapakah
besar arus yang mengalir dalam lampu
tersebut?
8. Pada sebuah rangkaian terdapat hambatan
400 ohm. Jika tegangan sumbernya 12 Volt,
berapa miliampere kuat arus yang terjadi
dalam rangkaian itu?
9. Tiga buah hambatan, 20 ohm, 30 ohm, dan
50 ohm dirangkai seri dengan sumber
tegangan 12 Volt. Tentukan hambatan
pengganti dan kuat arus pada rangkaian
tersebut.
10. Resistor 60 ohm, 40 ohm, dan 20 ohm
dirangkai paralel dengan beda tegangan 10
V.
502.
Tentukan hambatan pengganti dan
kuat arus pada rangkaian tersebut.
503.
504.
505.

LATIHAN SOAL
PAKET 2

A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a,


b, c, atau d pada jawaban yang paling
benar !
1. Nilai hambatan
pengganti pada
rangkaian di
bawah adalah ....

A. 25 ohm

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

28

17.
a
n
B. 100 ohm
C. 150 ohm
D. 250 ohm
2.
3. Dari hasil suatu
kegiatan
percobaan Ohm
didapat :
4.

16.
Dari
data
tersebut
dapat
disimpulkan
bahwa kuat arus

a. Berbanding
terbalik
dengan beda
potensial
b. Sebanding
dengan beda
potensial
c. Sama dengan
beda
potensial
d. Tidak
dipengaruhi
beda
potensial

Perhatik

gambar
rangkaian di
bawah ini. Besar
kuat arus I2
adalah ....
A. 0,5 A
B. 1,5 A
C. 2,0 A
D. 2,5 A
18. Arus
listrik
dapat mengalir
dalam rangkaian
tertutup jika.
a. terjadi aliran
electron dari
kutub positif
ke kutub
negative
b. terdapat beda
potensial
listrik di
antara kedua
titik
c. dipasang bola
lampu
sehingga
menyala
d. dipasang
sumber
tegangan
sehingga
potensialnya
menjadi sama
19.
20. Perhatikan
rangkaian
berikut !

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

29

27.
28.
sebuah
rangkaian listrik
terpasang
sebuah
lampu
yang
dihubungkan
dengan
amperemeter
yang
menunjukkan
0,25
A
dan
voltmeter yang
menunjukkan 6
volt,
maka
hambatan lampu
tersebut
adalah ....
A. 0,5
B. 1,5
C. 12
D. 24
29. Perhatikan
gambar! 6
30.
31.
32.
A
33.
34.
1,5 35.
12
A 36.
37.

38.
39.
40.
Beda
potensial antara
titik A dengan
titik B adalah .
41.
6V
A. 8 V
B. 12 V
C. 33 V
42.
43.
44.

45.
46. Perhatikan
gambar
rangkaian listrik
tertutup berikut !
47.
48.

49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
Jika
hambatan dalam
baterai
diabaikan, maka
kuat
arus listrik
B
(I) yang mengalir
4 melalui resistor
(6 ohm) seperti
pada
gambar
adalah....
A. 0,5 ampere
B. 1,0 ampere
C. 1,5 ampere
D. 2,0 ampere
58.
59. Seorang siswa
ingin
membagi
besar
beda
potensial
menjadi
dua
bagian
dengan
menggunakan
rangkaian listrik
sebagai berikut :
60.

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

30

61.
62.
63.
64.
65.
66.
67.
Berdasa
rkan data yang
diperlihatkan
pada
gambar
dan
hambatan
dalam
baterai
diabaikan, maka
beda
potensial
antara terminal
AB dan terminal
BC adalah.....
A. V(AB) = 2 volt ;
V(BC) = 4 volt
B. V(AB) = 1 volt ;
V(BC) = 5 volt
C. V(AB) = 4 volt ;
V(BC) = 2 volt
D. V(AB) = 5 volt ;
V(BC) = 1 volt
68.
69. Perhatikan
gambar
rangkaian listrik
berikut !

dalam baterai di
abaikan,
berdasarkan
data yang
diperlihatkan
seperti pada
gambar , besar
kuat arus listrik
(I) adalah....
A. 0,5 ampere
70.
B. 1,0
ampere
71.
C. 1,5
ampere
72.
D. 2,0
ampere
73.
74. Perhatikan
gambar
rangkaian listrik
berikut !

Bila hambatan
dalam sumber
tegangan E
diabaikan, maka
voltmeter V
tampak pada
gambar
menunjukkan
tegangan terukur
sebesar ....
A. 48 volt
B. 36 volt
C. 24 volt
D. 12 volt
75.
76. Perhatikan
gambar
rangkaian listrik
berikut !

Jika hambatan
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

31

yang melalui
hambatan 3
adalah .
A. I1 = 2 A; I2 =
1A
B. I1 = 1 A; I2 =
3A
C. I1 = 1 A; I2 =
2A
D. I1 = 2 A; I2 =
3A

Besarnya arus
listrik I1 yang
mengalir melalui
hambatan 6
dan arus listrik I2
77.
78.

B. Jawablah pertanyaan di bawah ini


dengan singkat dan jelas!
1. Tentukan besar hambatan pengganti
rangkaian dibawah ini !
79.
80.
81.
82.
2. Perhatikan gambar di bawah ini !
83.
84.
85.
86.
87.
88.
89.
90.
91.
92.
93.
94.
Jika beasr I 2 = 1
A, I 1 = 7 A, I 5 = 2 A,
dan I 4 = 3 A maka
tentukan besar kuat
arus I dan i3 !
95.
3. Suatu rangkaian listrik dipasang pada
tegangan 15 Volt mengalir kuat arus 50
mA , tentukan besar hambatan
rangkaian tersebut !
4. Seutas kawat panjangnya 20 m dengan
luas penampang 2 m2, jika hambatan
jenis kawat penghantar 1,7 x 10-8 ohm

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

32

meter, maka besar hambatan kawat


adalah...
5. Perhatikan gambar rangkaian listrik
berikut !
96.

99.

97.
=4
12

Dari rangkaian listrik terseb

98.

, te
a. Total hambatan pengga

a. Kuat arus I
b. Kuat arus I1 dan I2
100.

101.

102.
MODUL 03
103.
104.
ENERGI DAN DAYA LISTRIK
105.
Satuan Pendidikan
: SMP / MTs
106.
Mata pelajaran
: IPA
107.
Kelas / Semester : IX / 1
108.
109.
Pokok bahasan
: Energi Dan Daya Listrik
110.
111.
112.
113.
A. ENERGI LISTRIK
114.
Energi atau tenaga adalah
kemampuan suatu benda untuk melakukan
usaha atau kerja. Menurut hukum kekekalan
energi, energi tidak dapat diciptakan dan
tidak dapat dimusnahkan, hanya bisa
dirubah dari bentuk satu ke bentuk lainnya.
Demikian juga energi yang berasal dari
listrik.
115.
Hampir
semua
peralatan
yang ada di rumah kita saat ini banyak
menggunakan energi listrik. Energi listrik
diperoleh dari hasil pengubahan berbagai
bentuk energi lain.
116.

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

33

117.
Gambar :Peralatan rumah tangga yang menggunakan energi listrik

118.
119.
Energi listrik adalah energi
akhir yang dibutuhkan bagi peralatan listrik
untuk
menggerakkan
motor,
lampu
penerangan, memanaskan, mendinginkan
ataupun untuk menggerakkan kembali
suatu
peralatan
mekanik
untuk
menghasilkan bentuk energi yang lain.
Energi yang dihasilkan ini dapat berasal
dari berbagai sumber misalnya, air, minyak,
batu bara, angin, panas bumi, nuklir,
matahari dan lainnya. Energi ini besarnya
dari beberapa volt sampai ribuan hingga
jutaan volt.
120.

Gambar: Seterika dan solder, sumber energi panas

121.
122.
123.
124.
125.
126.
127.
128.
129.
Untuk
mengubah
energi
listrik menjadi energi lain diperlukan alat
listrik. Setrika listrik misalnya, merupakan
alat listrik yang memiliki hambatan, jika
digunakan memerlukan tegangan, arus
listrik, dan waktu penggunaan. Hambatan,
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

34

tegangan, kuat arus, dan waktu itulah yang


memengaruhi besar energi listrik.
130.
W =V x I x t
131.
132.
133.
Keterangan:
134. W
= besar energi listrik (joule)
135. V
= besar tegangan listrik
(volt)
136. I
= besar kuat arus listrik
(ampere)
137. t
= selang waktu (sekon)
138.
139.
Berdasarkan rumus di atas, maka
besar energi listrik bergantung oleh
tegangan listrik, kuat arus listrik, dan waktu
listrik mengalir. Energi listrik akan makin
besar, jika tegangan dan kuat arus makin
besar serta selang waktu makin lama.
140.
Sebuah alat pemanas listrik bertegangan 220 volt dan padanya
141.
mengalir arus listrik 2 ampere. Jika alat pemanas tersebut dipakai
142.
selama 2 jam, berapa energi yang ditimbulkan oleh alat tersebut?
143.
144. Penyelesaian:
145. Diketahui: V = 220 volt
146.
I=2A
147.
t = 2 jam = 2 3600 sekon = 7200 sekon
148.
149. Ditanya: W = . . . . joule?
150.
151. Jawab : W = V x I x t
= 220 volt x 2 A x 7200 s
152.
153.
= 3168000 joule = 3168 103 joule
154.
= 3,168 106 joule
155.
156.
157.
B. Daya Listrik

158.
Daya listrik adalah jumlah
energi listrik yang digunakan tiap detik.
Satuan SI untuk daya listrik adalah watt
yang menyatakan banyaknya tenaga listrik
W= P x t
yang mengalir per satuan waktu
(joule/detik).
159.
160.

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

35

161.
Karena P = V x I maka W =
V x I x t
162.
Dari hukum Ohm diketahui V = I
x R, maka besarnya energi dapat
diperoleh adalah
163.

W = I2 x R x t

164.
Keterangan:
165. W
= besar energi listrik (joule)
166. P
= daya listrik (watt)
167. V
= besar tegangan listrik (volt)
168. I
= besar kuat arus listrik
(ampere)
169. T
= selang waktu (sekon)
170.
Satuan energi listrik dalam SI
adalah joule (J). Adapun satuan energi listrik
yang sering digunakan dalam kehidupan
sehari-hari untuk menghitung pemakaian
energy listrik dalam rumah tangga adalah
kWh (kilowatt hour atau kilowatt jam).
171.
1 kWh
= 1 kilo 1 watt 1
jam
172. = 1.000 1 watt 3.600
sekon
173. = 3.600.000 watt sekon
174. = 3,6 106 joule
175.
Lampu
dipasang pada tegangan 220 V mengalir arus listrik 500
176.
mA. Tentukan
besar daya pada lampu.
177.
Penyelesaian:
178.
179.
Diketahui:
V = 220 volt
180.
I = 500 mA = 0,5 A
181.
182. P = . . . . Watt?
Ditanya:
183.
Jawab
184. : P = V x I
185.
= 220 volt x 0,5 A
186.
= 110 Watt
187.
188.
189.
C. Menghitung Rekening Listrik
190.
Untuk
menghitung biaya
listrik
dalam
kehidupan
sehari-hari
bergantung pada besar energi listrik yang
telah digunakan. Alat untuk mengetahui
penggunaan energi listrik disebut meter
listrik atau kWh meter.

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

36

191.
192.

Gambar Listrik sebagai sumber


energi

193.
Energi
listrik
merupakan
bentuk dapat diubah menjadi bentuk lain
sehingga dapat kamu manfaatkan dalam
kehidupan sehari-hari. Perubahan-perubahan
tersebut adalah sebagai berikut.
a. Energi listrik diubah menjadi energi
cahaya, contoh lampu.
b. Energi listrik diubah menjadi energi
gerak, contoh kipas angin.
c. Energi listrik diubah menjadi energi
Berapakah
listrik kompor
yang harus
dibayar Pak Salim, jika setiap hari
panas, contoh
listrik.
Pak Salim
digunakan:
d.didalam
Energi rumah
listrik diubah
menjadi
energi
2 contoh
buah lampu
60 W menyala
5 jam,
kimia,
penyepuhan
emas.
4 buah lampu
20 W menyala 5 jam,
194.
2 buah lampu
195.
5 W menyala 5 jam,
sebuah TV 196.
150 W menyala 4 jam,
197.
sebuah setrika 300 W menyala 2 jam.
Seandainya harga198.
tiap kWh Rp1.000,00, hitunglah rekening listrik
199.
yang harus dibayar selama satu bulan.
200.
Penyelesaian:
201.
Diketahui: P1 = 2 60 = 120 W,
t1 = 5 jam
202.
P2 = 4 20 = 80 W,
t2 = 5 jam
203.
P3= 2 5
= 10 W,
t3 = 5 jam
204.
205.
P4 = 1 150 = 150 W,
t4 = 4 jam
206.
P5 = 1 300 = 300 W,
t5 = 2 jam
Harga 1 kWh
207.= Rp1.000,00
Ditanyakan: Rekening = ?
208.
Jawab:
W1 = P1 t1 = 209.
120 5
= 600 Wh
W2 = P2 t2 = 80 5
= 400 Wh
W3 = P3 t3 = 210.
10 5
=
50 Wh
W4 = P4 t4
= 150 4
= 600 Wh
211.
W5 = P5 t5 = 300 2
= 600 Wh +
212.
Jumlah
= 2250 Wh
W1 hari
= 2250 W = 2,25 kWh
213.
W1 bulan
= 30 W1 hari
= 214.
30 2,25 = 67,5 kWh
Biaya Rekening
= W1 bulan Harga kWh
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

= 67,5 Rp 1.000,00 = Rp 67.500,-

37

215.
216.
217.
218.
219.
220.
221.
222.
223.
224.
225.
226.

LEMBAR KERJA
SISWA
227.

228. A.
Tujuan
229.
Menyelidiki dan menghitung energi
listrik dengan persamaan W = V. I . t
230. B.
Alat dan bahan
231.
1.
Amperemeter
232.
2.
lampu pijar 3,8 V
233.
3.
3 buah baterai
234.
4.
saklar
235.
5.
kawat penghubung
236.
6.
jam / arloji
D. Gambar kegiatan
237.
238.
239.
240.
E. Langkah kerja
1.
Rangkai alat dan bahan
seperti gambar di atas !
2.
Gunakan 1 buah
baterai dan perhatikan lampu!
3.
Bila lampu menyala,
perhatikan angka yang ditunjukkan oleh
amperemeter selama 1 menit, 2 menit,
dan 3 menit!
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

38

6.

Ulangi kegiatan diatas dengan


menggunakan 2 buah baterai dan 3 buah
baterai.
7.
Hitunglah besarnya energi dengan
rumus W = V . I . t
8.
Catatlah semua hasil kegiatan ke
dalam tabel pengamatan!
9.
Catatan, beda potensial untuk 1
buah baterai 1,5 volt
241.
242. 243. Panja
No
ng kawat

244. D
iamete
r

245. Hambatan
kawat

246. Keteran

247. 253. 5 cm
1. 254. 10 cm
248. 255. 15 cm
2.
256. 10 cm
249.
3. 257. 10 cm
250. 258. 10 cm

259. 1
mm

265. ........................
...................

271. Diamete
sama

260. 1
mm

266. ........................
...................

272. Diamete
sama

261. 1
mm

267. ........................
...................

273. Diamete
sama

4.

262. 1
mm

268. ........................
...................

274. Diamete
berbeda

251.
5.

263. 2
mm

269. ........................
...................

275. Diamete
berbeda

252.
6.

264. 3
mm

270. ........................
...................

276. Diamete
berbeda

277.
278.
279.
F. Tabel pengamatan
280.281. Ju 282. V 283. t (sekon)
N
mlah
(volt)
o baterai
286. 295. 1
1.
buah

304. 1
,5

313. 60

287. 296. 1
2.
buah

305. 1
,5

315. 180

288. 297. 1
3.
buah

306. 1
,5

289. 298. 2

307. 3

284. I (A)

285. W
(Joule

322. ...........
............

331. ....
..........

323. ...........
............

332. ....
..........

317. 120

324. ...........
............

333. ....
..........

318. 180

325. ...........

334. ....

314. 120

316. 60

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

39

4.

buah

290. 299. 2
5.
buah
291. 300. 2
6.
buah
292. 301. 3
7.
buah
293. 302. 3
8.
buah

308. 3

319. 60

............

309. 3

320. 120

310. 4
,5

321. 180

326. ...........
............

335. ....
..........

327. ...........
............

336. ....
..........

328. ...........
............

337. ....
..........

329. ...........
............

338. ....
..........

330. ...........
.............

339. ....
...........

311. 4
,5
312. 4
,5

294. 303. 3
9.
buah

..........

340.
G. Permasalahan
4. Adakah pengaruh waktu terhadap besar
energi listrik ?
341.___________________________________
5. Adakah pengaruh beda potensial
terhadap energi ?
342.___________________________________
6. Adakah pengaruh arus listrik terhadap
energi ?
343.___________________________________
7. Sebutkan 3 faktor yang mempengaruhi
besarnya energi listrik ?
344.___________________________________
8. Bagaimana hubungan ketiga faktor
tersebut terhadap besarnya energi
listrik ?
345.___________________________________
9. Tuliskan persamaan untuk menghitung
besarnya energi listrik ?
346.___________________________________
10.
Tuliskan 3 jenis satuan untuk energi
listrik ?
347.___________________________________
11.
Apakah satuan energi dala SI ?
348.___________________________________
12.
Apakah satuan energi dalam CGS?
349.___________________________________
13.
Kesimpulan apakah yang kamu
peroleh ?
350.___________________________________
351.
352.
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

40

353.
354.
355.

LATIHAN SOAL
356.PAKET 1

357.
358.
A. Berilah
tanda silang (x)
pada huruf a, b, c,
atau d pada jawaban
yang paling benar !
1. Solder listrik
tambahan energi
dengan daya 30
sebesar .
watt memiliki
A. 1350 J
hambatan 120
B. 1500 J
ohm. Tegangan
yang dimiliki
C. 3500 J
solder tersebut
adalah .
D. 4.050 J
A. 25 V
6.
B. 40 V
C. 60 V
D. 3600 V
2.
3. Sebuah pompa air
berdaya 128 watt
dengan hambatan
800 ohm. Kuat
arus yang
mengalir pada
pompa tersebut
adalah .
A. 0,3 A
B. 0,4 A
C. 0,6 A
D. 0,8 A
4.
5. Sebuah
lampu
yang menyala 30
menit
membutuhkan
energi
2.700
J.
Apabila
lampu
tersebut
diharapkan
menyala
selama
45 menit, maka
dibutuhkan
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

41

7. Sebuah elemen
pemanas
berhambatan 100
ohm, dialiri arus
listrik 0,5 ampere
selama 20 menit.
Energi kalor yang
ditimbulkan
pemanas tersebut
sebesar .
A. 1000 kalori
B. 10.000 kalori
C. 7.200 kalori
D. 30.000 kalori
8.
9. Rumah Pak Soleh
setiap
hari
menyalakan
6
lampu
masingmasing 25 watt
selama 10 jam,
menyalakan TV 75
watt selama 8 jam
setiap hari, dan
menggunakan
seterika listrik 150
watt selama 2 jam.
Jika tarif listrik per
kWh adalah Rp.
400,00
maka
biaya
tagihan
listrik yang harus
dibayar
selama
sebulan (30 hari)
adalah .
A. Rp. 21.600,00
B. Rp. 28.800,00
C. Rp. 25.200,00
D. Rp. 31.200,00
10.
6. Pada
sebuah
lampu
Neon
tertulis
40
Watt/220 V. Jika
energi listrik yang
telah digunakan 1
KWh, maka lampu

tersebut
dinyalakan
selama....
A. 15 Jam

telah

B. 20 Jam
C. 25 Jam
D. 30 Jam
11.
7. Di
suatu
rumah
tangga,
pesawat
TV
dinyalakan
ratarata 8 jam sehari.
Pesawat
TV
tersebut mengalir
arus listrik 0,5
ampere
ketika
dihubungkan pada
tegangan
220
Volt.
Jika
tarif
listrik Rp 400,00
per kWh, maka
biaya pemakaian
energi listrik untuk
TV
tersebut
selama 1 bulan
( 30 hari ) sebesar
....
A. Rp 11.540,00
B. Rp 2.640,00
C. Rp 10.560, 00
D. Rp 1.320,00
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
8. Gambar
berikut
menunjukkan
sebuah
seterika
listrik
yang
dihubungkan
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

42

dengan
jaringan
listrik PLN. Jika
hambatan kawat
yang ada di dalam
seterika
listrik
tersebut sebesar
800 ohm dan kuat
arus listrik yang
melewatinya 500
mA, maka daya
listrik
yang
digunakan
oleh
seterika adalah .
A. 500 watt
B. 400 watt
C. 300 watt
D. 200 watt
19.
9. Perhatikan
gambar televisi
berikut !

20.
Sebuah
pesawat
televisi
dirangkaikan pada
jaringan listrik PLN
seperti
pada
gambar.
Jika
hambatan
listrik
yang
dimiliki
pesawat
TV
tersebut 800 ohm,
maka daya listrik
yang
digunakan
oleh TV tersebut
adalah....
A. 60, 5 watt
B. 121 watt
C. 679 watt
D. 800 watt
21.

22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
10. Gambar berikut
menunjukkan
lampu
sepeda
yang dihubungkan
dengan
sebuah
dynamo di bagian
rodanya.
29.
Lampu
12 V / 9
Dinamo 24

30.
Saat roda
berputar,
kumparan
atau
magnet
didalam
dynamo
ikut
berputar,
sehingga
arus
listrik
akan
mengalir
dan
menyalakan
lampu.
Jika
sepeda
dikayuh
dengan
cepat
selama 15 menit
dan
tegangan
yang
dihasilkan
dynamo
12
V,
maka
energy
listrik
yang
digunakan
sebesar .
A. 1200 J
B. 5400 J
Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

43

C. 14400 J
D. 97200 J
31.
32.

33.
34.
35.
36.

Modul IPA Fisika kelas 9 MTs/SMP

44

37.
38.
39.
40.
41.
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.B.Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!
1. Lima buah lampu pijar yang dayanya sama menyala selama 4 jam
dan menggunakan energi listrik sebesar 90 kWh . Tentukan daya
tiap lampu tersebut!
2. Sebuah kompor listrik mempunyai hambatan 240 ohm, dipasang
pada tegangan listrik 220 V selama jam. Hitunglah Energi kalor
yang timbul!
3. Suatu elemen pemanas dengan hambatan 60 ohm dialiri arus 5 A
selama 30 menit. Hitunglah :
a. Daya elemen pemanas
b. Energi listrik yang telah dipakai
4. Di sebuah rumah tangga menggunakan satu setrika 300 W digunakan
2 jam perhari , empat lampu @ 20 W digunakan 10 jam perhari dan
satu buah TV 100 W digunakan 4 jam perhari. Apabila biaya per KWH
Rp 350,- .Tentukan besar rekening yang harus dibayar ke PLN dalam
satu bulan(30 hari) ?
5. Elemen pemanas sebuah kompor listrik 110 V mempunyai hambatan
20 ohm. Kompor ini digunakan untuk memanaskan 1 kg air bersuhu
20oC selama 7 menit. Jika kalor jenis air 4.200 J/KgoC, tentukan suhu
air tersebut!
52.

53.

54.